cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ketahanan Nasional
ISSN : 08539340     EISSN : 25279688     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2002)" : 5 Documents clear
Hubungan Agama Dan Negara Dalam Konteks Ketahanan Nasional (Tinj auan Konseptual) Ahmad Syafii Maarif
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 7, No 2 (2002)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2254.178 KB) | DOI: 10.22146/jkn.22076

Abstract

Berbicara tentang hubungan agama dan negara dalam perspektif ketahanan nasional untuk negara pulau dan masyarakat plularistik seperti Indonesia tetap saja relevan sepanjang waktu. Sekalipun Indonesia dikenal sebagai bangsa yang bersemboyan bhinneka tunggal ika, gangguan dan bahkan ancaman terhadap kesatuan dan ketahanan nasional selama 50 tahun merdeka telah terjadi berulang-ulang. Faktor agama sering pula dijadikan pemicu untuk mencabik-cabik republik ini, sekalipun barangkali hanya sekadar untuk menggalang solidaritas massa. Islam yang dipeluk oleh mayoritas penduduk Indonesia tidak pernah bercorak monolitik. Pernah terjadi sekelompok kecil umat Islam di beberapa tempat di Indonesia melakukan pemberontakan senjata terhadap pemerintah pusat karena ketidakpuasan politik dan ekonomi. Sebagian pemberontak itu ingin mendirikan negara Islam. Tapi pernah pula terjadi sekelompok umat Kristen dan Katolik dari Indonesia bagian Timur ingin berdiri di luar republik jika mereka diperlakukan diskriminatif dalam konstitusi, demi memenuhi tuntutan mayoritas rakyat beragama Islam melalui para tokohnya, sebagaimana yang akan kita bicarakan lebih jauh di bawah ini. Setelah pendahuluan ini, selanjutnya akan kita diskusikan berturut-turut masalah hubungan agama dan negara dalam perspektif ketahanan nasional setelah lebih dulu kita tengok peristiwa sejarah yang berkaitan dengan topik pembicaraan kita hari ini. Sebelum penutup akan kita tengok pula keterkaitan antara agama, negara, ketahanan nasional, dan masalah keteladanan.
Pertahanan Militer Indonesia Masa Depan Sayidiman Suryohadiprojo
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 7, No 2 (2002)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.23272

Abstract

Pertahanan Militer Indonesia sebagai bagian dari usaha menjaga kedaulatan Negara Republik Indonesia serta menjamin kelangsungan hidupnya merupakan usaha penting untuk mewujdukan Ketahanan Nasional. Uraian ini berusaha memberikan gambaran tentang Pertahanan Militer IndoneĀ­sia di masa depan sesuai dengan perkembangan umat manusia dan bangsa Indonesia.
Pancasila Dan Kebangsaan Dalam Masyarakat Majemuk Dengan Keanekaragaman Kebudayaan S Budhisantosa
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 7, No 2 (2002)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22078

Abstract

Kebanyakan negara yang baru merdeka sejak perang dunia yang lalu menghadapi masalah yang berkepanjangan dalam memperjuangkan pengakuan kesetaraan dalam pergaulan internasional (equality) sebagai bangsa berdaulat. Di samping hambatan yang ditimbulkan oleh sementara negara kolonial yang ingin mempertahankan pengaruhnya, kebanyakan negara yang baru merdeka itu menghadapi masalah dalam negeri yang tidak kalah beratnya. Oleh karena itu mereka harus berjuang untuk membebaskan diri dari sisa-sisa pengaruh kekuasaan kolonial, memperkuat persatuan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan warganya, di samping membangun administrasi pemerintahan yang efektif dan mengembangkan kebudayaan nasional.
Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Nasional Bidang Sosial Politik Saafroedin Bahar
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 7, No 2 (2002)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22080

Abstract

Pada dasarnya, konsep "paradigma" yang pertama kalinya dipopulerkan oleh Thomas Kuhn, berarti sebuah model berpikir dalam ilmu pengetahuan. Paradigma besar manfaatnya, oleh karena konsep ini mampu menyederhanakan dan menerangkan suatu kompleksitas fenomena menjadi seperangkat konsep dasar yang utuh. Paradigma tidaklah statis, karena ia bisa diubah jika paradigma yang ada tidak dapat lagi menerangkan kompleksitas fenomena yang hendak diterangkannya itu.
Corak Hubungan Sosial Masyarakat Majemuk Di Indonesia Dalam Rangka Pembangunan Nasional Hedy Shri Ahimsa-Putra
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 7, No 2 (2002)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22077

Abstract

Berbicara mengenai corak hubungan sosial masyarakat majemuk seperti di dalam kaitannya dengan proses pembangunan yang sedang berlangsung berarti membicarakan tentang perubahan-perubahan berbagai hubungan baik perubahan kuantitatif maupun perubahan kualitatif, sebagai akibat dari proses pembangunan tersebut. Dari perspektif analisis sosial-budaya hubungan sosial yang ada dalam suatu masyarakat bukan merupakan sesuatu yang berdiri sendiri, yang terlepas dari berbagai unsur dan kondisi dalam, tetapi merupakan suatu gejala yang terkait dengan berbagai unsur kondisi-kondisi di luarnya.Suatu corak hubungan sosial pada dasarnya merupakan suatu pola interaksi antara seorang individu atau suatu kelompok dengan individu atau kelompok yang lain, dalam suatu masyarakat. Pengertian 'poke atau 'corak' itu memiliki dua macam pengertian, yakni: aspek 'pola dari' dan 'pola bagi' (atau 'corak dari' dan 'corak bagi'). Pembedaan makna dua pola ini perlu ketahui, karena hubungan antara dua pola inilah yang melahirkan dinamika sosial dalam masyarakat. 'Pola dari' dapat kita artikan sebagai abstraksi yang dibuat oleh seorang pengamat atau peneliti atas dasar berbagai interaksi sosial yang terjadi antar individu atau kelompok dalam masyarakat, dilihatnya, sedang 'pola bagi' merupakan tafsir, pemahaman, atau pengetahuan para pelaku mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan perilaku mereka, misalnya, mengenai norma-norma, nilai-nilai, situasi sosial, kategori, dan sebagainya, yang harus mereka perhitungkan

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2002 2002


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 2 (2025) Vol 31, No 1 (2025) Vol 30, No 3 (2024) Vol 30, No 2 (2024) Vol 30, No 1 (2024) Vol 29, No 3 (2023) Vol 29, No 2 (2023) Vol 29, No 1 (2023) Vol 28, No 3 (2022) Vol 28, No 2 (2022) Vol 28, No 1 (2022) Vol 27, No 3 (2021) Vol 27, No 2 (2021) Vol 27, No 1 (2021) Vol 26, No 3 (2020) Vol 26, No 2 (2020) Vol 26, No 1 (2020) Vol 25, No 3 (2019) Vol 25, No 2 (2019) Vol 25, No 1 (2019) Vol 24, No 3 (2018) Vol 24, No 2 (2018) Vol 24, No 1 (2018) Vol 23, No 3 (2017) Vol 23, No 2 (2017) Vol 23, No 1 (2017) Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 1 (2015) Vol 21, No 1 (2015) VOL. XXI, NO. 1 APRIL 2015 Vol 20, No 3 (2014) Vol 20, No 2 (2014) Vol 20, No 1 (2014) Vol. XX, No. 3, Desember 2014 VOL. XX, NO. 2, AGUSTUS 2014 VOL. XX, NO. 1, APRIL 2014 Vol 19, No 3 (2013) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) VOL. XIX, NO. 3, DESEMBER 2013 VOL. XIX, NO. 2, AGUSTUS 2013 VOL. XIX, NO. 1, APRIL 2013 Vol 17, No 3 (2012) Vol 17, No 2 (2012) Vol 17, No 1 (2012) Vol 16, No 3 (2011) Vol 16, No 2 (2011) Vol 16, No 1 (2011) Vol 15, No 3 (2010) Vol 15, No 2 (2010) Vol 15, No 1 (2010) Vol 14, No 3 (2009) Vol 14, No 2 (2009) Vol 14, No 1 (2009) Vol 13, No 3 (2008) Vol 13, No 2 (2008) Vol 13, No 1 (2008) Vol 12, No 3 (2007) Vol 12, No 2 (2007) Vol 12, No 1 (2007) Vol 11, No 3 (2006) Vol 11, No 2 (2006) Vol 11, No 1 (2006) Vol 10, No 3 (2005) Vol 10, No 2 (2005) Vol 10, No 1 (2005) Vol 9, No 3 (2004) Vol 9, No 2 (2004) Vol 9, No 1 (2004) Vol 8, No 3 (2003) Vol 8, No 2 (2003) Vol 8, No 1 (2003) Vol 7, No 3 (2002) Vol 7, No 2 (2002) Vol 7, No 1 (2002) Vol 6, No 3 (2001) Vol 6, No 2 (2001) Vol 6, No 1 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 3 (1999) Vol 4, No 2 (1999) Vol 4, No 1 (1999) Vol 3, No 3 (1998) Vol 3, No 2 (1998) Vol 3, No 1 (1998) Vol 2, No 3 (1997) Vol 2, No 2 (1997) Vol 2, No 1 (1997) Vol 1, No 1 (1996) More Issue