cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Mechanova
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 3 (2014): Semester gasal 2014-2015" : 16 Documents clear
ANALISA DAN PEMBUATAN SISTEM WATER COOLANT INJECTION PADA MOTOR BENSIN TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG Rocky Alexander Winoto; Philip Kristanto Tedjasaputra
Mechanova Vol 3 (2014): Semester gasal 2014-2015
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.3 KB)

Abstract

Motor Bensin adalah salah satu penggerak transportasi mayor yang ada pada masa kini. Berbagai penilitian untuk mengembangkan teknologi mesin yang sudah ada. Penelitian yang dilakukan antara lain untuk meningkatkan efisiensi motor bakar, mengingkatkan performa yang dihasilkan, dan juga agar dapat meminimalkan polusi yang ditimnbulkan dari emisi gas bang yang dihasilkan dari proses pembakaran. Maka perlu dilakukan peningkatan kualitas pembakaran. Air adalah salah satu unsur yang paling banyak ada di bumi ini, dan juga merupakan salah satu bahan yang dapat diproses untuk menghasilkan energy apabila diberi kalor sehingga berubah fasenya. Injeksi air ini bertujuan untuk menurunkan suhu air intake agar meningkatkan massa oksigen yang masuk ke ruang bakar sehingga dapat meningkatkan kualitas pembakaran. Selain itu, molekukl air yang menguap pada ruang bakar dapat meningkatkan rasio kompresi yang ada pada ruang bakar. Dengan injeksi air ini juga proses pembakaran yang terjadi semakin miskin bahan bakar, ditandai dengan bertambahnya lamda pembakaran.
PERANCANGAN MODEL CAR COLLISION AVOIDANCE SYSTEM Kevin Christopher Gomuljo; Joni Dewanto
Mechanova Vol 3 (2014): Semester gasal 2014-2015
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.9 KB)

Abstract

Di era yang terus berkembang dalam bidang teknologi dewasa ini, mendorong setiap orang untuk terus berinovasi untuk menciptakan temuan-temuan baru yang sangat berguna untuk memudahkan pekerjaan manusia. Salah satunya dalam dunia otomotif, dimana kendaraan telah berkembang dari zaman ke zaman untuk kesesuaian yang dibutuhkan masing-masing orang.Untuk mengantisipasi kecelakaan terhadap perkembangan-perkembangan yang ada, maka faktor keamanan juga menjadi sangat penting untuk ikut serta berkembang demi mengimbangi perkembangan yang ada.Dalam tugas akhir ini akan dilakukan pembahasan mengenai salah satu perkembangan sistem keamanan dalam berkendara yang turut berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Sistem keamanan ini menggunakan sistem yang terkontrol dengan proses kerja CPU yang sangat akurat. Serta bekerja secara otomatis, dengan bantuan sistem peringatan berupa alarm audio-visual dan sistem pengereman secara sendirinya. Sistem ini rangkaian yang kompleks. Untuk itu, dalam tugas akhir ini dilakukan pendekatan komponen yaitu mengganti komponen yang asli dengan komponen yang lebih sederhana namun memilki fungsional yang sama. Diharapkan sistem ini menjadi lebih mudah dimengerti dan berguna untuk meningkatkan pengetahuan.Setelah dilakukan pengujian, sistem yang telah dirancang bekerja dengan baik.dan memiliki keserupaan dengan sistem yang diaplikasikan pada mobil. Baik terhadap proses tahapan-tahapan yang dilakukan oleh sistem yang melakukan control dan dikontrol oleh sistem yang terkomputerisasi
PENINGKATAN KINERJA TOYOTA AVANZA 1.5 DENGAN PENAMBAHAN SUPERCHARGER ELEKTRIK Christian Hadianta; Teng Sutrisno
Mechanova Vol 3 (2014): Semester gasal 2014-2015
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.57 KB)

Abstract

Di era mobilitas ini, perkembangan teknologi kendaraan bermotor terutama mobil terus berkembang. Peningkatan kinerja Toyota avanza 1.5 dengan menggunakan supercharger konvensional yang berfungsi memasukan udara ke ruang bakar yang biasa dilakukan untuk meningkatkan kinerja mesin menggunkan tenaga dari putaran mesin. Sedangkan supercharger elektrik bekerja seperti halnya supercharger konvensional dengan  menggunakan sumber tenaga penggerak motor listrik DC 12 V yang diambil dari aki mobil tanpa memebebani mesin. Dengan adanya penambahan supercharger elektrik pada Toyota avanza terjadi penigkatan torsi dan daya. Namum secara persen tidak signifikan tetapi torsi dan daya meningkat pada rpm 1500-3500.
PERANCANGAN KETEL UAP untuk PT. HONGXING ALGAE INTERNATIONAL Theo Adrian Nusalim; Ekadewi Anggraini Handoyo
Mechanova Vol 3 (2014): Semester gasal 2014-2015
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.204 KB)

Abstract

Rumput laut adalah salah satu hasil alam Indonesia yang sedang berkembang sekarang. Rumput laut biasa dikeringkan terlebih dahulu guna mengurangi bobot pengiriman dan agar tidak mudah rusak. Rumput laut dikeringkan dengan cara dijemur dibawah sinar matahari. Pengeringan secara tradisional ini memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan rumput laut yang kering dan siap dikirim. Oleh karenanya digunakan ketel uap agar mempercepat proses pengeringan dari rumput laut. Ketel uap yang digunakan adalah ketel uap piapa api, karena tekanan kerja hanya 7 bar (gauge). Ketel uap dirancang untuk menghasilkan uap jenuh sebanyak 500 kg/jam. Ketel berupa alat penukar kalor jenis shell and tube yang dilengkapi dengan cerobong, dengan menggunakan bahan bakar batubara. Dari hasil perancangan didapat kebutuhan bahan bakar sebanyak 82 kg/jam, jumlah pipa sebanyak 268 buah, dengan diameter 52,7 mm, panjang 6 m, dengan susunan pipa berjajar dan jarak antar pipa sebesar 121 mm. sehingga didapat diameter selimut sebesar 2,396m, dengan menggunakan isolasi berbahan rockwool setebal 27 cm.
KAJIAN EKSPERIMEN PENGARUH UKURAN RODA PADA JARAK PENGEREMAN MOBIL MODEL Leonaldi Susilo; Joni Dewanto
Mechanova Vol 3 (2014): Semester gasal 2014-2015
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.343 KB)

Abstract

Roda merupakan kebutuhan pokok untuk kendaraan untuk dapat menjalankan fungsinya agar bisa berjalan.Tanpa adanya roda,kendaraan tersebut tidak mungkin bisa berjalan dikarenakan roda yang menghubungkan antara kendaraan dengan permukaan jalan. Seperti yang diketahui banyak orang saat ini gemar melakukan permodifan khususnya di kalangan anak muda yang mengganti ukuran roda standart dari mobil mereka. Hal ini perlu dilakukan sebuah penelitian dikarenakan mengingat bahwa tingkat kerugian dari permodifan tersebut juga lumayan banyak.Untuk itu penelitian mengenai pengaruh ukuran roda pada jarak pengereman ini perlu dilakukan.Penelitian ini akan menggunakan mobil model benda uji. Mobil uji tersebut akan di uji dengan cara menggunakan sistem pengereman mekanik dimana ketika mobil tersebut akan di uji dengan meluncurkannya dari suatu ketinggian hingga mengenai suatu penghalang dan pada saat itulah mobil uji melakukan pengeremannya dikarenakan pengait dari rem mengenai penghalang sehingga mobil dapat mengerem dan berhenti.Hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa ketika mobil uji menggunakan ukuran roda dengan diameter yang semakin besar menghasilkan jarak pengereman yang semakin panjang dan sedangkan mobil uji yang menggunakan ukuran roda dengan lebar tapak roda yang semakin besar, jarak pengereman yang dihasilkan juga semakin panjang.
PERENCANAAN PROTOTIPE STEER BY WIRE PADA MOBIL Evander Hansen; Ninuk Jonoadji
Mechanova Vol 3 (2014): Semester gasal 2014-2015
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.203 KB)

Abstract

Di era mobilitas ini, perkembangan teknologi kendaraan bermotor terutama mobil terus berkembang. Perkembangannya menuju pada penggantian sistem mekanik menjadi elektro-mekanik sehingga dapat dipantau dan dikoreksi oleh electronic control unit (ECU). Salah satu sistem pada mobil yang dikembangkan adalah kemudi, yang disebut steer by wire. Penggunaan mekanikal poros penghubung digantikan oleh perangkat elektronik seperti sensor, motor, dan modul kontrol. Tujuannya adalah untuk meningkatkan aspek keamananan dan kenyamanan dalam berkendara. Teknologi ini masih baru diproduksi massal pada satu merk mobil, maka dari itu perlu adanya pembelajaran dan pengembangan terhadap steer by wire. Tidak adanya alat peraga teknologi steer by wire membuat Program Studi Teknik Mesin – Program Otomotif tidak dapat ikut serta berperan dalam pengembangannya.Sebagai penyelesaian dari masalah tersebut, dibuat prototipe steer by wire sebagai bahan studi dan sarana pengembangan teknologi sistem kemudi dan stabilitas kendaraan di Program Studi Teknik Mesin – Program Otomotif. Setelah dibuat, prototipe steer by wire ini mampu menyimulasikan sistem kemudi pada mobil tanpa menggunakan poros kemudi atau steering shaft.

Page 2 of 2 | Total Record : 16