cover
Contact Name
rustan amarullah
Contact Email
rustanamarullah8@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
borneo.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. H. M. Ardans 2 No. 36 (Ring Road III). Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Borneo Administrator: Media Pengembangan Paradigma dan Inovasi Sistem Administrasi Negara
ISSN : 18580300     EISSN : 24076767     DOI : https://doi.org/10.24258/jba
Core Subject : Social,
Jurnal Borneo Administrator is a journal that dedicated to publishing and disseminating the results of research and development in public administration area. The scope of this journal covers experimental and analytical research in public administration areas. The topics include public policy, public management, bureaucracy, public service, civil servant, public service innovation, local autonomy, and related fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2013)" : 6 Documents clear
MENGIDENTIFIKASI NILAI KEMANFAATAN PRODUK LITBANG PADA INSTANSI PEMERINTAH (IDENTIFY BENEFIT VALUE OF RESEARCH PRODUCT IN PUBLIC SECTOR) Agus Wahyuadianto & Shafiera Amalia
Jurnal Borneo Administrator Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.905 KB) | DOI: 10.24258/jba.v9i1.96

Abstract

Outcome-based performance management in public sector is being popularized today by SBY cabinet. This was caused by the failure of the process and input based management approach, which could not guarantee high quality service. This study was conducted to measure the output of the two research and development units in PKP2A I LAN (hereinafter referred to as PKP2A I LAN Research Unit) in the form of research reports, local-government advocacy, scientific journals, and seminars. This study is focused on the research products between 2006 and 2010, whereas population for this research was local government apparatus. A set of questionnaires and key informants interview were used to collect data. The data was analyzed by quantitative approach with descriptive statistical techniques and qualitative approach with interactive data analysis models. Result of the research indicated that respondents were aware of PKP2A I LAN Research Unit existence. However, they did not understand its roles and services. They merely utilized research reports and advocacy output to support their main duty and function, such as design and formulation of policy studies, whilst output from seminars are utilized to enhance individual capacity, not organization. Consequently, PKP2A I LAN Reseach Unit ought to improve their publication and streghten their networking that quality of their products is acknowledged and trusted.Keywords: outcome measurement, performance management, PKP2A I LAN Research Unit.Manajemen kinerja berbasis outcome sedang dipopulerkan di sektor publik dewasa ini oleh Kabinet SBY. Kondisi ini merupakan reaksi dari gagalnya pendekatan manajemen berbasis proses dan input, yang tidak menjamin terselenggaranya pelayanan berkualitas tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur pencapaian outcome dari unit kerja pelaksana fungsi penelitian dan pengembangan di PKP2A I LAN (selanjutnya disebut Unit Litbang), yang dilaksanakan oleh Bidang Kajian Kinerja Kelembagaan dan Sumber Daya Aparatur (KKKSDA) dan Bidang Kajian Manajemen Kebijakan, Pelayanan, dan Otomasi Administrasi (KMKPOA), yakni yang berbentuk laporan kajian, kegiatan advokasi pemerintah daerah, jurnal ilmiah, dan seminar. Produk yang diukur adalah output program kerja tahun 2006 s.d. 2010, sedangkan populasinya adalah aparatur di tingkat pemerintahan daerah. Instrumen penelitiannya adalah kuesioner dan panduan wawancara yang dianalisa melalui pendekatan kuantitatif dengan teknik statistik deskriptif dan pendekatan kualitatif dengan model analisis data interaktif. Hasilnya cukup mengejutkan. Responden ternyata sudah mengetahui keberadaan Unit Litbang PKP2A I LAN, tetapi tidak memahami peran dan bentuk pelayanannya. Hasil kajian dan advokasi digunakan untuk kepentingan pelaksanaan tupoksi, seperti pembuatan telaahan dan penyusunan kajian kebijakan. Sedangkan seminar, hanya digunakan untuk peningkatan kapasitas individu, bukan organisasi. Solusinya, Unit Litbang PKP2A I LAN perlu meningkatkan publikasi produk dan memperkuat jejaring kerja sehingga lebih dikenal dan dipercaya kualitasnya.Kata kunci: pengukuran outcome, manajemen kinerja, Unit Litbang PKP2A I LAN.
KEBIJAKAN PENETAPAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) BITUNG SEBAGAI KAWASAN INTI MINAPOLITAN (A POLICY ANALYSIS OF THE DETERMINATION OF BITUNG OCEAN FISHING PORT AS MINAPOLITAN CORE REGION IN BITUNG CITY) Radityo Pramoda, Armen Zulham, dan Yesi Dewita Sari
Jurnal Borneo Administrator Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.824 KB) | DOI: 10.24258/jba.v9i1.97

Abstract

This study aims to identify whether Ministry of Marine Affairs and Fisheries policy is in accordance with the determination of Bitung Ocean Fishing Port as Minapolitan core region in Bitung City. Analysis of the research was carried out by utilizing descriptive case study and survey methods. Primary and secondary data were collected through interviews, mail survey (closed questions), field observations, and literature study. Results of the research indicate that: 1) aspects of development pillars in Bitung Ocean Fishing Port have been able to support the development of Bitung City to become Minapolitan area 2) impact of Minapolitan policy can create local industrial throughout Bitung Ocean Fishing Port, 3) determination of Bitung Ocean Fishing Port as Minapolitan core region of Ocean Fishery Port Minapolitan Bitung comes to be a strategic policy of Ministry of Marine Affairs and Fisheries.Keywords: Policy, Bitung Ocean Fishing Port, Core Region, Minapolitan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah kebijakan pemerintah (Kementerian Kelautan dan Perikanan) sudah sesuai dengan menetapkan Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung menjadi kawasan inti Minapolitan Kota Bitung. Analisa penelitian dilakukan dengan menggunakan  pendekatan studi kasus dan metode survey, serta dipaparkan secara deskriptif. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui wawancara, mail survey (daftar pertanyaan tertutup), observasi lapangan, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukan: 1) aspek pilar pembangunan pada kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung telah mendukung pengembangan Kota Bitung sebagai wilayah Minapolitan; 2) dampak kebijakan Minapolitan dapat menciptakan kegiatan perekonomian lokal yang berbasis industri pada kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung; 3) penetapan Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung sebagai kawasan inti Minapolitan merupakan kebijakan strategis pemerintah (Kementerian Kelautan dan Perikanan) yang tepat. Kata kunci: Kebijakan, PPS Bitung, Kawasan inti, Minapolitan
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT SPESIFIK LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN: IMPLEMENTASI MODEL ACSI (THE COMMUNITY SATISFACTION INDEX ON SPECIFICLY RESEARCH AND DEVELOPMENT: IMPLEMENTATION OF ACSI MODEL) Budi Triyono dan Prakoso Bhairawa Putera
Jurnal Borneo Administrator Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.249 KB) | DOI: 10.24258/jba.v9i1.98

Abstract

Law number 25 year 2009 concerning Public Service highlights one important thing about Community Satisfaction Index (CSI). CSI becomes an important aspect to see the extent to which Unit of Organization is able to provide excellent service. CSI measurement is generally refer to the Ministry of Administrative Reform Decision Number KEP/25/M.PAN/2/2004 concerning General Guidelines to Measure Community Satisfaction Index. However, the measurement is felt less suitable for research institute organizations and development (R & D). Institute for R & D organization has specific characteristics that require measurement-oriented SMEs such specificity. This paper provides a concept of development of SMEs is more suitable measurement implemented for R & D institutions in Indonesia. The concept is oriented towards the development of measurement products and services R & D, product and service performance of R & D services, the performance of the delivery staff, accessibility, communication, satisfaction with services R & D products and services, the impact of satisfaction, and improved services.Keywords: SMEs, Public Service, Institute for Research and Development, ReformsUndang-undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik menggaris bawahi salah satu hal penting mengenai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Keberdaan IKM menjadi penting untuk melihat sejauh mana unit organisasi mampu memberikan pelayanan prima. Pengukuran IKM yang umumnya digunakan merujuk pada KEP/25/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat. Pengukuran tersebut dirasakan kurang cocok digunakan untuk lembaga organisasi penelitian dan pengembangan (litbang). Lembaga Organisasi litbang memiliki karakteristik khusus sehingga membutuhkan pengukuran IKM yang berorientasi pada kekhususan tersebut. Makalah ini memberikan konsep pengembangan pengukuran IKM yang lebih cocok diimplementasikan bagi lembaga litbang di Indonesia. Konsep pengembangan pengukuran ini berorientasi pada penggunaan produk dan jasa litbang, kinerja layanan produk dan jasa litbang, kinerja staf penyelenggaran, aksesibilitas, komunikasi, kepuasan terhadap layanan produk dan jasa litbang, dampak kepuasan, dan perbaikan layanan.Kata kunci: IKM, Pelayanan Publik, Lembaga Litbang, Reformasi
PENGUJIAN PENERAPAN E-LAKIP DI DAERAH TERPILIH (E-LAKIP APPLICATION TESTING IN SELECTED REGION ) Witra Apdhi Yohanitas
Jurnal Borneo Administrator Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.655 KB) | DOI: 10.24258/jba.v9i1.99

Abstract

The testing of e-LAKIP application aims to find the problems that often arise and to provide initial solutions to solve problems that arise during the implementation of e-LAKIP in the area. The development requires listening and paying attention to issues that arise during the implementation of e-performance reports in the past. Then, the problems can be categorized into technical issues and the substantive issues. Therefore, selection of technical problems can be made. In this way, problems can be grouped and quick solutions can be formulated. Findings indicated that the role of organization and bureaucracy are needed since the project planning, implementation, monitoring and evaluation are carried out by the organization itself. Indeed, further improvements for e-LAKIP should be carried out continuously without having to wait for the troubles during the application comes.Keywords: e-LAKIP, issues, technical issues, application development, planning, implementation, monitoring, evaluationPengujian penerapan e-LAKIP ini bertujuan untuk menemukan permasalahan yang sering timbul dan memberikan solusi cepat untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul selama penerapan e-LAKIP di daerah. Sebagai salah satu pengembangannya perlu mendengarkan dan memperhatikan permasalahan yang muncul selama penerapan e- LAKIP di daerah lalu. Kemudian mengkategorikan menjadi dua permasalahan yaitu permasalahan secara teknis dan permasalahan secara substantif yang kemudian dilakukan pemilihan permasalahan teknis. Dengan begitu permasalahan dapat terlihat secara kelompok dan selanjutnya dapat diberikan solusi cepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Peran serta organisasi dan birokrasi juga dibutuhkan karena perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi kegiatan dilakukan oleh organisasi itu sendiri bukan hanya oleh pembuat laporan saja. Selanjutnya memberikan rekomendasi untuk dapat melakukan pengembangan aplikasi bukan hanya dari permasalahan yang timbul saja tetapi juga kemungkinan pengembangan lebih jauh sehingga akan didapatkan suatu sistem yang utuh, yang tentu saja dilakukan secara bertahap.Kata kunci: e-LAKIP, Permasalahan, Permasalahan teknis, Pengembangan aplikasi, perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (THE IMPACT OF FISCAL DECENTRALIZATION ON ECONOMIC GROWTH AND SOCIAL WELFARE) Bambang Saputra
Jurnal Borneo Administrator Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.675 KB) | DOI: 10.24258/jba.v9i1.100

Abstract

This study aims to examine the effect of fiscal decentralization on economic growth and social welfare. Samples of the research were districts / cities by province in Indonesia except Jakarta. This research is utilizing secondary data from Central Statistics Agency within period from 2005 until 2011. Data were analyzed by applying stuctural Equation Modeling (SEM) through AMOS program. Results of the research indicate that first, fiscal decentralization has negative and significant effect on economic growth; second, economic growth has positive and significant impact on social  welfare; and third, fiscal decentralization has positive and significant impact on social  welfare.Keywords: fiscal decentralization, economic growth, social welfare.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Sampel penelitian adalah kabupaten/kota berdasarkan provinsi di Indonesia kecuali DKI Jakarta, menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2005 sampai 2011. Data kemudian dianalisis dengan Stuctural Equation Modeling (SEM) melalui program AMOS. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa, pertama, desentralisasi fiskal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kedua, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Ketiga, desentralisasi fiskal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.Kata kunci:  desentralisasi fiskal, pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat.
KONSISTEN DI TAHUN POLITIK Mariman Darto
Jurnal Borneo Administrator Vol 9 No 1 (2013)
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.436 KB) | DOI: 10.24258/jba.v9i1.131

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): Agustus 2025 Vol. 21 No. 1 (2025): April 2025 Vol. 20 No. 3 (2024): December 2024 Vol. 20 No. 2 (2024): August 2024 Vol. 20 No. 1 (2024): April 2024 Vol 19 No 3 (2023): December 2023 Vol 19 No 2 (2023): August 2023 Vol 19 No 1 (2023): April 2023 Vol 18 No 3 (2022): December 2022 Vol 18 No 2 (2022): August, 2022 Vol 18 No 1 (2022): April 2022 Vol 17 No 3 (2021): December 2021 Vol 17 No 2 (2021): August, 2021 Vol 17 No 1 (2021): April 2021 Vol 16 No 3 (2020): Desember 2020 Vol 16 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 16 No 1 (2020): April 2020 Vol 15 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 15 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 15 No 1 (2019): April 2019 Vol 14 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 14 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 14 No 1 (2018): April 2018 Vol 13 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 13 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 13 No 1 (2017): April 2017 Vol 12 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 12 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 12 No 1 (2016): April 2016 Vol 11 No 3 (2015): Desember 2015 Vol 11 No 2 (2015): Agustus 2015 Vol 11 No 1 (2015): April 2015 Vol 10 No 3 (2014): Desember 2014 Vol 10 No 2 (2014): Agustus 2014 Vol 10 No 1 (2014): April 2014 Vol 9 No 3 (2013) Vol 9 No 2 (2013) Vol 9 No 1 (2013) Vol 8 No 3 (2012) Vol 8 No 2 (2012) Vol 8 No 1 (2012) Vol 7 No 3 (2011) Vol 7 No 2 (2011) Vol 7 No 1 (2011) Vol 6 No 3 (2010) Vol 6 No 2 (2010) Vol 6 No 1 (2010) Vol 5 No 3 (2009) Vol 5 No 2 (2009) Vol 5 No 1 (2009) Vol 4 No 3 (2008) Vol 4 No 2 (2008) Vol 4 No 1 (2008) Vol 3 No 3 (2007) Vol 3 No 2 (2007) Vol 3 No 1 (2007) Vol 2 No 3 (2006) Vol 2 No 2 (2006) Vol 2 No 1 (2006) Vol 1 No 3 (2005) Vol 1 No 2 (2005) Vol 1 No 1 (2005) More Issue