cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2018)" : 6 Documents clear
Pengaruh Teknik Mind Mapping Terhadap Motivasi Belajar dan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Abang ., ANAK AGUNG AYU SRI MARTINI; ., PROF.DR. NASWAN SUHARSONO, M.Pd.; ., DR. I MADE KIRNA, M.Si.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.774 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v8i1.2250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan motivasi belajar dan keterampilan menulis secara bersama-sama diantara siswa yang mengikuti teknik mind mapping dengan siswa yang mengikuti teknik pembelajaran menulis konvensional, perbedaan motivasi belajar antara siswa yang mengikuti teknik mind mapping dengan siswa yang mengikuti teknik pembelajaran menulis konvensional, dan perbedaan keterampilan menulis antara siswa yang mengikuti teknik mind mapping dengan siswa yang mengikuti teknik pembelajaran menulis konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Abang dengan 2 kelas dipilih sebagai sampel. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik Random Sampling. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan Non Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket motivasi belajar menulis dan tes keterampilan menulis. Data yang diperoleh dianalisis dengan MANCOVA dengan menggunakan motivasi belajar awal dan keterampilan menulis awal sebagai kovariat. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar dan keterampilan menulis secara bersama-sama antara siswa yang mengikuti teknik mind mapping dengan siswa yang mengikuti teknik pembelajaran menulis konvensional; kedua terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar antara siswa yang mengikuti teknik mind mapping dengan siswa yang mengikuti teknik pembelajaran menulis konvensional; ketiga terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan menulis antara siswa yang mengikuti teknik mind mapping dengan siswa yang mengikuti teknik pembelajaran menulis konvensional.Kata Kunci : Teknik Mind Mapping, Motivasi Belajar, Keterampilan Menulis This study aimed at describing the difference in learning motivation and writing skill simultaneously of the students who learned by mind mapping technique and those who learned by conventional technique, the difference in learning motivation of the students who learned by mind mapping technique and those who learned by conventional technique, the difference in writing skill of the students who learned by mind mapping technique and those who learned by conventional technique. This is a quasi-experimental research with non-equivalent pretest-posttest control group designed. The population of the study was eighth grade students consisting of three classes. The selection of the sample for this study was based on random sampling technique, two classes were selected as the sample, one as the experimental group and the other was the control group. The data was collected by administering students’ learning motivation questionaire and writing test. The data was analyzed by using MANCOVA in which pre-students’ learning motivation and pre-students’ writing skill used as covariat. The hypothesis was tested at 5% level of significance. The results indicated that (1) there was a significant difference in learning motivation and writing skill simultaneously of the students who learned by mind mapping technique and by conventional technique, (2) there was a significant difference learning motivation in writing of the students who learned by mind mapping technique and by conventional technique, (3) there was a significant difference in writing skill of the students who learned mind mapping technique and by conventional technique.keyword : Mind Mapping Technique, Learning Motivation, Writing Skill
Pengembangan E-modul Interaktif Berbasis Proyek Pada Mata Pelajaran Simulasi Digital Kelas X di SMK TI Bali Global Singaraja ., KOMANG REDY WINATHA; ., PROF.DR. NASWAN SUHARSONO, M.Pd.; ., Dr. KETUT AGUSTINI, S.Si, M.Si.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.614 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v8i1.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk pembelajaran berupa e-modul berbasis proyek yang valid, praktis, dan efektif bagi siswa kelas X semester ganjil mata pelajaran simulasi digital. Penelitian pengembangan ini didasari oleh belum tersedianya bahan ajar inovatif yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 pada mata pelajaran simulasi digital di SMK TI Bali Global Singaraja. Prosedur pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu: analysis, design, development, implementation dan evaluation. Hasil penelitian terkait bahan ajar yang dikembangkan, telah memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa e-modul berbasis proyek beserta buku panduan berada pada kategori sangat baik berdasarkan uji coba para ahli. E-modul juga telah memenuhi aspek kepraktisan dilihat dari respon guru dan siswa terkait kemudahan penggunaan dan kemenarikan desain antarmuka. Hasil uji-t menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata hasil belajar siswa sebelum dan setelah menggunakan e-modul interaktif berbasis proyek. Di mana nilai rata-rata posttest lebih lebih besar dari nilai rata-rata pretest dan telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan. Berdasarkan hal tersebut, e-modul interaktif berbasis proyek telah memenuhi aspek efektivitas.Kata Kunci : pengembangan,e-modul,simulasi digital,pembelajaran berbasis proyek This research aims to develop learning product such as valid, practical and effective interactive e-module based on project for student grade X first semester simulation digital lesson. This development research based by unavailable innovation education material which suitable with Curriculum 2013 on digital simulation subject in SMK TI Bali Global Singaraja. The development procedure use ADDIE model, it consist of five steps are analysis, design, development, implementation and evaluation. Results of research related teaching materials developed, fulfills the validity, practicality, and effectiveness. Validity test results indicate that the interactive e-module based on project with guide books that are in the very good category based on testing experts. E-module also fulfills the practicality on the response of teachers and students related to ease of use and attractiveness of the interface design. The results of t-test showed a significant difference between the average value of student learning outcomes before and after using the interactive e-module based on project. Where the average value posttest is greater than the average pretest and have met the minimum completeness criteria that have been set. Based on this, interactive e-module based on project fulfills the effectiveness.keyword : development,e-module,digital simulation,project-based learning
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Media Geogebra terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Matematika pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Abang ., I MADE MAWA; ., PROF.DR. I MADE CANDIASA, MI.Komp.; ., Dr. KETUT AGUSTINI, S.Si, M.Si.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.486 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v8i1.2251

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media Geogebra terhadap motivasi dan prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini termasuk quasi eksperimen dengan rancangan non equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Abang sebanyak 340 orang. Sampel penelitian adalah kelas VIII B, VIII D dan VIII H sebanyak 102 orang, yang diambil secara random. Data yang dikumpulkan adalah motivasi dan prestasi belajar matematika siswa. Data dianalisis dengan teknik MANCOVA pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan motivasi dan prestasi belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media GeoGebra, model pembelajaran kooperatif tipe STAD, dan model pembelajaran konvensional, (2) terdapat perbedaan motivasi belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media GeoGebra, model pembelajaran kooperatif tipe STAD, dan model pembelajaran konvensional, dan (3) terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media GeoGebra, model pembelajaran kooperatif tipe STAD, dan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media Geogebra berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi dan prestasi belajar matematika siswa.Kata Kunci : STAD, Media Geogebra, Motivasi, Prestasi Belajar Matematika ABSTRACT This study aimed to finding out the effect of STAD cooperative learning with Geogebra to motivation and achievement mathematics learning. This research employed non equivalence pretest-posttest control group design. The population of this study were 340 students of eighth grade at SMP Negeri 1 Abang. The sample were 102 students of the class VIII B, VIII D and VIII H that selected by random sampling technique. The data was collected through motivation questionare and mathematics achievement test. The data were analyzed using multivariat analysis of covarians . The result of this study showed that (1) there was a significant different on motivation and achievement mathematics learning to students who learned with STAD cooperative learning with Geogebra, STAD cooperative learning, and conventional learning; (2) there was a significant different on motivation mathematics learning to students who learned with STAD cooperative learning with Geogebra, STAD cooperative learning, and conventional learning; (3) there was a significant different on achievement mathematics learning to students who learned with STAD cooperative learning with Geogebra, STAD cooperative learning, and conventional learning. Based on the research finding, it can be concluded that STAD cooperative learning with Geogebra has effect to motivation and acheivement mathematics learning.keyword : STAD, Geogebra, Motivation, Mathematics Learning Achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN SIKAP ILMIAH PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KUBU ., LUH PUTU PURNAMA DEWI; ., PROF. DR. I WAYAN SANTYASA, M.Si.; ., DR. I MADE KIRNA, M.Si.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.839 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v8i1.2247

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) perbedaan kemampuan berpikir kritis (KBK) dan sikap ilmiah (SI) antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran STM dan yang belajar dengan model pembelajaran langsung (PL) setelah perlakuan dikontrol dengan kemampuan berpikir kritis (KBKA) awal dan sikap ilmiah awal (SIA), (2) perbedaan KBK antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran STM dan yang belajar dengan model PL setelah perlakuan dikontrol dengan KBKA dan SIA, (3) perbedaan SI antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran STM dan yang belajar dengan model PL setelah perlakuan dikontrol dengan KBKA dan SIA. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan non-equivalent pretest posttest control group design. Populasinya adalah 8 kelas siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kubu Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 252 orang. Sampel penelitian dipilih secara simple random untuk menentukan 2 kelas, yang selanjutnya dirandom kembali untuk menentukan 1 kelas sebagai kelompok eksperimen menggunakan pembelajaran STM dan yang lain pembelajaran PL. Data KBK dikumpulkan dengan tes dan data SI dengan kuesioner baik di awal maupun di akhir eksperimen. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan MANCOVA. Setelah perlakuan dikontrol dengan KBKA dan SIA, hasil penelitian menunjukkan temuan-temuan sebagai berikut. (1) Terdapat perbedaan secara signifikan KBK dan SI antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran STM dan yang belajar dengan model PL. KBK dan SI siswa yang belajar dengan pembelajaran STM lebih tinggi dibandingkan dengan yang beljar dengan model PL. (2) Terdapat perbedaan KBK antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran STM dan yang belajar dengan model PL. KBK siswa yang belajar dengan pembelajaran STM lebih tinggi dibandingkan dengan yang beljar dengan model PL. (3) Terdapat perbedaan SI antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran STM dan siswa yang belajar dengan model. SI siswa yang belajar dengan pembelajaran STM lebih tinggi dibandingkan dengan yang beljar dengan model PL.Kata Kunci : Model Sains Teknologi Masyarakat, Kemampuan Berpikir Kritis, Sikap Imiah This study aims at describing 1) the difference of both students’ critical thinking skill (CTS) and their scientific attitudes (SA) between them learned in the Science-Technology-Society (STS) model and in Direct Instructional (DI) model after the treatment was controlled by both prior CTS and early SA, 2) the difference of students’ CTS between them learned in the STS and in the DI models after the treatment was controlled by both prior CTS and early SA, and 3) the difference of students’ SA between them learned in the STS and in the DI models after the treatment was cnotrolled by both prior CTS and early SA. This quasi experiment used non-equivalent pretest posttest control group design. The population of the study was 8 classes of eight grade students of SMP Negeri 2 Kubu in the academic year 2016/2017 which comprised of 252 students. The samples of 2 classes were choosen by simple random sampling to determent the first class as an experiment group utilized STS and the othe one used DI models. The data of CTS was collected by test and the data of SA by questionnaire. To analyze of the data, the descriptive and the MANCOVA statistics were used. To test the hypothesis, a significant level of 5% was utilized. After the treatment was cotrolled by both prior CTS and early SA,the results of the study were aas follows. (1) There is a significant difference both CTS and SA between students learned in the STS and them the DI models. Both CTS and SA of students learned in the STS is higher than them in the DI models. (2) There is a significant difference CTS between students learned in the STS and them the DI models. The CTS of students learned in the STS is higher than them in the DI models. 3) There is a significant difference SA between students learned in the STS and them the DI models. The SA of students learned in the STS is higher than them in the DI models.keyword : Science technology society learning model, critical thinking skills and scientific attitudes
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Kontekstual dan Kemampuan Numerik Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Abang ., IDA AYU NYOMAN SRI WIJAYANTHI; ., PROF. DR. I WAYAN SANTYASA, M.Si.; ., Dr. KETUT AGUSTINI, S.Si, M.Si.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.944 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v8i1.2248

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh pembelajaran kontekstual dan kemampuan numerik terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasinya adalah 5 kelas siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Abang Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel sebanyak 4 kelas diambil secara random, kemudian dirandom kembali untuk menentukan 2 kelas sebagai kelompok eksperiman dengan perlakuan pembelajaran kontekstual dan 2 kelas yang lain sebagai kelompok kontrol dengan perlakuakan pembelajaran konvensional. Data kemampuan numerik dan prestasi belajar matematika dikumpulkan dengan tes. Data penelitian dianalisis dengan uji statistik Anacova Dua Jalan. Setelah perlakuan dikontrol dengan kovariabel prestasi belajar matematika awal, hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut. (1) Terdapat perbedaan secara signifikan prestasi belajar matematika antara siswa yang belajar dengan pembelajaran kontekstual dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Nilai prestasi belajar matematika siswa yang belajar dengan pembelajaran kontekstual lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. (2) Terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang memiliki kemampuan numerik tinggi dan siswa yang memiliki kemampuan numerik rendah. Nilai prestasi belajar matematika siswa yang memiliki kemampuan numerik tinggi lebih tinggi dibandingkan siswa yang memiliki kemampuan numerik rendah. (3) Terdapat pengaruh interaktif antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan numerik terhadap terhadap prestasi belajar matematika. Kata Kunci : pendekatan pembelajaran kontekstual,kemampuan numerik,prestasi belajar matematika This research aimed at describing the effect of contextual teaching learning (CTL) and numerical ability (NA) upon students’ achievment on mathematics. This quasi-experimental research used non-equivalent pretest-posttest control group designed. The population in this study were five clases of the eighth grade students of SMP Negeri 3 Abang in the academic year of 2016/2017. The selection of the samples for this study were based on random technique, four clases were selected as the samples, two clases as the experimental group with the CTL treatment and the others are the control group with conventional learning. The data of numerical ability and students’ achievment on mathematics were collected by test. The data obtained then were analyzed by using two ways Ancova. After treatment was controlled by pre-students’achievment on mathematics as a covariable,the results of this study were as followes. (1) There was a significant difference of students’ achievment bertween contextual (CTL) and conventional groups. Students who learned with CTL approach got higher achievment than them learned with conventional approach. (2) There was a significant difference of the students’ achievment between them with high numerical ability and them with low numerical ability. The students’achievment on mathematics of students who had high numerical ability was higher than them who had low numerical ability. (3) There was an interaction effect between learning approach (CTL approach and conventional approach) and numerical ability (high and low numerical ability) upon students’ achievement on mathematics.keyword : contextual teaching learning approach,numerical ability, students’ achievment on mathematics
Pengaruh Model Know Want Learned (KWL) Terhadap Keterampilan Membaca dan Menulis Bahasa Inggris Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Abang ., KADEK WIRAWAN; ., PROF.DR. NASWAN SUHARSONO, M.Pd.; ., DR. I MADE KIRNA, M.Si.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.408 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v8i1.2249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan keterampilan membaca dan keterampilan menulis secara bersama-sama diantara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, perbedaan keterampilan membaca antara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, dan perbedaan keterampilan menulis antara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung. Populasi pada panelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Abang tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari lima kelas. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik Random Sampling dimana dua kelas digunakan sebagai sampel, satu kelas digunakan sebagai kelompok experimen dan satu kelas sebagai kelompok kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan Non Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes keterampilan membaca dan tes keterampilan menulis. Data yang diperoleh dianalisis dengan MANCOVA dengan keterampilan membaca awal dan keterampilan menulis awal sebagai kovariat. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama ada perbedaan yang signifikan pada keterampilan membaca dan keterampilan menulis secara bersama-sama antara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, kedua ada perbedaan yang signifikan pada keterampilan membaca antara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, dan ketiga ada perbedaan yang signifikan pada keterampilan menulis antara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung.Kata Kunci : Model Know Want Learned (KWL), Keterampilan Membaca, Keterampilan Menulis This study aimed at describing the difference in reading and writing skills simultaneously of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those who learned by Direct Instruction model, the difference in reading skill of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those who learned by Direct Instruction model, and the difference in writing skill of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those who learned by Direct Instruction model. This is a quasi-experimental research with non-equivalent pretest-posttest control group designed. The population of the study was eighth grade students of SMP Negeri 3 Abang in the academic year of 2016/2017 consisting of five classes. The selection of the sample for this study was based on random sampling technique, two classes were selected as the sample, one class as the experimental group and the other was the control group. The data were collected by administering reading and writing test. The data were analyzed by using MANCOVA in which pre-students? reading and writing skills used as covariat. The hypothesis was tested at 5% level of significance. The results indicated that (1) there was a significant difference in reading and writing skills simultaneously of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those who learned by Direct Instruction model, (2) there was a significant difference in reading skill of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those learned who by Direct Instruction model, and (3) there was a significant difference in writing skill of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those who learned by Direct Instruction model.keyword : Know Want Learned (KWL) Model, Reading Skill, Writing Skill

Page 1 of 1 | Total Record : 6