Articles
29 Documents
Search results for
, issue
" Vol 1, No 3 (2013)"
:
29 Documents
clear
EVALUASI SPECIAL EVENT SURABAYA FASHION PARADE 2012 YANG DISELENGGARAKAN OLEH TUNJUNGAN PLAZA SURABAYA
Tandy, Gabrielle Stephanie
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui evaluasi special event Surabaya Fashion Parade 2012 yang diselenggarakan oleh Tunjungan Plaza Surabaya. Special event ini sudah diselenggarakan lima kali tetapi belum pernah dilakukan evaluasi. Jumlah peserta yang mengikuti kompetisi dalam special event ini tampak tidak konsisten. Evaluasi dilihat dari efek proses komunikasi yang terjadi antara panitia penyelenggara event dengan peserta kompetisi dalam event tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus dan menggunakan teknik wawancara. Peneliti menemukan bahwa proses komunikasi antara panitia penyelenggara dengan peserta kompetisi dari mulai pra-event, saat pelaksanaan event hingga event berakhir telah berjalan dengan cukup lancar. Namun masih ada beberapa hal detail yang kurang diperhatikan oleh panitia.
REPRESENTASI WHITENESS DALAM FILM âMACHINE GUN PREACHERâ
Wiratama, Davin
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Dalam penelitian ini peneliti akan meneliti tentang Representasi Whiteness Dalam Film âMachine Gun Preacherâ. Dalam pembuatan film bertema Afrika, sineas Hollywood sebagian besar memakai orang kulit putih sebagai pemeran utama dalam film tersebut sedangkan orang kulit hitam berperan sebagai pendamping tokoh utama atau terkadang dijadikan tokoh antagonis sebagai lawan orang kulit putih. Pada penelitian ini digunakan konsep âwhitenessâ yang ditujukan untuk memberikan identitas rasial dan terhubung ke dalam makna sosial terkait dengan perbedaan ras. Metode yang dipakai oleh peneliti berupa metode semiotika yang akan dikaitkan dengan kode-kode televisi Fiske. Hasil yang didapat peneliti bahwa film ini mengukuhkan gambaran orang kulit putih sebagai orang yang lebih superior di hadapan orang kulit hitam, sekaligus kian mengukuhkan ideologi whiteness yang sudah berlangsung puluhan tahun dalam film-film Hollywood.
PENGARUH IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI PT. DJATIM SUPER COOKING OIL SURABAYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Yoanne, Benedicta
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Iklim di dalam sebuah organisasi sangatlah penting karena secara tidak langsung iklim komunikasi organisasi dapat memengaruhi cara hidup orang-orang di dalam sebuah organisasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah iklim komunikasi organisasi PT. Djatim Super Cooking Oil memengaruhi kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplanatif dengan analisa regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim komunikasi organisasi PT. Djatim Super Cooking Oil Surabaya berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini juga diharapkan bisa menambah kajian ilmu komunikasi organisasi.
KOMUNIKASI ORGANISASI BAMAG KABUPATEN X DALAM MENANGANI KONFLIK INTERNAL
Soerono, Andreas Christiawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Penelitian ini, merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana komunikasi organisasi yang dilakukan oleh BAMAG Kabupaten X, dalam menangani konflik internal. BAMAG Kabupaten X menghadapi sebuah konflik yang dimunculkan oleh ketiga anggotanya. Dalam penelitiannya peneliti menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus dalam melakukan analisis serta melakukan teknik wawancara dan observasi secara mendalam dalam memperoleh data terhadap informan yang telah dipilih. Konflik dalam organisasi yang diteliti ialah adanya situasi dalam organisasi yang tidak menguntungkan untuk mencapai tujuan, maksud yang tidak sesuai tujuan, ketidakpastian dalam pekerjaan dan perbedaan persepsi. Dalam penelitian ditemukan bahwa komunikasi yang dilakukan dalam menangani konflik ialah dengan komunikasi secara informal antara anggota organisasi yang berkonflik.
MOTIF MASYARAKAT SURABAYA DALAM MENONTON PROGRAM GOOD MORNING HARD ROCKERS ON SBO
Angkari, Sherlycin
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Teori Uses and Gratification merupakan teori yang mengasumsikan bahwa pengguna mempunyai pilihan alternatif untuk memuaskan kebutuhannya. Teori ini menekankan pada khalayak yang aktif menentukan pilihan atas media massa yang dipilihnya. Program âGood Morning Hard Rockers On SBOâ merupakan subjek penelitian yang dipilih peneliti. Hal ini dikarenakan program ini merupakan program radio yang menggunakan 2 media, salah satunya adalah televisi untuk menyiarkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif pemirsa Surabaya dalam menonton program âGood Morning Hard Rockers On SBOâ yang ditayangkan di televisi. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengukuran motif dilakukan dengan membandingkan nilai mean dari4 jenis motif yaitu motif informasi, motif identitas personal, motif integrasi dan interaksi sosial, dan motif hiburan. Motif yang tertinggi dari hasil penelitian adalah motif informasi, dan motif terendah adalah motif hiburan.
REPRESENTASI FEMINISME DALAM FILM âSNOW WHITE AND THE HUNTSMANâ
Chornelia, Yolanda Hana
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
âSnow White and the Huntsmanâ merupakan sebuah film adaptasi dari sebuah dongeng asal Jerman, yaitu âSnow Whiteâ yang disusun oleh Brothers Grimm. Film ini berbeda dari dongeng klasik. Film ini menyorot perempuan sebagai tokoh utama yang memiliki sisi tangguh. Rumusan masalah yang ingin dijawab adalah bagaimana representasi feminisme dalam film âSnow White and the Huntsmanâ. Penelitian ini menggunakan metode semiotika, khususnya kode-kode televisi John Fiske. Subtema yang digunakan untuk menganalisa yaitu feminisme dalam pengambilan keputusan, feminisme dalam kekuatan, dan feminisme dalam kepemimpinan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah film ini mengandung feminisme dalam pengambilan keputusan, feminisme dalam kekuatan, feminisme dalam kepemimpinan dan androgini. Di samping itu terdapat faktor eksternal dalam pencapaian feminisme
MOTIF PENGGUNA JEJARING SOSIAL GOOGLE+ DI INDONESIA
Utomo, Dea Anggraeni
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana motif para pengguna jejaring sosial Google+ di Indonesia, karena Google+ merupakan salah satu jejaring sosial baru ang muncul di dunia dan memiliki lonjakan pengguna yang sangat tinggi. Motif yang diteliti adalah motif pengguna masyarakat Indonesia dalam menggunakan jejaring sosial Google+ dengan menggunakan teori Uses and Gratification. Indikator yang digunakan meliputi: hubungan sosial, berbagi identitas, foto, isi (content), investigasi sosial, berselancar di jejaring sosial dan memperbaharui status. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif pada 100 pengguna jejaring sosial Google+ di Indonesia, dengan menggunakan teknik non probability accidential sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa motif pengguna jejaring sosial Google+ cukup tinggi, terutama pada indikator memperbaharui status dan hubungan sosial, dimana motif tertinggi tersebut pada pegawai swasta dan pelajar/mahasiswa. Selain itu ditemukan sebuah kesimpulan bahwa dari pengguna jejaring sosial Google+, motif tertinggi adalah untuk memperbaharui status, dimana mereka mampu menyatakan eksistensi dirinya serta mendapatkan informasi melalui stream dalam Google+.
PENCITRAAN PARTAI DEMOKRAT DI HARIAN KOMPAS DAN JAWA POS DALAM PEMBERITAAN PEMERIKSAAN ANAS URBANINGRUM OLEH KOMISI PEMBERANTAS KORUPSI (KPK)
Aprilia, Fransiska
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Partai Demokrat dicitrakan oleh Harian Kompas dan Jawa Pos dalam pemberitaan di media terkait pemeriksaan Anas Urbaningrum oleh KPK. Citra sebagai bagian penting dari sebuah organisasi bisa dilihat dari bagaimana media mengkonstruksikannya di dalam pemberitaan media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode framing Robert Entman. Media sebagai sumber informasi menghasilkan pencitraan terhadap suatu organisasi yang kemudian disajikan kepada pembacanya dan membentuk pencitraan pembaca terhadap organisasi yang diberitakannya. Oleh karena itu, dengan menggunakan analisis framing, peneliti ingin meneliti proses pembentukan suatu berita dan ideologi yang mempengaruhi pembentukan berita tersebut, dimana hal ini menimbulkan pencitraan tertentu yang ditampilkan oleh media massa dalam penyajian beritanya, yang berkaitan dengan ideologi media tersebut. Hasil dari penelitian ini dalam pemberitaan Kompas, Partai Demokrat terkait pemeriksaan Anas Urbaningrum oleh KPK dicitrakan sebagai partai yang tidak bersih, dan tertutup sedangkan pada Harian Jawa Pos Partai Demokrat dicitrakan memiliki solidaritas yang tinggi dan bersifat terbuka.
HAMBATAN KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA ANTARA STAF MARKETING DENGAN PENGHUNI BERKEWARGANEGARAAN AUSTRALIA DAN KOREA SELATAN DI APARTEMEN X SURABAYA
Sanjaya, Alvin
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Penelitian ini akan membahas mengenai hambatan komunikasi antar budaya antara staf Marketing dengan penghuni berkewarganegaraan Australia dan Korea Selatan di apartemen X Surabaya. Dalam praktiknya, komunikasi antar dua budaya yang berbeda dapat menimbulkan hambatan yang dipicu karena adanya perbedaan-perbedaan karakteristik dari dua budaya tersebut. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam komunikasi antar budaya sendiri terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keefektifan komunikasi antar budaya seperti faktor fisik, budaya, persepsi, motivasi, pengalaman, emosi, bahasa, nonverbal dan faktor kompetisi misalnya, akan menyebabkan terjadinya komunikasi yang tidak efektif ketika faktor-faktor tersebut terlibat dalam sebuah proses komunikasi. Dalam penelitian ini, hambatan komunikasi antar budaya antara budaya konteks tinggi ketika dihadapkan dengan budaya konteks rendah cenderung melibatkan faktor-faktor di atas tanpa adanya faktor emosi dan nonverbal, sedangkan pada hambatan komunikasi antar budaya antara budaya konteks tinggi dengan budaya konteks tinggi melibatkan semua faktor di atas. Penelitian ini juga menemukan bahwa tidak selamanya perbedaan bahasa dan faktor nonverbal yang umumnya terjadi dalam komunikasi antara dua budaya yang berbeda menjadi faktor penyebab kegagalan dalam sebuah proses komunikasi antar budaya
RESPON PENGUNJUNG TERHADAP MEDIA BROSUR JATIM PARK 2
Stefanie, Ruth
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk melihat respon pengunjung terhadap media brosur yang digunakan oleh Jatim Park 2 sebagai media informasi, dengan menggunakan konsep AIDA (Attention-Interest-Desire-Action), dimana menurut Kotler âIdeally, the message should gain attention, hold interest, arouse desire, and elicit action (AIDA) modelâ. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan cara menyebarkan kuesioner yang menggunakan teknik Non Probability Sampling atau secara tidak acak, dimana elemen-elemen populasi tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel. Kuesioner diberikan kepada pengunjung yang pernah melihat brosur Jatim Park 2 dan pengunjung yang berusia 17-50 tahun. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa dari 100 responden Jatim Park 2, rata-rata setuju memberikan attention (perhatian) pada sisi harga dan responden melakukan action (tindakan) karena keunikan huruf brosurnya.