cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
GEDUNG PERTUNJUKAN SENI TEATER TRADISIONAL JAWA DI SURABAYA Nico Alexander Sidharta
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.105 KB)

Abstract

Gedung Pertunjukan Seni Teater Tradisional Jawa di Surabaya ini merupakan sebuah gedung teater untuk mengadakan pertunjukan kesenian teater tradisional Jawa seperti Wayang Kulit, Wayang Orang, Ludruk, dan Ketoprak di Surabaya. Fasilitas yang disediakan teater tertutup dan ampiteater, serta tempat nongkrong bagi masyarakat dan anak-anak muda berupa taman terbuka, coffee shop dan restaurant. Pendekatan yang dipakai dalam merancang adalah pendekatan vernakular kontemporer untuk mengapresiasi nilai-nilai lokal namun memberikan nuansa modern yang akrab bagi anak-anak muda. Dengan demikian diharapkan Gedung Pertunjukan Seni Teater Tradisional Jawa di Surabaya ini dapat membangkitkan kesenian teater tradisional Jawa sebagai hiburan favorit masyarakat di kota Surabaya. Pendalaman desain difokuskan pada perhitungan akustik untuk mendapatkan suasana indoor teater dengan suara yang baik.
Fasilitas Wisata Kuliner di Surabaya Octofiany Sitanaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1575.739 KB)

Abstract

 Fasilitas Wisata Kuliner ini merupakan public space yang menonjolkan wisata kuliner. Fasilitas yang ada meliputi food court, coffe shop, souvenir shop, jajanan corner, area rekreasi dan juga fasilitas penunjang seperti area bermain, ruang serbaguna, book cafe, ruang rapat, kantor pengelola dan servis. Konsep perancangan yang digunakan adalah analogi kuliner khas Surabaya ke dalam arsitektur. Penekanan dalam perancangannya adalah konsep, karakter ruang, dan penataan lansekap yang menjadikan kawasan sebagai wisata kuliner di kota Surabaya.
Fasilitas Eduwisata Persampahan di Surabaya Fransiskus Xaverius Jonathan Tjiptorahardjo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1724.193 KB)

Abstract

Fasilitas Eduwisata Persampahan di Surabaya merupakan suatu sarana yang mengedukasi masyarakat untuk dapat memahami serta menghargai proses siklus sampah. Terdapat 3 tahap dalam siklus sampah, yaitu dibuang, diolah, dan digunakan. Tiap satu tahap diaplikasikan ke dalam 1 massa utama sesuai dengan fungsinya; massa dibuang  merupakan museum, massa diolah merupakan workshop, serta massa digunakan merupakan market. Fasilitas ini terletak di Surabaya Timur yang merupakan kawasan pusat pengembangan pendidikan dan perumahan, sehingga dapat menarik minat masyrakat serta pelajar untuk berkunjung. Masalah yang muncul adalah mendesain objek yang mewakili proses siklus sampah yang mampu mengedukasi masyarakat mengenai persampah serta menarik minat pengunjung untuk berkunjung ke fasilitas ini.Pendekatan simbolik digunakan untuk merepresentasikan ketiga tahap dalam suatu siklus sampah sehingga masyarakat dapat menyadari siklus tersebut serta tertarik untuk berkunjung. Tiap tahap memiliki parameter berbeda sehingga memberikan experience yang berbeda pula kepada pengunjung. Maka dari itu, pendalaman yang diambil adalah pendalaman sequence.
Hotel Resor di Labuan Bajo Andryan Handoyo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2321.122 KB)

Abstract

            “Hotel Resor di Labuan Bajo” adalah sebuah fasilitas untuk bermalam yang ditujukan untuk para turis yang sedang berwisata di kabupaten Manggarai Barat terutama ke wilayah wisata pulau komodo dan pulau sekitarnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi dibuatnya proyek ini adalah kota Labuan Bajo mulai berkembang di bidang pariwisatanya. Selain itu hotel yang tersedia di kota ini masih belum mampu untuk mengakomodasi jumlah kunjungan turis yang banyak. Selain itu, Proyek ini juga mempermudah dan memberikan akses langsung ke pulau komodo dengan tersedianya gallery komodo serta speedboat yang difungsikan bagi para turis untuk menikmat keindahan alam wisata pulau Komodo dan sekitarnya. Desain bangunan menggunakan pendekatan sirkulasi untuk menyelesaikan masalah zoning untuk tamu yang menginap dengan tamu yang hanya untuk berkunjung dan menggunakan pendalaman karakter ruang untuk tetap memberikan nuansa yang masih menyatu dengan alam kepada turis yang datang.
Fasilitas Terapi Anak Down syndrome di Surabaya Amanda Mulia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6976.501 KB)

Abstract

Abstrak-Fasilitas terapi anak down syndrome diSurabaya ditujukan bagi anak-anak dengan downsyndrome dengan rentang usia 0-18 tahun. Jumlahpenderita yang cukup banyak dan tidak adanyafasilitas pendukung khusus untuk anak downsyndrome melatar belakangi pembuatan proyek ini.Untuk memberikan terapi yang maksimal bagi anakdown syndrome diperlukan penggenalan terhadapperilaku anak dengan down syndrome. Daripendekatan perilaku yang dilakukan diketahui anakdown syndrome memiliki beberapa kekurangan.Untuk mengatasi kekurangan anak down syndromedan memaksimalkan terapi digunakan konsep‘rumah terapi’. Konsep ini diterapkan dalam zoning,sistem sirkulasi, tatanan dan bentukan massa, sertafaçade dan material. Pendalaman karakter ruangdigunakan untuk memaksimalkan proses terapi.
Sekolah Alam di Desa Silu Kupang Stevany Wijanto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Sekolah Alam Di Desa Sillu, Kupang" merupakan sekolah formal yang memiliki kurikulum berbeda dengan sekolah pada umumnya karena menggunakan sistem pembelajaran tematik di mana pelajaran yang satu diintegerasikan dengan pelajaran yang lain. Di Sekolah Alam, anak tidak hanya diajar secara teori tetapi juga prakteknya di lingkungan. Dengan adanya Sekolah Alam di Desa Sillu ini, diharapkan akan mencetak siswa yang mandiri dan mencintai alam serta dapat mengolah dan memanfaatkan alam dengan baik dan bertanggung jawab. Sekolah alam membawa konsep ramah, menarik dan mengoptimalkan potensi alam dan lingkungan yang ada. Oleh karena itu pendekatan yang digunakan adalah pendekatan arsitektur lingkungan, dimana perancangan memperhatikan aspek lingkungan fisik dan sosial yang ada. Pendalaman karakter ruang anak dipilih agar setiap bangunan utama memperhatikan skala anak sehingga menjadi ramah dan menarik bagi anak, serta pemilihan material yang terdapat di alam sehingga anak sudah mengenal potensi alam di Desa Sillu sejak dini.Kata kunci : Sekolah Alam, Arsitektur Lingkungan, Anak, Desa Sillu Kupang.
Fasilitas Eduwisata Batik Madura di Tanjung Bumi, Madura Mega Melinda Siswanto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1415.383 KB)

Abstract

Fasilitas Eduwisata Batik Madura di Tanjung Bumi, Madura ini merupakan sarana edukasi wisata yang bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan batik Madura yang sudah mengalami banyak pergeseran budaya akibat modernisasi. Lokasi fasilitas ini berada di Tanjung Bumi, Madura yang merupakan salah satu daerah kampung pengerajin batik terbesar di Madura, sehingga keberadaan fasilitas ini dapat mengikut sertakan pengerajin setempat dalam mengembangkan batik Madura sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengerajin tersebut. Secara umum fasilitas ini mewadahi berbagai kegiatan dan memberikan informasi yang berhubungan dengan batik Madura. Untuk mengekspresikan karakter batik Madura pada fasilitas eduwisata ini, maka pendekatan perancangan yang digunakan adalah pendekatan simbolik yaitu memberikan makna batik pada bangunan. Perwujudan pendekatan ini ditampilkan melalui makna cerita motif batik Madura sebagai konsep perancangan yang di transformasikan ke bentuk massa bangunan. Adapun aplikasi dari karakter batik tersebut juga digunakan untuk membentuk karakter ruang dari fasilitas tersebut.
Museum Layang-layang di Surabaya Irene Suryani
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1823.499 KB)

Abstract

Museum layang-layang di Surabaya ini merupakan fasilitas yang melestarikan permainan layang-layang di Surabaya, dan turut serta mendukung festival layang-layang di Surabaya. Fasilitas ini ditujukan tidak hanya bagi pecinta layang-layang, tetapi juga bagi masyarakat yang belum mengenal layang-layang. Melalui fasilitas ini pengunjung diajak untuk lebih mengenal dunia layang-layang di seluruh dunia dan memberikan wadah berkumpul bagi pecinta layang-layang di Surabaya. Lokasi Museum di jalan Tambak Wedi, daerah Suramadu, Surabaya, di mana terdapat pemandangan yang indah dari Jembatan Suramadu dan juga kecepatan angin yang memadai untuk bermain layang-layang. Oleh karena itu, bentuk bangunan, ruangan, dan struktur pada museum ini memperhatikan keadaan lingkungan di sekitar tapak dan karakter ringan dan melayang dari layang-layang. Pemasukkan karakter tersebut bertujuan agar pengunjung dapat merasakan jiwa dari permainan layang-layang.
Fasilitas Eduwisata Karinding di Bandung Jawa Barat Edward Limantoro
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak— "Fasilitas Eduwisata Karinding di Bandung, Jawa Barat" ini merupakan fasilitas edukasi serta wisata yang mewadahi kegiatan para Seniman dan Pemusik Karinding di Bandung dan sekitarnya untuk mengedukasi, mengenalkan serta mempertunjukkan permainan Karinding yang merupakan salah satu alat musik tradisional Jawa Barat. Perancangan ini didukung dan berdasarkan potensi Karinding yang besar dan bangkitnya permainan alat musik ini di wilayah Bandung dan sekitarnyaa.Fasilitas ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan membuka mata masyarakat akan kekayaan budaya tradisional, yang saat ini semakin berkembang dan berintegrasi dengan alat musik modern. Karinding yang sarat akan nilai filosofis serta pesan yang terkandung di dalamnya, memiliki makna khusus yang dapat dikenalkan pada masyarakat. Oleh karena itu, ide desain Fasilitas ini didasarkan pada nilai filosofis, budaya dan pesan yang ada pada Karinding, yang digunakan sebagai sebuah pendekatan Simbolik. Dalam perancangan Bangunan. Bangunan diharapkan sebagai penyampai pesan, yang diwujudkan melalui elemen perancangan tapak dan pembentuk bangunan. Sehingga pesan yang ada, diharapkan dapat tepat sasaran. Pendalaman Karakter Ruang juga dipilih untuk memaksimalkan konsep bangunan yang ada serta dalam penyampaian pesan bangunan. Kata Kunci: Edukasi, Wisata, Karinding, Simbolik, Bandung  
SEKOLAH TINGGI MUSIK BATU Kevin - Octavian
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2197.102 KB)

Abstract

 Sekolah Tinggi Musik Batu" ini merupakan kompleks Sekolah Tinggi musik di Kota Batu yang mengajarkan pendidikan dengan basis 6 alat instrumen yaitu : piano, gitar akustik, gitar listrik, bass, drum, dan vokal guna untuk mengembangkan minat dan bakat para musisi muda yang ingin memperdalam di bidang musik. Hal ini didukung dengan banyaknya minat musisi muda dari Jawa Timur yang tertarik untuk memperdalam di bidang Musik. Kompleks Sekolah Tinggi ini bertujuan untuk mengajarkan pendidikan musik kepada musisi muda menuju ke arah professional dimana setelah lulus para musisi muda dapat terjun di dunia permusikan Indonesia. Kota Batu merupakan kota yang tenang dengan kondisi cuaca dan iklim yang bagus serta strategis dimana sekarang merupakan Kota tujuan wisata. Dengan banyaknya sistem dan fasilitas yang dibutuhkan dalam Sekolah Tinggi Musik ini maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sistem agar mendukung fungsi dan sistem dari sekolah itu sendiri. Pendalaman yang digunakan adalah pendalaman akustik untuk memaksimalkan fungsi ruangan ruangan sebagai tempat pelatihan musik

Page 85 of 155 | Total Record : 1542