cover
Contact Name
rustan amarullah
Contact Email
rustanamarullah8@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
borneo.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. H. M. Ardans 2 No. 36 (Ring Road III). Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Borneo Administrator: Media Pengembangan Paradigma dan Inovasi Sistem Administrasi Negara
ISSN : 18580300     EISSN : 24076767     DOI : https://doi.org/10.24258/jba
Core Subject : Social,
Jurnal Borneo Administrator is a journal that dedicated to publishing and disseminating the results of research and development in public administration area. The scope of this journal covers experimental and analytical research in public administration areas. The topics include public policy, public management, bureaucracy, public service, civil servant, public service innovation, local autonomy, and related fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 3 (2011)" : 6 Documents clear
PEMBANGUNAN MANUSIA UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT KALIMANTAN TIMUR BERKUALITAS Surip to
Jurnal Borneo Administrator Vol 7 No 3 (2011)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1372.405 KB) | DOI: 10.24258/jba.v7i3.76

Abstract

East Kalimantan is one of the provinces in Indonesia with the best Human Development Index. This is indicated by achieving fifth rank nationally for the last four years. It is certainly very interesting to find out various things in human development in East Kalimantan by the achievement it has. This study aims to measure the level of efficiency and quality of human development in East Kalimantan. The evaluation method used in this study is literature study. The evaluation uses two approaches namely the evaluation of the series and evaluation of given years. The tools used in data analyzing is Data Envelopment Analysis (DEA) DEA-Solver model LV3.0/CCR (CCR-O) / (CCR-I) and DEA- Solver LV3.0 / Window (Window-OC). The result of the analysis from both models shows that human development has been streamlined.Keywords: East Kalimantan, Education, Health, Economy, GDP, Evaluation.Kalimantan Timur  (Kaltim) merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan Index Pembangunan Manusia terbaik.  Hal tersebut ditunjukan dengan peringkat  5 nasional selama 4 tahun terakhir. Dengan prestasi tersebut tentunya sangat menarik untuk mengetahui berbagai hal dalam pembangunan manusia di Kaltim. Study ini bertujuan mengukur tingkat efisiensi dan kualitas pembangunanan manusia Kaltim. Selanjuntya, metode yang digunakan adalah evaluasi dengan study kepustakaan. Dalam melakukan evaluasi menggunakan dua pendekatan yakni evaluasi tahun seri dan evaluasi tahun tertentu. Alat bantu analisis yang digunakan  Data Envelopment Analysis (DEA) dengan model  DEA- Solver LV3.0/CCR (CCR-O)/(CCR-I) dan DEA-Solver LV3.0/ Window(Window-O-C). Hasil analisis kedua model tersebut menunjukan pembangunan manusia telah efisien. Kata Kunci : Kaltim, Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, PDRB, Evaluasi.
KERJASAMA ANTARDAERAH UNTUK MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN PELAYANAN PUBLIK DI KAWASAN PERBATASAN Andi Wahyudi & Maria AP. Sari
Jurnal Borneo Administrator Vol 7 No 3 (2011)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.702 KB) | DOI: 10.24258/jba.v7i3.77

Abstract

This study is aimed to identify regional cooperation models which are implemented by district governments within the framework of regional development, to conduct public service in the border zone, and to evaluate the effectivity of regional cooperation in achieving its goals. This study combines two research methods, i.e. descriptive analysis method with qualitative approach, and evaluation method with formal evaluation approach. Data are collected by conducting Focus Group Discussion (FGD) and supported by secondary data. Results of this study are: (1) implementation of regional cooperation among district governments in East Java and Central Java border zone is applied into regional cooperation boards (BKAD); (2) mutual interest to develop and togetherness in solving problems are basic reasons to make a regional cooperation agreement; (3) regional cooperation effectivity of the border zone is still low, due to sinergity and sincronising problems in development planning among district governments, so they affect cooperation implementation when it comes to technical operational aspects in the sectoral level.Keywords: regional cooperation, public service, regional development, border zone.Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi model kerjasama yang diterapkan oleh kabupaten dalam rangka pembangunan daerah dan pelayanan publik di kawasan perbatasan serta mengevaluasi sejauh mana efektivitas kerjasama itu dibandingkan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Studi ini menggunakan perpaduan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan metode evaluasi dengan pendekatan evaluasi formal. Data dikumpulkan melalui FGD dan data- data sekunder. Hasil studi ini menyimpulkan bahwa (1) praktek kerjasama antardaerah di kawasan perbatasan Jatim dan Jateng diwujudkan dengan membentuk Badan Kerjasama Antar Daerah (BKAD); (2) kepentingan untuk maju bersama dan menyelesaikan masalah secara bersama antardaerah merupakan alasan mendasar terwujudnya kerjasama antardaerah; (3) efektivitas kerjasama tersebut masih rendah, hal ini karena masih adanya kendala sinergitas dan sinkronisasi perencanaan antardaerah sehingga berpengaruh dalam pelaksanaan kerjasama antardaerah ketika sudah menyentuh level teknis operasional di masing-masing sektor. Kata kunci: kerjasama antar daerah, pelayanan publik, pembangunan daerah, kawasan perbatasan.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH OGAN KOMERING ILIR (OKI) NOMOR 9 TAHUN 2008 TERHADAP PENGELOLAAN PERAIRAN UMUM DARATAN Radityo Pramoda
Jurnal Borneo Administrator Vol 7 No 3 (2011)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.893 KB) | DOI: 10.24258/jba.v7i3.78

Abstract

This research aims to review the implementation of the new provisions of Local Regulation No. 9/2008, about the Management of Lebak, Lebung, and Rivers in Ogan Komering Ilir, which has become the autonomous village, and knowing how it works. Analysis of the research was conducted by using descriptive exploratory method, through qualitative approach, supported by primary and secondary data. The results show, that policy transformation of the management of inland waters by enactment of Local Regulation No. 9/2008, has provided greater access to the community to utilize the fish resources; the authority of the village to arrange lebak, lebung, and river is becoming much wider; the less optimal implementation of Local Regulation No. 9/2008, is caused by the apparatus and community who are not ready yet to adopt the value change and new norms. Keywords: implementation of local regulation, management, inland water.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi ketentuan baru Perda OKI No. 9/2008, tentang Pengelolaan Lebak, Lebung, dan Sungai dalam Kabupaten Ogan Komering Ilir, yang menjadi otonomi desa serta mengetahui pelaksanaannya. Analisa penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif, melalui pendekatan kualitatif, yang didukung data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa transformasi kebijakan pengelolaan perairan umum daratan dengan berlakunya Perda OKI No. 9/2008, memberikan akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya ikan; kewenangan yang dimiliki desa menjadi lebih luas dalam mengatur lebak, lebung, dan sungai; kurang optimalnya implementasi Perda OKI No. 9/2008, dikarenakan aparatur dan masyarakat Desa Berkat belum siap mengadopsi perubahan nilai serta norma baru.Kata kunci: implementasi Perda, pengelolaan, perairan umum daratan.
INTEGRASI SISTEM PERENCANAAN, PENGANGGARAN DAN MANAJEMEN KINERJA: SEBUAH BEST PRACTICE DI BANK INDONESIA Mariman Darto
Jurnal Borneo Administrator Vol 7 No 3 (2011)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2066.55 KB) | DOI: 10.24258/jba.v7i3.79

Abstract

Since 1999, efforts to change to the application of performance management systems are integrated with planning and budgeting systems in Bank Indonesia continues to be done. This effort is taken to maintain the continuity and sustainability of the achievement of organizational goals and the achievement of optimal high-performance organization. Systems Planning, Budget and Performance Management (SPAMK) based on the Balanced Scorecard (BSC) initially encountered many obstacles. Generally, the constraints are not on the technical aspects, but rather on non-technical aspects such as culture and behavior. The key to successful integration of planning and budgeting systems with performance management at Bank Indonesia lies in the changing work culture and mindset. Nevertheless, changes in work processes through integration with information technology (information technology) are also important. By using a search technique a variety of documents / literature (documentary research) and through several stages of workshops held both in the Bank Indonesia and the LAN as well as in other institutions, this study managed to dig up important information related to the possible application in government institution. The main purpose of this paper is to find out how the integration of planning, budgeting and performance management at Bank Indonesia. In addition, to find out how the impact caused by the application of these SPAMK and possible application in the government environment.Keywords: Strategic Planning, Budgeting, Performance Management, Balanced Scorecard, Key Performance IndicatorsSejak 1999, upaya perubahan terhadap penerapan sistem manajemen kinerja yang terintegrasi dengan sistem perencanaan dan penganggaran di Bank Indonesia terus dilakukan. Upaya ini ditempuh untuk menjaga kontinuitasStrategis dan keberlanjutan pencapaian tujuan organisasi secara optimal dan pencapaian kinerja organisasi yang tinggi. Sistem Perencanaan, Anggaran, dan Manajemen Kinerja (SPAMK) yang berbasis Balanced Scorecard (BSC) pada awalnya menemui banyak kendala. Umumnya, kendala tersebut bukan pada aspek teknis, namun lebih pada non teknis seperti aspek budaya dan perilaku. Kunci sukses integrasi sistem perencanaan dan penganggaran dengan manajemen kinerja di Bank Indonesia terletak pada perubahan budaya kerja dan pola pikir. Meskipun demikian, perubahan pada proses kerja melalui integrasi dengan teknologi informasi (information technology) juga penting. Dengan menggunakan teknik penelusuran berbagai dokumen/literatur (documentary research) dan melalui beberapa tahap workshop yang diselenggarakan baik di Bank Indonesia dan LAN maupun di instansi lain, kajian ini berhasil menggali informasi penting terkait dengan kemungkinan penerapannya di intansi pemerintah. Tujuan utama dari penulisan ini adalah mengetahui bagaimana integrasi sistem perencanaan, penganggaran dan manajemen kinerja di Bank Indonesia. Selain itu juga untuk mengetahui bagaimana dampak yang ditimbulkan akibat penerapan SPAMK tersebut dan kemungkinan  penerapannya di lingkungan pemerintah.    Kata kunci : Perencanaan , Penganggaran, Manajemen Kinerja, Balanced Scorecard, Indikator Kinerja Utama
KARAKTERISTIK UNIVERSAL PELAYANAN PUBLIK: SEBUAH TINJAUAN TEORITIK Alam syah
Jurnal Borneo Administrator Vol 7 No 3 (2011)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.031 KB) | DOI: 10.24258/jba.v7i3.80

Abstract

Nowdays, theoretichal debates on public services have been dominated by the changing ideas from New Public Management to governance, from market-oriented public services to citizen-oriented public service. It will be a never ending process because country and market life in mutualism symbiosis. They need each other. Starting from theoritical ideas and public service praxis in several countries, this paper construct a concept of universal characteristics of public services, which is, public service should be serve public value and public interest, they are not value free, they must be partipatory and empowering, fast, flexible, and friendly, economically, social and ecological justice oriented, accountable, resposive, transparent, acting based on ethical norms and laws. Although public service has universal characteristics but contextual and situational factor still influence praxis of public service in many countries.Keywords: government, public service, public interest.Hari ini, perdebatan teoritik tentang pelayanan publik didominasi pergeseran New Public Management ke governance, dari pelayanan publik berorientasi pasar ke warga negara. Perdebatan ini tidak akan pernah selesai karena negara dan pasar sesungguhnya saling membutuhkan. Bertolak dari pemikiran teoritik dan praxis pelayanan publik di beberapa negara, makalah ini mengkonstruksi konsep karakteristik universal pelayanan publik (pelayanan publik berorientasi kepentingan dan nilai-nilai publik, para pelayan publik tidak boleh bebas nilai, pelayanan publik harus partisipatif dan memberdayakan, fast, flexible, dan friendly, ekonomis, berkeadilan sosial dan ekologis, akuntabel, responsif dan transparan, tindakan para pelayan publik mempertimbangkan etika tertentu, sistem dan proses pelayanan publik dibangun atas dasar aturan, hukum, dan kesepakatan tertentu). Meskipun bersifat universal, tetapi faktor-faktor kontekstual dan situasional tetap mempengaruhi wajah pelayanan publik di setiap negara. Makalah diakhiri dengan implikasi teoritis bagi pemikiran dan praxis pelayanan publik di Indonesia.Kata kunci: pemerintah, pelayanan publik, kepentingan publik.
Asa Baru Reformasi Birokrasi Gelombang Kedua Mariman Darto
Jurnal Borneo Administrator Vol 7 No 3 (2011)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.196 KB) | DOI: 10.24258/jba.v7i3.135

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2011 2011


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): Agustus 2025 Vol. 21 No. 1 (2025): April 2025 Vol. 20 No. 3 (2024): December 2024 Vol. 20 No. 2 (2024): August 2024 Vol. 20 No. 1 (2024): April 2024 Vol 19 No 3 (2023): December 2023 Vol 19 No 2 (2023): August 2023 Vol 19 No 1 (2023): April 2023 Vol 18 No 3 (2022): December 2022 Vol 18 No 2 (2022): August, 2022 Vol 18 No 1 (2022): April 2022 Vol 17 No 3 (2021): December 2021 Vol 17 No 2 (2021): August, 2021 Vol 17 No 1 (2021): April 2021 Vol 16 No 3 (2020): Desember 2020 Vol 16 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 16 No 1 (2020): April 2020 Vol 15 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 15 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 15 No 1 (2019): April 2019 Vol 14 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 14 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 14 No 1 (2018): April 2018 Vol 13 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 13 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 13 No 1 (2017): April 2017 Vol 12 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 12 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 12 No 1 (2016): April 2016 Vol 11 No 3 (2015): Desember 2015 Vol 11 No 2 (2015): Agustus 2015 Vol 11 No 1 (2015): April 2015 Vol 10 No 3 (2014): Desember 2014 Vol 10 No 2 (2014): Agustus 2014 Vol 10 No 1 (2014): April 2014 Vol 9 No 3 (2013) Vol 9 No 2 (2013) Vol 9 No 1 (2013) Vol 8 No 3 (2012) Vol 8 No 2 (2012) Vol 8 No 1 (2012) Vol 7 No 3 (2011) Vol 7 No 2 (2011) Vol 7 No 1 (2011) Vol 6 No 3 (2010) Vol 6 No 2 (2010) Vol 6 No 1 (2010) Vol 5 No 3 (2009) Vol 5 No 2 (2009) Vol 5 No 1 (2009) Vol 4 No 3 (2008) Vol 4 No 2 (2008) Vol 4 No 1 (2008) Vol 3 No 3 (2007) Vol 3 No 2 (2007) Vol 3 No 1 (2007) Vol 2 No 3 (2006) Vol 2 No 2 (2006) Vol 2 No 1 (2006) Vol 1 No 3 (2005) Vol 1 No 2 (2005) Vol 1 No 1 (2005) More Issue