cover
Contact Name
Darus Altin
Contact Email
darus_altin@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
darus_altin@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sain Peternakan Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 19783000     EISSN : 25287109     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Sain Peternakan Indonesia (JSPI) pISSN 1978 – 3000 dan eISSN 2528 – 7109 adalah majalah ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, sebagai sumbangannya kepada pengembangan Ilmu Peternakan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris yang memuat hasil-hasil penelitian,telaah/tinjauan pustaka, kasus lapang atau gagasan dalam bidang peternakan.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2021)" : 16 Documents clear
Potensi Bawang Putih (Alium sativum) dan Lactobacillus acidophilus sebagai Sinbiotik untuk Meningkatkan Performans Ayam Broiler T. Puspitaningrum; L. D. Mahfudz; M. H. Nasoetion
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.16.2.210-214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan kombinasi ekstrak bawang putih (Alium sativum) dengan Lactobacillus acidophilus sebagai sinbiotik yang diberikan pada ayam broiler untuk meningkatkan performans ayam broiler. Percobaan dilakukan menggunakan 144 ekor ayam broiler unsexed strain Cobb 500, umur 7 hari dengan bobot awal 218,49±8,87 g. Ransum basal yang digunakan terdiri dari jagung, tepung ikan, bungkil kedelai, dedak, dan premix. Rancangan yang digunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 8 ulangan. Setiap unit percobaan terdiri dari 6 ekor ayam broiler. Data dianalisis ragam (ANOVA) dengan uji F untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Apabila terdapat pengaruh perlakuan nyata dilanjutkan uji berjarak Duncan. Perlakuan yang diberikan yaitu T0=(ransum basal), T1= (ransum basal + sinbiotik 2 ml/kg), T2= (ransum basal + sinbiotik 4 ml/kgParameter  yaitu; konsumsi ransum, pertambahan bobot badan (PBB), dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 4ml sinbiotik (T2) kombinasi bawang putih (Alium sativum) dan Lactobacillus acidophilus dalam ransum dapat meningkatkan konsumsi ransum dan PBB, sementara konversi ransum semakin menurun (P<0,05). Dapat disimpulkan bahwa penambahan 4ml (T2) sinbiotik dari kombinasi ekstrak bawang putih dan Lactobacillus acidophilus meningkatkan performans ayam broiler.
Kualitas Daging Se’i Sapi yang Diproses Menggunakan Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi Linn) Kering Matahari T. R. Zainal; P. R. Kale; G. E. M. Malelak
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.16.2.194-201

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan untuk mengkaji penggunaan buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi Linn) kering matahari terhadap kualitas daging se’i sapi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor pola 4x4 yang terdiri dari 4 faktor level pemberian buah belimbing wuluh kering matahari 0% (kontrol), 1,5%, 3%, 4,5% (w/w) dan 4 faktor lama penyimpanan 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari. Kombinasi Kedua faktor ini menghasilkan 16 kombinasi setiap perlakuan terdiri atas 3 ulangan, dengan demikian akan diperoleh 48 unit. Parameter yang diukur dalam penelitian adalah pH, oksidasi lemak (TBA), aktivitas antioksidan, total plate count (TPC). Data analisis menggunakan Anova, apabila berpangaruh sangat nyata (P<0,01) dilakukan uji lanjut Duncan untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan dengan software SPSS 23. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa interaksi antara faktor level buah belimbing wuluh kering matahari dan faktor lama penyimpanan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pH, oksidasi lemak (TBA), aktivitas antioksidan, total plate count (TPC). Level pemberian buah belimbing wuluh kering matahari 4,5% memberikan hasil tertinggi pada aktivitas antioksidan, dan nilai terendah pada pH, oksidasi lemak (TBA) dan total plate count (TPC). Pada level 1,5% sampai 4,5% menekan laju oksidasi lemak (TBA) dan total plate count (TPC) pada setiap lama penyimpanan hari ke 7, 14, 21 dan 28, sebaliknya pada nilai aktivitas antioksidan cenderung meningkat seiring penambahan level buah belimbing kering matahari pada lama penyimpanan yang berbeda.
Pengaruh Penambahan Virgin Coconut Oil, Minyak Ikan dan Minyak Zaitun dalam Pengencer Tris terhadap Kualitas Semen Cair Babi Landrace A. B. Lawa; T. M. Hine; W. M. Nalley
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.16.2.135-141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kombinasi pengencer dan antioksidan terbaik dalam pengencer tris dalam mempertahankan kualitas semen cair babi landrace. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan: P0 (tris kuning telur), P1 (tris kuning telur + VCO 6%), P2(tris kuning telur + minyak iakan 6%) dan P3(tris kuning telur + minyak zaitun 12%) dengan 5 kali ejakulat dari 3 ekor ternak babi Landrace jantan berumur 3-4 tahun. Semen segar yang ditampung dievaluasi secara makrosopis dan mikroskopis kemuadian diencerkan dan holding time selam 2 jam. Setelah holding time kemudian disimpan pada suhu 18-200C dan dievaluasi setiap 8 jam terhadap motilitas, viabilitas dan membran plasma utuh (MPU) hingga motilitas 40%. Hasil penelitian ini disimulkan bahwa kombinasi pengencer dan antioksidan terbaik dalam pengencer tris untuk mempertahankan kualitas semen babi landrace hingga jam ke-56 adalah P3:tris kuning telur + minyak zaitun 12% (T-KT + MZ) karena memiliki presentasi motilitas (44.00±1.41%), viabilitas (54.78±1.50%) dan MPU (55.66±1.64%) yang tertinggi dibandingkan dengan kombinasi pengencer lainyan.
Efek Perbedaan Dataran terhadap Kualitas Litter Closed House Ayam Broiler A. S. Hasibuan; L. D. Mahfudz; T. A. Sarjana
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.16.2.171-179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek ketinggian dataran yang berbeda terhadap kualitas litter ayam broiler yang dipelihara pada kandang closed house. Materi yang digunakan adalah peternakan ayam broiler yang dipelihara di kandang closed house pada dataran tinggi, sedang dan rendah dengan standard operation procedure (SOP) yang sama.  Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 8 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu: kandang di dataran rendah 0-400 Mdpl (Meter di atas permukaan laut) (T1), kandang di dataran sedang 400-700 Mdpl (Meter di atas permukaan laut) (T2), dan kandang di dataran tinggi >700 Mdpl (Meter di atas permukaan laut) (T3). Parameter yang diuji meliputi kadar amonia, kadar air, suhu dan pH litter, serta footpad dermatitis (FPD). Data diolah dengan analisis ragam dengan uji F pada taraf signifikansi 5%, apabila ada pengaruh perlakuan diuji lanjut dengan uji wilayah ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan dataran berpengaruh nyata (P<0,05) meningkatkan kadar ammonia, pH litter umur 14 hari, sedangkan kadar air litter dan FPD tidak berpengaruh nyata (P>0,05).  Perbedaan dataran berpengaruh nyata (P<0,05) meningkatkan kadar air dan pH litter, namun, tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar amonia litter dan FPD pada umur 28 hari. Simpulan dari penelitian ini adalah kualitas litter paling buruk berada pada dataran tinggi sedangkan paling baik pada dataran rendah dilihat dari beberapa aspek yaitu kadar amonia, kadar air, pH dan FPD pada ayam broiler.
Efek pemberian Air rebusan Kunyit (Curcuma Domestica) dan Daun Sirih di dalam air minum (Piper betle linn) dan kombinasi keduanya terhadap bobot karkas dan lemak abdominal ayam Broiler M. P. Alhadi; E. Erwan; Elviriadi Elviriadi; M. Rodiallah
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.16.2.148-155

Abstract

Kunyit (Curcuma domestica) dan daun sirih dapat memberikan manfaat sebagai tanaman herbal yang dapat merangsang aktivitas antioksidan khususnya didalam organ pencernaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh pemberian rebusan kunyit atau daun sirih, serta campuran keduanya terhadap bobot badan akhir, bobot karkas, persentase karkas, lemak abdominal dan persentase lemak abdominal ayam broiler. Jumlah ayam broiler yang digunakan adalah sebanyak 80 ekor dan pemberian perlakuan dimulai ayam umur 7 sampai 28 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan yakni P0 (air biasa), P1 (air larutan kunyit 25% di tambah 1 liter air), P2 (air larutan daun sirih 25% di tambah 1 liter air), P3 (campuran air larutan kunyit dan air larutan daun sirih 25% di tambah 1 liter air). Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap persentase karkas namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot badan akhir, bobot karkas, lemak abdominal dan persentase lemak abdominal. Dapat disimpulkan bahwa pemberian larutan kunyit atau air daun sirih atau campuran larutan kunyit dan larutan daun sirih pada level 25% didalam air minum belum memberikan perubahan terhadap bobot badan akhir, bobot karkas dan persentase karkas serta belum mampu meminimalkan bobot lemak abdominal dan persentase lemak abdominal ayam broiler.
Fermentasi Alang-Alang (Imperata cylindrica) sebagai Pakan Ternak Kerbau Rawa J. Laksono; W. Ibrahim
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.16.2.180-185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas nutrisi alang-alang yang di fermentasi sebagai pakan ternak kerbau.  Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Musi Rawas pada bulan Juni sampai dengan bulan September 2020. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial. Adapun faktor perlakuan sebaga iberikut. L1 : Mol Bonggol Pisang 20 ml, L2 : Mol Bonggol Pisang 25 ml,, L3 : Mol Bonggol Pisang 30 ml, L4 : Mol Bonggol Pisang 35 ml, L5 : Mol Bonggol Pisang 40 ml, L6 : Mol Bonggol Pisang 45 ml. Data yang  penelitian ini akan di analisis menggunakanan alisisis ragam (ANOVA), jika terdapat perbedaan yang nyata antara perlakuan maka akan dilakukan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Berdasarkan analisa ragam, menunjukkan bahwa pengolahan alang - alang sebagai pakan  ternak kerbau rawa berbasis fermentasi berpengaruh sangat nyata (P<0.01)  pada parameter (pH), Protein Kasar, berpengaruh nyata (P<0.05) pada perlakuan serat kasar dan berpengaruh tidak nyata (P>0.05) pada parameter kadar air dan bahan kering. Hasil penelitian yang di lakukan  menunjukan pengaruh positif  terhandap penurunan pH, menaikan kandungan  nilai protein kasar dan menurunkan kandungan serat kasar pada  fermentasi alang-alang sebagai pakan ternak kerbau rawa.

Page 2 of 2 | Total Record : 16