cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
MAGISTRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Majalah Ilmiah Universitas Widya Dharma Klate
Arjuna Subject : -
Articles 397 Documents
MANAJEMEN DAN IDENTITAS DALAM PENTAS TEATER GANDRIK Mencermati Pentas Drama PAN-DOL (Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta, Jumat 4 Juni 2010) ., Rosita
MAGISTRA No 77 (2011): Magistra Edisi September
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

eater di Indonesia mengalami pasang surut.Teater tradisional, sudah terlanjur terkikis oleh bentuk-bentuk pertunjukan yang lebih modern.Di satu sisi kehadiran teater modern kita tidak diikuti oleh kemampuanmanajerial yang modern.Selain itu teater modern terkendala oleh ketidakmampuannya mengakar pada budayalokal  Indonesia,  sehingga  kurang dekat  dengan  selera  masyarakat  Indonesia.Gandrik berusaha  mengatasikedua  kendala  tersebut  dengan  memasukkan  lokalitas  sebagai  elemen  pertunjukannya,  dan  menggunakanmanajemen modern.TheatreinIndonesiahave  ups  and  downs.  Traditional  theater,  alreadyerodedbyother  forms  ofmoremodernperformances.On  the  onehandthe  presence  ofour  moderntheateris  notfollowedbymodernmanagerialskills. In additionitis constrained by theinabilityof moderntheaterrooted in thelocalcultureof  Indonesia,making  it  lessclose  to  thetasteof  Indonesian  society.Gandriktrying  toovercomeboththeseconstraintsby incorporatinglocalityas anelement ofthe show, and usingmodern management.Kata kunci: Manajemen modern, lokalitas, akar budaya, teater tradisional
MYSTERIUOUS LETTER : Sebuah Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris dan Tematik/Terpadu bagi siswa Sekolah Dasar Irawati, Iisrohli
MAGISTRA Vol 24, No 80 (2012): Magistra Edisi Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Era  Globalisasi  telah  tiba  dan  menuntut  seorang  guru  harus  mampu  berinovasi  dan  mendesainpembelajaran yang menarik dan sesuai dengan perkembangan jaman meskipun hasil dari proses pembelajaranakan terlihat beberapa puluh tahun mendatang karena pendidikan adalah sebuah proses adanya UU tentangsertifikasi Guru yang diikuti dengan uji kompetensi guru (UKG) juga menuntut seorang guru selalu belajardan berinovasi agar prosesKBM di kelas menjadi menarik, menyenangkan serta tidak membosankan.
PENGARUH MOTIVASI ORANG TUA, KONDISI LINGKUNGAN DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN SEMESTER GASAL TAHUN AKADEMIK 2010/2011 ., Drs. Udiyono, M.Pd
MAGISTRA Vol 23, No 75 (2011): Magistra Edisi Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh motivasi orang tua, kondisi lingkungandan motivasi belajar,  terhadap prestasi akademik mahasiswa baik secara sendiri-sendiri maupun secarabersama-sama.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematikaUniversitas Widya Dharma Klaten sebanyak 490 orang pada semester gasal tahun akademik 2010/1011. Sampelpenelitian sebanyak 40 orang diambil secara acak atau dengan teknik random sampling cara undian. Teknikpengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif,analisis kolerasi, dan analisis regresi ganda.Hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Tingkat motivasi orang tua tergolong kategoritinggi; 2) Tingkat kondisi lingkungan kategori baik; 3) Tingkat disiplin belajar mahasiswa tergolong kategoritinggi; 4) Tingkat prestasi akademik mahasiswa tergolong kategori tinggi (IPK = 3,039 dibulatkan = 3,04); 5)Terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi orang tua dengan prestasi akademik (r = 0,379); 6)tidak terdapat hubungan positif yang signifikan antara kondisi lingkungan dengan prestasi akademik (r =0,043); 7) terdapat hubungan positif yang signifikan antara disiplin belajar dengan prestasi akademik (r =0,401); 8) Secara bersama-sama terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi orang tua kondisilingkungan dan disiplin belajar dengan prestasi akademik (ry(1,2,3) = 0,512) dengan koefisien determinasi (r2 =0,263) harga Fregresi = 4,274 signifikan pada taraf signifikansi 5%
PENGARUH KONSENTRASI GULA PASIR TERHADAP KUALITAS JELLI BUAH RAMBUTAN ., Sulardjo; Santoso, Agus
MAGISTRA Vol 24, No 82 (2012): Magistra Edisi Desember
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Buah rambutan banyak dibudidayakan dan hampir disetiap pekarangan petani mengusahakan tanaman tersebut. Pada musim panen produksi buah rambutan melimpah, harganya sangat murah dan buah rambutan tidak tahan disimpan lama serta mudah busuk.. Oleh karena itu, buah rambutan perlu diolah menjadi bentuk produk lain yang lebih awet, mempunyai nilai ekonomi tinggi serta tahan disimpan lama, misalnya dibuat manisan, buah rambutan dalam sirup, sari buah, sirup, jam, dan jelli. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Kimia Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Widya Dharma Klaten Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), faktor tunggal, yaitu perlakuan konsentrasi gula pasir yang terdiri dari 5 perlakuan : 55%, 60%, 65%, 70%, dan 75%. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 5 x 3 = 15 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi kadar asam, kadar gula reduksi, nilai (rasa, warna, kekenyalan, dan kesukaan). Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam (ANAVA) dan apabila ada perbedaan antar perlakuan dilanjutkan dengan uji Duncans Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 1% dan 5%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konsentrasi gula pasir dapat menurunkan kadar asam dan meningkatkan kadar gula reduksi jelli buah rambutan yang dihasilkan. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa panelis menyukai jelli buah rambutan yang dibuat pada konsentrasi gula pasir 65%. Pada perlakuan tersebut, jelli buah rambutan yang dihasilkan mempunyai rasa manis agak asam khas buah rambutan (skor 3,50), warna agak bening (skor 3,30), dan mempunyai kekenyalan kenyal (skor 3,35), dengan kadar asam 33,36% dan kadar gula reduksi 53,42%.
ARSITEKSTUR DASAR MIKROPROSESSOR Prasetyo, Hendro Joko
MAGISTRA Vol 19, No 60 (2007): Magistra Edisi Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

n/a
KETERBATASAN HERMENEUTIK DALAM STUDI SASTRA ., Luwiyanto
MAGISTRA Vol 25, No 86 (2013): Magistra Edisi Desember
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Meskipun ada beberapa model, hermeneutik dalam rangka studi sastra dihadapkan sejumlah kesulitan. Kesulitan-kesulitan tersebut terdapat pada tahap verstehen. Adapun yang menyebabkan kesulitan itu semata-mata karena dalam beberapa model hermeneutik tersebut tak satu pun dapat melepaskan peran subjek dalam verstehen sehingga masih terkesan adanya pengaruh subjektivitas. Di sini timbul kesulitan hermeneutik dalam membawa sastra menjadi sebuah bentuk ilmu pengetahuan yang ilmiah. Kata kunci: hermeneutik, verstehen, sastra
NATURALISM IN EUGENE ONEILLS MOURING BECOMES ELECTRA ., Kustinah
MAGISTRA Vol 16, No 48 (2004): Magistra Edisi Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

n/a
THE DIFFERENCES BETWEEN ENGLISH AND INDONESIAN LANGUAGE Sholihah, Umi
MAGISTRA Vol 26, No 89 (2014): Magistra Edisi September
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Languages are different, eventhough they have similarities too. They have own rules of usage. English as the first foreign language which is taught in Indonesia has many differences with Indonesian language. Some of the differences are found in syntax, phonemes, pronunciation, meaning, grammar, and tenses. The differences often make students are difficult to understand in learning English. As English teachers, we should know those differences well in order to give enough understanding in teaching English for our students. This article will discuss about some differences between English and Indonesian language, completed with their examples. Hope after having deep understanding of those differences, we are as the English teacher, will find, modify, and create new methods of teaching so that the students will be easier to learn English. Keywords: differences, language, English, Indonesian
ONE PARAMETER COMPOSITE SEMIGROUPS OF LINIER BOUNDED OPERATORS ON STRONG OPERATOR TOPOLOGY OF SCHATTEN CLASS C Hassan, Samir Kasim
MAGISTRA Vol 23, No 78 (2011): Magistra Edisi Desember
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

The object of the paper is to disxuss when ____, 0<t<Y is in the Schatte class Cp, 0<P<Y. for semigroups on a Bannach space of linier bounded operators on IIilbert space, and the problem of being Cp in is more interesting than of begin compact.
PRASASTI, PRASASTI LONTAR, DAN FILOLOGI ., Luwiyanto
MAGISTRA Vol 23, No 78 (2011): Magistra Edisi Desember
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Pada umumnya prasati ditulis pada batu atau logam, dan isinya biasanya tentang pemberian hak istimewa atau peringatan tentang suatu hal. Prasasti jenis ini adalah objek penelitian Arkeologi. Di Bali dijumpai jenis prasasti yang ditulis pada daun lontar, isinya sama dengan teks babadnya yaitu silsilah keluarga dan upacara pada upacara ngaben yang berlaku pada keluarga pemilik prasasti tersebut. Perbedaan babad dengan prasasti lontar terletak pada kesakralannya. Prasasti lontar disakralkan melalui upacara pasupati sedangkan babad tidak demikian. Melihat kondisi prasasti lontar ini menjadi menarik untuk kajian secara filologi. Prasasti lontar dipandang sebagai naskah yang menjadi objek kajian filologi.

Page 4 of 40 | Total Record : 397


Filter by Year

2002 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 30, No 103 (2018): Magistra Maret Vol 29, No 102 (2017): Magistra Desember Vol 29, No 101 (2017): Magistra September Vol 29, No 100 (2017): Magistra Juni Vol 29, No 99 (2017): Magistra Maret Vol 28, No 98 (2016): Magistra Desember Vol 28, No 97 (2016): Magistra September Vol 28, No 96 (2016): Magistra Juni Vol 28, No 95 (2016): Magistra Maret Vol 26, No 91 (2015): Magistra Edisi Maret 2015 Vol 27, No 93 (2015): Magistra September Vol 27, No 92 (2015): Magistra Juni Vol 27, No 91 (2015): Magistra Maret Vol 26, No 94 (2015): Magistra Desember Vol 26, No 93 (2015): Magistra Edisi September Vol 26, No 92 (2015): Magistra Edisi Juni Vol 26, No 90 (2014): Magistra Edisi Desember Vol 26, No 89 (2014): Magistra Edisi September Vol 26, No 88 (2014): Magistra Edisi Juni Vol 26, No 87 (2014): Magistra Edisi Maret Vol 25, No 86 (2013): Magistra Edisi Desember Vol 25, No 85 (2013): Magistra September Vol 25, No 84 (2013): Magistra Edisi Juni Vol 25, No 83 (2013): Magistra Edisi Maret Vol 24, No 82 (2012): Magistra Edisi Desember Vol 24, No 81 (2012): Magistra Edisi September Vol 24, No 80 (2012): Magistra Edisi Juni Vol 24, No 79 (2012): Magistra Edisi Maret Vol 23, No 78 (2011): Magistra Edisi Desember Vol 23, No 76 (2011): Magistra Edisi Juni Vol 23, No 75 (2011): Magistra Edisi Maret No 77 (2011): Magistra Edisi September Vol 22, No 74 (2010): Magistra Edisi Desember Vol 22, No 73 (2010): Magistra Edisi September Vol 22, No 72 (2010): Magistra Edisi Juni Vol 21, No 70 (2009): Magistra Edisi September Vol 21, No 69 (2009): Magistra Edisi Juni Vol 21, No 68 (2009): Magistra Edisi Maret Vol 20, No 67 (2008): Magistra Edisi Desember Vol 19, No 61 (2007): Magistra Edisi Juni Vol 19, No 60 (2007): Magistra Edisi Maret Vol 23, No 58 (2006): Magistra Edisi September Vol 27, No 55 (2005): Magistra Edisi Desember Vol 26, No 50 (2004): Magistra Edisi September Vol 26, No 48 (2004): Magistra Edisi Maret Vol 16, No 51 (2004): Magistra Edisi Desember Vol 16, No 49 (2004): Magistra Edisi Juni Vol 16, No 48 (2004): Magistra Edisi Maret Vol 14, No 40 (2002): Magistra Edisi Maret More Issue