cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
Interaksi Kelompok Micin melalui Whatsapp dalam Menghadapi Permasalahan Anak Novi Angelica; Gatut Priyowidodo; Inri Inggrit Indrayani
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 2 (2018): VOL 6, NO 2 AUGUST 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.798 KB)

Abstract

Komunikasi kelompok di era modern ini semakin dimudahkan dengan hadirnya internet. Internet membuat komunikasi dalam kelompok kini tidak terbatas oleh jarak dan waktu. Group Micin merupakan sebuah kelompok virtual. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui interaksi para anggota melalui whatsapp dalam menghadapi permasalahan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode netnografi. Netnografi digunakan untuk menyelidiki kehidupan dunia virtual melalui internet. Hasil penelitian ini memaparkan interaksi group Micin sebagai kelompok virtual dapat menghadapi permasalahan anak. Berbagai interaksi yang membuat group Micin bisa menghadapi permasalahan anak adalah menunjukkan interaksi yang positif seperti memberi bantuan, memberi pujian, dan memperlihatkan kepuasan, serta interaksi dalam pelaksanaan tugas, seperti memberi informasi, mengulangi, menegaskan, analisis, dan memberi saran. Adanya kesamaan kepentingan dan tujuan juga membantu para anggota untuk memberikan kontribusi bagi kelompok. Interaksi ini diperlihatkan ketika topik bahasan yang ada dalam group whatsapp Micin mengarah kepada anak, baik di lingkup sekolah, maupun hal-hal di luar lingkup sekolah seperti kesehatan dan pengawasan anak.
Konstruksi Pesan Penegakan Hukum Di Indonesia Dalam Film “Java Heat” Terrence Moulida Saleh
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal E-Komunikasi
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.648 KB)

Abstract

Melalui metode analisis narasi, penelitian ini bermaksud melihat konstruksi  pesan penegakan hukum di Indonesia dalam film. Selain menarasikan penegakan hukum yang lemah di Indonesia, narator juga memunculkan atribusi-atribusi yang mengindikasikan adanya hegemoni media Hollywood. Penelitian ini menemukan perbedaan substansial antara Letnan Hashim dan Jake Travers sebagai aparat penegak hukum dari dua negara berbeda. Jake Travers digambarkan sebagai sosok Polisi Marinir AS yang heroik, sebaliknya Letnan Hashim digambarkan sebagai sosok Polisi Indonesia yang berlaku seperti pahlawan kesiangan. Narasi aparat penegak hukum dari dua negara berbeda tersebut menegaskan bahwa media Hollywood melakukan pengukuhan mitos heroisme dan penanaman ideologi bahwa aparat penegak hukum Amerika sangat hebat dan kuat.
Pengaruh Komunikasi Pemasaran Hotel Ciputra World terhadap Brand Awareness Masyarakat Surabaya Monica Yapilando
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 1 (2018): VOL 6, NO 1 FEBRUARY 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.488 KB)

Abstract

Hotel Ciputra World Surabaya telah menjalankan komunikasi pemasaran yang terdiri dari penjualan perorangan, periklanan, promosi penjualan, pemasaran sponsorship, publisitas dan komunikasi di tempat pembelian sejak hotel didirikan 2 tahun lalu. Melalui unsur-unsur komunikasi pemasaran tersebut, Hotel Ciputra World menumbuhkan adanya kesadaran merek di masyarakat Surabaya. Hal ini dilakukan karena semakin banyaknya Hotel berbintang lima lain yang didirikan di Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi pemasaran terhadap kesadaran merek masyarakat Surabaya mengenai nama atau merek Hotel Ciputra World. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatif, dengan metode survei dan analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Jumlah sampel yang ditentukan adalah sebesar 100 responden masyarakat Surabaya sesuai metode sampel selektif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran Hotel Ciputra World mempengaruhi kesadaran merek masyarakat Surabaya. Pengaruh tertinggi adalah pada dimensi penjualan personal, sedangkan pengaruh terendah adalah pada dimensi periklanan. Variabel komunikasi pemasaran (X) juga memiliki korelasi yang kuat dengan variabel kesadaran merek (Y). Hal ini dikarenakan unsur-unsur komunikasi pemasaran yang dilakukan sesuai dengan target market Hotel.
Analisis Isi Implementasi Elemen Competitive Identity pada Nation Branding “Imagine Your Korea” di Facebook The Agnes Angelita Setiadi
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 1 (2017): Vol 5, no 1 February 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.38 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi elemen competitive identity pada nation branding “Imagine Your Korea” yang dilakukan melalui media sosial Facebook. Menurut pakar nation branding, Simon Anholt, ada 6 elemen competitive identity yang seharusnya ada pada nation branding yaitu promosi pariwisata, budaya, brand yang diekspor, kebijakan, masyarakat, dan investasi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi. Hasilnya, peneliti mendapatkan data bahwa keenam elemen competitive identity terimplementasikan pada nation branding “Imagine Your Korea”, hanya saja tidak merata jumlahnya. “Imagine Your Korea” lebih menekankan pada elemen promosi pariwisata, budaya, dan masyarakat, yang memang sesuai dengan nilai-nilai yang ingin diperkenalkan sejak awal. Peneliti juga melakukan tabulasi silang antara elemen competitive identity dengan perolehan feedback, dan didapati bahwa memang lebih banyak feedback yang terdapat pada elemen promosi pariwisata, budaya, dan masyarakat. Dalam prakteknya, nation branding “Imagine Your Korea” telah melaksanakan tujuan utama public relations, yaitu menyampaikan pesan yang sesuai dengan kebutuhan publiknya dan mencapai kesepahaman.
STRATEGI KAMPANYE “BREAST CANCER AWARENESS MONTH” Alodia Libertine Chandra
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.376 KB)

Abstract

Salah satu komunitas di Indonesia yang berpusat di Surabaya adalah Reach To Recovery Surabaya (RRS). Pada bulan Oktober 2012 RRS mengadakan kampanye “Breast Cancer Awareness Month”. Tujuan dari kampanye tersebut diadakan adalah untuk meningkatkan awareness masyarakat Surabaya terutama remaja putri untuk melakukan deteksi dini atau yang biasa disebut sebagai SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh “Reach To Recovery Surabaya” (RRS) dengan menggunakan studi kasus kampanye “Breast Cancer Awareness Month”. Melalui penelitian ini dapat diketahui bagaimana kampanye digunakan oleh sebuah komunitas untuk mencapai tujuan organisasinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dan observasi.
Penggambaran Brand Identity Tri Indonesia dalam Isi Pesan Iklan TVC Tri Indonesia Sastrian Tono
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 1 (2016): FEBRUARY 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.102 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui identitas merek atau brand identity yang ingin ditunjukkan Tri Indonesia melalui isi pesan iklan televisi Tri Indonesia. Fokus penelitian ini adalah menunjukkan identitas merek apa yang ingin disampaikan Tri Indonesia kepada khalayaknya. Metode yang digunakan dalam melihat identitas merek Tri Indonesia dalam isi pesan iklan televisi adalah analisis isi kualitatif dimana peneliti menganalisa melalui 4 elemen brand identity baik secara visual maupun verbal yang disebutkan oleh narator maupun celebrity endorser dalam media televisi. Hasil dari penelitian ini adalah identitas merek atau brand identity Tri Indonesia merupakan brand inovatif dan memiliki kualitas bagus. Kualitas bagus ditunjukkan dalam jaringan yang luas, akses internet yang cepat serta brand yang mudah digunakan untuk siapapun.
REPRESENTASI STEREOTIPE PEREMPUAN DALAM FILM BRAVE Fanny Puspitasari Go
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.632 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana representasi stereotipe perempuan yang ditampilkan film Brave. Brave adalah film animasi bertema putri (Princess) terbaru yang dibuat oleh Pixar Animation Studio dan Walt Disney Pictures. Ada kritik bahwa film ini memunculkan stereotipe perempuan di balik karakter putri yang tidak feminin. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis naratif Vladimir Propp. Subjek penelitian ini adalah film Brave yang dilihat dari struktur narasinya. Sedangkan, objek penelitian yang akan dianalisis adalah representasi stereotipe perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Brave gagal mendobrak pola kerja sistem patriarki. Memang pada awalnya, narasi film Brave berusaha mematahkan stereotipe-stereotipe perempuan yang selalu ditampilkan Disney. Namun, akhir film ini justru mengukuhkannya. Penelitian ini menunjukkan bagaimana Pixar ikut mengkomodifikasi stereotipe perempuan melalui narasi film Brave dengan mengikuti standardisasi terhadap film-film putri Disney.
Motif dan Kepuasan Followers dalam Menonton Video”Yummy.idn by IDN MEDIA” di Instagram Nadya Clarissa Hadisaputro; Lady Joanne Tjahyana; Agusly Irawan Aritonang
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 2 (2018): VOL 6, NO 2 AUGUST 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.621 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui motif dan kepuasan followers pada akun Yummy.idn dalam menonton video tutorial memasak di Instagram. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teori pengembangan Uses and Gratification milik Phillip Palmgreen dengan variabel kepuasan yang dicari atau Gratification Sought (GS) dan kepuasan yang didapat atau Gratification Obtained (GO) , dengan enam indikator dalam jurnal milik Zhang Yue di antaranya adalah Hiburan dan Relaksasi, Interaksi Sosial, Suplemen, Pertemanan, Menghabiskan Waktu dan Mencari Informasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis Eksplanatif dengan Statistik Inferensial. Hasil penelitian yang didapat dari internet survei ini menunjukan bahwa followers Yummy.idn tidak mendapatkan kepuasan hampir di semua indikator dengan indikator yang paling dominan adalah Menghabiskan Waktu dan terdapat kepuasan hanya pada indikator Interaksi Sosial. Hasil secara keseluruhan dinyatakan bahwa followers Yummy.idn tidak mendapatkan kepuasan dalam menonton konten video tutorial memasak di akun Instagram Yummy.idn.
Sikap Komunitas Maspati Surabaya Mengenai Program CSR Kampung Binaan “Kampung Lawas Maspati” Pelindo III Khususnya Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan dan Pemasaran Produk Florence Dannies
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.061 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sikap komunitas Maspati mengenai CSR kampung binaan yang dilakukan oleh Pelindo 3 sebagai pembina dari akhir 2015, hingga saat ini. Pelindo 3 merupakan BUMN yang bergerak dalam jasa layanan operator terminal pelabuhan. CSR berupa kampung binaan ini merupakan CSR pertama yang dilakukan oleh Pelindo 3. Untuk mengetahui bagaimana sikap komunitas Maspati, peneliti melakukan penelitian kuantitatif deskriptif, menggunakan metode survei, dengan membagikan kuisioner kepada 100 orang yang menjadi sampel di komunitas Maspati sebagai representatif dari total 1350 jiwa. Kemudian data tersebut diolah menggunakan tabel frekuensi dari pertanyaan mengenai sikap komunitas mengenai aspek 5 pilar CSR, tabel crosstabulation / tabulasi silang antara identitas responden dengan mean sikap (kognitif, afektif, dan konatif). Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sikap. Hasil akhir dari penelitian ini adalah adanya sikap positif (kognitif sebesar 4.41, afektif sebesar 4.49, dan konatif sebesar 4.61) dari komunitas Maspati mengenai program CSR Kampung Binaan yang dilakukan oleh Pelindo 3.
Representasi Banalitas Kejahatan dalam Film “The Act of Killing” Patricia Evangeline Setiawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal E-Komunikasi
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.8 KB)

Abstract

Film “The Act of Killing” membawa gaya dan pandangan baru yang membahas persoalan tragedi 1965 dengan mengambil sudut pandang algojo 1965. Film ini menampilkan kesaksian langsung dari para pelaku pembunuhan dan penyiksaan orang-orang komunis pada 1965-1966 dengan berbagai rekonstruksi, wawancara dan juga adegan yang mengikuti kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut, rumusan masalah yang ingin dijawab dalam penelitian ini, yaitu bagaimana representasi banalitas kejahatan dalam film “The Act of Killing”. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode yang dipakai adalah semiotika khususnya kode-kode televisi John Fiske. Penelitian ini menggunakan teori milik Hannah Arendt (1963) mengenai banalitas kejahatan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa representasi banalitas kejahatan melalui penggambaran tokoh yang diangkat dalam film ini memiliki karakteristik, seperti semua kategori tidak dipikirkan, tidak mampu berpikir secara mandiri, kepatuhan pada otoritas dan memercayai kejahatan sebagai tindakan kepahlawanan. Gambaran karakteristik ini menonjol pada sosok algojo 1965, yaitu Anwar Congo dan Adi Zulkadry serta tokoh lainnya melalui kode tingkah laku dalam level realitas, kode dialog dan aksi dalam level representasi dan film ini membawa ideologi di mana sebuah kekuasaan bersandar pada performance para pelaku kejahatan yang memanfaatkan logika impunitas total.   

Page 61 of 134 | Total Record : 1336