cover
Contact Name
Yusep Ahmadi F
Contact Email
yusep-ahmadi-f@ikipsiliwangi.ac.id
Phone
+62226658680
Journal Mail Official
Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi 40526
Editorial Address
Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi 40526
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 22524657     EISSN : 25496506     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus Semantik journal is a medium for disseminating the result of research about language, literature, and language and literature education in Indonesia. Scope Semantik journal publishes the research article in language, literature, language and literature education in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, February 2016" : 7 Documents clear
MENEMUKAN PEMEROLEHAN BAHASA KELAS KATA VERBA, NOMINA, DAN ADJEKTIVA PADA ANAK USIA 3 TAHUN 10 HARI Enjang Supriatna
Jurnal Semantik Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, February 2016
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.256 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v5i1.p34 - 54

Abstract

Penelitian ini yaitu penelitian studi kasus terkait dengan pemerolehanbahasa atau bagaimana sebetulnya anak mampu menguasai bahasa kelas kataverba, nomina, dan adjektiva pada anak usia dini. Sekaitan dengan hal tersebut,penguasaan suatu bahasa tanpa disadari maupun dipelajari secara formal perludipahami bagaimana bahasa itu terbentuk dan tercipta. Pengetahuan yang luasterkait proses dan hakikat pemerolehan bahasa akan membantu pembelajardalam keberhasilan pembelajaran berbahasa pada kanak-kanak. pemerolehanbahasa yaitu proses penguasaan yang dilakukan oleh anak secara natural saatia belajar bahasa ibunya. Untuk mengetahui pembagian tahap pemerolehanbahasa anak berdasarkan panjang rata-rata ujaran atau Mean Length ofUtterance (MLU)-nya. 
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PEMBELAJARAN LITERASI BERORIENTASI KEAKSARAAN USAHA MANDIRI Lina Siti Nurwahidah
Jurnal Semantik Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, February 2016
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.49 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v5i1.p%p

Abstract

Perempuan adalah pendidik pertama dan utama di masyarakat. Pendidikanuntuk para perempuan yang biasanya agak tersisihkan, patut menjadi sorotankarena dari perempuanlah pendidikan itu akan berawal. Jika perempuan tidakmemiliki kemampuan yang diperlukan untuk meletakkan fondasi yang baikuntuk mempersiapkan generasi selanjutnya di rumah, maka tidak heran jikamereka juga tidak mendapat tempat di masyarakat dalam menularkan aurapositif pada lingkungan tempat mereka hidup. Strategi pemberdayaanperempuan melalui pembelajaran literasi berorientasi keaksaraan usahamandiri diharapkan dapat membekali mereka untuk dapat berkiprah lebihbanyak di dalam keluarga juga masyarakatnya. Perempuan yang memilikikemampuan membaca menulis yang baik, ditambah dengan pengetahuanketerampilan untuk bekal hidup mereka (life skills), akan memiliki kesempatanuntuk lebih berdaya dalam usahanya mempertahankan hidup danmengembangkan dirinya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Kata kunci: pemberdayaan perempuan, kemampuan literasi, dan keaksaraanusaha mandiri
MODEL SARA MILLS DALAM ANALISIS WACANA PERAN DAN RELASI GENDER Teti Sobari; Lilis Faridah
Jurnal Semantik Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, February 2016
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.427 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v5i1.p89 - 99

Abstract

Gender artinya perbedaan yang terlihat antara perempuan dan laki-laki berdasarkannilai dan perilaku social. Fokus perhatian penelitain ini yaitu wacana feminisme,bagaimana peran dan relasi gender perempuan dalam teks? dan bagaimana perempuanditampilkan dalam teks yang berkaitan dengan nilai dan perilaku sosial? Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif denganmenggunakan pendekatan analitik wacana kritis terhadap teks berita yang berjudul“Punya Anak Hambatan Karir Perempuan Indonesia?” yang ditulis pada KoranRepublika tanggal 9 Maret 2012.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penulis menampilkan perempuan sebagai subjektulisan, karena perempuan pada teks berita di atas posisinya mendefinisikan dan iadapat menampilkan dirinya sendiri. Sedangkan objek dari wacana tersebut adalahkarir atau pekerjaan yang merupakan peran ganda yang harus dilakukan oleh seorangperempuan ketika ingin terus melanjutkan pekerjaan sambil berperan sebagai iburumah tangga. Dengan demikian, peran dan relasi gender dalam teks tersebut dapatmenampilkan dirinya dan juga bisa berperan ganda.Kata kunci: model Sara Mills, peran dan gender 
KONTRIBUSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI PERGURUAN TINGGI DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN Ahmad Fuadin
Jurnal Semantik Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, February 2016
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.119 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v5i1.p1 - 11

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan mata kuliah umum di pendidikan tinggi yangsifatnya wajib diikuti mahasiswa. Tujuannya adalah agar mahasiswamampu berkomunikasi dengan baik dan benar. Melalui keterampilankomunikasi yang baik mahasiswa diharapkan mampu bersaing dalamberbagai situasi dan kondisi temasuk dalam menghadapi MEA. Penelitianini merupakan kajian mengenai kontribusi mata kuliah bahasa Indonesiadalam menghadapi MEA. Rumusan masalah yang diangkat adalahbagaimana kontribusi materi perkuliahan terhadap kemampuan berbahasamahasiswa serta bagaimana kesiapan mahasiswa menghadapi MEA.Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Berdasarkan data yangterkumpul diproleh hasil, yakni 93% responden menyatakan bahwa materipembelajaran bahasa Indonesia memberikan kontribusi terhadap terhadapkemampuan berbahasa, sementara 7% menyatakan sebaliknya. Namundemikian, diperoleh hasil lain, yakni 67% mengaku siap menghadapiMEA, sementara 33% lainnya mengaku tidak/belum siap. Kesiapanresponden menghadapi MEA diakui karena sudah menjadi tantangan yangakan terjadi, artinya siap tidak siap harus siap. Sementara yangtidak/belum siap mengaku bahwa masih banyak yang belum dipersiapkanseperti kreativitas dan produktivitas karena kecakapan komunikasi sajatidak cukup.Kata kunci: bahasa Indonesia, perguruan tinggi, mata kuliah dasar umum, Masyarakat Ekonomi Asean
ANALISIS FUNGSI KARAKTER TOKOH DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FOLKLOR MBAH SODONG DI KECAMATAN KARANGTENGAH, KABUPATEN CIANJUR Henri Henriyan Al Gadri
Jurnal Semantik Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, February 2016
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.928 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v5i1.p12 - 26

Abstract

Folklor menjadi suatu manifestasi masyarakat tentang cerita, budaya, falsafahhidup dan nilai-nilai yang perlu diinventarisasi sebagai kekayaan dan identitasdaerah atau kelompok masyarakat. Nilai-nilai dalam folklor dapat dijadikansebagai salahsatu alat didik bagi masyarakat, seperti hal nya pendidikan karakter.Pendidikan karakter dalam folklor membantu untuk mengesplorasi karakter ataudasar dari manusia yang dapat dijadikan bekal atau kontrol bersosial. Keberadaanfolklor tidak lepas dari tatanan kehidupan masyarakat karena folklor senantiasahidup dan berkembang di masyarakat. Salahsatu folklor yang hidup ditengahtengahmasyarakat ialah folklor Mbah Sodong. Dalam folklor Mbah Sodongterdapat nilai-nilai pendidikan karakter yang bermanfaat bagi masyarakat dan bagidunia pendidikan dengan dapat dijadikan bahan ajar di sekolah dalam rangkamenunjang pendidikan karakter.
HEGEMONI SASTRA DALAH KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT Zoni Sulaiman
Jurnal Semantik Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, February 2016
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.181 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v5i1.p27 - 33

Abstract

Karya sastra merupakan dokumen dari peristiwa yang terjadi di masyarakat yangdisajikan bersama imaji dari pengarang. Sebagai sebuah bacaan karya sastraberperan menjadi sarana komunikasi pengarang dengan pembaca (masyarakat)untuk menyampaikan pesan atau sebuah gagasan. Gagasan pengarang tersebutmerupakan sebuah kekuatan hegemoni yang akan mendominasi pemikiranpembaca. Kekuatan hegemoni satra terbentuk karena tersarikan dari fakata sosialkmudian diproses dengan imajinasi lalu disajikan alam bentuk fiksi yangkontekstual. Kekuatan hegemoni sastra berlangsung pada setiap dekade dansemakin menyebar pada masyarakat pendukungnya. Kata kunci: sastra, budaya
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA DALAM MENULIS CERPEN MELALUI METODE PEMETAAN PIKIRAN (MIND MAPPING) Sary Sukawati
Jurnal Semantik Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, February 2016
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.959 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v5i1.p%p

Abstract

Abstrak: Tulisan ini berupaya untuk memberikan solusi alternatif bagipermasalahan pembelajaran Bahasa Indonesia terutama pada pembelajaransastra. Pembelajaran sastra saat ini merupakan bagian dari pembelajaranbahasa Indonesia yang mendapatkan porsi lebih kecil dibandingkan dengankebahasaan. Hanya sedikit materi kesastraan diajarkan di kelasdibandingkan dengan materi kebahasaan. Kenyataan lain, bahwa denganporsi yang hanya sedikit tersebut, faktanya pembelajaran sastra masihmemiliki problematikanya sendiri. Permasalahan mengenai metodepembelajaran sastra yang dianggap monoton kerap dirasakan oleh siswa.Banyak faktor dan akibat yang ditimbulkan dari pembelajaran yang monotontersebut. Salah satunya adalah kebekuan ide. Pada penelitian ini, metodealternatif yang diterapkan dalam pembelajaran menulis cerpen adalahmetode mind mapping. Melalui tahapan-tahapan dalam metode mindmapping siswa dapat mengembangkan ide dan pikirannya sebelum menulissebuah cerpen, sehingga cerpen yang dihasilkan lebih kaya dan kreatif. Hasilpenelitian telah menunjukkan bahwa penerapan metode mind mapping efektifuntuk meningkatkan kreativitas siswa dalam pembelajaran menulis cerpen.Peningkatan yang dihasilkan mencapai 3,5% sampai 43,5%.Kata Kunci: metode mind mapping, kreativitas, dan menulis cerpen. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2016 2016