cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ketahanan Nasional
ISSN : 08539340     EISSN : 25279688     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2000)" : 5 Documents clear
PERILAKU MILITER SEBAGAI SALAH SATU KELOMPOK SIGNIFIKAN DALAM KEHIDUPAN BANGSA DAN NEGARA DAN PROSPEKNYA DI MASA DEPAN a. Hasnan - Habib
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 5, No 3 (2000)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5893.47 KB) | DOI: 10.22146/jkn.11717

Abstract

Salah satu "kelompok signifikan" dalam kehidupan bangsa dan negara indonesia sejak Proklamasi 1945 sampai saat ini, bahkan pernah dalam suatu kurun waktu tertentu mendominasi kehidupan sosial politik bangsa dan negara adalah kelompok militer (TNI, khususnya TNI-AD). meskipun terdapat kelompok-kelompok signifikan lainya, namun tulisan ini membatasi penyorotanya pada kelompok militer saja.
KETAHANAN NASIONAL DAN GLOBALISASI ; SEBUAH AGENDA RISET Nanang Pamuji Mugasejati dan Armaidy Armawi
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 5, No 3 (2000)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3079.709 KB) | DOI: 10.22146/jkn.11739

Abstract

Dalam beberapa tahun ini, kita sering mendengar istilah globalisasi. Pada umumnya globalisasi digunakan untuk menunjukan adanya perubahan-perubahan ekonomi dunia yang berlangsung amat drastis, terutama perubahan dalam teknologi transportasi dalam komunikasi, aliran finansial dan perdagangan yang semakin terinternasionalisasi serta transisi arena persaingan ekonomi dari pasar nasional ke pasar global. Konsep globalisasi dikaitkan dengan dua pengertian sekaligus, yaitu sebagai ancaman terhadap eksistensi masyarakat atau suatu negara bangsa dan sebagai peluang, karena globalisasi dianggap memberikan kesempatan bagi banyak negara untuk mencapai masyarakat dunia yang sederajad melalui peningkatan daya saing, efsiensi, standardisasi, demokratisasi, penghormatan terhadap HAM dan lain-lain.
Tegaknya Ketahanan Nasional Untuk Menjamin Keu Tuhan Negara Kesatuan Ri H Budisantoso
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 5, No 3 (2000)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.19187

Abstract

Kondisi obyektif bangsa dan negara RI sangat heterogen. Bangsa Indonesia terdiri lebih dari 200 suku bangsa dengan beragam bahasa, agama dan adat istiadatnya, tersebar tidak merata di pulau-pulau besar dan kecil. Wilayah RI sangat luas terdiri lebih dari 17.000 pulau besar kecil beserta laut teritorial dan yurisdiksi nasional. Kondisi tersebut, di samping merupakan kekayaan bangsa, juga mengandung kerazvanan yang dapat menjadi sumber disintegrasi bangsa dan negara. Oleh karena itu kita perlu memahami kearifan dari The Founding Fathers (Pendiri Negara) kita, bahzva mereka sangat menekankan pentingnya persatuan bangsa dan keutuhan (kesatuan) zvilayah nasional. Penekanan pen­tingnya persatuan dan kesatuan nasional tersebut, dirumus­kan dalam Pancasila, lambang negara, LIUD 1945, lagu Kebangsaan Indonesia Raya, yang mengandung banyak nilai-nilai persatuan bangsa dan keutuhan wilayah. Nilai­nilai tersebut antara lain: Negara Indonesia ialah negara kesatuan, pemerintahan yang kuat, presiden dan wakil presiden dipilih oleh MPR, kedaulatan rakyat (demokrasi) yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan lain-lain.
AMBIGUS DEMOKRASI; ANTARA OTORITER DAN ANARKISME Helmizan - Za
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 5, No 3 (2000)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.11774

Abstract

Pada zaman Plato dan Aristoteles, demokrasi merupakan salah satu bentuk/sistem kenegaraan di samping aristokrasi, oligarki, timokrasi, dan tyrani. Ketika itu, aristokrasi dipandang sebagai sistem yang terbaik dan tryani sebagai yang terburuk. Sebaliknya, saat ini demokrasi merupakan pilihan yang terbaik di antara berbagai sistem kenegaraan lain yang cenderung bersifat otoriter sebagaimana sistem tyrani pada zaman Plato. Sejak Monteaquieu meletakkan dasar penataan kekuasaan negara hingga era Bill Clinton yang berupaya menumbuhkan semangat demokrasi guna menghambat sifat yang otoriter/diktator, secara praksis demokrasi tidak pernah lepas dari sifat otorisme, penguasa, dan sebaliknya melahirkan kebebasan penuh bagi rakyat yang cenderung anarkis. Inilah yang disebut ambiguitas. Ambiguitas demokrasi dapat bersekutu dengan otoriter  serta anarkis, meskipun secara teoritis demokrasi adalah lawan dari otoriter dan anarkis. Akibatnya, negara sekaligus sebagai sebagai alat pengganti senjata (gun) untuk penaklukan negara lain. Secara teoritis, demokrasi itu baik, namun dalam praktek tetap ambiguis. Karena itu, ke depan harus dibangun demokrasi yang berjalan diatas rel konstitusi dengan jiwa kebangsaaan yang tinggi.
Peristiwa-Peristiwa Penting Dalam Tahun 1999 Dan Lanjutanyya Ke Masa Depan T. Jacob
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 5, No 3 (2000)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.11713

Abstract

Dalam tahun-tahun terakhir abad XX banyak kejadian penting bagi rakyat dan bangsa indonesia. Sebabnyayang terpenting adalah rakyat sudah jemu dengan pemerintah autoriter militer-pengusaha-teknokrat yang nyata-nyata memakai slogan iman dan takwa serta pancasila GBHN untuk melindungi praktek-praktek korup, tidak menghiraukan perikemanusiaan, serta hanya menguntungkan diri, kelompok dan keluarga sendiri secara tidak tanggung-tanggung. Ketidakpuasan meletus pada tahun 1998, didahului oleh oleh krisis ekologis dan moneter. Pemerintah sementara menggantikan Orde Baru secara parsial dan berakhir pada akhir tahun 1999. Pemerintah baru yang menggantikan tampaknya masih tradisional, tetapi sudah banyak meninggalkan ciri-ciri serta anasir-anasir Orde Baru, dan kalau berhasil, akan lebih memudahkan pemerintah yang akan datang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2000 2000


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 2 (2025) Vol 31, No 1 (2025) Vol 30, No 3 (2024) Vol 30, No 2 (2024) Vol 30, No 1 (2024) Vol 29, No 3 (2023) Vol 29, No 2 (2023) Vol 29, No 1 (2023) Vol 28, No 3 (2022) Vol 28, No 2 (2022) Vol 28, No 1 (2022) Vol 27, No 3 (2021) Vol 27, No 2 (2021) Vol 27, No 1 (2021) Vol 26, No 3 (2020) Vol 26, No 2 (2020) Vol 26, No 1 (2020) Vol 25, No 3 (2019) Vol 25, No 2 (2019) Vol 25, No 1 (2019) Vol 24, No 3 (2018) Vol 24, No 2 (2018) Vol 24, No 1 (2018) Vol 23, No 3 (2017) Vol 23, No 2 (2017) Vol 23, No 1 (2017) Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 1 (2015) Vol 21, No 1 (2015) VOL. XXI, NO. 1 APRIL 2015 Vol 20, No 3 (2014) Vol 20, No 2 (2014) Vol 20, No 1 (2014) Vol. XX, No. 3, Desember 2014 VOL. XX, NO. 2, AGUSTUS 2014 VOL. XX, NO. 1, APRIL 2014 Vol 19, No 3 (2013) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) VOL. XIX, NO. 3, DESEMBER 2013 VOL. XIX, NO. 2, AGUSTUS 2013 VOL. XIX, NO. 1, APRIL 2013 Vol 17, No 3 (2012) Vol 17, No 2 (2012) Vol 17, No 1 (2012) Vol 16, No 3 (2011) Vol 16, No 2 (2011) Vol 16, No 1 (2011) Vol 15, No 3 (2010) Vol 15, No 2 (2010) Vol 15, No 1 (2010) Vol 14, No 3 (2009) Vol 14, No 2 (2009) Vol 14, No 1 (2009) Vol 13, No 3 (2008) Vol 13, No 2 (2008) Vol 13, No 1 (2008) Vol 12, No 3 (2007) Vol 12, No 2 (2007) Vol 12, No 1 (2007) Vol 11, No 3 (2006) Vol 11, No 2 (2006) Vol 11, No 1 (2006) Vol 10, No 3 (2005) Vol 10, No 2 (2005) Vol 10, No 1 (2005) Vol 9, No 3 (2004) Vol 9, No 2 (2004) Vol 9, No 1 (2004) Vol 8, No 3 (2003) Vol 8, No 2 (2003) Vol 8, No 1 (2003) Vol 7, No 3 (2002) Vol 7, No 2 (2002) Vol 7, No 1 (2002) Vol 6, No 3 (2001) Vol 6, No 2 (2001) Vol 6, No 1 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 3 (1999) Vol 4, No 2 (1999) Vol 4, No 1 (1999) Vol 3, No 3 (1998) Vol 3, No 2 (1998) Vol 3, No 1 (1998) Vol 2, No 3 (1997) Vol 2, No 2 (1997) Vol 2, No 1 (1997) Vol 1, No 1 (1996) More Issue