cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tax & Accounting Review
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 192 Documents
ANALISIS KEPUASAN WAJIB PAJAK ATAS LAYANAN KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA DI LINGKUNGAN KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PAJAK JAWA TIMUR I Stefan Adisasmito; Raden Arja Sadjiarto
Tax & Accounting Review Vol 3, No 2 (2013): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.821 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya kesenjangan (gap) antara persepsi dan harapan Wajib Pajak mengenai service quality di Kantor Pelayanan Pajak, khususnya Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan usaha. Evaluasi terhadap kualitas pelayanan dengan menggunakan lima(5) dimensi service quality, yang terdiri dari tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Data diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh Wajib Pajak yang melakukan usaha. Sebanyak 390 kuesioner kembali dengan keadaan yang lengkap dan dapat diolah. Dengan menggunakan teknik uji beda t (simple paired t-test), hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan (gap) antara persepsi dan harapan Wajib Pajak mengenai service quality di Kantor Pelayanan Pajak. Semua dimensi yang digunakan mempengaruhi kepuasan Wajib Pajak dengan dimensi reliability merupakan dimensi yang paling berpengaruh signifikan terhadap kepuasan Wajib Pajak.
PENGARUH KARAKTER EKSEKUTIF DAN KONEKSI POLITIK TERHADAP TAX AVOIDANCE Stella Butje; Elisa Tjondro
Tax & Accounting Review Vol 4, No 2 (2014): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.549 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh karakter eksekutif dan koneksi politik terhadap tax avoidance. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 74 perusahaan yang berasal dari perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2009-2013. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear bergandadengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter eksekutif dan koneksi politik berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Sedangkan untuk variabel kontrol ukuran perusahaan, leverage, pertumbuhan penjualan dan sektor industri kecuali industri 7 berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PILIHAN KARIR MAHASISWA AKUNTANSI SEBAGAI AKUNTAN PUBLIK, GENERAL ACCOUNTANT, DAN NON-AKUNTAN Aprilia Gunawan; Retnaningtyas Widuri
Tax & Accounting Review Vol 4, No 1 (2014): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.187 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi intrinsik, motivasi ektrinsik, dan pengaruh orang tua terhadap pilihan karir mahasiswa akuntansi sebagai akuntan publik atau general accountant dibanding karir non-akuntan. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui kesesuaian tipe kepribadian relatif mahasiswa akuntansi yang memilih karir sebagai akuntan publik, general accountant, dan non-akuntan. Responden yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 59 mahasiswa akuntansi semester 7 (tujuh) atau lebih yang berkuliah di Universitas Kristen Petra. Teknik analisa yang digunakan adalah metode multinomial logistic regression untuk menguji pengaruh motivasi intrinsik, motivasi ektrinsik, dan pengaruh orang tua terhadap pilihan karir mahasiswa akuntansi sebagai akuntan publik atau general accountant dibanding karir non-akuntan. Sedangkan untuk mengetahui tipe kepribadian relatif mahasiswa akuntansi diukur menggunakan Myers-Briggs Type Indicator (MBTI).Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik, motivasi ektrinsik, dan pengaruh orang tua secara bersama-sama mempengaruhi pilihan karir mahasiswa akuntansi. Namun, hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi pilihan karir mahasiswa akuntansi sebagai akuntan publik atau general accountant dibanding karir non-akuntan adalah variabel motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik, sedangkan variabel pengaruh orang tua tidak mempengaruhi pilihan karir mahasiswa akuntansi. Dari hasil tipe kepribadian mahasiswa akuntansi yang memilih karir sebagai akuntan publik, general accountant, dan non-akuntan menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tipe kepribadian yang sesuai dengan jenis karir yang mereka pilih.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN, RELIGIULITAS, GENDER DAN SANKSI PERPAJAKAN DENGAN TINDAKAN TAX EVASION (STUDI EKSPERIMEN) Christopher Raymond Tannur
Tax & Accounting Review Vol 3, No 2 (2013): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian eksperimen ini dilakukan untuk menguji hubungan perpajakan, religiusitas, gender dansanksi perpajakan dengan tindakan Tax Evasion, serta perbedaan tindakan Tax Evasion oleh mahasiswaberdasarkan kelompok Treatment dan kontrol. Sampel dibagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompokTreatment dan kelompok kontrol, kemudian diberikan studi kasus dan mengisi kuesioner yang diberikan olehpeneliti. Hasil dari pengisian kuesioner dari dua kelompok akan di uji hubungannya dengan tindakan TaxEvasion dan kemudian dibandingkan.Dari hasil uji korelasi Spearman rho yang dilakukan, terbukti pengetahuan perpajakan mempunyaihubungan yang cukup, religiusitas mempunyai hubungan kuat dan sanksi perpajakan mempunyai hubungankuat terhadap tindakan Tax Evasion. Sedangkan gender tidak mempunyai hubungan dengan tindakan TaxEvasion. Kemudian berdasarkan perbandingan antara dua kelompok terdapat perbedaan terhadap tindakan TaxEvasion, pada kelompok Treatment tindakan Tax Evasion berada dalam kelompok interval rendah dengan ratarata1,77 sedangkan pada kelompok kontrol tindakan Tax Evasion berada dalam kelompok interval tinggidengan rata-rata 3,49.
Pengaruh Sikap Ketidakpatuhan Pajak, Norma Subjektif, dan Kontrol Perilaku yang Dipersepsikan terhadap Niat Wajib Pajak Orang Pribadi untuk Melakukan Penggelapan Pajak Feby Eileen Wanarta; Yenni Mangoting
Tax & Accounting Review Vol 4, No 1 (2014): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.393 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisa pengaruh sikap ketidakpatuhan pajak, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dipersepsikan terhadap niat wajib pajak orang pribadi untuk melakukan penggelapan pajak. Populasi penelitian ini adalah seluruh wajib pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha dengan omzet dibawah 4,8 Miliar per tahun di Surabaya Barat. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan metode purposive sampling dan data dikumpulkan dengan pembagian kuesioner. Metode analisis penelitian yang digunakan adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa sikap ketidakpatuhan pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat wajib pajak untuk melakukan penggelapan pajak; norma subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat wajib pajak untuk melakukan penggelapan pajak; dan kontrol perilaku yang dipersepsikan tidak berpengaruh terhadap niat wajib pajak untuk melakukan penggelapan pajak. Variabel yang paling dominan mempengaruhi niat wajib pajak untuk melakukan penggelapan pajak adalah norma subjektif karena memiliki nilai standard coeficient beta 0,509
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PENERIMAAN PAJAK DAERAH KOTA TARAKAN Olivia Dewi; Retnaningtyas Widuri
Tax & Accounting Review Vol 3, No 2 (2013): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.608 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah faktor pada wajib pajak (tax payer), yaitu kesadaran wajib pajak, pemahaman terhadap peraturan perpajakan, dan persepsi terhadap kualitas pelayanan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan penerimaan pajak daerah Kota Tarakan baik secara parsial maupun simultan, serta bagaimanakah tingkat efektivitas pajak daerah dalam meningkatkan PAD dan seberapa besar kontribusi pajak daerah terhadap PAD. Data diperoleh dari kuisioner yang diisi oleh responden yang membayar pajak daerah. Dengan menggunakan teknik regresi berganda, hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap peraturan perpajakan berpengaruh positif terhadap keberhasilan penerimaan pajak daerah Kota Tarakan. Semakin tinggi pemahaman yang dimiliki wajib pajak terhadap peraturan perpajakan maka akan meningkatkan keberhasilan penerimaan pajak daerah Kota Tarakan. Sedangkan kesadaran wajib pajak dan persepsi terhadap kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap keberhasilan penerimaan pajak daerah Kota Tarakan. Selain itu, tingkat efektivitas pajak daerah sudah menunjukkan hasil yang efektif, sedangkan tingkat kontribusi pajak daerah belum memberikan kontribusi yang baik terhadap PAD.
PERLAKUAN PERPAJAKAN PERUSAHAAN ANGKUTAN DARAT PADA CV “X” DI SURABAYA Kevin Tirtawijaya; Retnaningtyas Widuri
Tax & Accounting Review Vol 4, No 2 (2014): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.665 KB)

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme penghitungan PPh Badan di CV X; dan untuk mengetahui kesesuaian mekanisme penghitungan PPh Badan di CV X dengan ketentuan Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan. Metode penelitian yang digunakan sebagai rancangan penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah perusahaan angkutan darat yang beroperasi di Surabaya, yaitu CV X di Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan mekanisme penghitungan PPh Badan pada CV X dimulai pada akhir periode akuntansi, perusahaan mempersiapkan laporan keuangan yang berisi informasi kuantitatif mengenai keadaan keuangan perusahaan yang hendak digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan. Laporan tersebut terdiri dari laporan Neraca dan Laba Rugi. Setelah itu perusahaan melakukan koreksi fiskal dan menghitung PPh Badan perusahaan sesuai dengan Undang-Undang No 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan. Mengenai perhitungan perpajakan, perusahaan telah menghitung pajak penghasilannya dengan baik. Dari laba/rugi fiskal adalah sebesar Rp 431.032.942, dan dapat diketahui bahwa besarnya PPh terutang CV X adalah sebesar Rp 107.758.000. Hasil penelitian ini juga telah menunjukkan bahwa total pajak penghasilan yang dipotong langsung dari pendapatan CV X dari perusahaan-perusahaan yang menjadi customer CV X adalah sebesar Rp 94.457.300, sehingga besarnya PPh yang harus dibayar CV X selama tahun 2013 adalah sebesar Rp 13.300.700. Namun demikian, penghitungan pajak penghasilan yang dilakukan CV X pada tahun 2013 kurang baik, karena tidak mengikutsertakan Tarif Pasal 31-E ayat (1) Undang-Undang No 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan. Hasil penghitungan ulang menunjukkan bahwa angsuran PPh 29 CV X pada tahun 2013 adalah lebih bayar, yaitu sebesar Rp 40.578.182.
Perencanaan Keuangan untuk Seorang Pemilik Toko Spare Part Feilli Yulistian Gunawan; Devie Devie; Agus Arianto Toly
Tax & Accounting Review Vol 1, No 1 (2013): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.928 KB)

Abstract

Perencanaan keuangan dapat membantu proses pengelolaan keuangan untuk membuat keputusan keuangan yang disesuaikan dengan tujuan-tujuan keuangan yang ada, sehingga tujuan-tujuan tersebut dapat tercapai. Perencanaan keuangan ini dilakukan kepada klien yang bernama Bapak “X” yang bekerja sebagai wiraswasta dengan sumber penghasilan dari toko spare part sepeda motor. Profil resiko klien sebesar 600 yang berarti moderat agresif yang artinya klien menginginkan hasil investasi yang cukup tinggi walaupun didalamnya mengandung resiko dan fluktuasi yang cukup tinggi juga. Persentase aset yang dimiliki adalah aset investasi 31,27%, aset lancar 15,55% dan aset penggunaan pribadi 53,18%. Tujuan-tujuan keuangan klien adalah dana darurat, dana liburan, dana pendidikan untuk anak keduanya, asuransi jiwa, asuransi umum, dana membeli mobil, dana membeli rumah, dan dana pensiun dengan mengoptimalkan alur dana dan aset yang sudah ada.Financial planning can help the process of financial management to make financial decisions that are suitable to the financial goals that exist. This financial planning is a proposal for Mr. "X" , who has a motorcycle spare parts shop. The client risk profile is 600 or moderately aggressive, which means that clients want a high risk return on investment eventhough there was a risk of high degree of fluctuation. The percentage of his assets consist of 31.27% investment assets, 15.55% current assets  and 53.18% personal use assets. Client's financial goals is an emergency fund, vacation fund, education fund for his second child, life insurance, general insurance, funds to buy a car, buy a house funds, and pension funds to optimize the flow of funds and existing assets.
Tax Review atas Penjualan Tanah dan Bangunan pada Sebuah Perusahaan Properti Yohanes William Wijaya; Elisa Tjondro
Tax & Accounting Review Vol 1, No 1 (2013): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.584 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan review seluruh aspek perpajakan atas transaksi penjualan tanah dan atau bangunan pada PT. X dalam hal perhitungan pajak, saat penyetoran maupun pelaporan pajak terutang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT. X mengenakan tarif yang sesuai dengan undang-undang perpajakan. Dalam hal penyetoran dan pelaporan PPh Pasal 4 ayat 2 dan PPN PT X melakukannya tepat waktu untuk transaksi dengan metode In House maupun Cash bertahap, namun terjadi keterlambatan untuk transaksi dengan metode Kredit Pemilikan Rumah. PPh 22 tidak terutang karena harga jual tidak melebihi Rp. 10.000.000.000 dan luas bangunan tidak melebihi 500m2. BPHTB disetorkan pada saat terjadinya pelunasan angsuran yang dilakukan oleh customer.   This study aimed to review all aspects of taxation on the sale of land and or buildings at PT. X including tax calculation, tax payment and tax reporting. This research was a qualitative research. The results of this study indicated that the PT. X using the rates in accordance with the tax laws. In terms of payment and reporting of Income Tax Art. 4 verse 2 and VAT , PT X has never been late for the transaction types using in-house and cash –installment method. While PT. X did not do it on time for the transaction types using credit method. Income Tax Art. 22 is not payable because the selling price is not more than Rp. 10,000,000,000 and the building area is not more than 500m2. BPHTB was paid at the time of repayment installments made by the customer.
Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Profit Perusahaan Consumer Goods di Indonesia Tahun 2010 - 2012 Grace Christy Taruli Sitorus; Yenni Mangoting
Tax & Accounting Review Vol 4, No 1 (2014): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.546 KB)

Abstract

Isu mengenai Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) telah berkembang beberapa tahun terakhir ini dimana perusahaan diwajibkan untuk melaporkan aktivitas sosialnya di dalam bentuk laporan tahunan atau sustainability reporting. Sehingga diharapkan adanya bentuk transparasi mengenai kinerja operasi perusahaan agar perusahaan tidak hanya memperhatikan profit semata namun memperhatikan kondisi lingkungan dan memberikan kontribusi untuk masyarakat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility terhadap profit perusahaan. Sampel penelitian adalah 60 perusahaan Consumer Goods pada tahun 2010 – 2012 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel independent adalah pengungkapan dari kinerja ekonomi, lingkungan, hak asasi manusia, tenaga kerja, kemasyarakatan dan tanggung jawab produk yang diukur dengan menggunakan indeks pengungkapan menurut Global Reporting Iniative (GRI) yang digunakan sebagai dasar perhitungan nilai CSR. Variabel dependent adalah Net Profit Margin (NPM) sebagai ukuran profit perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dikumpulkan dari laporan tahunan yang berasal dari Bursa Efek Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan kinerja lingkungan dan pengungkapan kinerja kemasyarakatan berpengaruh positif terhadap profit (NPM) perusahaan consumer goods di Indonesia. Sedangkan pengungkapan kinerja tenaga kerja berpengaruh negatif terhadap profit (NPM) perusahaan consumer goods di Indonesia.