cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ketahanan Nasional
ISSN : 08539340     EISSN : 25279688     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 3 (2012)" : 5 Documents clear
Optimalisasi Implementasi Kebijakan Otonomi Khusus Dalam Mendukung Ketahanan Wilayah Di Kabupaten Aceh Utara Sumardi Sumardi
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 17, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1470.366 KB) | DOI: 10.22146/jkn.22699

Abstract

MoU Helsinki yang ditindaklanjuti dengan terbitnya UU No. 1112006 tentang Pemerintahan Aceh, telah membawa perubahan positif dalam kehidu pan politik, sosial, ekonomi, dan terbangunnya rasa aman dan damai di Aceh yang berpengaruh luas pada berbagai perkembangan kehidupan masyarakat. Namun berbeda apa yang terjadi di Aceh Utara, justru terjadi peningkatan jumlah masyarakat miskin. Berdasarkan pendataan BPS pada Juli 2009, jumlah angka kemiskinan di Aceh Utara tercatat mencapai 70,73%, berbeda jauh jika dibandingkan dengan kemiskinan di Aceh Utara pada tahun 2006, yaitu 51,96%. Dalam hal ini implementasi kebijakan otonomi khusus dalam mendukung ketahanan wilayah di kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh belum dilakukan secara optimal.Belum optimalnya otonomi khusus di Aceh Utara, kendala utamanya adalah masalah SDM yang belum memadai, termasuk juga masalah leadership dari kepala daerah yang seharusnnya memperioritaskan pembangunan pada sektor kesejahteraan, pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu untuk memacu Aceh Utara ke arah kemajuan di perlukan fasilitasi peningkatan kualitas aparatur, melalui berbagai pendidikan dan pelatihan, di Sam ping mempercepat proses pen yelesaian peraturan daerah (Perda) yang belum terselesaikan. Dalam hal ini penulis men yarankan kepada pemerintah khususnya Kabupaten Aceh Utara ; pertama, Otsus perlu disosialisasikan, dipahami, diawasi dan
Pemikiran Aristoteles Tentang Kewarganegaraan Dan Konstitusi Winarno Narmoatmojo
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 17, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1509.763 KB) | DOI: 10.22146/jkn.22701

Abstract

Kewarganegaraan mencakup elemen identitas, partisipasi, hak, kewajiban dan penerimaan terhadap nilai sosial bersama. Aristoteles seorang pemikir pada masa Yunani Kuno men yatakan bahwa kewarganegaraan merupakan bentuk part isipasi warga negara dalam kehidu pan publik. Konstitusi tidak bisa dilepaskan dari konsep negara dan kewarganegaraan. Penentuan siapakah warga negara didasarkan pada konstitusi negara. Konstitusi yang baik ditujukan untuk kepentingan umum dan guna mencapai keadilan. Warga negara yang baik adalah mereka yang terlibat dalam kehidu pan publik baik ketika sedang memerintah maupun diperintah. Warga negara yang demikian adalah warga negara yang terdapat dalam konstitusi demokrasi
Implementasi Model Pembelajaran Pilot Project Citizen Berbasis Nasionalisme Pada Pendidikan Kevvarganegaraan Demi Mewujudkan Karakter Peserta Didik Rima Vien Permata Anita Trisiana2
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 17, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22697

Abstract

Peru bahan masyarakat berjalan begitu cepat, dan sistem sosialpun mengalami perubahan yang cukup sign ifikan. Dilematika perubahan sosial tersebut mempengaruhi perubahan individu, dan berdampak pula terhadap bidang kehidu pan yang lainnya. Salah satunya bidang pendidikanpun tidak bisa terlepas dari dampak perubahan sosial tersebut. Hal ini akan berpengaruh juga terhadap pembentukan dan pengembangan karakter peserta didik. Pendidikan Kewarganegaraan sebagai salah satu mata ajar yang berbasis nilai akan menjadi salah satu alternatif dalam mengembangkan karakter peserta didik. Perubahan sosial dalam masyarakat dapat juga berdampak terhadap pergeseran nilai - nilai nasionalisme yang dapat menganggu internalisasi nilai sebagaimana yang diusung dalam mata ajar pendidikan kewarganegaraan di sekolah. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan model pembelajaran dalam Pendidikan Kewarganegaraan yang berbasis nasionalisme di sekolah demi mezvujudkan karakter peserta didik, dalam hal ini model pembelajaran yang akan dikembangkan adalah pilot project citizen
Optimalisasi Satuan Kontra Intelijen Untuk Penanggulangan Aksi Terorisme Suharyanto Suharyanto
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 17, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22698

Abstract

Rumusan alternatif model optimalisasi Satuan Kontra Intelijen Bais TNI berdasarkan identifikasi faktor internal dan eksternal yang dilanjutkan dengan analisis matrik internal-eksternal dengan metode SWOT merekomendasikan untuk memilih : (1) Strategi SO : peningkatan latihan & penguasaan teknologi dan peningkatan kinerja untuk mendukung pemberantasan terorisme (2) Strategi ST: peningkatan nasionalisme bangsa untuk menghadapi kejahatan trans nasional dan peningkatan latihan untuk menghadapi perubahan situasi politik dan keamanan nasional, (3) Strategi WO : peningkatan kerja sama komunitas intelijen serta partisipasi masyarakat, (4) Strategi WE: peningkatan kemampuan kontra intel untuk menghadapi kejahatan trans nasional dan peningkatan kemampuan dalam bidang teknologi informasi. Atas dasar rekomendasi tersebut optimalisasi Satuan Kontra Intelijen Satintel Bais TNI dengan meningkatkan kemampuan kontra intelijen melalui pendidikan, pelatihan dan penugasan serta pemenuhan matsus intelijen yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi.
Pengaruh Budaya Keselamatan Penerbangan Terhadap Kinerja Personel Dan Implikasinya Dalam Menunjang Kekuatan Satuan (Studi Di Wing Pendidikan Terbang Lanud Adisutjipto, Yogyakarta) Putu Sucahyadi
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 17, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22692

Abstract

Keselamatan penerbangan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja personel Wingdikterbang, serta budaya keselamatan penerbangan dan kinerja personel Wingdikterbang secara simultan dapat memberikan pengaruh yang lebih posihf tehadap kekuat- an satuan. Hal ini dapat dilihat dari analisis jalur yang memperlihatkan pengaruh budaya keselamatan penerbang- an melalui kinerja personel terhadap kekuatan satuan lebih besar, yaitu 36,3% dibandingkan pengaruh langsung budaya keselamatan terhadap kekuatan satuan Udara sebesar 30,8%. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja personel dapat menjadi variabel yang memediasi positif budaya keselamatan penerbangan terhadap kekuatan satuanDalam usaha peningkatan penanaman budaya keselamatan penerbangan dan peningkatan kinerja personel untuk menunjang kekuatan satuan, Wingdikterbang masih menghadapi berbagai hambatan yang disebabkan dari faktor personel, usia alutsista pesawat, kelengkapan alat keselamatan penerbangan dan kerja; keterbatasan spare part dan faktor perilaku individu. Menghadapi hambatan-hambatan tersebut, Wingdikterbang telah melaksanakan pen goptimalisasian dan pengajuan personel mau pun materiil. Selain itu masih perlu adanya perhatian lebih dari pimpinan satuan bawah sampai den gan pusat, pengembangan dan kerjasama dengan industri pertahanan dalam negeri, serta kerjasama dengan instansi akedemisi yang mempunyai kompetensi dalam penerbangan

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 2 (2025) Vol 31, No 1 (2025) Vol 30, No 3 (2024) Vol 30, No 2 (2024) Vol 30, No 1 (2024) Vol 29, No 3 (2023) Vol 29, No 2 (2023) Vol 29, No 1 (2023) Vol 28, No 3 (2022) Vol 28, No 2 (2022) Vol 28, No 1 (2022) Vol 27, No 3 (2021) Vol 27, No 2 (2021) Vol 27, No 1 (2021) Vol 26, No 3 (2020) Vol 26, No 2 (2020) Vol 26, No 1 (2020) Vol 25, No 3 (2019) Vol 25, No 2 (2019) Vol 25, No 1 (2019) Vol 24, No 3 (2018) Vol 24, No 2 (2018) Vol 24, No 1 (2018) Vol 23, No 3 (2017) Vol 23, No 2 (2017) Vol 23, No 1 (2017) Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 1 (2015) Vol 21, No 1 (2015) VOL. XXI, NO. 1 APRIL 2015 Vol 20, No 3 (2014) Vol 20, No 2 (2014) Vol 20, No 1 (2014) Vol. XX, No. 3, Desember 2014 VOL. XX, NO. 2, AGUSTUS 2014 VOL. XX, NO. 1, APRIL 2014 Vol 19, No 3 (2013) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) VOL. XIX, NO. 3, DESEMBER 2013 VOL. XIX, NO. 2, AGUSTUS 2013 VOL. XIX, NO. 1, APRIL 2013 Vol 17, No 3 (2012) Vol 17, No 2 (2012) Vol 17, No 1 (2012) Vol 16, No 3 (2011) Vol 16, No 2 (2011) Vol 16, No 1 (2011) Vol 15, No 3 (2010) Vol 15, No 2 (2010) Vol 15, No 1 (2010) Vol 14, No 3 (2009) Vol 14, No 2 (2009) Vol 14, No 1 (2009) Vol 13, No 3 (2008) Vol 13, No 2 (2008) Vol 13, No 1 (2008) Vol 12, No 3 (2007) Vol 12, No 2 (2007) Vol 12, No 1 (2007) Vol 11, No 3 (2006) Vol 11, No 2 (2006) Vol 11, No 1 (2006) Vol 10, No 3 (2005) Vol 10, No 2 (2005) Vol 10, No 1 (2005) Vol 9, No 3 (2004) Vol 9, No 2 (2004) Vol 9, No 1 (2004) Vol 8, No 3 (2003) Vol 8, No 2 (2003) Vol 8, No 1 (2003) Vol 7, No 3 (2002) Vol 7, No 2 (2002) Vol 7, No 1 (2002) Vol 6, No 3 (2001) Vol 6, No 2 (2001) Vol 6, No 1 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 3 (1999) Vol 4, No 2 (1999) Vol 4, No 1 (1999) Vol 3, No 3 (1998) Vol 3, No 2 (1998) Vol 3, No 1 (1998) Vol 2, No 3 (1997) Vol 2, No 2 (1997) Vol 2, No 1 (1997) Vol 1, No 1 (1996) More Issue