Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 2 (2018)"
:
12 Documents
clear
Susunan Pengurus Volume 2 Nomor 2 Juli 2018
Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyuluhan dan Pemeriksaan Gigi dan Mulut di SDN Sidosari Lampung Selatan
Desi Andriyani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v2i2.80
Upaya – upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat sudah dilakukan dalam rangka perubahan perilaku masyarakat menuju Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil dari pembelajaran yang menjadikan seseorang dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan perperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya.Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Kesehatan gigi juga merupakan salah satu komponen kesehatan secara menyeluruh dan tidak dapat diabaikan terutama pada tingkat sekolah dasar. Tujuan kegiatan ini melakukan penyuluhan kepada masyarakat khususnya anak sekolah dasar tentang menjaga kesehatan gigi dan mulut,mencegah penyakit gigi dan mulut,melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa derajat kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah masih tinggi. Hal ini terlihat dari nilai OHIS 2,3 dan DMFT rata rata 3,4 (buruk) ,dari desa sidosari 14,3% terdapat masalah kesehatan gigi dan 86,3% tidak menerima perawatan gigi.
Kata Pengantar Volume 2 Nomor 2 Juli 2018
Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
APLIKASI MESIN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK GRANUL (POG) PADA KELOMPOK TANI PANCA KARYA DESA SINAR SARI KECAMATAN KALIREJO LAMPUNG TENGAH
Warji Warji
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v2i2.94
Kelompok Tani Panca Karya di Desa Sinar Sari Kecamatan Kalirejo telah lama memanfaatkan pupuk organik untuk memupuk sawah dan ladang mereka, bahkan menurut penuturan salah satu anggota kelompok tani bahwa secara turun-temurun mereka memanfaatkan pupuk kandang (kotoran hewan) dan pupuk kompos (seresah dan sisa-sisa tanaman pertanian) untuk menyuburkan tanah pertanian. Kelompok Tani Panca Karya telah berkomitmen untuk memproduksi dan mengembangkan pupuk organik padatan menjadi Pupuk Organik Granul (POG). Permasalahan utama yang mereka dihadapi adalah cara membuat POG yaitu proses pembuatan butiran, selama ini butiran dibuat dengan menggunakan nampan dengan cara menginteri, dimana kapasitasnya sangat terbatas dan ukurannya tidak seragam. Sementara proses pembuatan butiran dapat menggunakan granulator, salah satunya adalah granulator yang telah dihasilkan oleh Jurusan Teknik Pertanian Universitas Lampung. Kapasitas mesin granulator ini sekitar 100 kg/jam, butiran yang dihasilkan berbentuk bulat dan seragam. Oleh karena itu pada pengabdian ini diaplikasikan mesin pembuat butiran (granulator) tersebut. Pelaksanaan pengabdian pada Kelompok Tani Panca Karya berjalan dengan baik. Mesin granulator POG dapat diaplikasikan pada kelompok tani (mitra) dengan baik dan pengetahuan mitra secara keseluruhan meningkat sekitar 65% yaitu dari 21,67% menjadi 86,67%. Kegiatan pengabdian serupa sangat diharapkan oleh mitra, mereka menginginkan adanya introduksi teknologi yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi, secara khusus mitra menginginkan introduksi peletting benih dan alsintan kedelai.
PERBEDAAN EFEKTIFITAS POVIDONE IODINE DENGAN AIR REBUSAN DAUN BINAHONG TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POSTPARTUM DI BPM WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2017
riyanti riyanti imron;
risneni risneni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v2i2.57
Berdasarkan data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) jumlah laserasi atau luka perineum di Indonesia pada tahun 2013 menemukan bahwa dari total 1951 kelahiran spontan pervaginam, 57% ibu bersalin mengalami rupture dan mendapat jahitan perineum (Depkes RI,2013). Upaya untuk mencegah terjadinya infeksi laserasi perineum dapat diberikan dengan terapi farmakologis iodine atau obat-obatan lainnya dan terapi non farmakologis berupa daun binahong. BPM Jamilah merupakan BPM yang ada di wilayah kerja Dinas Kesehatan Lampung Selatan, berdasarkan hasil presurvei awal pada bulan April di BPM Jamilah di dapatkan dara jumlah ibu yang melahirkan sebanyak 30 orang, yang mengalami rupture sebanyak 18 orang, rata – rata perawatan luka di berikan bethadin cair dan rata-rata penyembuhan luka perineum lebih dari 10 hari. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui perbedaan efektifitas povidone iodine dengan air rebusan daun binahong terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum di BPM wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2017. Jenis penelitian ini menggunakan True Experimental post test only Design.. Populasi dalam penelitian ini semua ibu postpartum yang megalami laserasi perineum yang melahirkan pervaginam di BPM wilayah Kerja dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan. Sampel yang di ambil sebanyak 80 responden yang di bagi menjadi 2 kelompok dengan intervensi yang berbeda. yaitu 40 ibu post partum di berikan perawatan laserasi dengan Povidone Iodine dan 40 responden menggunakan rebusan Daun Binahong. Data yang di kumpulkan adalah data primer dengan 3 kali obsevasi. Data di olah dengan. menggunakan uji T independen, proses pengolahan data menggunakan komputer. Hasil penelitian ini di dapatkan ibu post partum yang di berikan perawatan laserasi dengan Povidone Iodine lama penyembuhan luka yang terbanyak selama ≥7 hari yaitu 38 responden (95%) dengan rata- rata lama penyembuhan 8 hari , sedangkan responden menggunakan rebusan Daun Binahong penyembuhan luka terbanyak 5 hari dengan luka kering 20 responden (50%).Lama penyembuhan rata-rata 5 hari. Berdasarkan hasil uji statistik dengan T Test diperoleh Uji beda T test p value = 0,000.< 0,05 sehingga H0 di tolak artinya, bahwa ada perbedaan yang signifikan antara penyembuhan luka perineum dengan menggunakan Povidone iodine dan air rebusan daun Binahong di Praktik Mandiri Bidan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2017 Peneliti menyarankan bagi petugas kesehatan terutama bidan agar terus meningkatkan penyuluhan/konseling serta perawatan luka perineum dengan menggunakan rebusan air rebusan daun binahong.
Daftar Isi Volume 2 Nomor 2 Juli 2018
Yudamson, Afri
Sakai Sambayan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SAMBIREJO YANG MENGALAMI MASALAH PENCEMARAN SUNGAI MELALUI PEMBUATAN B-FILMA (BIO FILTER LIMBAH AIR RUMAH TANGGA)
Pratondo, Bagus Setyo;
prasetyo, Agus wahyu;
Ristanti, Yuliana;
Pujiati, Pujiati
Sakai Sambayan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v2i2.95
Masyarakat sambirejo umumnya tidak produktif dalam hal mengolah dan memanfaatkan air limbah, mereka membuang air limbah tersebut langsung ke selokan yang ada di depan rumah, tanpa diolah terlebih dahulu. Akibatnya, sungai yang menjadi tempat bermuaranya selokan tercemar, warnanya menjadi coklat dan mengeluarkan bau busuk, selain bisa menyebabkan ikan-ikan mati, zat-zat polutan yang terkandung di dalam limbah juga bisa menjadi sumber penyakit, seperti kolera, disentri,dan berbagai penyakit lainya. Oleh karena itu, pemahaman masyarakat akan dampak yang ditimbulkan dari air ini perlu ditingkatkan serta pelatihan ilmu pengolahan limbah air ini perlu diterapakan dalam kehidupan sehari-hari dengan Biofilter ini agar limbah air yang ada di desa Sambirejo dapat berkurang dan untuk juga untuk mengurangi pencemaran lingkungan, serta dapat meningkatkan sumber daya manusia di Sambirejo Madiun. Hasil kegiatan sosialisasi pemberdayaan yang dicapai dan analisis kuisioner yang dibagikan sebelum sosialisasi dalah 50% masyarakat mengetahui dampak dari limbah air rumah tangga khususnya deterjen dan 20 % masyarakat mengetahui alat B-FILMA , dan analisis hasil kuisioner yang dibagikan setelah sosialisasi adalah 75% masyarakat menjadi faham mengenai dampak dari limbah air rumah tangga khusunya deterjen dan 50% masyarakat mengetahui alat B-FILMA.
PELATIHAN PEMBUATAN MP-ASI WHO BERBASIS PANGAN LOKAL BAGI KADER POSYANDU DAN IBU BADUTA DI DESA SIDOSARI
rusyantia, anggun
Sakai Sambayan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v2i2.67
Salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak adalah dengan memberikan makanan yang terbaik bagi Baduta. Jika bayi dan anak usia 6-24 bulan tidak memperoleh cukup gizi dari MP-ASI, maka akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan kurang gizi. Desa Sidosari adalah salah satu desa binaan Poltekkes Tanjung Karang. Berdasarkan hasil pengkajian gizi Balita yang dilakukan sebelumnya ternyata masih dijumpai beberapa masalah gizi khususnya pada kelompok umur Baduta. Penyebab utamanya adalah masih terbatasnya pengetahuan ibu tentang gizi Baduta dan keterampilan ibu dalam menyiapkan makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi dengan pangan lokal yang tersedia. Kader Posyandu yang selama ini sudah berperan aktif dirasakan masih lemah dalam memberikan edukasi ASI dan MP-ASI. Padahal kader Posyandu sangat potensial perannya sebagai agen perubahan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pelatihan Pembuatan MP-ASI WHO Berbasis Pangan Lokal Bagi Kader Posyandu dan Ibu Baduta telah dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 Nopember 2017. Pelatihan hari pertama dilaksanakan di Posyandu Melati dan hari kedua di Balai Dusun Simbaringin dengan jumlah peserta pelatihan sepuluh orang. Hasil evaluasi akhir terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 68,9%. Untuk membentuk perilaku gizi yang baik pada keluarga diperlukan kegiatan pendampingan keberlanjutan.
Cover Volume 2 Nomor 2 Juli 2018
Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PENDAMPINGAN KADER POSYANDU LANSIA DI KELURAHAN HADIMULYO BARAT METRO
giri udani;
dwi agustanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v2i2.77
Umur harapan hidup lansia di propinsi Lampung yang terus meningkat akan memberikan konsekuensi tertentu, dimana dengan kondisi degeneratif yang terjadi bila tidak diantisipasi akan menimbulkan berbagai permasalahan, tidak hanya masalah fisik, tetapi juga masalah psikologis, sosial, ekonomi dan spiritual. Pemerintah sudah berusaha mengantisipasi hal ini dengan adanya program kesehatan lansia berupa Posyandu lansia, namun dalam pemanfaataannya masih rendah karena kemampuan kader dalam melaksanakan pelayanan kesehatan lansia masih rendah. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatan pengetahuan kader, kemampuan dalam pemeriksaan kesehatan lansia dan pencatatan kegiatan poyandu. Metode yang digunakan adalah pendampingan kader berupa penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan dan pencatatan laporan pada 20 orang kader lansia. Hasil kegiatan di dapat pengetahuan kader tentang penyakit lansia berupa Hipertensi, Diabetes Mellitus dan Asam Urat meningkat 25%, 60% kader dapat melakukan pengukuran TD, pengecekan gula darah dan asam urat serta 50% kader dapat melakukan pencatatan kegiatan posyandu.