cover
Contact Name
Ida Wiendijarti
Contact Email
ida.wiendijarti@upnyk.ac.id
Phone
+682137688150
Journal Mail Official
jik@upnyk.ac.id
Editorial Address
Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 16933028     EISSN : 24078220     DOI : https://doi.org/10.31315/jik.v21i3
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi focuses on writings that contain current research and thinking in the fields of: Communication Science, including media and journalism studies, audio and audiovisual broadcasting studies, public relations studies and advertising studies; Design of Visual Communication; Marketing Communications; Health Communication; Communication Psychology; Sociology of Communication;
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 3 (2016)" : 7 Documents clear
Dinamika transformasi Radio Khusus Pemerintah Daerah (RKPD) menjadi lembaga Penyiaran Publik (LPP) Iik Ervan Harwanto
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 3 (2016)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v14i3.2132

Abstract

Vocal Point: Komunikasi Transformatif dalam Desa Melek Politik Susilastuti DN; Basuki Agus Suparno; Adi Soeprapto
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 3 (2016)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v14i3.2133

Abstract

Politik tidak hanya tentang berpartisipasi memberikan suara pada pemilihan umum tetapi juga untuk menstranformasikan apa yang konstitusi mandatkan dalam mewujudkan cita-cita negara. Oleh karena itu politik harus diartikulasikan dan dijalankan pada semua level di desa-desa dengan mendorong mereka berpartisipasi dan terlibat dalam segala bentuk program pembangunan. Penelitian ini memfokuskan pada gagasan “genuine” tentang Desa Melek Politik di Desa Sendangsari Kecamatan Minggir Kabupaten Sleman. Desa Melek Politik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kolaborasi beberapa pihak yang telah menciptakan kondisi-kondisi tertentu yang menjadikan politik sebagai aktivitas adalah sesuatu yang akrab dalam kehidupan di desa. Karenanya, mereka menggunakan banyak waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan yang didedikasikan bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui riset partisipatif, penelitian telah berhasil menciptakan vocal point yang merujuk pada aktor yang akan mendiseminasikan dan mengkomunikasi cara dan arah politik di desa khususnya di Desa Sendangsari agar menjadi lebih produktif dan konstruktif. Pembentukan Vocal Point telah diterima masyarakat desa dan diapresiasi oleh pemerintah kabupaten sebagai kelompok masyarakat yang akan memberi kemanfaatan dalam menyampaikan pesan-pesan komunikasi pembangunan. Kata kunci: Vocal point, Desa Melek Politik, Politik, Desa, Patisipasi 
Inovasi e-Health Dinas Kesehatan Kota Surabaya Widodo Agus Setianto
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 3 (2016)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v14i3.2128

Abstract

Rekayasa Gambar Diri Remaja dalam Mencapai Pengakuan Sosial di Instagram Tuti Widiastuti
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 3 (2016)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v14i3.2134

Abstract

Pencegahan Kematian Ibu dan Anak melalui Pendekatan Strategi Komunikasi pada Program EMAS (Expanding Maternal and Neonatal Survival) Sofiah - Sofiah; Sri Kusumo Hapsari; Sumardiyono - Sumardiyono
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 3 (2016)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v14i3.2129

Abstract

Pengembangan Desa Broadband Terpadu Sunyoto Usman
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 3 (2016)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v14i3.2130

Abstract

Media business and political business: The Struggle for power towards the 2014 Presidential election in Indonesia Ludiro Madu
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 3 (2016)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v14i3.2131

Abstract

The 2014 presidential election has interestingly attracted the interest of several business people to participate in the struggle for presidential power in Indonesia. Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Harry Tanusudibyo, and Surya Paloh are the examples of those business people who will potentially run for the 2014 presidential candidacy. This paper assumes that the increasing interest of business people in politics is due to the failure of post-1998 democratization in effecting new regulations for the involvement of business people in the political arena. While recent democratization has not allowed the participation of military personnel in politics, the post-1998 democratic structure has built new political opportunity for business people to become politicians. With special reference to Indonesia’s big business in media, this paper seeks to scrutinize the nexus between big business and politicians in their efforts to dominate the media be it printed, electronic, and online. Using the approach of the link between business and democracy, this development points to the formation of political and media oligarchies which have centered around certain business individuals and politicians as the preparation for their involvement in the 2014 presidential election. Additionally, analysis on the previous 2004 and 2009 presidential elections are of importance as well in providing the continuation and break-up of coalition patterns among big businesses or conglomerates and politicians. Finally, this paper argues that democratization has increased political opportunity for big businesses in using their media control and ownership for building coalitions with politicians in their quest to capture power in the 2014 presidential elections in Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2016 2016