cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JURNAL SOSIOLOGI
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 64 Documents
KOTA BATIK DI PEKALONGAN BUKAN JOGJA BUKAN SOLO Mangkulla, Elok Rachmawati; Pertiwi, Elizabeth Widiati
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 1 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbicara tentang city branding adalah bagaimana suatu kota memiliki sebuah identitas  khusus yang berbeda dan tentunya tidak dimiliki kota lain. Di dalam kajian ilmu komunikasi menekankan pada suatu pembahasan mengenai persepsi yang dihasilkan dari pengalaman dan informasi melalui berbagai saluran media, sehingga city branding ini bergantung pada city image. Jika seseorang ingin mendatangi suatu tempat karena persepsi dan image terhadap tempat tersebut maka persepsi yang dihasilkan pada akhirnya juga digunakan untuk mendukung tujuan-tujuan lain dari  city branding. City branding adalah bagian dari sebuah merek tempat yang berlaku untuk kota tunggal atau wilayah keseluruhan dari sebuah kota atau negara. Proses penerapan city branding di Pekalongan telah dilakukan secara bertahap. Hal ini dapat terlihat dari program strategi yang dilakukan secara terpadu dan paralel pada semua aspek yang dapat memperkuat branding Kota Pekalongan itu sendiri yaitu pengembangan dan partisipasi penduduk lokal, lansekap, infrastruktur, pelayanan, dan promosi kota.Kata kunci: City branding, city image, batik
MODAL SOSIAL DAN STRATEGI BERTAHAN HIDUP DI KELUARGA ANAK PUTUS SEKOLAH PERKOTAAN Fitri MS, Yunia; Haryanto, Sindung
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan faktor-faktor penyebab anak putus sekolah, modal sosial dan strategi bertahan hidup anak putus sekolah perkotaan di Kelurahan Durian Payung Kecamatan Tanjung Karang Pusat Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sehingga informan dalam penelitian ini 5 orang anak putus sekolah. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat faktor faktor penyebab anak putus sekolah yaitu pertama faktor internal dari meliputi kurang minat dalam belajar, malas bersekolah. Kedua faktor eksternal meliputi lingkungan masyarakat kenakalan remaja dan kehamilan/ pergaulan bebas. Serta faktor lainnya yaitu faktor ekonomi, faktor intelegensi, perceraian orangtua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kelurahan Durian payung modal sosial sudah terjalinnya Kebersamaan antar warga, tingkat kepercayaan, norma, kerjasama dalam kegiatan masyarakat sudah ada, pemanfaatan jaringan sosial antar sesama tetangga sudah berjalan serta sudah adanya hubungan timbal balik terhadap masyarakat untuk mencapai tujuan bersama. Dari hasil penelitian keluarga anak putus sekolah diperkotaan memiliki strategi agar dapat bertahan hidup dengan cara mengurangi porsi makan keluarganya mengganti makanan menjadi lebih sederhana, membeli bahan makanan yang lebih murah dan mencari pekerjaan sampingan.Kata kunci:  Anak putus sekolah, faktor penyebab, modal sosial, strategi bertahan hidup
DEMOKRASI TERPIMPIN SEBUAH KONSEPSI PEMIKIRAN SOEKARNO TENTANG DEMOKRASI Indrajat, Himawan
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 1 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyze about a democracy concept which is developed by President Soekarno in 1950-1959, in that era is implementation parliamentary democracy in Indonesia. President Soekarno disappointment on the implementation parliamentary democracy was state in his spech which titled “Menyelematkan Republik Proklamasi” on febuary 21st 1957, Soekarno gave an idea named President Concept. It said that the experienced during 11 years with liberal or was not suitable with Indonesian personality. Because liberal democracy is import from the west. And in this sistem there is a known term about opposition. This term makes Indonesia suffered because it translate into contra with all goverment policy. The proper kabinet for Indonesia is gotong royong kabinet which consist off all people element, not like kabinet in parliamentary democracy. In his previous speech at general meeting “Merah Putih” Soekarno gaven a clue and tell his ambition to take a part to the goverment before constituent assembly finishe the new constitution. Soekarno also said that he will give the consept which is possible for him to take part in goverment although Indonesia still used parliamentary democracy. Beside the dissapointment of implementation liberal or parliamentary democracy, he also dissapointed because his position as President is only symbol. As we know that indonesia goverment sistem has change on november 14th November 1945 from presidentialism in to parliamentary sistem, as an effort to show Soekarno-Hatta goverment is not a japan puppet. And the impact the position Soekarno as president changed not as a head of goverment but as a head of state. The position head of goverment is in prime minister. Based on the issue that makes Soekarno create a democracy concept which is appropriate with the personality of Indonesia people and an effort Soekarno to restore his legitimacy and authority as a president.Keywords: Parliamentary democration
BUDAYA, PARIWISATA DAN ETHNO-ECOTOURISM: KAJIAN ANTROPOLOGI PARIWISATA DI PROVINSI LAMPUNG Nurdin, Bartoven Vivit
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 1 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji antropologi pariwisata dan membangun sebuah model ethno-ecotourism yang berbasiskan pada potensi kearifan lokal untuk pengembangan pariwisata berbasiskan budaya lokal di Provinsi Lampung. Kajian –kajian pariwisata selama ini banyak didominasi oleh perspektif bidang ilmu fisik dan ekonomi, padahal kegagalan pariwisata selama ini adalah ada pada kurangnya kajian sosial-budaya yang menekankan pada aspek manusia dalam pengembangan pariwisata. Sehingga tulisan ini mencoba menganalisis secara teoritis hubungan kebudayaan, manusia dan pariwisata dalam bidang antropologi. Lampung  memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah untuk pengembangan pariwisata. Selama ini strategi pembangunan pengembangan pariwisata hanya mengandalkan potensi alam dan selalu menjagokan potensi fisik, insfrastruktur dan potensi sumber daya alam, tetapi tidak melibatkan faktor manusianya. Metode penelitian yang dilakukan adalah pendekatan etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun potensi sumber daya alam sangat memiliki nilai jual pariwisata yang tinggi, namun tanpa diiringi oleh perubahan perilaku manusia tidak akan membuahkan hasil. Oleh karena itu model ethno-ecotourism berbasiskan kearifan lokal ini sangat relevan bagi pembangunan pariwisata di Provinsi Lampung, karena selama ini pengembangan wisata belum terlaksana secara maksimal. Kebijakan pembangunan pariwisata harus melakukan pendekatan holistik, karena pembangunan manusia sangat menentukan kemajuan sebuah pariwisata. Disamping itu Lampung, memiliki kearifan lokal yang sangat potensial dalam mengembangkan pariwisata.Kata kunci: Budaya, pariwisata, ethno-ecotourism, antropologi pariwisata
PERAN MODAL SOSIAL DALAM MEMPERKUAT STRATEGI BERTAHAN HIDUP PENAMBANG BATU Ritami, Eci; Hartoyo, Hartoyo
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the socio economic life in thevillage of stone miners Sepancar Kulon Lawang, to determine the social capital stoneminers,to learn survival strategies rockminers and to determine the role of social capital in strengthening the rock miners a survival strategy. This study is used qualitative descriptive method to use data collection techniques interview,observation and documentation. The results showed that the socio economic conditions in the rock miners views of education obtained by the miners rock only to elementary school and did not complete primary school (elementaryschool). Low education obtained rock miners resulted in little opportunity to obtain decent employment and income erned was lower.That lower conditions made rock miners to do a strategy for survival. The strategy are to seeking loans when facing economic hardship, looking for another job,putting basic needs, saving money and also their participation in making a living wife. While social capital contained in the life of rock miners include three elements of social networks, trust and norms. Social capital plays a role in survival strategies do rock miners. Strategy of looking for a loan can be done by rock miners for their willingness to help of the party providing the loan. It is because of the belief that form of mutual aid.Keywords:  Socio-economic conditions, survival strategies, social capital
PENGENTASAN KEMISKINAN DESA PESISIR MELALUI OPTIMASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA BAHARI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DAN PENGUATAN KELEMBAGAAN DESA DALAM RANGKA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Sari, Yuni Ratna; Kagungan, Dian
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pengentasan kemiskinan desa pesisir melalui optimasi kebijakan pengembangan kawasan wisata bahari berbasis kearifan lokal dan penguatan kelembagaan desa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada key informan, studi dokumentasi dan observasi lapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa stategi yang dilakukan guna mengentaskan kemiskian pada desa pesisir diantaranya: (1) peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan kawasan ekowisata yang diwujudkan dalam bentuk beragam pelatihan, (2) peningkatan kapasitas kelembagaan di tingkat desa seperti mendorong lembaga pekon/desa untuk memahami tugas dan fungsinya, memperkuat kelembagaan desa/pekon yang terbuka dalam arti melibatkan partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan pembangunan yang dilakukan, (3) pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengelolaan kawasan wisata yang diwujudkan melalui beragam pelatihan, penanaman mangrove, terumbu karang, dan (4) pengelolaan wilayah pesisir melalui pengembangan ekowisata Teluk Kiluan dan melakukan promosi di berbagai media.Kata kunci:  Model, pengentasan kemiskinan desa pesisir, kawasan wisata bahari, penguatan  kelembagaan desa, kesejahteraan masyarakat
TANGGAPAN ORANG TUA TENTANG INFORMASI JAJANAN SEKOLAH YANG MENGANDUNG BAHAN BERBAHAYA Suryanti, Poppy; Wijaya, Toni
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 1 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon ibu terhadap informasi di televisi mengenai jajanan anak sekolah yang mengandung bahan berbahaya Rhodamin B dan untuk mengetahui seberapa besar respon ibu terhadap informasi tersebut yaitu respon kognitif, respon afektif, dan respon konatif. Adapun obyek penelitian penelitian ini adalah ibu wali murid SDN 1 Kupang Teba teluk Betung Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan alat pengumpul data berupa kuisioner, dokumentasi dan studi pustaka. Responden dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik total sampling sehingga dari keseluruhan populasi menjadi sampel penelitian. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Respon kognitif Ibu wali murid SDN 1 Kupang teba terhadap informasi di televisi mengenai jajanan anak sekolah yang mengandung bahan berbahaya Rhodamin B masuk dalam kategori positif, dengan nilai 60%; (2) Respon afektif Ibu wali murid SDN 1 Kupang Teba terhadap informasi ditelevisi mengenai jajanan anak sekolah yang mengandung bahan berbahaya Rhodamin B masuk dalam kategori positif, dengan nilai 54%, dan; (3) Respon konatif Ibu wali murid SDN 1 Kupang teba terhadap informasi di televisi mengenai jajanan anak sekolah yang mengandung bahan berbahaya Rhodamin B masuk dalam kategori positif, dengan nilai 42%.Kata kunci: Jajanan sekolah, bahan berbahaya
MENGULAS ULANG REPRESENTASI MEDIA MASSA TENTANG KEJAHATAN “BEGAL MOTOR” Munir, Abdul
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Representasi media tentang kejahatan Begal Motor seakan menjadikan tindakan tersebut sebagai kategori yang beda (baru) dibanding dengan kejahatan Curanmor dengan kekerasan. Konsekuensi dari hal itu dapat membuat masyarakat mengalami fear of crime dikarenakan dramatisasi cerita berita tentang hal itu relatif mengerikan.Kata kunci:  Representasi, media massa, kejahatan, begal motor
ASPIRASI MASYARAKAT DAN SEKTOR BASIS DALAM PENGEMBANGAN PEKON UNGGULAN DI KABUPATEN TANGGAMUS Satyajaya, Wisnu; Herdiana, Novita
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji potensi pertumbuhan ekonomi dengan mengidentifikasi aspek kekuatan, kelemahan, tantangan, dan ancaman pengembangan pekon pusat-pusat di Kabupaten Tanggamus. Tipe penelitian yang dilakukan merupakan deskriptif dengan metode survey. Informasi menggunakan data primer dan data sekunder, antara lain: data dan informasi mengenai karakteristik daerah meliputi kondisi infrastruktur, perekonomian dan potensi areal usaha pertanian, peternakan, dan perikanan. Analisis yang digunakan dalam kajian ini melingkupi analisis SWOT, Rapid Rural Appraisal (RRA), dan Location Quotient (LQ). Hasil penelitian menunjukkan: (1) penjaringan aspirasi masyarakat melalui Rapid Rural Appraisal menunjukkan dukungan yang kuat masyarakat terhadap pengembangan pekon pusat-pusat pertumbuhan berbasis ekonomi kerakyatan dengan skor penilaian 3.38; (2) Berdasarkan analisis LQ Kabupaten Tanggamus pada periode tahun 2011-2013, Kabupaten Tanggamus memiliki beberapa sektor basis, yaitu: sektor pertanian; sektor listrik, gas dan air bersih, perdagangan, hotel dan restoran, serta keuangan, persewaan dan jasa perusahaan.Kata kunci:  Aspirasi masyarakat, pengembangan pekon
PENGARUH KREDIBILITAS PENDAMPING TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU ANAK-ANAK JALANAN DI KOTA BANDUNG Besar, Ibrahim
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 1 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kredibilitas pendamping terhadap prilaku anak-anak jalanan dalam aktifitasnya di jalanan melalui perubahan sikap anak-anak jalanan di lingkungan jalanan maupun dalam kehidupan sosial masyarakat. Metode penelitian yang yang digunakan yakni survey eksplanotari. Unit sampling adalah anak-anak jalanan yang telah mendapatkan penyuluhan dan bimbingan sosial dirumah Singgah Yayasan Masyarakat Sehat, Yayasa Bina Budaya Bangsa dan Saudara Sejiwa. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Sampling Sedangkan sample 100 anak yang dipilih melalui cara acak sederhana (Random Sampling) Teknik Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis jalur (Path Analisis). Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa dari empat hipotesis yang di uji menunjukkan signifikan, pengaruh X1 terhadap Y1 secara parsial adalah signifikan dengan pengaruh sebesar 48,5%, pengaruh X2 terhadap Y1 secara parsial adalah signifikan dengan pengaruh sebesar 35,9% sedangkan pengaruh X1, X2 dan X3 terhadap Y1 (sikap) secara simultan sebesar 81,3%. Pengaruh Y1 (sikap) terhadap Y2 (perilaku) sebesar 65,3% dan  yang relatif signifikan, pengaruh X1 terhadap Y1 dengan pengaruh sebesar 65,3% dan  X1, X2, X3 dan Y1 secara simultan 18,09%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas pendamping (keahlian, kepercayaan dan dinamisme) dalam penyuluhan dan bimbingan sosial anak jalanan di kota Bandung, pendamping sebagai komunikator memiliki tingkat kredibilitas yang relatif tinggi  dalam merubah sikap dan perilaku anak jalanan sebagai komunikan. Rekomendasi diharapkan segenap lapisan masyarakat, instansi terkaitdan pendamping diharapkan lebih intropeksi diri  dalam menangani anak-anak jalanan sehingga dalam menatap masa depan yang cerah dapat lebih terlaksana dengan baik.Kata kunci: Kredibilitas, pendamping, sikap, perilaku, anak jalanan