cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Penggunaan Tingxie Shengci untuk Menunjang Kemampuan Membaca Bahasa Mandarin di Kursus Klenteng Teng Swie Bio Krian Clearesta Nathania
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.2.22-32

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kemampuan membaca murid-murid di kursus bahasa Mandarin klenteng Teng Swie Bio setelah digunakannya metode tingxie shengci. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dikte, pelafalan bahasa Mandarin, dan membaca. Pendekatan penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan peneliti adalah pretest, post test, soal bacaan yang diambil dari buku pelajaran murid, dan wawancara. Subjek penelitian merupakan murid-murid kursus bahasa Mandarin di klenteng Teng Swie Bio yang berada di kelas sekolah dasar, berjumlah empat belas orang. Teknik pengumpulan data adalah dengan membagi dua kelompok pada kelas tersebut yang meliputi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Masing-masing kelompok akan diberi pretest dan post test, kemudian hasil akhir akan dianalisis menggunakan tabel analisis dan hasil wawancara disimpulkan. Dengan digunakannya metode ini, kemampuan membaca siswa jadi lebih meningkat dan lebih mengenal karakter dibandingkan dengan metode biasa. 
Perspektif Generasi Muda Tionghoa di Solo terhadap Prosesi Sangjit Nadia Novena Stefanie
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.2.33-45

Abstract

Judul tesis ini adalah " Perspektif Generasi Muda Tionghoa di Solo Terhadap Prosesi Sangjt ".Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi bagaimana perspektif atau sudut pandang generasi muda Tionghoa dalam memaknai prosesi Sangjit. Selain itu penulis sendiri juga ingin mengetahui arti yang benar dari prosesi Sangjit ini, karena pemaknaan yang tidak sama di dalam pandangan masyarakat mengenai Sangjit yaitu lamaran, tunangan atau pemberian seserahan atau hadiah.  Penulis memilih prosesi Sangjit karena merupakan salah satu bagian tradisi atau tata cara yang penting dalam pernikahan orang Tionghoa. Tempat pengamatan hanya di kota Solo. Teori yang digunakan adalah Teori tata cara sangjit. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan mewawancarai enam orang yang melakukan prosesi Sangjit dan orang keturunan Hokkien yang bermukim di Solo, Jawa Tengah. Hasil akhir dari penelitian ini bertujuan agar generasi muda pada umumnya khususnya etnis Tionghoa bisa memahami dan mengerti tradisi sangjit.Kata Kunci : Sangjit, Solo, Perayaan
PERSEPSI SISWA SMA PERTA 1 TERHADAP PENTINGNYA PENGGUNAAN BAHASA MANDARIN DALAM BIDANG BISNIS Febe Christina Wijaya
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.2.56-70

Abstract

Christiana, C. (2012). Komunikasi Bisnis Berbahasa China Sebagai Sarana Transaksi Dagang di PT Kharisma Jaya Sukoharjo. Jurnal Universitas Sebelas Maret.Deil, S. A. (2013). Liputan 6. Diambil kembali dari https://www.liputan6.com/bisnis/read/595156/demi-bisnis-pengusaha-india-rela-belajar-bahasa-mandarinHendra, F. (2016). Persepsi Mahasiswa Terhadap Proses Pembelajaran. AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, III, 300.Hurlock, E. (2000). Psikologi Perkembangan. Jakarta: PT. Erlangga.Kotler, P., & Amstrong, G. (2013). Kotler Burton Deans Brown Amstrong Marketing 9th Edition (Vol. IX). Pearson Australia Group.Lestarini, A. H. (2016). Kemampuan Berbahasa Inggris Jadi Aset Penting Tarik Investasi Asing. Indonesia. Dipetik August 10, 2018, dari http://ekonomi.metrotvnews.com/mikro/3NO59aok-kemampuan-berbahasa-inggris-jadi-aset-penting-tarik-investasi-asingLimuria, R., & Sutandi, S. (2017). Analisis Kebutuhan Bahasa Mandarin Dunia Usaha Di Jawa Barat. Jurnal Universitas Kristen Maranatha.Nenti, C. (2015). Kompasiana. Diambil kembali dari Pengertian Sensasi, Persepsi dan Atensi: https://www.kompasiana.com/nenti/54f9672fa33311a13d8b5225/pengertian-sensasi-persepsi-dan-atensi#Pratama, A. M. (2019). China Turun ke Posisi 3 Negara dengan Investasi Terbesar di Indonesia. Diambil kembali dari Kompas.com: https://money.kompas.com/read/2019/07/30/133129626/china-turun-ke-posisi-3-negara-dengan-investasi-terbesar-di-indonesiaSamuel. (2016). Jurnal Entrepreneur Universitas Ciputra. Ilustrasi Persepsi, 3.Setyosari, P. (2013). Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Prenadamedia Group.Sternberg, R. J. (2008). Psikologi Kognitif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.Walgito, B. (1994). Psikologi Sosial: Suatu Pengantar. Yogyakarta: Andi Offset.Widiartanto, Y. H. (2015). Kompas.com. (O. Yusuf, Editor) Diambil kembali dari https://tekno.kompas.com/read/2015/10/27/20531237/Dekati.China.Zuckerberg.Pidato.Dalam.Bahasa.Mandarin 
IDENTITAS KETIONGHOAAN JEMAAT TIONGHOA GKT HOSANA GKT HOSANA 华人会众的中华性身份认同 Dian Suwignyo
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.2.46-55

Abstract

Selama masa Orde Baru, orang Tionghoa di Indonesia mengalami masa di mana adanya pelarangan terhadap budaya Tionghoa. Ditambah lagi dengan adanya konflik yang membuat orang Tionghoa menjadi korban. Namun, gereja Tionghoa tetap berusaha mempertahankan ketionghoaannya di dalam gereja,dan sekarang ketionghoaan semakin berkembang. Dalam hal ini, penulis melakukan penyelidikan etnografi seputar identitas orang Tionghoa Kristen, secara spesifik yaitu bagaimana ketionghoaan ditampilkan oleh orang Tionghoa Kristen di Gereja GKT Hosana dalam aktivitasnya di dalam maupun di luar gereja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi partisipatif dan wawancara kepada empat jemaat Gereja GKT Hosana. Penulis  menemukan bahwa orang Tionghoa Kristen di Gereja GKT Hosana tetap melakukan budaya Tionghoa, namun hanya yang sesuai dan tidak bertentangan dengan kekristenan saja. Selain itu, penulis juga menemukan bahwa bahasa Mandarin dianggap penting sehingga perlu dikembangkan. Kata kunci: Identitas, Tionghoa, Gereja, Kekristenan
MOTIVASI KHALAYAK PENDENGAR SIARAN ”ZAO AN SISHUI” DI GLOBAL RADIO FM SURABAYA Chris Tianto Ilham
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.2.10-21

Abstract

Global Radio FM adalah stasiun radio yang menyiarkan siaran Bahasa Mandarin serta mulai banyak diminati oleh masyarakat Tionghoa di Surabaya dan sekitarnya. Salah satu program radio Global Radio FM di Surabaya adalah “Zao An Sishui”. Siaran “Zao An Sishui” sudah mengudara sejak tahun 2005 dan sampai saat ini masih mengudara. Program siaran“Zao An Sishui” menjadi salah satu siaran favorit bagi para khalayak pendengar Global Radio FM Surabaya. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana karakteristik khalayak pendengar dan motivasi khalayak pendengar siaran radio ”Zao An Sishui” di Global Radio FM Surabaya. Melalui wawancara dengan para responden, didapatkan bahwa karakteristik khalayak pendengar siaran ini adalah orang-orang yang ingin mencari hiburan baru, ingin mengikuti perkembangan zaman, dan ingin bersosialisasi serta ikut berbaur dengan sesama. Motivasi pendengar lebih bersifat instrumental, berhubungan dengan manfaat yang mereka dapatkan dari siaran “Zao An Sishui”, antara lain seperti mendapatkan pengetahuan baru tentang lagu-lagu Mandarin yang sedang booming saat ini, info kesehatan yang terkini seperti tentang kasus Covid yang terja
Analisis Iklan Rumah Duka Jakarta Dalam Surat Kabar 'International Daily' Edisi Juli 2019 Cherry Cherry
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.8.2.1-9

Abstract

Judul dari tesis ini adalah “Analisis Iklan Rumah Duka Jakarta Dalam Surat Kabar ‘International Daily’ Edisi Juli 2019”.  Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: makna khusus teks dalam iklan rumah duka di International Daily (Juli 2019), makna khusus gambar dalam iklan rumah duka di International Daily (Juli 2019). Teori dalam penelitian ini menggunakan teori analisis semiotik. Metode penelitian dalam tesis ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah beberapa elemen persamaan dan perbedaan dalam iklan memiliki makna tertentu dalam budaya masyarakat dan kebiasaan hidup sehari-hari. Elemen-elemen ini juga memiliki alasan khusus dalam penggunaannya. Makna dari perspektif responden didukung oleh teori-teori yang terkait dengan unsur-unsur yang ditemukan dalam iklan. Kata kunci: ‘International Daily’, Iklan, Semiotik, Budaya
Analisis Kesalahan Penempatan Adverbial Waktu dan Tempat dalam Kalimat oleh Mahasiswa Angkatan 2016 Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra Surabaya Celline Vivian Widyanata
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.9.2.49-58

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkategorikan dan menganalisis jenis kesalahan dan penyebab kesalahan menempatkan adverbial waktu dan tempat dalam kalimat Bahasa Mandarin oleh mahasiswa angkatan 2016 Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra Surabaya. Dalam membuat kalimat atau menulis artikel Bahasa Mandarin, banyak kalimatnya mengandung adverbial waktu dan tempat. Penulis mendapatkan bahwa masih banyak mahasiswa melakukan kesalahan penempatan adverbial waktu dan tempat dalam kalimat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitiannya adalah sembilan mahasiswa angkatan 2016 Program Studi Bahasa Mandarin. Data penelitian didapat dari tes tulis dan tes lisan. Dari hasil tes dapat disimpulkan, kesalahan terbanyak mahasiswa pada tes tulis yaitu soal berdasarkan teori pemakaian ‘以前/以后’ untuk menjelaskan suatu tindakan yang terjadi sebelum atau sesudah kejadian lain dalam waktu tertentu (presentase kesalahan: 40.74%), sementara pada tes lisan yaitu soal berdasarkan teori pemakaian kata keterangan waktu (presentase kesalahan: 2.22%). Selain karena pengaruh dari Bahasa Indonesia, penyebab kesalahan dalam penempatan adverbial waktu dan tempat yang paling besar adalah karena kerumitan Bahasa Mandarin beserta sistem pengajarannya. Kata kunci: Adverbial waktu, adverbial tempat, analisis kesalahan, Bahasa Mandarin
Pengaruh Bahasa Pertama Terhadap Pembelajaran Kata Bantu Bilangan Bahasa Tionghoa Sebagai Bahasa Kedua 第一语言对学习汉语量词的负迁移 Ferdinan Dyan Warudu; Elisa Christiana
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.1.2.94-103

Abstract

Adanya fenomena yang terjadi pada pebelajar bahasa Tionghoa bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama mempengaruhi pembelajaran kata bantu bilangan bahasa Tionghoa. Artikel ini meneliti tentang pengaruh apa saja yang timbul dari bahasa pertama terhadap proses pembelajaran kata bantu bilangan dalam bahasa Tionghoa dan bagaimana menyelesaikan masalah yang timbul dari pengaruh bahasa pertama ini dari sudut pandang pebelajar. Menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menemukan bahwa pengaruh yang timbul dari bahasa pertama adalah ketika pebelajar lupa satu kata bantu bilangan dalam bahasa Tionghoa, maka cara yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan menggunakan kata bantu bilangan “Buah” dalam bahasa Indonesia yang langsung diterjemahkan ke dalam bahasa Tionghoa, sehingga menjadi “个gè”. Cara menyelesaikan fenomena ini adalah pebelajar harus dengan kesadaran diri sendiri melakukan proses metakognitif, dimana pebelajar melakukan proses perencanaan, pengamatan, mengevaluasi dan penyesuaian terhadap proses pembelajaran yang sedang berjalan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA PROGRAM STUDI BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS KRISTEN PETRA DALAM MEMILIH BIDANG PENGUTAMAAN PENDIDIKAN, BISNIS, DAN MEDIA Olivia Susanto
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.9.1.26-33

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh harapan kerja, referensi, personalitas dan nilai - nilai sosial terhadap minat mahasiswa dalam memilih bidang pengutamaan pendidikan, bisnis dan media. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa prodi Bahasa Mandarin di Universitas Kristen Petra angkatan 2015, 2016 dan 2017. Total responden berjumlah 37 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menghitung mean dari setiap indikator dari setiap faktor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di antara empat faktor harapan akan pekerjaan, personalitas dan nilai-nilai sosial memiliki jumlah rata-rata yang tinggi, hal ini menunjukkan ketiga faktor  berpengaruh terhadap mahasiswa angkatan 2015, 2016 dan 2017 dalam  memilih  bidang pengutamaan pendidikan, bisnis dan media; sedangkan referensi tidak terlalu berpengaruh  terhadap mahasiswa dalam memilih penjurusan, karena jika dibandingkan dengan jumlah rata-rata harapan akan bekerja, kepribadian dan nilai-nilai sosial, nilai rata-rata referensi sangat rendah.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN 会, 能, 可以 YANG DILAKUKAN OLEH MAHASISWA INDONESIA UNIVERSITAS YANGZHOU DAN MAHASISWA INDONESIA PRODI BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Febe Leonora Agung
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.9.2.1-10

Abstract

Ada banyak kata kerja modal dalam Bahasa Mandarin. Kata kerja modal dapat digunakan didepan kata kerja dan kata sifat untuk mengungkapkan perlunya kemungkinan obyektif, keinginan subjektif atau seseorang, dan memiliki fungsi komentar. "hui(会)", "neng(能)", "keyi(可以)" adalah salah satu kata kerja modal dalam Bahasa Mandarin. Tiga kata ini mempunyai makna yang hampir sama, dalam Bahasa Indonesia adalah "bisa, boleh, dapat". Namun penggunaan dalam kalimatnya berbeda. Bagi orang asing, sangat sulit membedakan ketiga kata ini. Banyak orang asing tidak tahu kapan harus menggunakan "hui", kapan harus menggunakan "neng" dan kapan harus menggunakan "keyi". Tidak hanya pelajar yang belajar di Indonesia, namun pelajar Indonesia yang belajar di Tiongkok juga bisa melakukan kesalahan dalam penggunaannya. Tidak peduli orang dari negara mana, saat belajar selalu ada kesalahan. Tujuan dari penelitian tentang "hui(会)", "neng(能)" dan "keyi(可以)"  ini adalah untuk membandingkan penggunaan "hui(会)", "neng(能)" dan "keyi(可以)" dalam kalimat Bahasa Mandarin antara mahasiswa Indonesia Universitas Yangzhou dengan mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin dari Universitas Kristen Petra. Metode penelitian menggunakan kuesioner untuk menganalisis kesalahan. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa belajar dengan lingkungan bahasa ibu akan lebih mengerti secara detil kegunaan suatu kata dari bahasa asing, karena pengajar dapat menjelaskan dengan detil dan jelas menggunakan bahasa ibu dari pelajar. Jadi, belajar dimanapun bisa membuahkan hasil yang baik jika pelajar mengerti bahasa yang digunakan pengajar.