cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalipaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia
ISSN : 2615742X     EISSN : 26157438     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Science Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Science Education.
Articles 112 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2014)" : 112 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA SMA I MADE WIRASANA JAGANTARA .; Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si .; Dr. Ni Luh Putu Manik Widiyanti,S.Si,M.K .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.137 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung ditinjau dari gaya belajar siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dilaksanakan penelitai eksperimen dengan rancangan pre-test post-test control group design. Penelitian dilakuka di SMA Negeri 1 Bangli dengan jumlah sampel sebanyak 152 orang, yang terdiri dari empat kelas. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar dan kuesioner gaya belajar. Data dianalisis dengan menggunakan Anava dua jalur. Hasil penelitaian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi antara siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan gaya belajar kinestetik. (3) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa. (4) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi untuk kelompok siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan gaya belajar kinestetik antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Kata Kunci : Kata Kunci: Pembelajaran Proyek, Hasil Belajar, Gaya Belajar. Abstract This study aims at assessing the differences of learning achievements in biology between the students who learned by using the project based learning model and students who learned by using direct instructional model viewed from the students’ learning style.The results showed that (1) there was a significant difference between the students’ learning achievement who learned by using the project based learning model and the direct instructional model. (2) There was significant difference between the learning achievements of students who had visual, auditory, and kinesthetic learning styles. (3) There was an interactional effect between the learning models and the learning styles on students learning achievements. (4) There was a significant difference in learning achievements for a group of students who had a visual learning styles, auditory, and kinesthetic learning style among students who learned by using project based learning model and students who learned by using direct instructional model. keyword : Keywords: Learning Project, Learning Achievement, Learning Style.
Pengaruh Pembelajaran Pendekatan Saintifik Terhadap Hasil Belajar Biologi Dan Keterampilan Proses Sains Siswa MA. Mu allimat NW Pancor Selong Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat JOHARI MARJAN .; Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si .; Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.996 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran pendekatan saintifik terhadap hasil belajar biologi dan keterampilan proses sains siswa MA. Mu allimat NW Pancor Selong Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Post Test Only Control Group Disigen. Data dalam penelitian ini merupakan data hasil belajar biologi dan keterampilan proses sains. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis infrensial dengan mengunakan analisis statistik multivariat (Manova). Dari hasil penelitian adalah sebagi berikut : 1) terdapat perbedaan hasil belajar biologi dan keterampilan proses sains antara siswa yang mengikuti pembelajaran berpendekatan saintifik dangan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung (F= 40,293;p,
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (MPTGT) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA MADE EKA ADNYANA .; Prof. Dr. Ni Putu Ristiati, M.Pd. .; Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.593 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar dan kecerdasan emosional antara siswa yang mengikuti MPTGT dengan MPL, (2) perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti MPTGT dengan MPL, dan (3) perbedaan kecerdasan emosional antara siswa yang mengikuti MPTGT dengan MPL. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan desain penelitian posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA2 , XI IPA3 dan XI IPA4 SMA Negeri 1 Kuta Selatan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 137 orang siswa, dengan sampel penelitian kelas XI IPA2 dan XI IPA3 berjumlah 91 orang siswa. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar dan Kecerdasan Emosional antara kelompok siswa yang belajar dengan MPTGT dan MPL (F=16,022; p
STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM NI LUH SUDEWI .; Prof. Drs. I Wayan Subagia,M.App.Sc,Ph.D .; Dr. I Nyoman Tika,M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.49 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan kooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar berdasarkan taksonomi Bloom. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Sampel penelitian adalah empat kelas X IPA SMA N 2 Amlapura tahun pelajaran 2013/2014 yang ditentukan dengan teknik random kelas. Dari jumlah tersebut, dua kelas diberikan model pembelajaran PBL dan dua kelas diberikan model pembelajaran GI. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan dianalisis dengan uji Scheffe. Secara umum dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kelompok PBL lebih tinggi daripada kelompok GI dengan Fhitung 97,250 pada taraf signifikasi < 0,05. Pada aspek mengingat (remember) dan memahami (understand) tidak terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara kelompok PBL dan GI. Pada aspek mengaplikasikan (apply), menganalisis (analyze), mengevaluasi (evaluate), dan mencipta (create) terdapat perbedaan secara signifikan antara model PBL dan GI.Kata Kunci : Problem Based Learning, Group Investigation, Hasil Belajar, Taksonomi Bloom This study aimed at describing the effect of Problem Based Learning (PBL) and Group Investigation (GI) model of learning toward learning achievement based on Bloom taxonomy. This study was a quasi-experimental with a pretest-posttest non-equivalent control group design. The samples of this study were four classes of X Science SMAN 2 Amlapura in academic year 2013/2014 chosen through class random technique. Two classes were taught by using PBL and two other classes were taught by using GI. The data of learning achievement was collected through learning achievement test and analized through Scheffe test. Generally it can be concluded that PBL groups gained better learning achievement than GI with Fcount 97.250 and significance level 0.05. There were no significant differences on aspect of remembering and understanding between students taught with GI and PBL. There were significant differences on aspect at applying, analyzing, evaluating and creating between students taught with PBL and GI.keyword : Problem Based Learning, Group Investigation, Learning achievement, Bloom Taxonomy
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA MELALUI PENGENDALIAN BAKAT NUMERIK SISWA SMP PUTU SRI UTAMI DEWI .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Prof. Dr. Ketut Suma, MS .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.408 KB)

Abstract

Penelitian ini pada hakekatnya bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar melalui model problem based learning dengan kelompok siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung, (2) menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar melalui model problem based learning dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung setelah dilakukan pengendalian terhadap skor bakat numerik, dan (3) menganalisis kontribusi bakat numerik terhadap kemampuan pemecahan masalah. Guna mencapai tujuan tersebut, dilakukan penelitian kuasi eksperimen pada siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Berdasarkan uji kesetaraan kelas, maka diperoleh 29 pasang kelas yang setara sehingga digunakan rancangan ekperimen posttest only control group design. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan ANACOVA satu jalur. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut. (1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar melalui model problem based learning dengan kelompok siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung (F = 224,799; p
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN SETTING GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER DAN HASIL BELAJAR SISWA SMP I MADE JAYA .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.493 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran biologi kelas IX yang valid, praktis, dan efektif meningkatkan karakter dan hasil belajar siswa. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4-D yang terdiri dari: define, design, develop, dan disseminate. Pengembangan hanya dilakukan pada tahap develop. Rancangan awal draft divalidasi oleh ahli dan praktisi, kemudian dianalisis, direvisi dihasilkan draft II, selanjutnya dilakukan uji kelas di SMP Negeri 1 Kuta kelas IXB berjumlah 32 siswa. Data dikumpulkan dengan tes, angket, lembar observasi, dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian: (1) validitas buku siswa 3,57 dan buku pegangan guru 3,59 kategori sangat valid. (2) Keterlaksanaan perangkat pembelajaran 3,56, respon guru 3,66, dan respon siswa 3,53 dengan kategori sangat praktis. (3) Keefektivan perangkat dengan nilai rata-rata pemahaman konsep pre tes 49,31, post tes I 84,66 dan post tes II 89,94, kategori baik, nilai kinerja ilmiah rata-rata 80,86 kategori baik dan nilai perkembangan karakter siswa mengalami peningkatan dari awal 1,90, siklus I 2,82 dan II 3,62 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan temuan hasil penelitian disimpulkan perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif meningkatkan karakter dan hasil belajar siswa, sehingga dapat digunakan dalam lingkup lebih luas.Kata Kunci : Perangkat Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Guided Inquiry This research is aimed to produce learning device of biology in IX grade that meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness, to improve student learning outcomes, and character.The development is done using the 4-D model that consists of: defining, designing, developing, and disseminating. The development is only applied on the stage of development. The initial draft is validated by experts and practitioners, then analyzed and the resulting refised draft II, then performed a class test at SMP Negeri 1 Kuta in IXB grade, totaling 32 children. The data is collected by test, queistionnaire, observation shett and to analysed with descriptive statisitc. The research results: (1) the validity of the student book 3,57, and the teacher handbook 3.59 the category of valid. (2) The value of implementation of the device of learning is 3,56, the value of teachers response is 3,66, and students response is 3.53 the category is very practice. (3) The effectiveness of the device with the average value of understanding concept of pre test is 49,31, the post test I is 84,66, and of the post test II is 89,94, the category of good, the everage value of the scientific performance is 80,86, the category of good, and the value of the character development of students increase from initial is 1,90, cycle I is 2,82, and cycle II is 3,62 with category very good. Based on the results of this research, it can be concluded that the device of learning is valid, practical and effective to increase character and the results of student learning an undergoes, so it can be used in wider scope.keyword : Device Learning, Character Education, Guided Inquiry
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA, INTERAKSI TEMAN SEBAYA DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI SE-KECAMATAN MENGWI NI LUH MADE DIAH ERNAWATI .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.557 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung pola asuh orang tua dan interaksi teman sebaya melalui kecerdasan emosional terhadap hasil belajar IPA serta pengaruh langsung kecerdasan emosional terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Mengwi. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post pacto. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Mengwi dengan jumlah sampel 366 siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis regresi dan analisis jalur (path analysis). Berdasarkan hasil analisis, pola asuh orang tua memberikan pengaruh langsung secara signifikan sebesar 0,325 dan tidak terdapat pengaruh tidak langsung melalui kecerdasan emosional terhadap hasil belajar. Kecerdasan emosional memberikan pengaruh langsung secara signifikan sebesar 0,492. Sedangkan interaksi teman sebaya memberikan pengaruh langsung secara signifikan sebesar 0,836 dan tidak terdapat pengaruh tidak langsung melalui kecerdasan emosional terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Mengwi.Kata Kunci : Pola asuh orang tua, interaksi teman sebaya, kecerdasan emosional, hasil belajar IPA This study aims to determine the effect of direct and indirect parents' parenting and peer interaction through emotional intelligence to science learning outcomes as well as the direct influence of emotional intelligence on science learning outcomes in Junior High School eighth grade students in Mengwi. This research is ex-post Pacto. The samples were all students at Junior High School eighth grade Mengwi with a sample of 366 students. Data were analyzed with regression analysis and path analysis (path analysis). Based on the analysis, the pattern of care parents provide significant direct effect of 0.325 and there is no indirect effect through emotional intelligence on learning outcomes. Emotional intelligence is a significant direct effect of 0.492. While peer interaction provide significant direct effect of 0.836 and there is no indirect effect through emotional intelligence to science learning outcomes in Junior High School eighth grade students in Mengwi.keyword : Patterns of parenting, peer interaction, emotional intelligence, learning outcomes IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA LINA SURAYYA .; Prof. Drs. I Wayan Subagia,M.App.Sc,Ph.D .; Dr. I Nyoman Tika,M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.19 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari keterampilan berpikir kritis (KBK). Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan rancangan posttes-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Negeri Patas tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol yang berjumlah 117 siswa yang ditentukan dengan cara merandom kelas-kelas yang setara. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik ANAVA dua jalur dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran TPS dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (MPK) (F=187,110; p0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat direkomendasikan bahwa model pembelajaran TPS dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPA.Kata Kunci : think pair share, hasil belajar, keterampilan berpikir kritis. This research aimed to describe the effect of Think Pair Share (TPS) learning model toward science learning achievement viewed from critical thinking skills (CTS). This study was a quasi-experimental with posttes-only control group design. The population in this research were all students of eighth grade of MTs Patas on 2013/2014 academic year. The sample consisted of two experimental classes and two controls classes with 117 students determined by random technique of equivalent classes. Data were analyzed by Two Way ANOVA statistics at 5% significance level. The results showed that (1) there are differences in learning achievement between students who take the TPS learning model with students who take the MPK (F=187,110; p0,05). Based on the results of this study can be recommended that TPS learning model can be used as an alternative learning model to improve science learning achievement.keyword : think pair share, learning achievement, critical thinking skills
Pengaruh Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Self Efficacy Siswa SMP RIKA RAHMAYANI .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Prof. Dr. Ketut Suma, MS .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah (KPM) dan self-efficacy (SE) antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (MP.POGIL) dan model pembelajaran direct instruction (MP.DI). Penelitian ini tergolong penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Sampel penelitian adalah 120 siswa kelas VIII SMP N 2 Semarapura yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan tes KPM dan kuisioner SE. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur. Untuk mengetahui besar perbedaan digunakan uji Least of Significance Differences (LSD) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan KPM dan SE antara kelompok siswa yang belajar dengan MP.POGIL dan MP.DI (F = 86,424; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR FORMAL DAN SIKAP ILMIAH SISWA SMP NI MADE YULIANI .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menguji perbedaan model pembelajaran inovatif antara model pembelajaran inkuiri bebas, model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran konvensional dalam pencapaian kemampuan berpikir formal dan sikap ilmiah, (2) Menganalisis perbedaan kemampuan berpikir formal antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri bebas, model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran konvensional, (3) Menganalisis perbedaan sikap ilmiah antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri bebas, model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan factorial 3x2 posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Pengambilan sampel berdasarkan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur. Hasil analisis menyatakan sebagai berikut. (1) terdapat perbedaan signifikan kemampuan berpikir formal dan sikap ilmiah antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inkuiri bebas, model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan model pembelajaran konvensional (F = 3,020; p

Page 10 of 12 | Total Record : 112