cover
Contact Name
Aditya Dedy Purwito
Contact Email
purwito@ub.ac.id
Phone
+6281233789990
Journal Mail Official
wacana@ub.ac.id
Editorial Address
https://wacana.ub.ac.id/index.php/wacana/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Wacana, Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 14110199     EISSN : 23381884     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.wacana
This journal has a focus on inter and multidisciplinary studies of social sciences and humanities. The scope is the socio-cultural phenomenon, the history, and transformation of society, changes, and stagnation of socio-political institutions, actor orientation, and behavior, the performance of political regimes and socio-economic structures. The scope is not limited by state, nation, temporal duration, certain ideas, and narrow beliefs. This journal is open to various approaches, theories, methodologies, research methods carried out by scientists, academics, researchers and practitioners in the fields and disciplines: economics, social, political science, government studies, international relations, sociology, anthropology, demography, history, religious and cultural studies, philosophy of science, communication science, and development studies.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 No. 3 (2014)" : 7 Documents clear
Implementasi Program Dana Bantuan Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) Dalam Rangka Pengembangan Wirausaha Garam Rakyat (Studi Pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep) Bagus Ananda Kurniawan; Agus Suryono; Choirul Saleh
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 17 No. 3 (2014)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.5 KB)

Abstract

Penelitian dengan metode kualitatif ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis sebuah kebijakan yang tujuannya untuk memberdayakan usaha garam rakyat di Kabupaten Sumenep yang dipotret melalui kajian Implementasi Program Dana Bantuan Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) dengan penekanan pada model implementasi Kebijakan Grindle yang terdiri dari isi (contents of Policy) dan (contexts of policy) pelaksanaan kebijakan. Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) yang bersumber dari APBN merupakan program pemberdayaan yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan bagi petambak garam, serta peningkatan produksi dan kualitas produk garam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Isi Kebijakan (Content Of Policy) meliputi Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) ini telah ditetapkan  melalui peraturan menteri kelautan dan perikanan nomor 41 tahun 2011 tentang pedoman pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan dan Perikanan. pelaksanaan kebijakan (Context of Policy) meliputi tim pendamping PUGAR Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep melakukan identifikasi keberadaan kelompok dan lokasi lahan kepada kelompok PUGAR yang telah mengajukan proposal permohonan bantuan PUGAR dan lokakarya maupun sosialisasi setiap tahunnya. Kesimpulan penelitian ini meliputi pemberian informasi tentang pelaksanaan program PUGAR hingga proses pencairan bantuan PUGAR kurang jelas diterima oleh kelompok usaha petani garam (KUGAR). Kelompok usaha petani garam rakyat (KUGAR) Penerima PUGAR setiap tahunnya berharap dana PUGAR dicairkan sebelum masa Produksi Garam, dana bantuan PUGAR ini ditransfer ke rekening bank milik kelompok usaha petani garam (KUGAR) dan penggunaan dana PUGAR ini harus disesuaikan dengan Rencana Usaha Bersama (RUB) yang terdapat dalam Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) proposal pengajuan dana PUGAR setiap kelompok petani garam rakyat (KUGAR). Kata Kunci: Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR), teori implementasi kebijakan publik grindle
The Implementation of Integrated One-Stop Service at Licensing Service Agency in Order to Improve Licensing Service to Society (Case Study On Business License Service At Investment And Integrated Licensing Service Agency (IILSA) Of Pasuruan City) Priyani Dini Pramita; Siti Rochmah; Ratih Nur Pratiwi
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 17 No. 3 (2014)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.735 KB)

Abstract

This study discusses about the implementation of integrated one-stop licensing services related to service of SIUP, conducted by the Investment and Integrated Licensing Service Agency (IILSA) in Pasuruan City. In general there are any issues related to License for business activities, namely: the complicated procedures, high costs and legal uncertainty. To overcome this problem the government issued Permendagri number 24 of 2006 about Guidelines for the Implementation of One Stop Services. The focus of this study discusses the implementation of an integrated one-stop service, based on the rules associated with seeing some of the following elements: (1) executing actor (2) communication (3) resources (4) bureaucratic structure (5) the target group. This research used descriptive method with qualitative research approach. Activity of data analysis in this study consisted of data reduction, display and verification of data. The result of this research can be said that the implementation is done by IILSA of Pasuruan city has been good although there are a few things that need to be improved related to the internet connection is still an obstacle in the implementation of the operational in the delivery service for SIUP and also the lack of facilities and infrastructure available. Keywords: IILSA of Pasuruan City, Licensing Service, SIUP (Business License), Improve Service, The Implementation.
Production System Analysis of Brem Processing Unit (Case Study: The Industrial Centers of Brem in Kaliabu and Bancong Village, Madiun District) Ardaneswari Dyah Pitaloka Citraresmi; Sri Kumalaningsih; Imam Santoso
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 17 No. 3 (2014)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.79 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the condition, the priorities, and the strategy development policy of the brem Madiun production system as an effort to increase the brem Madiun production system. The samples which are used were the brem industries at industrial centers of brem in Kaliabu and Bancong Village at Madiun District. The main instrument to collect the data was a questionnaire for 21 respondents of business leaders. Data analysis method which is used was Analytical Hierarchy Process (AHP). The results showed that the sequence of factors causing the decline of brem’s production capacity were the final product (0,477), capital (0,244), raw materials (0,123), human resources (0,088), the tools and machinery (0,041), and the method (0,026). Benchmarks for goals to be achieved by the production system were the effectiveness of brem Madiun (0,548), productivity (0,227), efficiency (0,138), and quality (0,087). Strategies that can be done on developing the brem industry in Madiun are provision of venture capital to support the administrations, improvement of licensing services, improvement of joint venture accessibility on infrastructure production, supporting on marketing, improvement of human resources quality (coaching and training), development of product, improvement of business management, and development on network of business partnership respectively. After the several strategies development policy was formulated based on existing condition, then the performance of the brem Madiun production system can be improved. Keywords : Brem, Production System Analysis, Strategy Formulation
Pengaruh Sikap Etnosentris Interpersonal Communication Competence dan Gaya Komunikasi terhadap Efektivitas Komunikasi Etnis Tionghoa kepada Etnis Jawa di Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember Dhama Suroyya; Darsono Wisadirana; Suryadi Suryadi
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 17 No. 3 (2014)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.126 KB)

Abstract

Sikap etnosentrisme, interpersonal communication competence dan Gaya komunikasi merupakan tiga faktor yang memiliki pengaruh dalam terwujudnya efektivitas komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap etnosentris , interpersonal communication competence dan gaya komunikasi terhadap efektivitas komunikasi etnis Tionghoa kepada etnis Jawa secara simultan dan parsial. Penelitian dilakukan di Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember dengan objek penelitian dibatasi pada sikap etnosentris, interpersonal communication competence dan gaya komunikasi sebagai variabel bebas dan efektivitas komunikasi sebagai variabel terikat. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Sampel dalam penelitian ini merupakan etnis Tionghoa yang bermukim di Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember dengan rentang usia antara 17 hingga 60 tahun berjumlah 86 orang. Pengujian validitas data menggunakan product moment sedangkan untuk menguji reliabilitas data menggunakan alpha cronbach. Analisis regresi berganda digunakan untuk menganalisa pengaruh tiga variabel independent terhadap satu variable dependent. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh secara parsial maupun simultan antara variable bebas terhadap variable terikat. Perolehan hasil ini dibuktikan melalui uji signifikansi yakni terdapat pengaruh parsial antara sikap etnosentris terhadap efektivitas komunikasi sebesar nilai thitung = -2,157 artinya hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan sikap etnosentris (X1) terhadap efektifitas komunikasi (Y) kemudian interpersonal communication competence berpengaruh secara parsial terhadap efektivitas komunikasi sebesar thitung = 4,534 artinya terdapat pengaruh secara signifikan antara interpersonal communication competence terhadap efektivitas komunikasi serta gaya komunikasi berpengaruh terhadap efektivitas komunikasi sebesar thitung = 2,098. Secara simultan sikap etnosentris, interpersonal communication competencedan gaya komunikasi berpengaruh terhadap efektivitas komunikasi sebesar nilai Fhitung = 23,174. Selain pengaruh juga ditemukan hubungan erat antara ketiga variabel bebas terhadap satu variabel terikat sebesar 67.7% atau 0,677%. Kata Kunci: Efektivitas komunikasi, gaya komunikasi, interpersonal communication competence, sikap etnosentris
Workplace Spirituality Tenaga Kependidikan Universitas Brawijaya (Studi Pada Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam Dan Matematika Serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Sutan Rachman WHS; Soesilo Zauhar; Choirul Saleh
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 17 No. 3 (2014)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1139.643 KB)

Abstract

Konsep pengembangan manusia secara menyeluruh merupakan solusi atas perubahan fenomena sosial saat ini yang menyebabkan kehidupan seseorang tidak menyatu karena lingkungan pekerjaan atau tempat kerja hanya menjadi tempat untuk mencari hal-hal profan (duniawi) dan tidak mempunyai ruang untuk sesuatu yang sakral atau suci. Akibat dari adanya pemisahan ini, seseorang lebih terfokus hidupnya untuk menggeluti dunia karir tanpa memperhatikan kehidupan batinnya. Fenomena tersebut menumbuhkan kesadaran untuk menghubungkan aspek spiritualitas individu dengan pengelolaan pekerjaan  atau lingkungan kerja, melalui konsep workplace spirituality,. Dalam studi akademis, workplace spirituality merupakan bidang yang masih baru dan masih terus dikembangkan, namun sebagian besar studi masih dilakukan di Amerika Serikat dan Kanada, dan sangat sedikit sekali yang dilakukan di luar kedua negara tersebut. Berdasarkan hal itu, penelitian ini bermaksud untuk memperkaya topik workplace spirituality dari sudut pandang administrator publik di Indonesia melalui pendekatan fenomenologi, dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini menghasilkan dua sudut pandang terkait workplace spirituality, pertama adalah sudut pandang agama dan yang kedua adalah sudut pandang intrinsik  -  alamiah, kedua sudut pandang tersebut sama – sama bertujan untuk memberikan makna dalam bentuk ekspresi positif dalam lingkungan kerja. Penelitian lebih jauh juga dibutuhkan untuk memperkokoh konsep ini, baik melalui metode kualitatif maupun kuantitatif.Kata kunci: Agama, Perilaku, Spiritual, Tuhan, Workplace Spirituality,
Hubungan Negara-Masyarakat dalam Proses Pembentukan Daerah Otonom di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Lukman Damopolii; Bambang Supriyono; Luqman Hakim
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 17 No. 3 (2014)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1129.312 KB)

Abstract

Tuntutan pembentukan daerah otonom di Indonesia dewasa ini semakin intensif dan masif. Seringkali diartikulasikan sebagai tuntutan politik tanpa melihat urgensi administratif sehingga cenderung mengesampingkan hakekat otonomi daerah dan tujuan desentralisasi. Otonomi daerah masih dipahami sebatas hak daerah memperoleh otonomi, tanpa memperhitungkan kapasitas daerah dalam berotonomi. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis latar belakang tuntutan pembentukan, proses pembentukan, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembentukan daerah otonom di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisa model Mills dan Huberman melalui langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan; pertama, latar belakang tuntutan pembentukan sebagai upaya lokalisasi kekuasaan untuk menciptakan pusat kekuasaan baru di daerah dan faktor gerakan sosial yang dipicu konflik sosial berbasis etnik, gerakan reaksioner, pembandingan dengan pencapaian daerah lain, serta adanya peluang politik. Kedua, proses pembentukan terbagi dalam tiga tahap yakni sosialisasi dan konsolidasi elit, pemekaran desa dan kecamatan, serta pendekatan dan komunikasi politik di semua tingkatan. Pada aspek keterpenuhan syarat sebagaimana diatur UU 32/2004 dan PP 78/2007, daerah ini telah memenuhi syarat administratif dan fisik namun belum memenuhi syarat teknis. Ketiga, partisipasi masyarakat dilakukan dalam bentuk musyawarah, pengumpulan dana dan hibah tanah atau bangunan, serta pemasangan atribut pemekaran, sehingga secara keseluruhan telah ada pertanda partisipasi walaupun belum sampai pada derajat kendali warga. Kata kunci: Gerakan sosial, Lokalisasi kekuasaan, Partisipasi masyarakat, Pembentukan daerah otonom 
Implementasi Kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan di Kota Malang (Studi Kasus SMA 8 Malang) Erna Tigayanti; M. Saleh Soeaidy; Ratih Nurpratiwi
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 17 No. 3 (2014)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.861 KB)

Abstract

Kebijakan Pengarusutamaan Gender atau disingkat  PUG merupakan strategi yang dilakukan pemerintah secara rasional dan sistematis untuk mencapai dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia, termasuk di bidang pendidikan.Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mendiskripsikan apakah kebijakan PUG bidang pendidikan sudah diimplementasikan sehingga bisa mengintegrasikan kepentingan laki-laki dan perempuan. 2) Untuk mendiskripsikan faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan PUG di Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi observasi, dan wawancara. Sedangkan sumber data berasal dari data primer dan skunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara kelembagaan pelaksanaan PUG di Dinas Kota Malang maupun SMA 8 Malang baru menjadi kepedulian di tingkat individu atau beberapa unit kerja. Lemahnya mekanisme penyelenggaraan PUG dari tingkat pusat sampai daerah menyebabkan pelaksanaan PUG bidang pendidkan di SMA 8 tidak pernah maksimal hanya sebatas pengetahuan dan kesadaran secara individu.Kata kunci: implementasi, kebijakan, Pengarusutamaan gender, pembangunan  pendidikan

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 28 No. 4 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 3 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 2 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 1 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 1 (2025) Vol. 27 No. 4 (2024) Vol. 27 No. 3 (2024) Vol. 27 No. 2 (2024) Vol. 26 No. 4 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 3 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 2 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 1 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 25 No. 4 (2022) Vol. 25 No. 3 (2022) Vol. 25 No. 2 (2022) Vol. 25 No. 1 (2022) Vol. 24 No. 4 (2021) Vol. 24 No. 3 (2021) Vol. 24 No. 2 (2021) Vol. 24 No. 1 (2021) Vol. 23 No. 4 (2020) Vol. 23 No. 3 (2020) Vol. 23 No. 2 (2020) Vol. 23 No. 1 (2020) Vol. 22 No. 4 (2019) Vol. 22 No. 3 (2019) Vol. 22 No. 2 (2019) Vol. 22 No. 1 (2019) Vol. 21 No. 4 (2018) Vol. 21 No. 3 (2018) Vol. 21 No. 2 (2018) Vol. 21 No. 1 (2018) Vol. 20 No. 4 (2017) Vol. 20 No. 3 (2017) Vol. 20 No. 2 (2017) Vol. 20 No. 1 (2017) Vol. 19 No. 4 (2016) Vol. 19 No. 3 (2016) Vol. 19 No. 2 (2016) Vol. 19 No. 1 (2016) Vol. 18 No. 4 (2015) Vol. 18 No. 3 (2015) Vol. 18 No. 2 (2015) Vol. 18 No. 1 (2015) Vol. 17 No. 4 (2014) Vol. 17 No. 3 (2014) Vol. 17 No. 2 (2014) Vol. 17 No. 1 (2014) Vol. 16 No. 4 (2013) Vol. 16 No. 3 (2013) Vol 16, No 2 (2013) Vol. 16 No. 2 (2013) Vol. 16 No. 1 (2013) Vol. 15 No. 4 (2012) Vol. 15 No. 3 (2012) Vol 15, No 2 (2012) Vol. 15 No. 2 (2012) Vol. 15 No. 1 (2012) Vol 15, No 1 (2012) Vol. 14 No. 4 (2011) Vol. 14 No. 3 (2011) Vol. 14 No. 2 (2011) Vol. 14 No. 1 (2011) Vol 13, No 4 (2010) Vol. 13 No. 4 (2010) Vol. 13 No. 3 (2010) Vol. 13 No. 2 (2010) Vol 13, No 2 (2010) Vol. 13 No. 1 (2010) Vol. 12 No. 4 (2009) Vol. 12 No. 3 (2009) Vol. 12 No. 2 (2009) Vol. 12 No. 1 (2009) More Issue