cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013)" : 56 Documents clear
“WRECK IT RALPH”: STUDI GENRE PADA FILM DISNEY ANIMATION STUDIOS Devita, Fransisca
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

“Wreck It Ralph” adalah sebuah film animasi produksi Disney Animation Studios yang menceritakan kehidupan dan petualangan seorang penjahat di dunia permainan bernama Ralph. Film ini adalah sebuah film yang membawa konvensi-konvensi genre yang berbeda dari film Disney sebelumnya. Peneliti melakukan analisis genre terhadap film “Wreck It Ralph” menggunakan 6 konvensi genre menurut Jane Stokes, yaitu setting, lokasi, peristiwa-peristiwa naratif, plot, karakter, dan ikonografi, untuk mengetahui genre apa yang dikonstruksikan dalam film. Genre adalah sebuah sistem penting yang dibuat oleh industri untuk menarik penonton sebanyak-banyaknya, dan memuat isu-isu sosial. Melalui analisis genre ini, peneliti menemukan bahwa “Wreck It Ralph” mengonstruksikan genre aksi, drama, dan fantasi, dengan campuran 10 genre lain. Peneliti juga menemukan adanya pergeseran konvensi dari Disney pada genre drama dan fantasi. Melalui genre drama, Disney membawa bullying sebagai tema utama, yang belakangan menjadi populer di Amerika Serikat. Dengan demikian, genre dan bullying sama-sama menjadi sebuah komoditas untuk mendatangkan keuntungan bagi industri.
WACANA MENGENAI HUMAN TRAFFICKING DALAM FILM “JAMILA DAN SANG PRESIDEN” Tanesia, Rosa Oktaviani
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Film Jamila dan Sang Presiden dibuat berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet mengenai human trafficking di Indonesia. Human trafficking adalah salah satu permasalahan yang masih belum bisa teratasi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana wacana mengenai human trafficking dalam film Jamila dan Sang Presiden. Untuk itu, digunakan metode analisis wacana kritis model Sara Mills. Penelitian ini menemukan ketidakberpihakan peran negara kepada seorang perempuan korban human trafficking yang berdampak pada aspek moral, gender, dan makin maraknya kasus human trafficking. Kontribusi penelitian ini agar perempuan harus berjuang dengan atau tanpa bantuan pihak lain untuk bisa memperbaiki kondisi yang tidak baik ini. Di mana perempuan diperlakukan tidak adil, dieksploitasi, tidak bisa memperoleh haknya, dan dimarjinalkan.
REPRESENTASI AFRO AMERIKA DALAM FILM “DJANGO UNCHAINED” Fabrina, Gabriel Evelin
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

“Django Unchained” adalah sebuah film produksi Weinstein Company dan Sony Columbia Pictures tahun 2012 yang menceritakan kehidupan dan perjalanan seorang budak bernama Django di jaman sebelum perang saudara. Film ini membawa karakteristik-karakteristik Afro Amerika dalam film. Peneliti melakukan analisis naratif terhadap film “Django Unchained” menggunakan 12 tahapan narasi menurut Christopher Vogler, untuk mengetahui bagaimana representasi  Afro-Amerika dinarasikan di dalam film. Naratif adalah rangkaian peristiwa melalui hubungan sebab-akibat yang terjadi dalam lingkup ruang dan waktu. Peneliti menemukan bahwa “Django Unchained” merepresentasikan orang Afrika-Amerika melalui karakteristik penampilan, emosional, perilaku, intelegensi, seksual, dan posisi orang Afro-Amerika dalam film. Melalui analisis narasi, peneliti menemukan adanya konstruksi karakter kulit hitam dalam kemampuan orang kulit hitam dalam mengambil keputusan, superioritas intelegensi orang Afro-Amerika, dan juga ditemukan hero kulit hitam menjadi loner hero yang mampu berjuang sendiri tanpa orang kulit putih. Melalui analisis naratif, film “Django Unchained” ini juga menampilkan orang kulit hitam dapat menunjukkan sisi keburukan moral dari orang kulit putih pada masa perbudakan di Amerika.
FORMAL POSSIBILITIES DALAM VIDEO MUSIK BOYBAND DAN GIRLBAND INDONESIA 2010 HINGGA 2012 Lola F., Ilona Meritsheba
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui formal possibilities yang ada dalam video musik boyband dan girlband Indonesia 2010 hingga 2012. Formal possibilities adalah macam-macam kemungkinan bentuk dalam video musik yang mengacu pada 2 bentuk dasar yaitu performance oriented dan conceptual oriented. Peneliti meneliti formal possibilities sebagai gambaran bagi produser dan penonton video musik tentang apa saja formal pos­­­sibilities yang telah dan yang belum ditampilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi dengan menggunakan 13 video musik boyband dan girlband Indonesia sebagai unit analisis. Peneliti menggunakan 2 indikator formal possibilities yaitu performance yang memiliki 6 sub-indikator yaitu the anti-performance, the pseudo-reflexive performance, the performance documentary, the special effect extravaganza, the song and dance number, the enhanced performance dan conceptual yang memiliki 5 sub-indikator yaitu narrative form, categorical form, argumentative form, associational form, dan abstract form. Hasil penelitian ini adalah performance yang paling banyak muncul yaitu the song and dance number dan conceptual yang paling banyak muncul yaitu narrative form. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran tren jenis performance yang ditampilkan pada video musik boyband dan girlband Indonesia. Video musik yang dulunya mementingkan penampilan musik (the enhanced performance) kini lebih mementingkan penampilan dalam menari (the song and dance number) bahkan video musik justru menghindari penampilan musik (the anti performance). Dominasi tarian dalam video musik girlband boyband Indonesia 2010-2012 ini tak lepas dari pengaruh Korean wave yang menampilkan video musik girlband boyband Korea dengan ciri khas ‘dance point’. Untuk conceptual, pada penelitian ini paling banyak menampilkan narrative form.
KONTEN MALE GENDER ROLE DALAM FILM ANIMASI WALT DISNEY Amelia, Renny
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari apa saja male gender role yang terdapat di dalam film animasi Walt Disney. Male gender role  sendiri memiliki arti sebagai sebuah script yang digunakan sebagai “pedoman” bagaimana seharusnya, seorang pria berprilaku dalam kehidupan sehari-harinya. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi dengan menggunakan 24 film animasi Walt Disney mulai tahun 1970 hingga 2012 sebagai recording unit. Peneliti menggunakan 24 male gender role yang diklasifikasikan dalam 5 kategori utama yaitu standard bearers, workers, lovers, bosses, dan rugged individuals. Hasil penelitian ini adalah male gender role yang dominan dalam film-film Disney adalah bosses, yang menunjukkan bahwa budaya patriarki pada masyarakat Amerika dan pada perusahaan Disney sendiri dapat mempengaruhi pembuatan tokoh dalam film. Selain itu, Disney juga lebih menonjolkan sosok tokoh pria yang memiliki peran baik dan meminimalkan penampilan tokoh pria dengan peran yang jahat/tidak baik. Hal ini dapat dilihat jumlah tokoh hero dan hero supporter yang lebih tinggi dibandingkan tokoh villain dan villain suporter.
EFEKTIVITAS PESAN IKLAN TELEVISI TRESEMME MENGGUNAKAN CUSTOMER RESPONSE INDEX (CRI) PADA PEREMPUAN DI SURABAYA Aiwan, Tania Yosephine
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Efektivitas pesan iklan televisi TRESemmé yang ditayangkan sejak Oktober 2012 hingga Maret 2013 dan diproduksi oleh PT Unilever Indonesia, Tbk, merupakan rumusan masalah yang peneliti angkat dalam penelitian ini. Efektivitas pesan tersebut diukur menggunakan metode pengukuran Customer Response Index (CRI), dimana respons audiens penonton iklan diukur dari berbagai tingkatan, mulai awareness, comprehend, interest, intentions, dan action. Tingkatan respons inilah yang digunakan untuk mengukur efektivitas pesan iklan TRESemmé. Pengukuran menggunakan metode ini didasarkan pada teori komunikasi pemasaran dan efektivitasnya yang digambarkan dalam teori Hierarchy-of-Effects, dan didukung oleh teori pesan iklan yang terdiri dari dimensi-dimensi isi pesan, struktur pesanm format pesan, dan struktur pesan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pesan iklan TRESemmé yang diproduksi oleh PT Unilever Indonesia Tbk, ialah efektif.
TINGKAT PENGETAHUAN KARYAWAN JW MARRIOTT HOTEL SURABAYA TERHADAP BRAND IDENTITY PERUSAHAAN Linando, Jennie
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan karyawan JW Marriott Hotel Surabaya terhadap brand identity perusahaan. JW Marriott Hotel Surabaya, sebuah brand hotel yang berasal dari Amerika Serikat ini, melihat pentingnya hubungan antara karyawan dengan brand, sehingga mengkomunikasikan brand identity perusahaan kepada karyawan melalui berbagai media dan aktivitas komunikasi menjadi hal yang substansial, guna mencapai pengetahuan karyawan terhadap brand identity perusahaan. Elemen-elemen brand identity JW Marriott Hotel Surabaya yang dikomunikasikan meliputi nama, logo, dan kisah brand. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik penskalaan Likert. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan JW Marriott Hotel Surabaya yang berjumlah 167 orang, dan dikategorikan berdasarkan lama masa kerja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan karyawan JW Marriott Hotel Surabaya terhadap brand identity perusahaan yaitu tinggi.
PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DENGAN MURID PENYANDANG AUTIS DI KURSUS PIANO SFORZANDO SURABAYA Budianto, Imanuel
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan proses komunikasi interpersonal antara guru dengan murid penyandang autis di kursus piano Sforzando Surabaya. Komunikasi secara interpersonal terjadi antara guru dan murid autis dalam proses pengajaran materi les piano. Penelitian ini melihat bagaimana guru berkomunikasi dengan murid autis yang mempunyai kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Peneliti menggunakan metode studi kasus dengan melakukan pengamatan dan wawancara dua informan untuk mengamati dan mendeskripsikan komunikasi interpersonal antara Mike (murid yang telah mengikuti les piano selama enam tahun) dan Jack (murid yang baru enam bulan mengikuti les piano) dengan guru lesnya. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa guru lebih banyak menyampaikan materi dengan cara verbal namun ketika cara tersebut tidak berhasil maka guru akan mengkomunikasikan kembali dengan verbal dan nonverbal sampai murid mengerti. Murid lebih banyak menggunakan bahasa nonverbal untuk berkomunikasi, namun dalam keadaan mendesak maka murid autis akan menggunakan bahasa verbal untuk berkomunikasi. Hambatan psikologis dan hambatan semantik merupakan hambatan yang sering muncul. Reward and punishment juga merupakan bagian dari pesan yang disampaikan secara verbal maupun nonverbal. Pesan dan saluran merupakan komponen komunikasi interpersonal yang penting dalam proses penyampaian materi dari guru kepada murid autis.  Dalam penelitian ini juga menemukan bahwa komunikasi secara interpersonal membantu untuk dapat mempengaruhi kemampuan berkomunikasi kearah yang lebih positif.
STRATEGI MANAJEMEN KONFLIK INTERPERSONAL PASANGAN SUAMI ISTRI (PASUTRI) YANG HAMIL DI LUAR NIKAH Winata, Santi Yulia
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi manajemen konflik pasangan suami istri (pasutri) yang hamil di luar nikah. Dalam penelitian ini konflik yang dialami, dikelompokkan ke dalam 5 jenis konflik yang dikemukakan oleh Verderber dan Fink (2007) yaitu, pseudoconflict atau konflik semu, fact conflict atau konflik fakta, value conflict atau konflik nilai, policy conflict atau konflik kebijakan, dan ego conflict atau konflik ego. Serta ditemukan pula konflik yang tidak termasuk ke dalam 5 jenis ini, yaitu unexpressed conflict atau konflik yang tidak diekspresikan. Unexpressed conflict ini dipengaruhi dan mempengaruhi kelima jenis konflik lainnya.Pendekatan dan jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk menjawab pertanyaan bagaimana dan mengapa strategi manajemen konflik pada pasutri hamil di luar nikah. Mereka menggunakan strategi face enhancing, talk strategies, argumentativeness yang berhasil menyelesaikan konflik. Selain itu juga menggunakan strategi win-win, win-lose, dan avoidance yang menyebabkan ketidakpuasan. Hasil penelitian menunjukkan dari banyaknya jenis konflik ini, sebagian besar diatasi dengan strategi manajemen avoidance atau penghindaran karena terdapat ketakutan terjadi perusakan hubungan dan kepedulian terhadap anak.
THE PORTRAYAL OF EAST JAVA IN PUBLIC SERVICE ANNOUNCEMENTS PRODUCED BY JTV Sjarief, Melarissa Benedicta
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

In today’s culture, the modern society is constantly bombarded with prejudicial and discriminatory images and ideas which can shape stereotype of certain context. The consistency and pervasiveness of cultural stereotypes suggest another route of transmission, namely the television. JTV has been producing Public Service Announcements (PSAs) frequently that portray the cultural daily lives of East Java. This may embed certain level of stereotype to audience minds about East Java. Therefore, the research objective is to see the portrayal of East Java in PSAs produced by JTV. With the research method of quantitative content analysis was undertaken to examine the construction of East Java by using the components of portrayal of culture in media as a gauge. The findings as overall are the components that present and consistently shown in JTV PSAs tend to depict stereotypical traits of East Java culture. The results give a strong foundation that it likely displays hegemony process by JTV through the imagery shown in its PSAs. It highlights the tendency of traditional value when associated with modernism concept. The portrayals of East Java were appropriated with the discourse of “traditional” and “modern” distinctions, which more likely show the traditional value of East Java. This study can be used as a foundation for further research about media portrayal. Also, this study contributes to media institutes as consideration for the production concept.