cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2014)" : 60 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS DITINJAU DARI KECEMASAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PAYANGAN ., I MADE ADI WIRANATA; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.953 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1172

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif berbantuan asesmen portofolio terhadap kemampuan menulis dalam bahasa Inggris siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Payangan berjumlah 287 siswa, sebanyak 84 siswa dipilih sebagai sampel dengan teknik random sampling. Data dalam penelitian dikumpulkan menggunakan instrumen tes kemampuan menulis dan kuesioner kecemasan selanjutnya dianalisis dengan uji statistik Anava Dua Jalur dan uji lanjut dengan uji Tukey berbantuan SPSS for windows. Hasil penelitian menujukan; (1) kemampuan menulis bahasa Inggris siswa yang mengikuti pembelajaran model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi daripada siswa dengan pembelajaran konvensional (Fhitung= 4,249 > Ftabel(α0,05) =2,95 (2) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kecemasan siswa (Fhitung = 4, 732 >Ftabel =2,95 (3) pada siswa dengan tingkat kecemasan tinggi, kemampuan menulis bahasa Inggris siswa dengan model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional Qhitung 7,91 > Qtabel=2,95 (4) pada kelompok siswa dengan kecemasan rendah, kemampuan menulis bahasa Inggris siswa dengan model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional (Qhitung = 5,28 > Qtabel =2,95Kata Kunci : asesmen portofolio, kecemasan siswa, kemampuan menulis bahasa Inggris, model pembelajaran kooperatif This research aims to investigate the effect of conventional learning model assisted by portfolio assessment towards student’s English writing skill compared to conventional learning model. It is also aimed to have the interaction effect of anxiety towards student’s English writing skill. This research was experimental research with 2x2 factorial design. The population was entire seventh grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan academic years 2013/2014 which were 287 students, and 84 students were assigned as research sample. Data in this research were collected using writing skill test and anxiety questionnaire, then analyzed using two-way Anova statistical analysis and continued with Tukey test. Research results show; (1) English writing skill of students who followed cooperative learning model assisted by portfolio assessment is higher than students who used conventional learning (Fobs= 4.249>Fcv =2.95); (2) there is interaction between learning model and student’s anxiety (Fobs=43.742>Fcv = 2.95); (3) on students with high anxiety level, English writing skill of students with cooperative model assisted by portfolio assessment is higher than students who followed conventional model (Qobs = 7.91 >Qcv = 2.95); (4) on group of students with low anxiety level, English writing skill of students with cooperative model assisted by portfolio assessment is higher than students who followed conventional model (Qobs = 5.28 >Qcv = 2.95). It can be concluded that cooperative learning model assisted by portfolio assessment and student’s anxiety have an effect on English writing skill of seventh grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan academic years 2013/2014keyword : conventional, cooperative learning model, English writting skill, portfolio assessment, student’s anxiety
Studi Evaluatif Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Pada Siswa Kelas Permulaan SD se Kecamatan Ubud ., GUSTI AYU ARTATIK; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.445 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui efektifitas pelaksanaan pembelajaran tematik pada siswa kelas permulaan di SD se-kecamatan Ubud dilihat dari variabel konteks, input, proses dan produk. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif, yang mengevaluasi program pelaksanaan pembelajaran tematik pada siswa kelas permulaan di SD se Kecamatan Ubud. Dalam penelitian ini menganalisis efektivitas pelaksanaan pembelajaran tematik dengan model CIPP (konteks, input, proses dan produk). Responden dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa se-Kecamatan ubud yang berjumlah 581 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumen. Data dianalisis dengan analisis deskriptif. Untuk menentukan efektifitas pelaksanaan pembelajaran tematik, skor mentah ditransformasikan ke dalam Z-skor lalu ke Skor-T kemudian diverifikasi ke dalam prototype Glickman.Hasil analisis menemukan bahwa efektifitas pelaksanaan pembelajaran tematik pada siswa kelas permulaan di SD se Kecamatan Ubud dilihat dari variabel konteks, input proses dan produk dan jika dikonversikan kedalam kuadran Glickman, berada pada kuadran III (+ + - -), maka efektifitas pelaksanaan pembelajaran tematik pada siswa kelas permulaan di SD se Kecamatan Ubud tergolong kurang efektif.Kata Kunci : Pelaksanaan Pembelajaran Tematik SD, Studi Evaluatif This research aims to analyze and investigate the effectiveness of thematic learning on students of initial class in elementary schools sub-district Ubud seen from context, input, process, and product variables. This research was evaluative research which evaluated thematic learning implementation program on students of initial class in elementary schools sub-district Ubud. This research analyzed the effectiveness of thematic learning by using CIPP model (context, input, process, and product). Respondents in this research were headmasters, teachers and students in Ubud district which were 581 persons. Data were collected by using questionnaire, observation, and documents. Data were analyzed using descriptive analysis. To determine the effectiveness of thematic learning, raw scores were transformed into Z-score then to T-score then verified into Glickman prototype. Analysis results finds that effectiveness of thematic learning implementation on students of initial class in elementary schools sub-district Ubud seen from context, input, process, and product variables and if converted into Glickman quadrant which result was in quadrant III (+ + - -), the effectiveness of thematic learning implementation on students of inital class in elementary schools sub-district Ubud is classified into less effective.keyword : Elementary school thematic learning implementation, Evaluation study
PENGARUH IMPLEMENTASI ASESMEN KINERJA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS DITINJAU DARI EKSPEKTASI KARIR PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SEMARAPURA ., AA SAYU RAI PUJIHATI; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.146 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh implementasi asesmen kinerja terhadap kemampuan menulis Bahasa Inggris ditinjau dari ekspekasi karir. Penelitian eksperimen ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Semarapura semester 2 tahun pelajaran 2013/2014 dengan rancangan post test only control group design sebagai desain analisisnya. Sampel penelitian berjumlah 84 orang siswa kelas XI IPA yang dipilih dengan teknik Random Sampling.Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan analisis varian dua jalur (ANAVA AB). Hasil penelitian dapat ditunjukkan sebagai berikut: (1) Kemampuan menulis Bahasa Inggris siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen kinerja lebih tinggi dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional yang dibuktikan dengan FA = 12,51 (p < 0,05.(2) Terdapat pengaruh interaksi antara pembelajaran dengan asesmen kinerja dan ekspektasi karir terhadap kemampuan menulis Bahasa Inggris yang ditunjukan dengan nilai F = 45,01 (p < 0,05). (3).Pada kelompok siswa yang memilikki ekspektasi karir tinggi, kemampuan menulis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen kinerja lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional yang ditunjukan dengan nilai Q = 10,25 (p < 0,05). (4) Pada kelompok siswa yang memilikki ekspektasi karir rendah, kemampuan menulis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen kinerja yang ditunjukkan dengan nilai Q = -3,17 (p < 0,05). Kata Kunci : asesmen kinerja, asesmen kinerja, ekspektasi karir, kemampuan menulis Bahasa Inggris This study aimed at finding out and analyzing the effect of performance assessment, and students career ekspectation towards English writing ability. This experimental study was conducted at SMA Negeri 1 Semarapura in the academic year 2013/2014, with randomized post test only control group design and 2 x 2 factorial design of analysis. The class used as the sample was determined by random sampling technique of 4 groups consisted of 84 eleventh science class students. The data on the students’ career expectation were collected by questionnaire and those on writing ability were collected by writing test. The collected data were analyzed by two-way ANOVA (Analysis of Variance). The results showed the followings: (1) the writing ability of the students who studied through performance assessment was higher than those who studied through conventional assessment, as shown by FA value of 12.51 at p < 0.05 and , (2) there was an interaction effect between kind of assessment and career expectation on students’ writing ability in English as shown by the FAB value of 40.01 at p < 0.05, (3) in the group of students who had high career expectation, the students’ writing ability who studied through performance assessment was higher than those who studied through conventional assessment, as shown by Q value of 10.25 at p < 0.05 and (4) in the group of students who had low career expectation , the students’ writing ability who studied through performance assessment was lower than those who studied through conventional assessment, as shown by Q value of -3.17 at p < 0.05.keyword : career expectation, English writing ability, performance assessment
Pengaruh Model Pembelajaran Kuantum Berorientasi PMRI dan Asesmen Autentik Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan ., AA ISTRI AGUNG WAHYUNI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.082 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kuantum berorientasi pendidikan matematika realistik dan asesmen autentik terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payangan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Payangan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 295 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Random Sampling, yaitu siswa kelas VIII B, VIII C, VIII E dan VIII I yang berjumlah 120 orang. Penelitian ini dirancangan dalam bentuk penelitian Post Test Only Control Group Design. Data hasil belajar diolah menggunakan analisis varians (ANAVA) faktorial 2×2. Secara umum disimpulkan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kuantum berorientasi pendidikan matematika realistik lebih bagus dari hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional, Ada pengaruh interaktif yang signifikan antara model pembelajaran dan jenis asesmen. Hasil belajar siswa yang menggunakan asesmen autentik lebih bagus dari hasil belajar kelompok siswa yang menggunakan asesmen konvensional.Kata Kunci : Asesmen autentik, hasil belajar matematika, model pembelajaran kuantum, pendidikan matematika realistik This study aimed to find out and analysed the effect of quantum learning model oriented realistic mathematics and autentic assesment to mathematics learning outcomes of eight grade students of SMP Negeri 1 Payangan. Population of this study is 295 students of eight grade students of SMP Negeri 1 Payangan in the academic year of 2013/2014. Sampling of this study using Random Sampling Technique, namely students of class VIII B, VIII C, E VIII and VIII I which amout to 120 atudents. This study was designed in the form of Post Test Only Control Group Design research. Data in this study were collected by outcome test then processed using analysis of variance (ANAVA) factorial 2x2. Generally concluded that mathematics learning outcomes of students who use quantum leaning model oriented realistic mathematics is beter than mathematics learning outcomes of students who use konventional learning model. There was significant interactive effect between learning model and types of assessment. Student learning outcomes that use authentic assessment is better than student learning outcomes that use konventional assessment.keyword : Authentic assessment, mathematics learning outcomes, quantum learning model, realistic mathematics education
STUDI EVALUASI TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI BIDANG SENI BUDAYA PADA SMA NEGERI DI KABUPATEN KLUNGKUNG ., ANAK AGUNG MAS PUTRI KUSUMAWATI; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Prof. Dr. I Made Yudana,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.113 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh tingkat pelaksanaan program pengembangan diri bidang seni budaya pada SMA Negeri di Kabupaten Klungkung ditinjau dari komponen konteks, input, proses dan produk serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian evaluatif dengan mengadopsi model evaluasi CIPP. Variabel konteks, input, proses dan produk diukur dengan instrumen berupa kuesioner dengan skala likert. Sampel penelitian ini berjumlah 52 orang terdiri dari 4 kepala sekolah, 16 wakil kepala sekolah, 28 guru pengembangan diri bidang seni, 4 guru BK yang diambil dengan menggunakan metode sensus. Data yang berupa skor variabel konteks, input, proses dan produk selanjutnya dianalisis dengan jalan mengubah skor baku z ke skor-T. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pelaksanaan program pengembangan diri bidang seni budaya pada SMA Negeri di Kabupaten Klungkung ditinjau dari : (1) komponen konteks dengan kriteria sangat baik (53,17) dan berada pada kategori positif (+), (2) komponen input dengan kriteria baik (49,66) dan berada pada kategori positif (+), (3) komponen proses dengan kriteria baik (51,05) dan berada pada kategori positif (+), (4) komponen produk dengan kriteria baik (50,82) dan berada pada kategori negatif (-). Setelah diinterpretasikan dalam kriteria pada Kuadran Glickman, dapat disimpulkan bahwa tingkat pelaksanaan program pengembangan diri bidang seni budaya pada SMA Negeri di Kabupaten Klungkung tergolong baik, dengan catatan bahwa dalam pelaksanaanya masih terdapat kendala-kendala yang dihadapi yaitu penyusunan visi dan misi, sarana dan prasarana, serta prestasi non akademik.Kata Kunci : CIPP (Konteks, Input, Proses, Produk), Pengembangan Diri Bidang Seni Budaya, Studi Evaluasi. This study aimed at finding out the implementation of self development in the art of culture on Senior High School at Klungkung Regency looking from component context, input, process, product and the problem that was found from its development. This study belongs to an evaluative research that adopted the CIPP evaluation model. The variable context, inputs, process and product measured by questioners with likert scale. The sample of this study are 52 persons consisted of 4 head masters, 16 vice of head masters, 28 teachers of self develoment in the art of culture, and 4 counseling teachers which were collected through census method. The data of score variable context, inputs, process and product were analyzed by changed z-score into t-core. The result of the study shows that the implementation of self develoment in the art of culture on Senior High School at Klungkung Regency looking from : 1) component context with criteria is the best (53,17) and belongs to positive categories (+), 2) component inputs with criteria is good (49,66) and belongs to positive categories (+), 3) component process with criteria is good (51,05) and belongs to positive categories (+), 4) component product with criteria is good (50,82) and belongs to negative categories (-). After the results compared by quardran Glickman, it could be concluded that the implementation of self develoment in the art of culture on Senior High School at Klungkung Regency is good, with the note that there are still some problems on its Implementation such as the arrangement of mission and vision, tools and infrastructures, and the non-academic achievement.keyword : CIPP (Context, Input, Process, Product), Self Develoment in The Art of Culture, Evaluative Study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS ASESMEN PROSES TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN KOVARIABEL KEBIASAAN BELAJAR SISWA ., I WAYAN SUKARA; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Prof. Dr. I Nyoman Natajaya,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika siswa antara yang mengikuti model pembelajaran STAD berbasis asesmen proses yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi penelitian siswa ini kelas XI IPA SMA Negeri 1 Dawan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 124 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling dengan jumlah sampel 64 orang siswa. Rancangan penelitian ini adalah Post test only control group design. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis kovarian (anakova). Hasil penelitian menunjukkan, (1) prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran STAD berbasis asesmen proses menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan prestasi siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional (Fhitung = 14,289 > 4,000 = Ftabel dan sig = 0,000 < 0,05), (2) prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran STAD berbasis asesmen proses menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan prestasi siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional setelah kovariabel kebiasaan belajar siswa dikendalikan (F hitung = 9,004 > 4,000 = Ftabel dan sig = 0,004 < 0,05), (3) terdapat kontribusi kebiasaan belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika sebesar 45,43%.Kata Kunci : Kebiasaan Belajar, Model Pembelajaran STAD, Prestasi Belajar Matematika his thesis aims at investigating the difference of mathematics learning achievement between students following process assessment-based STAD cooperative learning model and those following conventional learning model. The population was 124 science students of SMA Negeri Dawan in the academic year 2013/2104. The sample was 64 students taken by using random sampling. The research used Post test only control group design. The data were collected using test and questionnaire. The data were analyzed by using covariance analysis (Ancova). The result of the research shows that (1) there is a difference of mathematics learning achievement between students following process assessment-based STAD cooperative learning model and those following conventional learning model (Fobs = 14,289 > Fcv = 4.000, and sig = 0.000 < 0.05), (2) there is a difference of mathematics learning achievement between students following process assessment-based STAD cooperative learning model and those following conventional learning model after the learning habit is controlled model (Fobs = 9.004 > Fcv = 4.000, and sig = 0.004 < 0.05), (3) there is a contribution of learning habit on mathematics learning achievement of 45.43%.keyword : learning habit, STAD learning model, mathematics learning achievement
Pengembangan Tes Matematika dengan Teknik Parallel Form pada Siswa Kelas VIII di Kota Denpasar ., WAYAN SAURI PERADHAYANA; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Prof. Dr. I Wayan Koyan,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) relevansi dan kelayakan tabel spesifikasi tes matematika, (2) kelayakan konstruksi tes matematika dan (3) kualitas tes matematika ditinjau dari (a)validitas butir, (b) daya beda, (c) tingkat kesukaran, (d) analisis faktor dan (e) reliabilitas dengan Teknik parallel form pada siswa kelas VIII di Kota Denpasar. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Denpasar. Sampel berjumlah 605 dari siswa SMP kelas VIII yang tersebar di seluruh Kota Denpasar. Data penelitian dikumpulkan dengan tes obyektif dan diolah dengan menggunakan program excel. Hasil penelitian ini adalah: (1) tabel spesifikasi tes matematika dengan Teknik parallel form pada siswa kelas VIII di Kota Denpasar telah dikembangkan berdasarkan kompetensi dasar serta relevan dan layak untuk mengukur kompetensi dasar siswa, (2) kostruksi tes matematika dibuat berdasarkan SK-KD dan dikembangkan indikator yang layak untuk pengembangan tes matematika, (3) kualitas tes matematika dengan Teknik parallel form secara secara umum adalah (a) semua butir valid, (b) kebanyakan butir memiliki daya beda yang baik, (c) kebanyakan butir soal memiliki tingkat kesulitan sedang, (d) masing-masing instrumen menghasilkan 4 faktor dan (e) instrumen memiliki reliabilitas sangat tinggi.Kata Kunci : pengembangan tes, teknik parallel form This study aims at discovering (1) the relevancy and properness math test specification table, (2) properness construct of math test, and (3) the quality of the math test in term of (a) item validity, (b) descrimination index, (c) level of difficulty, (d) factor analysis, and (e) reliability of math test with parallel form technique on eighth grade students in Denpasar City. This study was done in Denpasar City. The sample of this research was 605 eighth grade students spread in Denpasar City. Data of this research were collected by objective test and analyzed by sing EXCEL program. This research discovers that (1) math test specification table with parallel form technique on eighth grade students in Denpasar City has been developed based on basic competency and it was relevant and proper to measure students’ basic competency, (2) the construct of math test with parallel form was made based on Standard of competency-basic competency and developed proper indicators for the math test development, and (3) the quality of math test with parallel form generally: (a) all items are valid, (b) the items mostly have good descrimination index, (c) the items mostly have average level of difficulty, (d) each of instrument has 4 factors, and (e) the instrument has very high reliability.keyword : parallel forms techniques, test development
PENGARUH IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DAN ASESMEN OTENTIKTERHADAP KEMAMPUAN MENULIS DALAM BAHASA INGGRIS PADA SMP NEGERI 1 PAYANGAN ., COKORDA GEDE SAROTAMA; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi pendekatan kontekstual dan asesmen otentik terhadap kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris siswa SMP Negeri 1 Payangan tahun pelajaran 2013/2014. Rancangan penelitian ini adalah the post test only control group design. Sampel penelitian sebanyak 124 orang siswa kelas VII yang dipilih dengan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varian dua jalan dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris antara siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual dan siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara pendekatan pembelajaran dengan asesmen terhadap kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris, (3) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris antara siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan kontekstual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, pada siswa yang mengikuti asesmen otentik, (4) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris antara siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, pada siswa yang mengikuti asesmen konvensional Kata Kunci : asesmen otentik, kemampuan menulis bahasa inggris, pendekatan kontekstual This study aims to investigate the effect of contextual learning approach and authentic assessment implementation toward student’s ability in writing English in SMP 1 Payangan academic years 2013/2014. The design of the research was post test only control group design. The sample of this study consisted of 124 seventh grade junior high school students selected by using random sampling technique. Data obtained were analyzed using two-ways analysis of variance,and then continued with Tukey test. Based on data analysis, it is found that : (1) There is a significant difference in English writing ability between students who followed contextual learning approach and those who followed conventional learning approach. (2) There isa significant interaction effect between learning approach and assessment towardstudent’s English writing ability. (3) There is a significant difference in English writing ability, between students who followed contextual learning approach and those who followed conventional learning approach. For those who followed authentic assessmen.(4) There is a significant difference in English writing ability between students who followed contextual learning approach and those who followed conventional learning approach. For those who followed conventional assessment.keyword : Authentic Assessment, Contextual Learning Approach, English Writing Ability
PENGARUH LATIHAN LARI GAWANG DAN LARI KIJANG TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH DI TINJAU DARI PANJANG TUNGKAI PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SEMARAPURA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I GEDE MURJANA; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.913 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1364

Abstract

Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen yang menggunakan non- equivalen control group desaign. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah tes unjuk kerja kemampuan lompat jauh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh latihan lari gawang dan lari kijang untuk meningkatkan kemampuan hasil belajar lompat jauh ditinjau dari panjang tungkai. sampel penelitian berjumlah 191 orang siswa kelas XI yang dipilih dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan tes, kemudian dianalisis dengan analisis varian (ANAVA dua jalan). Hasil penelitian menemukan sebagai berikut. (1) terdapat perbedaan kemampuan lompat jauh antara siswa yang mengikuti latihan lari gawang dan latihan lari kijang (FA = 10,53> Ftab(α=5%) = 3,96, signifikan). (2) terdapat pengaruh interaksi antara modellatihan dengan panjang tungkai terhadap kemampuan lompat jauh (FAB = 5,78> Ftab(α=5%) = 3.96, signifikan). (3) tidak terdapat perbedaan kemampuan lompat jauh antara siswa yang mengikuti modellatihan lari gawang dan modellatihan lari kijang untuk siswa yang memiliki tungkai panjang (,tidak signifikan). (4) terdapat perbedaan kemampuan lompat jauh antara siswa yang mengikuti modellatihan lari gawang dan modellatihan lari kijang untuk siswa yang memiliki tungkai pendek (, signifikan)Kata Kunci : Kemampuan Lompat Jauh, Latihan Lari Gawang, Panjang Tungkai his study was a quassy experiment used non- equivalen control group desaign. The data collected in this study was the students perfomence test of long jump. The study aimed at knowing and analizing the effect of hurdles and alternate leg bound practice to improve the students achievement of long jump previewed from the long leg. The sample of the study was 191 students of grade XI chosen by random sampling technique. The data wer collected by test then analized with variant analysis (ANOVA two ways) and t-test. The resut of the study showed that: (1) there was deffrent long jum ability between students followed hurdles and alternate leg bound practice (FA = 10,53 > Ftab, α=5%) = 3,96, significant. (2) there was the effect of interaction between long leg practice model to wards the long jump ability (FAB = 5,78> Ftab(α=5%) = 3.96, significant. (3) there was the defferent long jump ability between the students followed hurdles practice model and alternate leg bound practice model for students who had long leg ,don’t significant. (4) there was the defferent long jump ability between students followed the hurdles practice and alternate leg bound practice model for students who had short leg (, significant)keyword : the effect of hurdles practice towards the students long jump ability previewed from the long leg
PENGARUH PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) DAN ASESMEN PROJEK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN MENGENDALIKAN KEMAMPUAN NUMERIK PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SAWAN SINGARAJA ., I MADE DEDY SETIAWAN; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.448 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1133

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) dan asesmen projek terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan mengendalikan kemampuan numerik pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan Singaraja. Desain penelitian yang digunakan adalah single factor independent groups design with use of covariate dengan rancangan faktorial 2 x 2. Instrumen pengumpul data yaitu tes kemampuan numerik dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik Anakova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengendalikan kemampuan numerik, 1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan PMR dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, 2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mendapatkan asesmen projek dan siswa yang mendapatkan asesmen konvensional, 3) terdapat pengaruh interaksi pendekatan pembelajaran dan jenis asesmen terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika, 4) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan PMR dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional pada siswa yang mendapatkan asesmen projek maupun asesmen konvensional, 5) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mendapatkan asesmen projek dan siswa yang mendapatkan asesmen konvensional pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan PMR maupun pendekatan konvensional, 6) terdapat kontribusi yang signifikan kemampuan numerik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Kata Kunci : Asesmen Projek, Kemampuan Numerik, Kemampuan Pemecahan Masalah, Pendekatan PMR This study aimed at investigating the effect of realistic mathematic education approach and project assessment toward mathematic problem solving ability by controlling numeric ability of the eigth grade students of SMP Negeri 2 Sawan Singaraja. The design of this research was single factor independent groups design with the use of covariate by using 2 x 2 factorial design. The instruments of data collection were numeric ability test and mathematic problem solving ability test. The data gathered was analyzed by using two way-Ancova. The results show that (1) There is any difference on mathematic problem solving between the students who are taught by RME and those who are taught by conventional approach, (2) there is any difference on math problem solving ability of the students who get project assessment and those who get conventional assessment, (3) there is any interaction effect on instruction and the kinds of assessment toward math problem solving ability, (4) there is any difference on math problem solving ability between the students who are taught RME and those who are taught by conventional approach for those who get project assessment although conventional assessment, (5), there is any significant difference on math problem solving ability of the students who get project assessment and those who get conventional assessment for those who are taught by RME approach although conventional approach, and (6) There is any significant contribution on numeric ability toward math problem solving ability.keyword : Project Assessment, Numeric Ability, Problem Solving Ability, RME Approach