cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
elriyasah@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jalan HR. Soebrantas Panam Km. 15 No. 155, Tuah Madani, Kec. Tampan, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal El-Riyasah : Jurnal Kepemimpinan dan Administrasi
ISSN : 20888112     EISSN : 26849674     DOI : -
EL-RIYASAH: Merupakan jurnal penelitian yang menghimpun berbagai tulisan dari para akademisi dan praktisi dari disiplin ilmu di bidang Kepemimpinan dan Administrasi. Jurnal ini sudah terbit dari tahun 2011 dan sudah mendapatkan (Online ISSN 2684-9674 | Print ISSN 2088-8112). Jurnal El-Riyasah hadir di Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dan terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahun. Pengelola mengundang para ilmuan, profesional, dan peneliti untuk mempublikasikan hasil riset dan kajiannya setelah melalui mekanisme seleksi naskah, telaah mitra bebestari, dan proses penyuntingan. Naskah boleh ditulis dalam bahasa Indonesia, atau Inggris. Pengiriman naskah melalui proses register terlebih dahulu, kemudian melakukan online submission.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2014): Juni" : 5 Documents clear
PERAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM PEMBANGUNAN PEDESAAN Almasri; Devi Deswimar
Jurnal EL-RIYASAH Vol 5, No 1 (2014): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jel.v5i1.657

Abstract

Pembangunan masyarakat pedesaan merupakan bagian penting dari perwujudan pembangunan otonomi daerah dalam rangka pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah meningkatkan keikutsertaan masyarakat desa dengan membuat program-program nasional yang salah satunya adalah program pemberdayaan masayarakat desa. Seperti yang kita ketahui, masayarakat pedesaan adalah masyarakat yang identik dengan kemisikinan dan keterletarbelakangan padahal tidak sedikit potensi yang dimiliki oleh mayarakat desa. Upaya penanggulangan kemiskinan yang paling strategis dalam era otonomi daerah dapat dirumuskan dalam satu kalimat yaitu “berikan peluang kepada keluarga miskin dan komunitasnya untuk mengatasi masalah mereka secara mandiri”. Ini berarti pihak luar harus mereposisi peran mereka, dari agen pemberdayaan menjadi fasilitator pemberdayaan. Input yang berasal dari luar yang masuk dalam proses pemberdayaan harus mengacu sepenuhnya pada kebutuhan dan desain aksi yang dibuat oleh keluarga miskin itu sendiri bersama komunitasnya melalui proses dialog yang produktif agar sesuai dengan konteks setempat.Artinya program pemberdayaan masyarakat desa adalah program yang sangat mementingkan kebutuhan masyarakat pedesaan.
DAMPAK STRESS KERJA TERHADAP DISIPLIN ANGGOTA POLRI SEKTOR BELAKANG PADANG ( BLP ) WILAYAH PERBATASAN PERAIRAN INDONESIA – SINGAPURA POLRESTA BARELANG KEPULAUAN RIAU Mulia Sosiady; Ermansyah
Jurnal EL-RIYASAH Vol 5, No 1 (2014): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jel.v5i1.653

Abstract

Penelitan ini dilaksanakan di Polsek Belakang Padang (BLP) Jalan Hangtuah No 4 Batam, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar dampak stress terhadap disiplin kerja pada anggota polisi sektor Belakang Padang (BLP). Latar Belakang masalah menunjukan bahwa wilayah Belakang Padang merupakan kepualauan dan harus menempuh perjalanan laut serta wilayah nya rata-rata adalah pulau-pulau kecil perbatasan Indonesia dan Singapura sehingga kinerja Polisi disana bisa terhambat dan terganngu untuk melayani masyarakat. Hipotesanya dari penelitain ini adalah Diduga ada hubungan antara stres dengan disiplin kerja Aparat Polisi Sektor Belakang Padang (BLP) Batam Kepualauan Riau. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji regresi didapatkan bahwa hipotesis 1 menunjukkan bahwa stress kerja berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja, Hasil pengujian secara serentak (uji F), sehingga dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama stress kerja tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap disiplin kerja. Dari hasil observasi di lapangan bahwa Anggota Polri Sektor Belakang Padang (BLP) tetap disiplin bekerja meskipun tekanan lingkungan kerja yang bisa membuat stres kerja menjadi tinggi. Kinerja Anggota Polri Sektor Belakang Padang ( BLP) sudah lebih baik ditandai mampu melayani masyarakat dengan baik seperti kita berkunjung ke Perbankan. Tingkat stress tinggi dan disiplin kerja yang akan berimbas kepada kinerja Anggota Polri Sektor Belakang Padang ( BLP ) dapat diatasi dengan kemampuan majerial Kapolsek yang baik terutama dimasa kepemimpinan AKP Dasrul Savit yang mampu memimpin dan membina anggota nya dengan baik, AKP Dasrul salah satu Kapolsek Terbaik selama Polsek Belakang Padang berdiri.
SPIRITUAL LEADERSHIP DALAM REFORMASI BIROKRASI Khairunsyah Purba
Jurnal EL-RIYASAH Vol 5, No 1 (2014): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jel.v5i1.654

Abstract

Proses reformasi birokrasi hingga saat ini belum menunjukkan hasil yang optimal, Hal ini dapat dirasakan dari masih banyaknya indikasi keluhan publik terhadap pelayanan birokrasi. Kepemimpinan merupakan salah satu unsur yang berperan dalam proses reformasi birokrasi. Namun model kepemimpinan yang ada saat ini belum memberikan jawaban yang memuaskan terhadap reformasi birokrasi. Model kepemimpinan spritual merpakan salah satu alternatif model yang perlu dikaji dalam usaha reformasi birokrasi. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui peranan kepemimpinan spritual dalam reformasi birokrasi di kabupaten Kampar. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif, yakni mengeksplorasi teori dan praktik-praktik kepemimpinan yang ada, keterkaitannya dalam upaya reformasi birokrasi, mengungkapkan prolem-problemnya. 
THREE-SECTOR PARTNERSHIP DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI Fitrotun Niswah; Eva Hany Fanida
Jurnal EL-RIYASAH Vol 5, No 1 (2014): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jel.v5i1.655

Abstract

Pembangunan ekonomi akan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, untuk itu maka upaya penataan sistem perekonomian yang dicanangkan melalui Program Stabilisasi dan Rehabilitasi Ekonomi Menjadi keharusan. Pertumbuhan ekonomi yang pesat mendorong penyediaan berbagai sarana dan prasarana perekonomian penting yang dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan ekonomi. Namun, upaya tersebut  hanya mungkin berhasil secara berkelanjutan jika tercipta partisipasi aktif dan usaha sungguh-sungguh dari tiga unsur, yaitu pemerintah, sektor swasta dan masyarakat.Dalam rangka terciptanya pembangunan yang berkelanjutan maka program CSR harus dilakukan seluruh perusahaan di dunia. Intinya terfokus pada pembangunan ekonomi yang lebih baik dibutuhkan three-sector partnership yakni kemitraan antara pemerintah, sektor swasta (perusahaan) dan masyarakat atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Melalui CSR, perusahaan tidak lagi hanya berpijak pada single bottom line, yakni hanya konsen pada kondisi keuangan saja, akan tetapi juga harus mengembangkan triple bottom line. Perusahaan juga harus berpikir dan bertindak guna tingkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar industrinya. Para pelaku dan pemerhati CSR harus meyakini bahwa proses pembangunan berkelanjutan secara utuh dimulai dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah, swasta, dan masyarakat secara keseluruhan .
PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN KELEMBAGAAN BADAN USAHA MILIK DESA MENUJU ASEAN ECONOMIC COMMUNITY 2015 Muammar Alkadafi
Jurnal EL-RIYASAH Vol 5, No 1 (2014): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jel.v5i1.656

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) merupakan pilar kegiatan ekonomi di desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial (social institution) dan komersial (commercial institution), BUM Desa sebagai lembaga sosial berpihak kepada kepentingan masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial. Sedangkan sebagai lembaga komersial bertujuan mencari keuntungan melalui penawaran sumberdaya lokal (barang dan jasa) ke pasar. Pembentukan BUM Desa di desa Selensen mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Nomor  09 Tahun 2009 tentang Pedoman Pembentukan Badan Usaha Milik Desa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan fokus penelitian: (1) prosess pembentukan dan pelaksanaan kegiatan kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (2) peran kelembagaan Badan Usaha Milik Desa dalam pengembangan ekonomi pedesaan. Hasil penelitian ini ialah, pelaksanaan kegiatan Badan Usaha Milik Desa di Desa Selensen sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan pendirian kelembagaan, dan dapat dikatakan cukup berhasil. Kemudian, kelembagaan BUM Desa telah memberikan kontribusi positif bagi penguatan ekonomi di pedesaan dalam mengembangkan perekonomian masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5