cover
Contact Name
Hamidin Rasulu
Contact Email
cannarium@unkhair.ac.id
Phone
+6282187392215
Journal Mail Official
cannarium@unkhair.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/cannarium/about/editorialTeam
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Cannarium (Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian)
Published by Universitas Khairun
ISSN : 16931491     EISSN : 27745201     DOI : http://dx.doi.org/10.33387/cannarium
Cannarium is a journal of agricultural sciences. It is a peer-reviewed, scientific journal published by the Faculty of Agriculture, Universitas Khairun Indonesia. Cannarium journal aims at publishing original, scientifically research articles and article review that describe and explain a wide range of agricultural fields and disciplines including Agronomy, Horticulture, plant breeding, plant protection, Agribusiness, Agroindustry, Food Science, Soil Science, Forestry, and Environmental Sciences, bioenergy, Animal Husbandary and other pertinent related to tropical islands-based biodiversity, agricultural sustainability, and ecosystem services. The applications of new molecular, microscopic, and analytical techniques to understanding and explaining population and community dynamics are also of great interest. Cannarium is published twice a year in both print and online versions Cannarium publishes under the cooperation Faculty of Agriculture, Universitas Khairun. The journal publishes in June and December. Cannarium is a free access journal at https://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/cannarium
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 2 (2022)" : 12 Documents clear
Keragaman Tumbuhan Hutan Sekunder di Sekitar Perkebunan Kelapa Sawit di Provinsi Riau Hikmah, Nur; Nurjannah, Siti; Zuhud, Ervizal A.M.; Sunkar, Arzyana
Cannarium Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cannarium.v20i2.5236

Abstract

Perubahan tutupan lahan menjadi perkebunan kelapa sawit dianggap menurunkan keanekaragaman hayati, termasuk keragaman tumbuhan. Hutan sekunder yang berada di sekitar perkebunan kelapa sawit diharapkan dapat menjaga keberlanjutan dari keragaman tumbuhan yang masih tersisa meskipun bukan bagian dari areal perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilakukan di empat perkebunan kelapa sawit yang tersebar di dua kabupaten yaitu Kampar dan Pelalawan, Provinsi Riau selama 28 hari pada bulan Maret 2016. Metode penelitian yaitu analisis vegetasi petak tunggal dengan mengidentifikasi keragaman tumbuhan di hutan sekunder yang ada di sekitar perkebunan kelapa sawit. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa keanekaragaman jenis tumbuhan bervariasi sesuai dengan kondisi lokasinya. Jumlah spesies tumbuhan yang ditemukan beragam, PT SAR (85 spesies), PT AMA (71 spesies), PT MUP (44 spesies) dan PTPN (41 spesies). Perbedaan ini karena luasan dan kerapatan hutan sekunder juga berbeda. Nilai kekayaan jenis juga berbeda setiap lokasi, yaitu PT SAR (12.02), PT AMA (9.80), PT MUP (7.66), dan PTPN (5.67). Semakin tinggi nilai kekayaan spesies di suatu lokasi menunjukkan bahwa areal tersebut memiliki keanekaragaman yang tinggi. Hutan sekunder di sekitar PT SAR merupakan areal yang memiliki tingkat keragaman tumbuhan lebih tinggi dibandingkan ketiga lokasi lainnya.
DAYA TAMPUNG (CARRYING CAPACITY ) SAPI POTONG DI KECAMATAN GEBE, KABUPATEN HALMAHERA TENGAH, PROVINSI MALUKU UTARA INDONESIA Fatmona, Sariffudin; Gunawan, Gunawan
Cannarium Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cannarium.v20i2.5179

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui ketersedian pakan,  ketersediaan nutrien asal pakan dan daya tampung ternak sapi pada Kecamatan Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah. Metode penentuan contoh di Kecamatan Gebe ditentukan dengan pengambilan contoh secara sengaja: desa yang memiliki ternak sapi potong yang tertinggi (Desa Kacepi), terendah (Desa Umera) dan sedang (Desa Sanafmamin). Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini antara lain Rapid Rural Apprasial (RRA) dilakukan melalui wawancara semi terstruktur terhadap 150 responden; dan perkiraan/pengukuran daya dukung padang penggembalaan pada  setiap lokasi penelitian memakai metode cuplikan ubinan. Hasil penelitian menunjukkan responden di lokasi penelitian berprofesi sebagai peternak dan mempunyai pengalaman beternak yang bervariasi antara 3 hingga  11 tahun. Berdasarkan analisis daya dukung hijauan pakan ternak sapi potong sesuai nilai nutrisi bahan kering, Desa Sanafmamin lebih potensial dengan potensi pengembangan jumlah populasi sebanyak 110 UT, menggunakan kapasitas peningkatan populasi sebesar 75,47%. Desa Kacepi menempati posisi kedua dengan potensi pengembangan populasi sebanyak 105 UT dan kapasitas peningkatan 18%. Sementara itu, Desa Umera paling sedikit, namun masih dapat menampung 39 UT dengan kapasitas peningkatan 6,4%. Kata kunci: Analisis, Daya Tampung, Sapi Potong  

Page 2 of 2 | Total Record : 12