cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
Search results for , issue " Vol 4 (2014)" : 60 Documents clear
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPRESI BEBAS TERHADAP HASIL BELAJAR SENI MUSIK DITINJAU DARI MINAT OUTDOOR SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 SEMARAPURA ., RATNA SARI DEWI; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menitik beratkan pada permasalahan bagaimana hasil belajar seni musik siswa dapat ditingkatkan.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran ekspresi bebas terhadap hasil belajar seni musik yang ditinjau dari minat outdoor siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dilakukan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas XII IPA di SMA Negeri 1 Semarapura yang berjumlah 80 orang. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis varian dua jalan (ANAVA).Uji komparasi pasangan nilai rata-rata menggunakan Uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan hasil belajar seni musik antara siswa yang menggunakan metode ekspresi bebas dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional; 2) terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dan minat outdoor terhadap hasil belajar seni musik siswa; 3) pada siswa yang memiliki minat outdoor tinggi yang diberi metode ekspresi bebas memiliki hasil belajar seni musik yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional; dan 4) pada siswa yang memiliki minat outdoor rendah tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar seni musik baik jika belajar dengan metode ekspresi bebas maupun dengan metode pembelajaran konvensional.Kata Kunci : hasil belajar seni musik, minat outdoor, metode ekspresi bebas This research emphasizes on the problem how the art learning outcome is able to be increased. The aims to be achieved in this research is to observe the influence of the learning method of free expression against the art learning outcome observed from the students’ outdoor interest. In order to reach the aims above, a quasi experimental research was carried out with the design of the research is post-test only non equivalent control group design. The sample of this research is class XII science at Semarapura State Senior High School 1 consisting of 80 students. The data is analyzed decriptively and by using to ways analysis of varian (ANAVA). Comparison test of average score is using Tukey Test. The result of this research shows that: 1) there is a difference of musical art learning outcome between the students with free expression method and the students with conventional learning method, 2) there is an interactional influence between learning method and outdoor interest against the musical art learning outcome of the students, 3) for the students having high outdoor interest with free expression method gain higher musical art learning outcome compared with the conventional learning method; and 4) for the students having low outdoor interest, there is no significant difference in musical art learning outcome either learning with free expression method or with the conventional learning method.keyword : art learning outcome, free expression method, outdoor interest
PENGARUH AKTIVITAS PEMBELAJARAN APRESIASI SENI TERHADAP PEMAHAMAN SISWA MENGENAI SENI KARAWITAN DITINJAU DARI KEMAMPUAN ARTISTIK SISWA DI SMA NEGERI 1 SEMARAPURA ., I NYOMAN JUANDA PUTRA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan pemahaman seni karawitan antara siswa yang menggunakan aktivitas pembelajaran apresiasi seni dengan siswa yang menggunakan aktivitan pembelajaran langsung ditinjau dari kemampuan artistik siswa kelas XI IPA SMA N 1 Semarapura. Penelitian ini menggunakan rancangan posttest onnly control group design dengan mengambil sampel 80 siswa kelas XI IPA di SMAN 1 Semarapura. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis varian (ANAVA) dua jalan. Uji komparasi pasangan nilai rata-rata menggunakan Uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan pemahaman seni karawitan antara siswa yang menggunakan aktivitas pembelajaran apresiasi seni dengan siswa yang menggunakan aktivitas pembelajaran langsung, 2) terdapat pengaruh interaksi antara aktivitas pembelajaran dan kemampuan artistik terhadap pemahaman seni karawitan siswa, 3) pada siswa yang memiliki kemampuan artistik tinggi memiliki pemahaman seni karawitan yang lebih baik jika belajar dengan aktivitas pembelajaran apresiasi seni jika dibandingkan dengan aktivitas pembelajaran langsung; dan 4) pada siswa yang memiliki kemampuan artistik rendah tidak terdapat perbedaan pemahaman seni karawitan baik jika belajar dengan aktivitas pembelajaran apresiasi seni maupun dengan aktivitas pembelajaran langsung.Kata Kunci : aktivitas pembelajaran apresiasi seni, kemampuan artistik, pemahaman seni karawitan This study aimed at knowing the difference of Art Appreciation Learning towards the students understanding of Karawitan Art. The experimental design used in this study was posttest only control group design by taking 80 students of XI science class of SMAN 1 Semarapura. The data were analyzed descriptively and using two ways analysis of variant (ANAVA). The comparison pair average score test used Tukey test. The result of the study showed that : 1) there was the difference understanding of Karawitan art between the students using appreciation method based aesthetics attitude and the students using direct learning method, 2) there was the effect of interaction between the learning method and artistics attitude towards the students understanding of Karawitan art, 3) the students who had higher artistics talent had better understanding of karawitan art if they learnt by using art appreciation model than if they learnt by using direct learning model, and 4) the students who had lower artistics talent did not have difference understanding of Karawitan art if they learnt by using art appreciation model or direct learning model.keyword : Appreciation Learning Activity, Artistic Talent, Karawitan Art
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS ASESMEN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Kuta) ., I KETUT WARTIKA; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja terhadap hasil belajar fisika ditinjau dari sikap ilmiah. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Kuta tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 256 orang. Sampel diambil dengan cara random dengan anggota sampel 96 orang. Rancangan dalam penelitian ini adalah post-test only control group. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes dan sikap ilmiah dengan angket. Data dianalisis dengan analisis varians (Anava) dua jalur faktorial 2x2 dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar fisika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan sikap ilmiah terhadap hasil belajar fisika (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar fisika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi, (4) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar fisika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap ilmiah rendah. Kata Kunci : hasil belajar fisika, model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis asesmen kinerja, sikap ilmiah This research aims to investigate the effect of cooperative learning model type STAD based on performance assessment implementation towards physic’s learning outcome viewed from scientific attitude. Population in this research was eleventh grade senior high school students science major academic years 2013/2014 which was 256 people. Sample was 96 people selected randomly. The design in this research was post-test only control group. Learning outcome data were collected using test and scientific attitude data were obtained using questionnaire. Data were analyzed using two-ways analysis of variance (Anava) and Tukey test. Research results show that: (1) there is a significant difference in physic’s learning outcome of students who followed cooperative learning model type STAD based on performance assessment and students who followed conventional learning model. (2) there is a significant interaction effect between learning model and scientific attitude towards physic’s learning outcome. (3) there is a significant difference of physic’s learning outcome between students who followed cooperative learning model type STAD based on performance assessment and students who followed conventional learning model on students who had high scientific attitude. (4) there is a significant difference in physic’s learning outcome between students who followed cooperative learning model type STAD based on performance assessment and students who followed conventional learning model on students who had low scientific attitude.keyword : cooperative learning model type STAD based on performance assessment, physic’s learning outcome, scientific attitude
Pengaruh Implementasi Asesmen Projek Terhadap Hasil Belajar TIK dengan Mengontrol/Mengendalikan Kemampuan Numerik dan Ekspektasi Karir Bidang Informatika (Studi Pada Siswa Kelas XI SMA Dharma Praja Badung) tahun 2013/2014. ., RUSMAYANI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Gede Rasben Dantes, S.T, M.TI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar TIK antara siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek dengan siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional dengan mengontrol kemampuan numerik dan ekspektasi karir. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Dharma Praja Badung semester genap tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 204 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 90 orang yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 yang sama-sama berjumlah 45 orang. Berdasarkan teknik random sampling yang digunakan maka ditetapkan Kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen, dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Rancangan dalam penelitian ini adalah Post test only control group design dengan analisis statistik anakova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan pada taraf signifikansi 5% (1) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional FA hitung= 32.856 (2) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel kemampuan numerik dengan FA hitung = 36.631 (3) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel ekspektasi karir dengan FA hitung = 36.570 (4) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel kemampuan numerik dan ekspektasi karir dengan FA hitung = 29,458, (5) Kemampuan numerik memiliki kontribusi terhadap hasil belajar TIK dengan Rxy²= 0.231. Hal ini berarti sekitar 23.1% variasi dalam variabel terikat Y dijelaskan oleh variabel X (Kemampuan numerik). (6) Ekspektasi karir memiliki kontribusi terhadap hasil belajar TIK didapat Rxy²= 0.202. Hal ini berarti sekitar 20.25% variasi dalam variabel terikat Y dijelaskan oleh variabel X (Ekspektasi karir) dan (7) Terdapat kontribusi secara simultan antara kemampuan numerik dan ekspektasi karir terhadap hasil belajar TIK dengan R = 0.482. Hal ini berarti kontribusi kemampuan numerik (X₁) dan ekspektasi karir (X₂) terhadap hasil belajar TIK (Y) besarnya 48.2% sedangkan sisanya ditentukan oleh variabel yang lain yang tidak diteliti. Kata Kunci : Asesmen Projek, Kemampuan Numerik, Ekspektasi Karir, dan Hasil Belajar TIK This study aims to determine the ICT differences in learning outcomes between students who take the assessment learning project with students who take conventional assessment of learning by controlling the ability of numerical and career expectations. The study population was all students in class XI High School Praja Dharma Badung second semester of academic year 2013/2014, amounting to 204 people . Samples were taken by means of random sampling totaling 90 people, divided into two classes, namely class XI IPA1 and XI IPA 2 equally numbered 45 people. Based on random sampling technique is used then the specified Class XI Science 2 as an experimental class, and class XI Science 1 as the control class. The design of this study is the post-test only control group design with statistical analysis Anacova one lane . The results indicate the significance level of 5 % (1) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment FA= 32 856, (2) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment project shows significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after covariates are controlled by numerical ability with the FA= 36 631, (3) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after controlled by covariates career expectations with the FA= 36,570, (4) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after covariates are controlled by numerical abilities and career expectations with the FA= 29.458, (5) Numerical ability have contributed to the learning outcomes of ICT with rxy²= 0.231. This means that approximately 23.1% of the variation in the dependent variable Y is explained by the variable X (Numerical Ability), (6) Career expectations have contributed to the results obtained studying ICT rxy²= 0.20. This means that approximately 20.25 % of the variation in the dependent variable Y is explained by the variable X (Expectation career), and (7) There is a simultaneous contribution between numerical ability and career expectations of ICT on learning outcomes with R= 0.482. This means that the contribution of numerical ability (X₁) and career expectations (X₂) of ICT on learning outcomes (Y) the amount of 48.2 % while the rest is determined by other variables not examined. keyword : Assessment Project, Numerical Ability, Career Expectations and Results ICT learning
PENGARUH IMPLEMENTASI OPEN-ENDED PROBLEM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN PENGENDALIAN KEMAMPUAN PENALARAN ABSTRAK ., NI MADE DESI ARIANI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh open-ended problem terhadap kemampuan pemecahan masalah dengan pengendalian kemampuan penalaran abstrak. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa tahun pelajaran 2013/2014 dengan populasi sebanyak 81 orang (tiga kelas) dengan tingkat kemampuan setara. Penetapan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling terhadap kelas dengan jumlah dua kelas (52 siswa). Data kemampuan pemecahan masalah diperoleh dengan tes uraian dan data kemampuan penalaran abstrak dikumpulkan dengan tes kemampuan penalaran abstrak berupa pilihan ganda. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, ANAVA, dan ANAKOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan open-ended problem dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan closed-ended problem, (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan open-ended problem dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan closed-ended problem setelah kemampuan penalaran abstrak dikendalikan, dan (3) kontribusi kemampuan penalaran abstrak terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 72%.Kata Kunci : open-ended problem, pemecahan masalah, dan penalaran abstrak This study aimed at discovering the effect of the implementation of open-ended problem in mathematics learning on problem solving ability by controlling abstract reasoning ability. The study was a quasi-experiment subjected to the fifth year students of SD N 3 Banjar Jawa in the Academic Year 2013/2014. The population were 81 students (3 classes) with equal ability. The samples of the study were selected using random sampling which resulted in two classes (52) students. The problem solving data were collected by essay type test and the data for abstract reasoning ability were collected by multiple choice type test. The data were analyzed with descriptive statistic, ANOVA and ANCOVA. The result of the study showed that: (1) there was a significant difference in problem solving ability between the students who were taught using open-ended problem and those who were taught using closed-ended problem, (2) there was a significant difference in problem solving ability between the students who were taught using open-ended problem and those who were taught using closed-ended problem after the abstract reasoning being controlled, and (3) the contribution of abstract reasoning toward problem solving ability was 72%.keyword : abstract reasoning, open-ended problem, and problem solving
Pengaruh Implementasi Asesmen Kinerja Terhadap Hasil Belajar Membaca Bahasa Jepang Ditinjau Dari Tingkat Kecemasan Belajar Siswa Kelas XI Akomodasi Perhotelan Pada SMK Negeri 1 Tegallalang. ., NI NYOMAN MARIANI; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh implementasi asesmen kinerja terhadap hasil belajar membaca Bahasa Jepang ditinjau dari tingkat kecemasan belajar. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI akomodasi perhotelan pada SMK Negeri 1 Tegallalang dengan menggunakan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 77 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Random Sampling. Data kecemasan belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner kecemasan belajar, dan data hasil belajar membaca bahasa Jepang dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar membaca bahasa Jepang. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar membaca Bahasa Jepang antara siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis asesmen kinerja dan siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis asesmen konvensional (FA = 6,351 dengan p < 0,05). (2) Terdapat pengaruh interaksi antara penerapan asesmen dan tingkat kecemasan belajar terhadap hasil belajar membaca Bahasa Jepang yang ditunjukkan oleh nilai (FAB = 40,749 dengan p < 0,05). (3) Untuk siswa yang memiliki tingkat kecemasan belajar rendah yang mengikuti pembelajaran menggunakan asesmen kinerja hasil belajar membaca Bahasa Jepang siswa lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan asesmen konvensional (Q= 8,907 dengan p < 0,05). (4) Untuk siswa yang memiliki tingkat kecemasan belajar tinggi hasil belajar membaca Bahasa Jepang siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional lebih baik daripada hasil belajar membaca bahasa Jepang siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen kinerja hal ini dibuktikan dengan nilai (Q = 4,030 dengan p < 0,05).Kata Kunci : asesmen kinerja, hasil belajar membaca Bahasa Jepang, kecemasan belajar This study aimed to find out and analyze the effect of implementation of performance assessment toward learning achievement of reading Japanese viewed from learning anxiety. This study was conducted in the eleventh grade tourism vocational of SMK Negeri 1 Tegallalang through an experiment with Post Test Only Control Group Design. The sample of this study consisted of 77 students which were selected by using random sampling technique. The data of Learning Anxiety were collected with quesionaire and learning achievement of reading Japanese were collected with reading test of multiple choice. The collected data were analyzed with ANAVA (analysis of Varians) which was followed by Tukey test. The results showed that (1) There was a significant difference of learning achievement of reading Japanese between students who studied with performance assessment and conventional assessment, it was proved by (FA = 6,351 with p < 0,05). (2) There was an interaction effect between implementation of assessment with achievement with Learning Anxiety toward learning achievement of reading Japanese, it could be shown by (FAB = 40,749 with p < 0,05), (3) The students who had low learning anxiety and followed the implementation of performance assessment had better score than those who followed conventional assessment, and where (Q= 8,907 with p < 0,05), (4) The students who had high learning anxiety and studied by conventional assessment had better learning achievement of reading Japanese than those who studied with performance assessment, it was proved by (Q = 4,030 with p < 0,05).keyword : performance assessment, learning achievement of reading japanese, learning anxiety
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS DITINJAU DARI KECEMASAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PAYANGAN ., I MADE ADI WIRANATA; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif berbantuan asesmen portofolio terhadap kemampuan menulis dalam bahasa Inggris siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Payangan berjumlah 287 siswa, sebanyak 84 siswa dipilih sebagai sampel dengan teknik random sampling. Data dalam penelitian dikumpulkan menggunakan instrumen tes kemampuan menulis dan kuesioner kecemasan selanjutnya dianalisis dengan uji statistik Anava Dua Jalur dan uji lanjut dengan uji Tukey berbantuan SPSS for windows. Hasil penelitian menujukan; (1) kemampuan menulis bahasa Inggris siswa yang mengikuti pembelajaran model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi daripada siswa dengan pembelajaran konvensional (Fhitung= 4,249 > Ftabel(α0,05) =2,95 (2) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kecemasan siswa (Fhitung = 4, 732 >Ftabel =2,95 (3) pada siswa dengan tingkat kecemasan tinggi, kemampuan menulis bahasa Inggris siswa dengan model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional Qhitung 7,91 > Qtabel=2,95 (4) pada kelompok siswa dengan kecemasan rendah, kemampuan menulis bahasa Inggris siswa dengan model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional (Qhitung = 5,28 > Qtabel =2,95Kata Kunci : asesmen portofolio, kecemasan siswa, kemampuan menulis bahasa Inggris, model pembelajaran kooperatif This research aims to investigate the effect of conventional learning model assisted by portfolio assessment towards student’s English writing skill compared to conventional learning model. It is also aimed to have the interaction effect of anxiety towards student’s English writing skill. This research was experimental research with 2x2 factorial design. The population was entire seventh grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan academic years 2013/2014 which were 287 students, and 84 students were assigned as research sample. Data in this research were collected using writing skill test and anxiety questionnaire, then analyzed using two-way Anova statistical analysis and continued with Tukey test. Research results show; (1) English writing skill of students who followed cooperative learning model assisted by portfolio assessment is higher than students who used conventional learning (Fobs= 4.249>Fcv =2.95); (2) there is interaction between learning model and student’s anxiety (Fobs=43.742>Fcv = 2.95); (3) on students with high anxiety level, English writing skill of students with cooperative model assisted by portfolio assessment is higher than students who followed conventional model (Qobs = 7.91 >Qcv = 2.95); (4) on group of students with low anxiety level, English writing skill of students with cooperative model assisted by portfolio assessment is higher than students who followed conventional model (Qobs = 5.28 >Qcv = 2.95). It can be concluded that cooperative learning model assisted by portfolio assessment and student’s anxiety have an effect on English writing skill of seventh grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan academic years 2013/2014keyword : conventional, cooperative learning model, English writting skill, portfolio assessment, student’s anxiety
Dwi Yasthini Ni Made, 2014, Pengaruh Implementasi Asesmen Portofolio Terhadap Kemampuan Menulis Dalam Bahasa Inggris Ditinjau Dari Sikap Percaya Diri Siswa (Eksperimen Pada Siswa Kelas VIII Di SMP N 1 Payangan), Tesis, Jurusan Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, Program Pascasarjana Undiksha Singaraja. ., NI MADE DWI YASTHINI; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh implementasi asesmen portofolio dan sikap percaya diri siswa terhadap kemampuan menulis dalam bahasa Inggris. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Payangan melalui eksperimen dengan Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 88 orang siswa kelas VIII yang dipilih dengan tehnik random sampling. Data sikap percaya diri dikumpulkan dengan kuiseoner sikap percaya diri dan data kemampuan menulis dalam bahasa Inggris dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan menulis teks recount bahasa Inggris. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis varians (ANAVA) dua jalan kemudian dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan menulis teks recount bahasa Inggris antar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan asesmen konvensional. (2) Terdapat pengaruh interaksi antara penerapan jenis asesmen dan sikap percaya diri terhadap kemampuan menulis teks recount bahasa Inggris. (3) Untuk siswa yang memiliki sikap percaya diri tinggi, kemampun menulis teks recount bahasa Inggris antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan dengan asesmen portofolio lebih tinggi daripada kemampuan menulis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional. (4) Untuk siswa yang memiliki sikap percaya diri rendah, kemampun menulis teks siswa yang mengikuti pembelajaran dengan dengan asesmen konvensional lebih tinggi daripada kemampuan menulis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen portofolio.Kata Kunci : Asesmen Portofolio, Kemampuan Menulis Dalam Bahasa Inggris, Sikap Percaya Diri This research aims to investigate and analyze the effect of portfolio assessment implementation and student’s self confidence toward English writing skill. This research was conducted in SMP N 1 Payangan through experiment using Post Test Only Control Group Design. Research sample was 88 students of class VIII selected using random sampling technique. Confidence data were collected by self confidence questionnaire and English writing skill data were obtained using recount English writing skill test. Data collected were analyzed using two-way analysis of variance (ANOVA) then continued with Tukey testing. Results show the followings: (1) there is a difference in recount English writing skill between students who followed learning using portfolio assessment and students who followed learning using conventional assessment approach.. (2) there is an interaction effect between types of assessment implemented and self confidence toward recount English writing skill. (3) For students who had high self confidence, recount English writing skill between students who followed learning using portfolio assessment was higher than English writing skill of students who followed learning using conventional assessment. (4). For students who had low self confidence, writing skill of students who followed learning using conventional assessment was higher than writing skill of students who followed by using portfolio assessment.keyword : self confidence, english writing skill, portfolio assessment
PENGARUH IMPLEMENTASI TEKNIK KLARIFIKASI NILAI TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKn DENGAN KOVARIABEL SIKAP MULTIKULTUR PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PAYANGAN ., ANAK AGUNG GDE ANOM SEPARSA; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh implementasi teknik klarifikasi nilai terhadap prestasi belajar PKn dengan kovariabel sikap multikultur pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan, yang berjumlah 307 orang. Sebanyak 80 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data prestasi belajar PKn dikumpulkan dengan tes prestasi belajar berbentuk pilihan ganda dan data sikap multikultur menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan ANACOVA (Analysis Covariance). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang mengikuti teknik klarifikasi nilai dengan siswa yang mengikuti teknik konvensional (F = 43,73 dan p < 0,05). Kedua, setelah diadakan pengendalian terhadap variabel sikap multikultur, terdapat perbedaan prestasi belajar PKn antara siswa yang mengikuti implementasi teknik klarifikasi nilai dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 49,89 dan p < 0,05). Ketiga, Kovariabel sikap multikultur memberi kontribusi terhadap prestasi belajar PKn siswa sebesar 23,23%Kata Kunci : Prestasi belajar PKn, Sikap multikultur, Teknik klarifikasi nilai. This is a research of civic’s learning achievement with multiculture attitude covariable on eighth grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan. This research was an experimental research to investigate the effect of value clasification technique implementation using The Posttest-Only Control-Group Design. Population in this research was 307 persons eighth grade students in SMP Negeri 1 Payangan. 80 students were selected as sample which were determined using random sampling technique. Civic’s learning achievement data were collected using learning achievement test in the form of multiple choice test and multiculture attitude data were collected using questionnaire. Data were analyzed using ANACOVA (Analysis of Covariance).Results show that; First, there is a significant difference between student’s learning outcome who followed value clasification technique and students who followed conventional technique (F = 43.73 and p
Pengaruh Model Pembelajaran Master dan Asesmen Autentik Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan. ., NI MADE DYAN ANGGRENI; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Vol 4 (2014)
Publisher : Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran master dan asesmen autentik terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling yang terdiri dari 4 kelompok dengan jumlah sebanyak 120 siswa kelas VIII. Penelitian ini menggunakan rancangan the posttest only control group design. Data yang dikumpulkan adalah tes hasil belajar IPA. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan analisis (ANAVA ) dua jalur selanjutnya dilakukan Uji Tukey . Hasil Penelitian menunjukan sebagai berikut (1 )terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran master dan siswa mengikuti model pembelajaran (FA=6,8511>Ftabel(α=0,05)=3,92), (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen autentik dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional (FB=4,912>Ftabel(α=0,05)=3,92). (3)terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan model asesmen terhadap hasil belajar IPA (FAB=38,287>Ftabel(α=0,05)=3,92). (4) pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen autentik, hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran master lebih tinggi daripada kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (Qhitung =8,80> Qtabel(α=0,05)=2,80). (5) pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional, hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran master (Qhitun =3,57> Qtabel(α=0,05)=2,80).(6) pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran master, hasil belajar IPA antara siswa yang menggunakan asesmen autentik lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan asesmen konvensional (Qhitung=8,41> Qtabel(α=0,05)=2,80) (7) pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA antara siswa yang menggunakan asesmen konvensional lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan asesmen autentik(Qhitung=3,97> Qtabel(α=0,05)=2,80). Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran master dan asesmen autentik berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMP N I Payangan. Kata Kunci : model pembelajaran master, asesmen autentik, dan hasil belajar IPA. This study aimed to know the influence of Master Model and Autentic Assesment upon science learning out come. The research type is quasi research in VIII grade students of SMP N 1 Payangan. Sample of this research is used by random sampling technique which is consist of 4 group with 120 students in VIII grade as the sample of this study. This research used the posttest only control group design.The data of this research were collected through science test. The collected data were analyzed by two ways ANAVA (Analysis of Varians), which was followed by Tukey test. The result of the study show the followings, (1) there was a difference of science learning out come between students who studied by master model learning with who studied by conventional learning, it was proved by FA = 6,851> Ftable = 3,92. (2)there was the difference of science learning out come between students who studied by authentic assessment with who studied by conventional assessment, it was proved by FB = 4,912 > Ftable = 3,92. (3) These was an interaction effect between the use of learning model and assessment as shown by FAB = 38,287 > Ftable 3,92. (4) The students who studied used by authentic assessment and master model learning had higher learning out come than those who studied by authentic assessment and conventional learning it was proved by Q = 8,80 > Qtable = 2,80. (5) The students who studied used by conventional assessment and conventional learning model had higher than those who studied by conventional assessment and master learning model , it was proved by Q = 3,57 > Qtable = 2,80. (6) The students who studied used by master model learning and authentic assessment had higher learning outcome than those who studied by master learning model and conventional assessment it was proved by Q = 8,41 > Qtable = 2,80. (7) The students who studied used by conventional learning and conventional assessment had higher than those who studied by conventional learning and authentic assessment, it was proved by Q = 3,97 > Qtable = 2,80. Based on the findings, it can be conclude that master learning model and authentic assessment have significant effect on science learning out come on VIII student of SMP N I Payangan. keyword : master model, authentic assessment , and science learning out come