cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
Tingkat Brand Awareness Masyarakat Surabaya terhadap Store Location Estee Lauder Vanessa Michelle Santoso; Felicia Goenawan; Vita Monica
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 2 (2018): VOL 6, NO 2 AUGUST 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.422 KB)

Abstract

Estee Lauder merupakan salah satu ikon kosmetik dunia yang baru saja membuka store pertamanya di Galaxy Mall Surabaya. Sebagai store baru yang buka pada tanggal 1 Februari 2018 dan pertama di Indonesia, peneliti tertarik untuk meneliti tingkat Brand Awareness. Kesadaran merek (brand awareness) artinya kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali atau mengingat kembali bahwa suatu merek merupakan bagian dari kategori produk tertentu. Estee Lauder telah mengkomunikasikan mengenai store location-nya yang meliputi ketiga Brand Elements yang terdiri dari Brand Name, Logo & Symbol, dan Packaging. Brand Awareness merupakan aset yang tahan lama dan berkelanjutan, maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat Brand Awareness masyarakat Surabaya terhadap store location Estee Lauder yang diukur dari kesadaran masyarakat terhadap ketiga Brand Elements. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survey. Peneliti membagikan kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengunjung Galaxy Mall Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Brand Awareness masyarakat Surabaya terhadap store location ada pada tingkat tertinggi, yaitu Top of Mind.
Evaluasi Special events Satu Hati “Symphony untuk Indonesia” 2016 oleh Pakuwon Golf & Family Club, Sheraton Hotel & Towers, dan Four Points Hotel Surabaya Astrid Christabella Sutanto
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.164 KB)

Abstract

Special events adalah sebuah acara yang diselenggarakan yang berbeda dengan perayaan- perayaan lainnya. Satu Hati adalah event tahunan yang diselenggarakan dan di tahun 2016 diadakan dengan tajuk Symphony untuk Indonesia. Sudah 9 tahun diselenggarakan, event ini belum dikenal oleh masyarakat Surabaya dan objektif yang ditentukan di tahun 2016 tidak tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi special events Symphony untuk Indonesia 2016. Dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus, dan dengan teknik wawancara. Adapun dari penelitian evaluasi ini, tidak dilakukan riset dan identifikasi masalah dalam menentukan konsep, sasaran, dan tujuan acara. Kedua, tidak dilakukan tahap design yakni brainstorming dan mind mapping ide-ide dalam menentukan konsep acara. Ketiga adalah kendala koordinasi antara GM, PR dan Event departemen menyebabkan perbedaan pandangan terhadap sasaran acara. GM sebagai koalisi dominan sementara PR hanya sebagai teknisi komunikasi, tidak terlibat dalam pengambilan keputusan. Keempat, tidak tercapainya tujuan acara karena konsep yang diusung tidak sesuai dengan objektif acara. Dan yang kelima adalah evaluasi yang dilakukan hanya evaluasi internal, tidak melakukan evaluasi eksternal sebagai masukan untuk perbaikan di acara yang akan datang, serta tidak memiliki tolak ukur objektif dengan jelas. Selain itu hasil evaluasi secara keseluruhan dari event Satu Hati Symphony untuk Indonesia 2016 ini adalah publikasi event yang tidak tersebar merata di seluruh wilayah Surabaya dan penjualan tiket yang kurang maksimal hanya terbatas pada kerabat pelaksana acara. Hal ini yang membuat event ini kurang dikenal oleh masyarakat Surabaya.
Relationship Maintenance Strategies Pemimpin Partai Politik Peserta Pemilihan Umum 2014 Melalui Website Marcella Stephanie
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal E-Komunikasi
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.971 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui relationship maintenance strategies pemimpin partai politik peserta pemilihan umum 2014 dengan publiknya melalui website. Hubungan merupakan tujuan utama dari praktik public relations politik dan di era digital saat ini, pemimpin partai politik menggunakan website sebagai salah satu media untuk menjalin hubungan dengan publiknya. Pemimpin partai politik menerapkan strategi-strategi dalam membangun dan memelihara hubungan melalui website. Metode penelitian yang digunakan ialah metode analisis isi dengan pendekatan kuantitatif untuk melihat relationship maintenance strategies dalam artikel dan fitur website. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi assurances merupakan strategi yang paling sering digunakan, sedangkan strategi sharing of tasks merupakan strategi yang paling jarang digunakan oleh pemimpin partai politik. 
Self Presentation Model Androgini dalam Lingkungan Pertemanan Alvernas Aningpasca
Jurnal e-Komunikasi Vol 3, No 2 (2015): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.276 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana self presentation model Androgini di dalam Lingkungan Pertemanan. Berada dalam bayangan stereotype transgender yang melekat pada dirinya, sebagai seorang model androgini bukan hal yang mudah untuk seseorang dapat merasa dirinya diterima dalam kelompok sosial. Penelitian ini menggunakan teori self presentation oleh Jones& Pittman. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan penelitian deskriptif, serta menggunakan metode penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model androgini melakukan presentasi diri ketika berada dalam lingkungan pertemanan yaitu dengan percaya diri dengan status ambi gender, pribadi yang positif, dan berada dalam lingkungan yang eksklusif. Presentasi diri yang dilakukan sebagai bentuk motivasi untuk dapat diterima dan disukai dalam lingkungan pertemanannya.
HAMBATAN KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA ANTARA STAF MARKETING DENGAN PENGHUNI BERKEWARGANEGARAAN AUSTRALIA DAN KOREA SELATAN DI APARTEMEN X SURABAYA Alvin Sanjaya
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.991 KB)

Abstract

Penelitian ini akan membahas mengenai hambatan komunikasi antar budaya antara staf Marketing dengan penghuni berkewarganegaraan Australia dan Korea Selatan di apartemen X Surabaya. Dalam praktiknya, komunikasi antar dua budaya yang berbeda dapat menimbulkan hambatan yang dipicu karena adanya perbedaan-perbedaan karakteristik dari dua budaya tersebut. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam komunikasi antar budaya sendiri terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keefektifan komunikasi antar budaya seperti faktor fisik, budaya, persepsi, motivasi, pengalaman, emosi, bahasa, nonverbal dan faktor kompetisi misalnya, akan menyebabkan terjadinya komunikasi yang tidak efektif ketika faktor-faktor tersebut terlibat dalam sebuah proses komunikasi. Dalam penelitian ini, hambatan komunikasi antar budaya antara budaya konteks tinggi ketika dihadapkan dengan budaya konteks rendah cenderung melibatkan faktor-faktor di atas tanpa adanya faktor emosi dan nonverbal, sedangkan pada hambatan komunikasi antar budaya antara budaya konteks tinggi dengan budaya konteks tinggi melibatkan semua faktor di atas. Penelitian ini juga menemukan bahwa tidak selamanya perbedaan bahasa dan faktor nonverbal yang umumnya terjadi dalam komunikasi antara dua budaya yang berbeda menjadi faktor penyebab kegagalan dalam sebuah proses komunikasi antar budaya
Iklim Komunikasi Organisasi PT. Radio Fiskaria Jaya Suara Surabaya Dimas Bagus Nugroho
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.728 KB)

Abstract

Iklim komunikasi organisasi sangatlah berpengaruh dalam kehidupan sebuah organisasi, dibutuhkan iklim komunikasi organisasi yang dapat menghubungkan, mengatur dan membina organisasi tersebut, yang di dalamnya menyangkut struktur, fungsi organisasi dan hubungan antara anggota organisasi. Komunikasi organisasi didukung oleh beberapa halantara lain, kepercayaan, pembuatan keputusan bersama, kejujuran, keterbukaan komunikasi, mendengarkan dalam komunikasi ke atas dan perhatian pada tujuan – tujuan berkinerja tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui iklim komunikasi organisasi di PT. Radio Fiskaria Jaya Suara Surabaya.Dalam melakukan penelitian ini,  peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitaif, dan menggunakan metode survei, teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah dengan kuesioner yang disebar ke seluruh karyawan PT. Fiskaria Jaya Suara Surabaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa Iklim Komunikasi Organisasi PT. Radio Fiskaria Jaya Suara Surabaya adalah tinggi.
KEPUASAN MASYARAKAT SURABAYA DALAM MENONTON PROGRAM VARIETY SHOW DAHSYAT DI RCTI Yuwono, Eric
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.74 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kepuasan masyarakat Surabaya dalam menonton program “dahSyat” di RCTI. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teori Uses and Gratification dengan variabel Gratification Sought (GS) dan Gratification Obtained (GO) yang memiliki indikator disesuaikan dengan konten program “dahSyat” yaitu untuk musik, masak, games, dan reality. Setelah melalui two shots data collect, dilakukan penggolongan menjadi indikator Informasi / Keingintahuan, Pelarian, Kegunaan Sosial, Identifikasi Sosial, dan Hiburan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis eksplanatif dengan statistik inferensial serta uji crosstab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Surabaya mendapatkan kepuasan dalam semua indikator dengan indikator yang dominan adalah Hiburan, dan terjadi kepuasan yang tidak diharapkan sebelumnya di indikator Informasi/ Keingintahuan. Hasil secara umum dinyatakan bahwa masyarakat Surabaya mendapatkan kepuasan dalam menonton program “dahSyat” di RCTI.
Tingkat Pengetahuan Karyawan Mengenai Corporate Identity YELLO Hotel Jemursari Prilly Priskila
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 1 (2018): VOL 6, NO 1 FEBRUARY 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.27 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan karyawan mengenai corporate identity YELLO Hotel Jemursari. Dalam kesehariannya bekerja diketahui terdapat beberapa karyawan yang tidak mengetahui benar mengenai corporate identity YELLO Hotel Jemursari. Padahal pengetahuan karyawan akan corporate identity tempatnya bekerja merupakan hal yang penting sebab pada akhirnya akan memengaruhi persepsi eksternal stakeholder terhadap perusahaan. Indikator dari corporate identity yang diteliti menggunakan teori yang dikemukakan oleh Van Riel & Fombrun meliputi komunikasi, perilaku dan simbol (lambang). Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik penskalaan Likert. Teknik pengambilan sampel menggunakan penarikan total sampling kepada 41 orang karyawan YELLO Hotel Jemursari sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan karyawan mengenai corporate identity YELLO Hotel Jemursari adalah tinggi dengan persentase sebesar 97,6%.
Online Social Network Dependency Pada Digital Immigrant Pengguna Path Di Jakarta Vini Tanring
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal E-Komunikasi
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.649 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Online Social Network (OSN) Dependency pada Digital Immigrant pengguna Path di Jakarta. Indikator yang digunakan untuk mengukur OSN Dependency yaitu Generalized Problematic Internet Use Scale (GPIUS), terdiri dari mood alternation, social benefit, negative outcome, compulsivity, excessive time, withdrawal, dan interpersonal control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSN Dependency pada Digital Immigrant pengguna Path  merupakan hal yang tidak disadari bahkan cenderung disangkal karena jawaban dari responden yang tidak konsisten. Hal ini terlihat dari nilai dependency yang mendekati skor ketergantungan, dan interpersonal control yang merupakan indikator dengan nilai skor paling tinggi dan dibuktikan melalui cognitive-behavioral dan intrapersonal level and social components. Cognitve-behavioral berbentuk seperti iceberg, yang membuktikan bahwa ketergantungan yang tampak terdapat pada behavior dan interpersonal control tergolong dalam behavior. Sedangkan komponen intrapersonal level and social components menunjukkan cepatnya ketergantungan karena kecenderungan dari indikator interpersonal control ke arah social components yang tinggi.
Evaluasi Special Event Temu Pelanggan di PT. Jasa Marga (Persero),Tbk Cabang Surabaya-Gempol Septiani Virganantie
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.661 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui evaluasi special event Temu Pelanggan di PT. Jasa Marga (Persero), Tbk Cabang Surabaya-Gempol. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah fenomenologi. Hasil dari penelitian ini adalah melihat dan menganalisis evaluasi dari empat aspek yaitu aspek manajemen, aspek organisasi, aspek komunikasi, dan aspek umpan balik.

Page 71 of 134 | Total Record : 1336