cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2014)" : 60 Documents clear
Pengaruh Implementasi Metode Inkuiri Terbimbing Berbasis Asesmen Kinerja Terhadap Hasil Belajar IPA Ditinjau Dari Sikap Ilmiah Siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tegallalang ., SAGUNG PUTRI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.202 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1371

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode inkuiri terbimbing berbasis asesmen kinerja terhadap prestasi belajar IPA yang ditinjau dari sikap ilmiah siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tegallalang dengan menggunakan metode eksperimen semu dengan desain faktorial 2x2. Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 80 orang yang diambil dengan teknik random sampling kelas. Instrumen penelitian berupa tes prestasi belajar IPA dan kuesioner sikap ilmiah. Analisis data menggunakan ANAVA dua jalur dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti metode inkuiri terbimbing berbasisi asesmen kinerja dan siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional. (FA = 5,331; p < 0,05). Dari rata-rata hitung diketahui bahwa pada siswa yang mengikuti metode inkuiri terbimbing berbasis asesmen kinerja lebih tinggi prestasi belajar IPA daripada siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional ( ). (2) Terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar IPA (FA = 28,89; p < 0,05). (3) Terdapat perbedaan prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti metode inkuiri terbimbing berbasis asesmen kinerja dan siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional pada kelompok siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi (Q = 7,655; p < 0,05). Dari rata-rata hitung diketahui bahwa pada siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi dan mengikuti metode inkuiri terbimbing berbasis asesmen kinerja lebih tinggi prestasi belajar IPA daripada siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi dan mengikuti metode pembelajaran konvensional ( ). (4) Terdapat perbedaan prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti metode inkuiri terbimbing berbasis asesmen kinerja dengan siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional pada kelompok siswa yang memiliki sikap ilmiah rendah (Q = 3,037 > Qt (dk=84;α=0,05) = 2,86). Dari rata-rata hitung diketahui bahwa pada siswa yang memiliki sikap ilmiah rendah dan mengikuti metode inkuiri terbimbing berbasis asesmen kinerja lebih rendah prestasi belajar IPA daripada siswa yang memiliki sikap ilmiah rendah dan mengikuti metode pembelajaran konvensional ( ). Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa penerapan metode inkuiri terbimbing berbasis asesmen kinerja dan sikap ilmiah berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tegallalang. Kata Kunci : Metode Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Asesmen Kinerja, Sikap Ilmiah, Prestasi Belajar IPA The aimed of this research is to determine the effect of guidance inquiry teaching and learning method based on performance assessment to the science achievement from scientific attitude. This research was conducted in SMP Negeri 1 Tegallalang by using quasy experiment with factorial design 2 x 2. The amount of this sample are 80 students. That is taken by using class random sampling technique. The research instrument is a test of science achievement and questionnaire of scientific attitude, that were analyzed using Anava AB statistic and Tukey. The results showed that: (1) There was a difference on science achievement between the student who followed the guidance inquiry teaching and learning method based on performance assessment and conventional learning method (FA = 7,655; p < 0,05). By seeing the average we know that, students who followed the teaching learning with guidance inquiry teaching and learning method based on performance assessment was higher than students who followed the teaching learning with conventional learning method ( ). (2) There was an interaction effect between the teaching learning method and scientific attitude to the science achievement (FAB = 28,89; p < 0,05). ( 3) There was a difference on science achievement between the student who followed guidance inquiry teaching and learning method based on performance assessment and conventional learning method to the groups of students who had high scientific attitude (Q = 7,655; p < 0,05). By seeing the average we know that, students who had high scientific attitude and followed teaching learning with guidance inquiry teaching and learning method based on performance assessment was higher than students who had high scientific attitude and followed the teaching learning with conventional method ( ). (4) There was a difference on science achievement between the student who followed guidance inquiry teaching and learning method based on performance assessment and conventional learning method to the groups of students who had low scientific attitude (Q = 3,71; p < 0,05). By seeing the average we know that, students who had low scientific attitude and followed teaching learning with guidance inquiry teaching and learning method based on performance assessment was lower than students who had low scientific attitude and followed the teaching learning with conventional learning method ( ). Based on the invention above, we can make a conclusion that guidance inquiry teaching and learning method based on performance assessment and scientific attitude has an effect to the science achievement to the eight grade students in VIII class of SMP Negeri 1 Tegallalang keyword : The Guidance Inquiry Teaching and Learning Method Based on Performance Assessment, Scientific Attitude, Science Achievement
PENGARUH IMPLEMENTASI ASESMEN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR DENGAN MENGENDALIKAN KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN SPASIAL SISWA MULTIMEDIA ., KETUT SATRIA; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Gede Rasben Dantes, S.T, M.TI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.347 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asesmen kinerja terhadap hasil belajar siswa “Menerapkan Efek Khusus Pada Objek Produksi” di Jurusan Multimedia SMKN 3 Singaraja tahun akademik 2013/2014. Penelitian ini didasari oleh, pembelajaran yang terlaksana masih bersifat teoretis sehingga tujuan vokasional belum dapat dicapai secara optimal. Desain analisis yang digunakan adalah single factor independent groups design with use of covariate. Instrumen yang digunakan adalah asesmen kinerja rubrik, tes kemampuan spasial, dan kuesioner kreativitas. Data dianalisis dengan menggunakan statistik ANAKOVA satu jalur dua kovariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar siswa yang menggunakan asesmen kinerja lebih baik dibandingkan siswa yang menggunakan asesmen konvensional ; (2) kreativitas berpengaruh terhadap hasil belajar ; (3) kemampuan spasial berpengaruh terhadap hasil belajar ; dan (4) terdapat pengaruh interaksi antara kreativitas dan kemampuan spasial terhadap hasil belajar.Kata Kunci : asesmen kinerja, hasil belajar, kemampuan spasial, kreativitas. This study aimed at identifying the effects of performance assessment towards students’ learning outcomes ”Implementation of Special Effect on Production Object ” at Multimedia program of SMKN 3 Singaraja in the academic year 2013/2014. This study was conducted to respond to the theoretical instructional process in this school which made the vocational instructional objectives could not be obtained optimally. The design was single factor independent groups design with use of covariate. A performance assessment rubric, a spatial ability test, and a questionnaire on creativity were the instruments used in this study. The data were analyzed by one way two co-variables ANACOVA. The results show: (1) the students’ learning outcomes are better with performance assessment than conventional one ; (2) the students’ creativity affects their learning outcomes ; (3) the students’ spatial ability affects their learning outcomes ; and (4) The interaction between students’ creativity and spatial ability affects the students learning outcomes.keyword : performance assessment, learning outcomes, spatial ability, and creativity.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM GEMBROT BERBASIS AJARAN DASA YAMA BRATA UNTUK MENINGKATKAN SIKAP RELIGIUS DAN PRESTASI BELAJAR PPKn Tahun Ajaran 2013/2014) ., PUTU DWILA YOSIANI; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.241 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1146

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Paikem Gembrot berbasis ajaran Dasa Yama Brata untuk meningkatkan sikap religius dan prestasi belajar PPKn. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 3 Denpasar. Sampel yang digunakan berjumlah 92 orang dibagi menjadi kelas kontrol dan kelas eksperimen diambil dengan teknik random sampling. Data prestasi belajar dikumpulkan melalui tes dan sikap religius siswa dikumpulkan dengan kuesioner. Analisis data menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Paikem Gembrot berbasis ajaran Dasa Yama Brata berpengaruh lebih baik dan terdapat perbedaan secara simultan terhadap sikap religius dan prestasi belajar PPKn siswa dibandingkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Kata kunci: Model Pembelajaran Paikem Gembrot, Dasa Yama Brata, Prestasi Belajar PPKn, Sikap Religius. Abstract The purpose of this research is to investigate the effect of Paikem Gembrot learning model based on Dasa Yama Brata philosophy to improve religious attitude and civic’s learning achievement. This research was quasi-experimental research with posttest-only control group design. Population research was the entire seventh grade junior high school students SMP N 3 Denpasar. Sample used was 92 persons divided into control class and experimental class using random sampling technique. Learning achievement data were collected using test and religious attitude of students were gathered using questionnaire.Data analysis was using MANOVA. Research result shows that Paikem Gembrot learning model based on Dasa Yama Brata philosophy has a better effect on religious attitude and student’s learning achievement, and there is a simultaneous difference of religious attitude and civic’s learning achievement on those who were given learning using Paikem Gembrot based on Dasa Yama Brata philosophy model compared to conventional model. keyword : Key words: Paikem Gembrot Learning Model, Dasa Yama Brata, Civic’s Learning Achievement, Religious Attitude.
Pengaruh Implementasi Asesmen Projek Terhadap Hasil Belajar TIK dengan Mengontrol/Mengendalikan Kemampuan Numerik dan Ekspektasi Karir Bidang Informatika (Studi Pada Siswa Kelas XI SMA Dharma Praja Badung) tahun 2013/2014. ., RUSMAYANI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Gede Rasben Dantes, S.T, M.TI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.729 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar TIK antara siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek dengan siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional dengan mengontrol kemampuan numerik dan ekspektasi karir. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Dharma Praja Badung semester genap tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 204 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 90 orang yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 yang sama-sama berjumlah 45 orang. Berdasarkan teknik random sampling yang digunakan maka ditetapkan Kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen, dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Rancangan dalam penelitian ini adalah Post test only control group design dengan analisis statistik anakova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan pada taraf signifikansi 5% (1) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional FA hitung= 32.856 (2) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel kemampuan numerik dengan FA hitung = 36.631 (3) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel ekspektasi karir dengan FA hitung = 36.570 (4) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel kemampuan numerik dan ekspektasi karir dengan FA hitung = 29,458, (5) Kemampuan numerik memiliki kontribusi terhadap hasil belajar TIK dengan Rxy²= 0.231. Hal ini berarti sekitar 23.1% variasi dalam variabel terikat Y dijelaskan oleh variabel X (Kemampuan numerik). (6) Ekspektasi karir memiliki kontribusi terhadap hasil belajar TIK didapat Rxy²= 0.202. Hal ini berarti sekitar 20.25% variasi dalam variabel terikat Y dijelaskan oleh variabel X (Ekspektasi karir) dan (7) Terdapat kontribusi secara simultan antara kemampuan numerik dan ekspektasi karir terhadap hasil belajar TIK dengan R = 0.482. Hal ini berarti kontribusi kemampuan numerik (X₁) dan ekspektasi karir (X₂) terhadap hasil belajar TIK (Y) besarnya 48.2% sedangkan sisanya ditentukan oleh variabel yang lain yang tidak diteliti. Kata Kunci : Asesmen Projek, Kemampuan Numerik, Ekspektasi Karir, dan Hasil Belajar TIK This study aims to determine the ICT differences in learning outcomes between students who take the assessment learning project with students who take conventional assessment of learning by controlling the ability of numerical and career expectations. The study population was all students in class XI High School Praja Dharma Badung second semester of academic year 2013/2014, amounting to 204 people . Samples were taken by means of random sampling totaling 90 people, divided into two classes, namely class XI IPA1 and XI IPA 2 equally numbered 45 people. Based on random sampling technique is used then the specified Class XI Science 2 as an experimental class, and class XI Science 1 as the control class. The design of this study is the post-test only control group design with statistical analysis Anacova one lane . The results indicate the significance level of 5 % (1) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment FA= 32 856, (2) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment project shows significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after covariates are controlled by numerical ability with the FA= 36 631, (3) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after controlled by covariates career expectations with the FA= 36,570, (4) ICT learning outcomes of students who take the learning assessment projects showed a significant difference to the learning outcomes of students who take conventional learning assessment after covariates are controlled by numerical abilities and career expectations with the FA= 29.458, (5) Numerical ability have contributed to the learning outcomes of ICT with rxy²= 0.231. This means that approximately 23.1% of the variation in the dependent variable Y is explained by the variable X (Numerical Ability), (6) Career expectations have contributed to the results obtained studying ICT rxy²= 0.20. This means that approximately 20.25 % of the variation in the dependent variable Y is explained by the variable X (Expectation career), and (7) There is a simultaneous contribution between numerical ability and career expectations of ICT on learning outcomes with R= 0.482. This means that the contribution of numerical ability (X₁) and career expectations (X₂) of ICT on learning outcomes (Y) the amount of 48.2 % while the rest is determined by other variables not examined. keyword : Assessment Project, Numerical Ability, Career Expectations and Results ICT learning
PENGARUH IMPLEMENTASI TEKNIK KLARIFIKASI NILAI TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKn DENGAN KOVARIABEL SIKAP MULTIKULTUR PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PAYANGAN ., ANAK AGUNG GDE ANOM SEPARSA; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.492 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh implementasi teknik klarifikasi nilai terhadap prestasi belajar PKn dengan kovariabel sikap multikultur pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan, yang berjumlah 307 orang. Sebanyak 80 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data prestasi belajar PKn dikumpulkan dengan tes prestasi belajar berbentuk pilihan ganda dan data sikap multikultur menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan ANACOVA (Analysis Covariance). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang mengikuti teknik klarifikasi nilai dengan siswa yang mengikuti teknik konvensional (F = 43,73 dan p < 0,05). Kedua, setelah diadakan pengendalian terhadap variabel sikap multikultur, terdapat perbedaan prestasi belajar PKn antara siswa yang mengikuti implementasi teknik klarifikasi nilai dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 49,89 dan p < 0,05). Ketiga, Kovariabel sikap multikultur memberi kontribusi terhadap prestasi belajar PKn siswa sebesar 23,23%Kata Kunci : Prestasi belajar PKn, Sikap multikultur, Teknik klarifikasi nilai. This is a research of civic’s learning achievement with multiculture attitude covariable on eighth grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan. This research was an experimental research to investigate the effect of value clasification technique implementation using The Posttest-Only Control-Group Design. Population in this research was 307 persons eighth grade students in SMP Negeri 1 Payangan. 80 students were selected as sample which were determined using random sampling technique. Civic’s learning achievement data were collected using learning achievement test in the form of multiple choice test and multiculture attitude data were collected using questionnaire. Data were analyzed using ANACOVA (Analysis of Covariance).Results show that; First, there is a significant difference between student’s learning outcome who followed value clasification technique and students who followed conventional technique (F = 43.73 and p
Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif dengan Teknik TTW dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemahaman Bacaan Pembelajaran Bahasa Indonesia ., NI LUH SRITAMAN; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.593 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW dalam rangka meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman bacaan. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-eksperimental dengan rancangan Posttest-only control group design. Populasi adalah semua kelas VII SMP Negeri 3 Payangan. Sebanyak 52 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Data yang dikumpulkan adalah kemampuan berpikir kritis yang dikumpulkan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis dan pemahaman bacaan menggunakan tes pemahaman bacaan. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA (multivariat Analysis of Variance) berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara yang mengikuti pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional. (2) terdapat perbedaan pemahaman bacaan pada pembelajaran bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. (3) terdapat perbedaan secara simultan terhadap kemampuan berpikir kritis dan pemahaman bacaan pada pembelajaran bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teknik TTW dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif dengan teknik TTW, kemampuan berpikir kritis, pemahaman bacaan. This research aims to investigate the effect of cooperative learning using TTW technique to improve critical thinking skill and reading comprehension. This was a quasi-experimental research using post test only control group. Population in this research was the entire seventh grade junior high school students of SMP Negeri 3 Payangan. 52 students were selected as reserach sample by using random sampling technique. Data collected were critical thinking skill obtained by using critical thinking skill test and reading comprehension data were acquired using reading comprehension test. Data were analyzed using MANOVA (Multivariate Analysis of Variance) assissted by SPSS 17.00 for windows. The results show that: (1) there is a difference in critical thinking ability between students who followed cooperative learning using TTW technique and students who followed conventional learning. (2) There is a difference in Bahasa Indonesia reading comprehension between students who followed cooperative learning model using TTW technique and students who followed conventional learning. (3) There is a simultaneous difference towards critical thinking ability and reading comprehension in Bahasa Indonesia between students who followed learning using TTW technique and students who followed conventional learning.keyword : cooperative learning model using TTW technique, critical thinking ability, reading comprehension
ENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XII IPA SMA NEGERI 2 SEMARAPURA ., LUH MADE SRIYATI; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.489 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap prestasi belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan rancangan The Posttest-Only Control Group Design dengan sampel sebanyak 88 siswa kelas XII IPA SMAN 2 Semarapura. Data dikumpulkan dengan tes prestasi hasil belajar matematika dan kuesioner motivasi belajar serta dianalisis menggunakan ANAVA dua jalan. Hasil analisis menunjukkan (1) prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari pada prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika, (3) pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran model konvensional, dan (4) pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional lebih baik dari pada prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran model STAD.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD, motivasi belajar, prestasi belajar matematika This study aimed at finding out and analyzing the effect of STAD cooperative learning model towards mathematics learning achievement viewed from learning motivation of the twelveth year science program students of SMA Negeri 2 Semarapura. This study belonged to a Quasi Experiment with Posttest Only Control Group Design. The sample of this study consisted of 88 students selected by using random sampling. The data obtained were analyzed by using two-way ANOVA which followed by Tukey test. The results showed that (1) the mathematics learning achievement of students taught by STAD cooperative learning model was higher than those taught by conventional learning model, (2) there was an interaction effect between learning model and students’ learning motivation on mathematics learning achievement ,(3) the students with high learning motivation and tauhgt by the STAD cooperative learning model had higher mathematics learning achievement than those taught by conventional learning model and, (4) the students with low learning motivation and tauhgt by STAD cooperative learning model had lower mathematics learning achievement than the students taught by conventional learning model.keyword : Learning motivation, Mathematics Learning Achievement, STAD Cooperative Learning Model,
Pengaruh Penggunaan Bentuk Tes terhadap Hasil Belajar Membaca Bahasa Indonesia dengan Kovariabel Motivasi Berprestasi pada Siswa Kelas XII SMA Pariwisata PGRI Dawan ¬Klungkung ., ANAK AGUNG YUDI WAHYUNI; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.805 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bentuk tes terhadap hasil belajar membaca bahasa Indonesia dengan motivasi berprestasi pada siswa kelas XII SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Jumlah sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas berjumlah 70 orang, siswa kelas XII IPB2 sebagai kelompok eksperimen, serta kelas XII IPB3 sebagai kelompok kontrol. Instumen pengambilan data berupa tes hasil belajar membaca bahasa Indonesia dan kuesioner motivasi berprestasi siswa. Analisis data dilakukan dengan ANAKOVA satu jalan pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) ada perbedaan hasil belajar membaca bahasa Indonesia antara siswa yang menggunakan bentuk tes esai dengan yang menggunakan bentuk tes objektif. (FA = 8,688 > F tabel = 3,98) (2) tidak ada perbedaan hasil belajar membaca bahasa Indonesia antara siswa yang menggunakan bentuk tes esai dengan siswa yang menggunakan tes objektif setelah kovariabel motivasi berprestasi dikendalikan (FA = 0,888 < F tabel = 3,98), (3) terdapat kontribusi motivasi berprestasi terhadap hasil belajar membaca bahasa Indonesia sebesar 66%( R = 0,818 , R2 = 0,660 = 66%)Kata Kunci : hasil belajar membaca, motivasi berprestasi, penggunaan bentuk tes This study aimed to know the effect of the use of the test toward the students’ reading achievement on Indonesia language at SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung.This study was experimental study with post-test only control group design. The samples were 70 students. The instruments used in collecting the data were test of Indonesian language reading achievement and achievement motivation questionnaire. The data were analysis using one-way ANACOVA in the level of significant 5%. The result of this study showed (1) a different was found on the result of Indonesia Language reading achievement between students who followed essay test and those who followed objektive test (FA = 8,688 > F Table =3,98). (2) There was not difference on Indonesian language reading achievement between students who followed essay test and those who followed objective test after achievement motivation was controlled. (FA = 0,888 < F tabel = 3,98) . (3) There was contribution of motivational achievement toward Indonesian language reading achievement the result of reading achievent that was 66 % ( R =, 0,818, R2 , 0,660 = 66% with the amount.keyword : motivational achievement, reading achievement, test
PENGARUH PELATIHAN PLAIOMETRIK TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DITINJAU DARI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I GEDE TANGKAS DYANA JATI NEGARA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.049 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1236

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan plaiometrik Frog Jump terhadap kemampuan lompat jauh gaya jongkok ditinjau dari daya ledak power otot tungkai siswa. Desain penelitian menggunakan desain factorial two factor. Sampel 64 orang, pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Tes yang digunakan untuk mengukur daya ledak otot tungkai adalah tes Standing board jump, dan untuk kemampuan lompat jauh gaya jongkok dilakukan dengan tes melakukan lompat jauh gaya jongkok. Data dianalisis menggunakan analisis Anava dua jalur. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan ditemukan 1) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara pelatihan pliometrik frog jump terhadap pelatihan konvensional 2) terdapat interaksi antara pelatihan pliometrik dengan daya ledak otot tungkai terhadap lompat jauh gaya jongkok 3)terdapat perbedaan yang signifikan hasil kemampuan lompat jauh gaya jongkok antara siswa yang mengikuti pelatihan pliometrik frog jump dengan siswa yang mengikuti pelatihan konvensional pada siswa yang memiliki daya ledak power otot tungkai tinggi 4) terdapat perbedaan yang signifikan hasil kemampuan lompat jauh gaya jongkok antara siswa yang mengikuti pelatihan pliometrik frog jump dengan siswa yang mengikuti pelatihan konvensional pada siswa yang memiliki daya ledak power otot tungkai rendah.Kata Kunci : Daya Ledak Power Otot Tungkai, kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok, Pelatihan Plaiometrik. This Research was aimed to know The Effect of Plaiometrik Frog Jump Exercise to Ability of Long Jump squat style observed from explosive strength of leg muscle power for Tenth Grade Students. Research Design used factorial two factor design. The sample was 64 people, they was taken used simple random sampling. technique. Test used to know explosive strength of leg muscle was Standing board jump test, and for the ability of long jump squat style used test of doing long jump squat style. Data was analyzed used Anava two ways analysis. Based on the data analysis and discussion it was found 1) there was a significant different effect between pliometrik frog jump exercise and conventional exercise 2) there was an interaction between plaiometrik training and explosive strength of leg muscle to long jump squat style 3) there was a significant difference between students attended plaiometrik frog jump training and students attended conventional training on students who had high 4) there was a significant difference between students attended plaiometrik frog jump training and students attended conventional training on students who had low keyword : capabilities Style Long Jump Squat Plaiometrik Training , Explosive Power Muscle Power Limbs.
Pengaruh Pelatihan Lari Kijang dan Lari Lutut Diangkat Tinggi Terhadap Prestasi Lari 100 Meter Ditinjau Dari Daya Ledak Otot Tungkai ., I GEDE PUTU ARNAWA; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Prof. Dr. I Made Yudana,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1263

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan lari kijang dan lari lutut diangkat tinggi terhadap prestasi lari 100 meter ditinjau dari daya ledak otot tungkai pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Dawan tahun pelajaran 2013/1014, dengan menggunakan metode quas - exsperiment. Penelitian melibatkan 128 siswa sebagai sampel, diambil dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa tes lari 100 meter menggunakan stop - watch. Data dianalisis menggunakan anava dua jalur dan uji tukey Hasil penelitian menunjukan; Pertama, terdapat perbedaan prestasi lari 100 meter antara siswa mengikuti pelatihan lari kijang dengan pelatihan lutut diangkat tinggi, ( = 6,779; p < 0,05). Kedua, terdapat pengaruh interaksi antara pelatihan lari kijang dan lari lutut diangkat tinggi dengan daya ledak otot tungkai terhadap prestasi lari 100 meter ( = 38,729; p < 0,05) Ketiga, terdapat perbedaan prestasi lari 100 meter antara siswa yang mengikuti pelatihan lari kijang dan lari lutut diangkat tinggi pada siswa yang memilki daya ledak tungkai tinggi = 8,60; p < 0, 05). Keempat, tidak terdapat perbedaan prestasi lari 100 meter antara siswa yang mengikuti pelatihan lari kijang dan lari lutut diangkat tinggi, pada siswa yang memiliki daya ledak tungkai rendah = 3.29: p > 0, 05).Kata Kunci : daya ledak, lari kijang, lutut diangkat tinggi, prestasi lari 100 meter he aims of this research are to investigate the effect of exercise on alternate leg bound and high knees run to running 100 meters achievement from leg muscle power to eleven grade students of SMA Negeri 1 Dawan academic year 2013/1014, by using a quasi- experiment. Use of sample 128, this is taken with class random sampling tecnique. The research instrument is test of running 100 meter by stop- watch. There were anlyzed using two way anova and Tukey test. The results showed that: First, there was a differences on running 100 meter achievement between the student who followed exercise on alternate leg bound with hight knees run ( = 6,779; p < 0,05). Second, there was an interaction effect between exercise on alternate leg bound and high knees from leg muscles power to the running 100 meter achievement (Q = 38,729; p < 0,05). Third, there was a difference on running 100 meter achievement between the student who followed exercise on alternate leg bound and hight knees run to the group of student who had high leg muscle power (Q=8, 60; p < 0,05) Fourth, there was no difference on running 100 meter achievement between the student who followed exercise on alternate leg bound and high knee run to the group of the students who had low leg muscle power (Q = 3.29 : p > 0,05).keyword : lternate leg bound, high knee run, leg muscle power, running 100 meters achievement