cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : 26152800     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dibidang Pendidikan Bahasa Inggris. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bahasa Inggris bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2017)" : 3 Documents clear
Discrepancy Analysis of Authentic Assessment Implementation in EFL Classroom Based on Curriculum 2013 in SMAN 1 Kuta ., DESAK MADE RUKMINI; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i3.2522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara standar dengan kesenjangan implementasi nyata Penilaian Otentik di SMAN 1 Kuta. Ada dua pertanyaan yang menjadi pedoman dari penelitian ini: a) sejauh mana kesenjangan yang terjadi antara penerapan penilaian otentik yang ideal berdasarkan Kurikulum 2013 dengan penerapannya di kelas EFL SMAN 1 Kuta; b) persepsi para guru EFL mengenai penilaian autentik berdasarkan Kurikulum 2013. Penelitian yang digunakan adalah Model evaluasi kesenjangan oleh Provus (1971) di mana langkah-langkahnya terdiri dari 1) Tahap Definisi; 2) Tahap Instalasi; 3) Tahap Proses; 4) Tahap Produk dan 5) Tahap manfaat-biaya. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru, kuesioner dan observasi kelas langsung menggunakan lembar observasi dari empat instrumen (Self Assessment, Penilaian Kinerja, Penilaian Proyek dan Penilaian Portofolio). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik analisis deskriptif dengan menggunakan Pedoman Acuan Ideal Teoritis. Penelitian ini menemukan bahwa pada tahap perencanaan, kesenjangannya sangat rendah (34,25%);pada tahap pelaksanaan, kesenjangannya adalah (51,14%); pada tahap analisis dan pelaporan, kesenjangannya adalah sedang (46,11%). Dapat disimpulkan secara umum bahwa kesenjangan pada pelaksanaan penilaian otentik di EFL kelas di SMAN 1 Kuta adalah dengan kategori sedang (43,28%). Sementara itu kesenjangan dalam persepsi guru adalah sangat rendah (16,17%). Temuan ini menunjukkan bahwa guru memiliki pengetahuan yang baik dalam Kurikulum 2013 terutama pada penilaian otentik tetapi mereka masih menghadapi masalah dalam pelaksanaannya.Kata Kunci : Kesenjangan, Kurikulum 2013, Penilaian Authentic, Persepsi Guru EFL. This study aimed at analyzing discrepancy between the standard and the real implementation of Authentic Assessment in SMAN 1 Kuta. There are two research questions become guidelines of this study: a) the extent of the discrepancy between the ideal authentic assessment implementation based on Curriculum 2013 and the practice in EFL classrooms at SMAN 1Kuta; b) the EFL teachers’ belief on the authentic assessment based on Curriculum 2013. The research employed Discrepancy Evaluation Model by Provus (1971) in which the step comprises 1) Definition stage; 2) Installation stage; 3) Process stage; 4) Product stage and 5) Cost-benefit stage. The data were collected through interview with teachers, questionnaire and direct class observation using observation sheets of four instruments (Self Assessment, Performance Assessment, Project Assessment and Portfolio Assessment). The obtained data were analyzed using statistics descriptive analysis of Ideal Theoretical Reference. The research found that in planning stage, the discrepancy was very low (34.25%); in executing stage, the discrepancy was (51.14%);in analyzing and reporting stage, the discrepancy was moderate (46.11%). In general it can be concluded that the discrepancy in the implementation of authentic assessment in EFL classroom at SMAN 1 Kuta was categorized as moderate (43.28%). Meanwhile the discrepancy in teachers’ belief was very low (16.17%). These findings indicate that teachers have good knowledge in Curriculum 2013 mainly on Authentic assessment but they still faced problems in its implementation. keyword : Authentic Assessment, Curriculum 2013, Discrepancy, EFL Teachers’ belief
Discrepancy Analysis of The Implementation of Authentic Assessment in EFL Classroom of Senior High School in Kuta Utara, Badung based on Curriculum 2016. ., NI LUH PUTU SUASTINI; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i3.2523

Abstract

TujuanpenelitianiniadalahuntukmenganalisakesenjanganantaraStandarAsesmenOtentikdenganpelaksanaannya di kelas yang menggunakanBahasaInggrissebagaibahasaasing di SMAN 1 Kuta Utara.Penelitianinimenjawabduapertanyaan, 1)Sejauhmanakesenjangan yang terjadidalampelaksanaanAsesmenOtentik n 2) pemahaman guru tentangOtentikAssesmen yang adadalamKurikulum 2013.PenelitianinimenggunakanDiskrepansi Model Provus.Terdapat lima langkahdalam model ini, yaitu; 1) tahapdefinisi, 2)tahapinstalasi, 3) tahap proses, 4) tahapproduksi, dam 5) tahapmanfaatbiaya. Data yang diperolehmencakupPenilaianDiri, PenilaianUnjukKerja,PenilaianProduk, danPenilaianPortofolio. Data diperolehdariobservasikelas, interview, dankuisioner.Data tersebutdiolahdengan PAIT (PedomanAcuan Ideal Teoritic).Kesenjangan yang banyakmunculpadaPenilaianDiri (52.91%) danPenilaianPortofolio (64.64%). Secaraumumkesenjanganynagterjadiadalah 35.22% dengankategori ‘sedang’.Untukpemahaman guru, diperolehnilai 20.99 (sangattinggi).Hal inimenjelaskanbahwa guru memilikipersepsi yangbagusterhadapAsesmenOtentik yang terdapatdalamKurikulum 2013.Akan tetapibanyakkendala yang dihadapi guru dalampelaksanaanya. Prototype penelitianinidikembangkanberdasarkananalisasilabus, observasikelas, interview dankuisioner.Kata Kunci : kesenjangan, penilaian otentik, kurikulum 2013, pemahaman guru This study aimed at analyzing the discrepancy between the ideal Authentic Assessment Standard and the real implementation in EFL Classroom at SMAN 1 Kuta Utara, Badung Regency. There are two research questions in this study; first, to what extend the discrepancy of the implementation of the authentic assessment in SMAN 1 Kuta Utara is, and second, what the teachers’ belief of the authentic assessment based on Curriculum 2014 in SMAN 1 Kuta Utara is. The study was modified by using Provus’ Discrepancy Model. Thesteps comprises are (1) Definition Stage,(2) Instalation Stage, (3) Process Stage, (4) Product Stage, and (5) Cost-Benefit Stage. Thedata which cover Self-Assessment, Performance Assessment, Project Assessment, and Portfolio Assessment were collected through classroom observation, interview, and questionnaire. The data was analyzed by using Analysis Statistic Descriptive and Ideal Theoretical Reference. The results confirm that there are discrepancy occurred in the implementation of Authentic Assessment in SMAN 1 Kuta Utara based on Curriculum 2013. The most discrepancy occurred in Self-Assessment (52.91%) and Portfolio Assessment (64.64%). The general discrepancy found was 35.22%. it is categorized ‘moderate’. The results of the questionnaire which reflects teacher’s belief is 20.99 (very high). It described the teachershave good perception toward the authentic assessment based on Curriculum 2013.However, they found some obstacles to implement them.The prototype of this study was developed based on syllabus analysis, classroom observation, interview and questionnaire. Thus, the implementation should be developed to reach the standard (Curriculum 2014).keyword : discrepancy, authentic assessment, Curriculum 2013, teacher’s belief
Developing Supplementary English Materials for the First Semester Students of Bartender Program at Liberty International College ., KOMANG TRY WAHYUNI DEWI; ., DR. I GEDE BUDASI, M.Ed.DIP APPLIN; ., DRS. I WAYAN SUARNAJAYA, M.A., P.hD
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i3.2517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi jenis jenis materi bahasa inggris tambahan yang dibutuhkan oleh mahasiswa semester satu program bartender di Liberty International College, (2) mengembangkan materi bahasa inggris tambahan untuk mahasiswa semester satu program bartender di Liberty International College, dan (3) meneliti kualitas dari materi bahasa inggris tambahan untuk mahasiswa semester satu; Penelitian ini menggunakan disain penelitian dan pengembangan dari Sugiyono (2015) dan desain materi pengembangan dari Hutchinson and Waters. Subjek penelitian ini adalah 21 orang mahasiswa semester pertama dari program bartender di Liberty International College, 3 pengajar bahasa inggris untuk mahasiswa semester pertama dari program bartender dan 3 manajer dari bar departemen (stakeholders). Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan daftar pertanyaan dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa semester pertama dari program bartender di Liberty International College membutuhkan buku yang mencerminkan kehidupan nyata. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa materi bahasa inggris tambahan ini sangat di perlukan untuk di kembangkan berdasarkan analisis kebutuhan yang mencakup bahasa inggris untuk menangani pemesanan, bahasa inggris untuk menjelaskan minuman, bahasa inggris untuk memberikan pendapat atau rekomendasi terhadap minuman, bahasa inggris untuk menangani pemesanan, bahasa inggris untuk menyajikan pesanan dan bahasa inggris untuk menangani keluhan. Untuk itu, analisis kebutuhan juga penting dalam melaksanakan penelitian ini. Berdasarkan pendapat ahli, kualitas dari materi pengembangan ini dianggap sebagai materi yang baik sekali. Kata Kunci : Pengembangan, materi bahasa inggris tambahan, bartender This study aimed at: (1) developing kinds of supplementary English materials that are needed for the first semester students of bartender program of Liberty International College; (2) investigating and identifying the process of developing supplementary English materials to the first semester students of bartender program at Liberty International College (3) knowing the quality of supplementary English materials for the first semester students of bartender program at liberty international college as perceived by expert judges. This study adopted Research and Development esigned by Sugiyono (2015) and material development designed by Hutchison and Waters (1987). 21 students of the first semester of bartender program at the college, 3 English teachers for the program, and 3 hotel managers of bar department (stakeholders) of the hotel were considered as the subjects under the study. In collecting the data, the researcher used questionnaires and document analysis. The results of the study show that the first semester students of the program at the College need a book which reflect the real life. The result of the study showed that supplementary English materials are needed to developed based on need analysis which covers the topics related to English for handling reservations, English for explaining drink, English for taking order, English for serving order and English for handling complaints. Therefore need analysis is important in conducting this study. Based on expert judgement, the quality of the developed materials considered as excellent materials. keyword : Developing, supplementary English materials, bartender

Page 1 of 1 | Total Record : 3