cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY
ISSN : 18584446     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
PRAIDSON: SMART DEVICE UNTUK PEMBELAJARAN BACA ALQURAN BAGI TUNARUNGU Gede Sangu Gemi, Arif Nugroho, Jihan Ulya Mulyani,
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume XI, Nomor 1, April 2016
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenyandang tunarungu di Indonesia dapat dikatakan cukup banyak, dan sebagian besar diantaranya merupakan pemeluk agama Islam. Penyandang tunarungu memerlukan media pembelajaran yang khusus, termasuk dalam mempelajari agama. Mempelajari Alquran merupakan perkara yang sangat penting dan mendasar bagi seorang muslim. Salah satu bagian dalam mempelajari Alquran adalah cara membaca Alquran. Fasilitas belajar khususnya pembacaan Alquran bagi tunarungu tergolong sedikit dan belum terlalu diperhatikan. Pembelajaran Alquran bagi tunarungu dengan bimbingan guru pun masih belum terlalu efektif dikarenakan sumberdaya pembimbing yang masih sedikit. Oleh karena itu, timbulah gagasan pembuatan smart device bernama Precious Aids Tool for Deaf Person (PRAIDSON) yang bertujuan untuk membantu tunarungu dalam mempelajari Alquran khususnya cara pembacaan yang benar. PRAIDSON dibuat dapat dioperasikan secara portabel dan memiliki fitur untuk pelatihan membaca Alquran secara mandiri, sehingga dapat digunakan di manapun dan kapanpun. Metode pengembangan PRAIDSON ini menggunakan model pengembangan pembelajaran 4D (Define, Design, Development, Dissemination) dengan penambahan tahap evaluasi. PRAIDSON telah terbukti dapat bekerja dengan baik. PRAIDSON saat ini baru dapat digunakan penyandang tunarungu dengan level Severe Hearing Loss dengan tingkat gangguan 26-90 dB.Kata Kunci : smart device, alquran, tunarungu, praidsonPRAIDSON: SMART DEVICE FOR LEARNING TO READTHE QURAN FOR DEAF PERSONAbstractThe population of deaf people in Indonesia are big enough, and most of them are moslem. Deaf people need special learning media, including media to learn about religion. Learning Quran is very important and fundamental things for moslem. One of the ways to learn Quran is by learning how to read it correctly. The facilty for deaf people to learn the pronounciaton of Quran is still few and slightly abandoned. Learning Quran for deaf people by the help of mentor is not effective. It caused by the number of mentor that still limited. Based on this problem, we have an idea to create smart device called PRAIDSON (Precious Aids Tool for Deaf Person). The aim of it is to help deaf people to learn Quran especially to learn to read Quran. It has been made portably and support autodidact learning, so it can be used everytime and everywhere. 4D plus evaluation step (Define, Design, Development, Dissemination) development model has been chosen as development method of PRAIDSON. PRAIDSON has been proved able to works well. Today, PRAIDSON able to be used by deaf people whose included in severe hearing loss level (26-90 dB).Keywords: smart device, quran, deaf people, praidson
EDUCATIONAL MULTIFUNCTION ROBOT (INDOBOT)SEBAGAI ROBOT EDUKASI Oby Zamisyak,Sariyatul Ilyana Zahra Nurda’ali Nur Imam Prayogo, Briliyan Syarifudin Ahmad
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume XI, Nomor 1, April 2016
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.566 KB)

Abstract

AbstrakMasyarakat Indonesia cukup sulit untuk mendapatkan media edukasi robotika dengan harga terjangkau. Produk robot edukasi di pasaran hanya terdiri dari satu fungsi untuk satu robot dengan harga mahal. Dari permasalahan tersebut maka terdapat peluang untuk membuat Educational Multifunction Robot (Indobot) sebagai robot edukasi dengan menawarkan lima fungsi dalam satu robot dan harga terjangkau Rp 700.000,-. Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah menciptakan produk robot edukasi multifungsi untuk memenuhi kebutuhan pasar. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah: 1) Analisis situasi, 2) Survei jenis bahan, 3) Pemilihan kualitas bahan, 4) Pembuatan desain, 5) Pembuatan mekanik robot, 6) Proses perakitan dan penyolderan, 7) Finishing, 8) Pengecekan kualitas produk, dan 9) Promosi dan pemasaran. Dalam pelaksanaan program PKM-K, Indobot telah menjual 54 unit robot dengan omset penjualan sebesar Rp. 37.800.000,-. Penjualan tersebut menghasilkan keuntungan sebesar Rp. 9.950.000,-. Dari analisis keuangan yang telah dilakukan menunjukkan Net Profit Margin sebesar 26,32% dan tingkat Return on Equity sebesar 103,09%. Dari hasil tersebut, Indobot berpotensi untuk berkembang menjadi usaha robotika yang mampu menyediakan modul robot sebagai media pembelajaran..Kata Kunci: robot, multifunctionn, indobot, edukasi EDUCATIONAL MULTIFUNCTION ROBOT (INDOBOT) FOR ROBOT IN EDUCATIONAbstractIndonesian society is quite difficult to get media robotics education at an affordable price. Educational robot products on the market consists of only one function to a robot with an expensive price. Of these problems then there is an opportunity to make Multifunction Educational Robot (Indobot) as robot education by offering five functions in one robot and affordable price of Rp 700 hundred, -. The goal of this program is to create a multifunctional educational robot products to meet market needs. Methods of execution used were: 1) Analysis of the situation, 2) Survey of types of materials, 3) Selection of quality materials, 4) Preparation of designs, 5) Preparation of a mechanical robot, 6) The process of assembling and soldering, 7) Finishing, 8) Checking the quality of the product and 9) promotion and marketing. In the implementation of the program PKM-K, Indobot has sold 54 units of the robot with a sales turnover of Rp. 37.8 million. The sale generated a profit of Rp. 9.95 million, -. Of financial analysis that has been done shows Net Profit Margin of 26.32% and a Return on Equity of 103.09%. From these results, Indobot potential to develop into a business of robotics capable of providing robotic module as a learning medium.Keywords: robot, multifunction, indobot, education.
PEMUDA (PENGHASIL GELEMBUNG OKSIGEN MUDAH DAN AMAN) UNTUK PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK DI TAMBAK IKAN Indra Dwi Suryanto, Khairudin Bahari, Beni Kurniawan, Isna Latif
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume XI, Nomor 1, April 2016
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.232 KB)

Abstract

AbstrakPEMUDA (Penghasil Gelembung Oksigen Mudah dan Aman) adalah alat penghasil oksigen di tambak ikan yang bertujuan untuk penghematan energi listrik dan mengurangi polusi udara yang dihasilkan mesin diesel penghasil gelembung oksigen. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini melalui beberapa tahapan mengikuti model Linier Sequential Model (LSM) yang terdiri dari 5 tahapan yang berulang yaitu tahap analisis dan studi literatur, desain/perancangan, parakitan, pemrograman, pengujian dan teknik implementasi. Hasil yang dicapai adalah terciptanya alat PEMUDA (Penghasil Gelembung Oksigen Mudah dan Aman) berteknologi hybrid yang bekerja berdasarkan energi angin dan energi listrik serta tidak menggunakan BBM sehingga tidak menghasilkan gas buang. Pada tahap pengujian jumlah oksigen yang dihasilkan alat PEMUDA kisaran 5,3 mg/L – 7 mg/L.Kata Kunci : hybrid, hemat, PEMUDA, oksigen
RANCANG BANGUN INNTOPES (INNOVATION TOOLS PENGANGKAT SAMPAH) PADA ALIRAN SUNGAI Slamet Riyanto, Robertus Kurnianto Herdyanta Septian Putra, Febrian Erwin Harianto
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume XI, Nomor 1, April 2016
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.63 KB)

Abstract

AbstrakPenanggulangan penumpukan sampah pada aliran sungai di kota-kota besar merupakan sebuah masalah yang belum teratasi dengan baik. Banyak warga yang membuang sampah rumah tangga pada sungai-sungai disekitar tempat tinggalnya sehingga terjadi penumpukan sampah pada aliran sungai yang tidak diimbangi dengan pengolahan sampahi. Tujuan pelaksanaan program kreativitas mahasiswa – karsa cipta Rancang Bangun INNTOPES (Innovation Tools Pengangkat Sampah) adalah untuk menanggulangi penumpukan sampah di sunga sehingga terciptanya lingkungan sungai yang bersih dan sehat. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi observasi, identivikasi kebutuhan bahan, analisis kebutuhan bahan, pembuatan alat, dan pengujian alat. Hasil dari pengujian Rancang Bangun INNTOPES (Innovation Tools Pengangkat Sampah) Pada Aliran Sungai menunjukan bahwa Alat tersebut dapat bekerja dengan baik. Pengujian dilakukan pada sungai yang memiliki arus air pengujian dilakukan selama 2-3 menit sekali pengujian dengan hasil INNTOPES dapat mengangkat jenis sampah organic maupun non organic, sampah organic berupa rumput /dedaunan dengan berat 500-800 gr, kertas dengan berat 70-100 gr. Sampah non organic berupa botol plastic minuman berat 1800gr, gelas air minum 240gr, tas kresek 1000-2000gr, bungkus plastic 100gr. Dengan rata-rata daya maksimum pengangkatan sekitar 2000gr. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah Alat INNTOPES dapat mengangkat sampah pada aliran sungai dengan baik, menurunnya jumlah tumpukan sampah di sungai dan kebersihan sungai meningkat.Kata kunci: sungai, sampah, teknologiINNTOPES DESIGN (INNOVATION TOOLS LIFTINGWASTE) AT THE RIVER FLOWAbstractHandle the accumulation of garbage in the river flows in large cities is a problem that has not been resolved properly. Many residents who dispose of household waste in the rivers around the residence resulting in the accumulation of waste in streams that is not followed by waste processing. The purpose of colleger creativity program – INNTOPES design (Innovation Tools Lifting Waste) is to overcome the garbage problem in river so that created a clean environment and healthy river. Implementation methods used include observation, identification of the material needs, analyze the material needs, making the tools, and testing tools. Results of testing INNTOPES Design (Innovation Tools Lifting Waste) at the river flow show that the equipment work well. The test be done on the river that has water flow, testing has been done for 2 until 3 minutes once, with result that INNTOPES can lift types of organic and non-organic garbage, organic waste such as grass / leaves, with a weight of 500-800 grams, and paper with a weight of 70-100 gr. Non-organic waste such as plastic bottles 1800gr weight, cup watter 240gr, 1000-2000gr plastic bags, plastic wrap 100gr. With an average maximum power of lifting around 2000gr. The conclusion is INNTOPES tool can lift the garbage in river flows nicely, decreasing the number of piles of garbage in the river and increase the hygene level in the river.Keywords: river, rubbish, technology
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN PANGAN LOKAL UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Muhammad Muslim Machbub Sulthony Arif Wahyu Saputro, Zahrina Sanni’ Musahadah, Ahmad Muzaki Salman A
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume XI, Nomor 1, April 2016
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1305.35 KB)

Abstract

AbstrakIndonesia merupakan negara agraris dengan keunggulan utama pada sektor pertanian. Namun kenyataannya saat ini masih banyak anak yang mengalami kekurangan gizi. Pendidikan melalui proses pembelajaran mempunyai peran penting dalam pengenalan manfaat pangan lokal sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran pengenalan pangan lokal pada tema makanan sehat dan bergizi berbasis flash dan (2) mengetahui kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan four-D yang terdiri atas empat tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebarluasan (dissemination). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Tegalrejo I. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan pengisian kuesioner. Data kelayakan media dianalisis dengan acuan konversi dari ahli. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1) media pembelajaran yang dikembangkan terdiri atas beberapa menu, yaitu kompetensi, materi kamu, ayo bermain, petunjuk, dan profil pengembang, dan 2) kelayakan media pembelajaran nampak berdasarkan hasil validasi ahli materi dengan skor 4,12 (layak) dan hasil validasi ahli media dengan skor 4,3 (sangat layak). Selain itu, berdasarkan hasil ujicoba kelompok kecil diperoleh skor 4,3 (sangat layak) dan ujicoba kelompok besar diperoleh skor 4,2 (sangat layak). Hal ini berarti media pembelajaran yang dikembangkan sesuai untuk diaplikasikan dalam pembelajaran tematik.Kata Kunci: pengembangan, media pembelajaran, pangan lokal AbstractIndonesia is an agricultural country with a major advantage in the agricultural sector. But in reality many children are still malnourished. Education through learning process has an important role in introducing the benefits of local food early on. This study aims to: (1) develop learning media introduction to the theme healthy and nutritious local foods based on flash and (2) determine the feasibility of the developed learning media. This study uses a four-D model of development which consists of four stages: define, design, develop, and dissemination. The subjects were students of class IV SDN Tegalrejo I. Data were collected through observation, interviews and questionnaires. Data of the media feasibility were analyzed by expert conversion reference. Results of the study are as follows: 1) media that was developed consists of several menus, the competence, the materials you, let’s play, instructions and a developer profile, and 2) the feasibility of media appears based on the validation results of matter experts with a score of 4.12 (feasible) and the validation results of media experts with a score of 4.3 (very feasible). In addition, based on the small group results obtained a score of 4.3 (very feasible) and the large group results obtained a score of 4.2 (very feasible). This means learning media that are developed in accordance to be applied in thematic learning.Keywords: development, Instructional media, local food
MODEL SEKOLAH BERBASIS BUDAYA DI SMP NEGERI 3 BANGUNTAPAN BANTUL Nur Astri Mitayani , Ratna Suwanli, Muhammad Imron Wijaya
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.732 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui deskripsi model sekolah berbasis budaya di SMP Negeri 3 Banguntapan Bantul dan mengetahui implementasi nilai karakter dan budaya yang dibangun sekolah terhadap siswa dan seluruh warga sekolah SMP Negeri 3 Banguntapan Bantul. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis deskriptif kualitatif. Adapun subyek penelitian adalah warga sekolah SMP Negeri 3 Banguntapan Bantul, dengan pemilihan sampel purposive sample. Setting waktu akan dilaksanakan selama 4 bulan mulai bulan Mei hingga Agustus 2015. Cara pengambilan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumenter. Teknik analisis data yang digunakan adalah triangulasi data. Hasil penelitian diperoleh bahwa program sekolah berwawasan lingkungan yang diterapkan oleh SMP Negeri 3 Banguntapan meliputi: 1) Memasukkan budaya adiluhung Yogyakarta dalam pembelajaran secara monolitik, integratif, dan melalui kegiatan ekstrakurikuler. 2) Penataan lingkungan sekolah yang menunjukkan budaya Yogyakarta: Pemasangan wayang di setiap kelas, slogan-slogan Bahasa Jawa, mural batik dan budaya Yogyakarta di dinding dan gapuro, tulisan sugeng rawuh, membangun gazebo taman joglo, membuat ruangan untuk pajangan/museum hasil budaya khas Yogyakarta. 3) Melakukan kegiatan pembiasaan untuk menanamkan budaya Yogyakarta sehingga budaya Yogyakarta akan terinternalisasi dan teraktualisasi dalam perilaku peserta didik dan warga sekolah. 4) Meningkatkan peran serta siswa, tenaga pendidik dan kependidikan serta orang tua siswa dalam pengembangan budaya dengan infak “labuh budaya” setiap pasaran Kliwon.Kata Kunci: berbasis budaya, karakter, Kliwon
PENGARUH VARIASI ASAM DALAM FERMENTASI BIOMASSA BERBAHAN BAKU ALGA Spirogyra sp. TERHADAP KADAR ETANOL Amin Sri Wahyu Ningrum, Vella Liani Arum Restu Widyasti
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.233 KB)

Abstract

Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan salah satu sumber energi penting yang digunakan oleh seluruh masyarakat dunia disamping energi listrik. Keberadaan bahan bakar minyak semakin lama semakin menipis bahkan pada tahun 2025 diperkirakan ketersediaan minyak bumi akan habis. Sebagai pengganti BBM, saat ini mulai dikembangkan Bahan Bakar Nabati (BBN). Saat ini pengembangan bioetanol berpusat pada bahan pangan yang banyak mengandung glukosa, seperti jagung dan kedelai. Jika bahan bakar nabati terus menerus dibuat dari bahan pangan, maka akan terjadi persaingan antara penyediaan pangan dan energi. Alga memiliki prospek yang sangat baik untuk dikembangkan sebagai bahan baku bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis dan konsentrasi asam terhadap kadar etanol yang dihasilkan dari fermentasi alga Spyrogyra sp. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan 2 jenis asam, 3 variasi konsentrasi, dan 3 kali pengulangan. Tahap penelitian yang dilakukan adalah mulai dari preparasi bahan baku, sterilisasi alat, hidrolisis alga, fermentasi, destilasi dan terakhir adalah penentuan kadar etanol. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, adanya variasi jenis dan konsentrasi asam tidak berpengaruh terhadap kadar etanol yang dihasilkan dari fermentasi alga Spirogyra sp. Tidak adanya pengaruh pengaruh jenis dan konsentrasi asam terhadap kadar etanol yang dihasilkan disebabkan oleh beberapa faktor. Fermentasi alga Spirogyra sp. menggunakan Saccaromicces cerevisei selama 10 hari menghasilkan etanol tertinggi 7,537% pada perlakuan hidrolisis HCL 0,5 M, sedangkan kadar etanol terendah dihasilkan dari fermentasi alga Spirogyra sp. menggunakan jenis sam HCl 0,1 M.Kata kunci: etanol, Spirogyra sp., variasi asam.
KUKU PESEK (BUKU SAKU PENDIDIKAN SEKS) MEDIA EDUKATIF PENDIDIKAN SEKSUAL ANAK Puji Nur Hidayat, Realita Mahanani, Andika Karisma Putra
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.151 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan pendidikan seksual secara dini pada anak dan mengarahkan orangtua mengenai pentingnya pendidikan seks. Penelitian dilakukan di SD Bantul Timur dengan subjek penelitian siswa kelas VB pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan metode Research and Development dari teori Borg Gall. Subjek dari penelitian ini terdiri dari dua keluarga. Keluarga I adalah orangtua dan anak laki-laki berusia 3-6 tahun, sedangkan keluarga II adalah orangtua dan anak perempuan berusia 3-6 tahun. Media ini diujikan kepada ahli materi dan ahli media. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, sedangkan teknik analisisnya berupa deskriptif kualitatif-kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, Kuku Pesek dapat digunakan sebagai media edukatif pengenalan pendidikan seksual pada anak usia 3-6 tahun. Terdapat perubahan perilaku dari anak sebelum dan sesudah menggunakan Kuku Pesek, serta orang tua menjadi lebih mengenal pengetahuan tentang pendidikan seks bagi anaknya.Kata Kunci: Kuku Pesek, Pendidikan Seks, Orangtua dan Anak.
PELECEHAN SEKSUAL DALAM KUMPULAN CERPEN MEREKA BILANG SAYA MONYET DAN JANGAN MAIN-MAIN (DENGAN KELAMINMU) KARYA DJENAR MAESA AYU Tri Wahyuni dan Nurullia Fitri Chandrawati
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.206 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud pelecehan seksual yang terekspresi dalam kumpulan cerpen Mereka Bilang Saya Monyet, dan Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu) karya Djenar Maesa Ayu, (2) hal yang melatarbelakangi timbulnya pelecehan seksual dalam kumpulan cerita pendek Mereka Bilang Saya Monyet dan Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu) karya Djenar Maesa Ayu. Subjek penelitian ini yaitu dua kumpulan cerpen karya Djenar Maesa Ayu. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan wujud pelecehan seksual dan latar belakang pelecehan seksual yang terdapat dalam kumpulan cerpen karya Djenar Maesa Ayu tersebut. Penelitian tentang pelecehan seksual ini dikaji secara psikologi sastra. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara, (1) membaca secara cermat kumpulan cerita pendek yang menjadi sumber data, (2) memahami bagian-bagian kumpulan cerita pendek yang mengandung pelecehan seksual, (3) mengkasifikasikan data yang diperoleh, dan (4) membuat deskripsi dari data yang diperoleh. Instrumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah logika peneliti, interpretasi peneliti, dan lembar catatan data. Data analisis didapat dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Untuk keabsahan data dalam penelitian ini mencakup dua hal yaitu uji validitas dan uji reliabilitas.
REKAYASA MESIN STIRLING UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA Riyadi Prabowo Moecty, Galih Adityawan, Aziz Nurfadillah Artha
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.346 KB)

Abstract

Riset ini merekayasa mesin stirling untuk menggerakkan generator sebagai pembangkit listrik tenaga surya (matahari) bertujuan untuk: (1) Menghasilkan desain mesin stirling (2) Memanufaktur mesin stirling sesuai dengan desain, (3) Merakit mesin stirling hasil proses manufaktur ke generator listrik yang akan mengubah energi gerak menjadi energi listrik, (4) Menguji performa mesin dan energi listrik yang dihasilkan dalam satuan watt (W). Semua tujuan tersebut untuk menghasilkan desain dan produk yang akan membangkitkan energi listrik dengan sumber yang terbarukan. Metode riset ini menggunakan konsep perancangan dengan beberapa tahapan, antara lain kebutuhan, definisi proyek, proyek dan penyusunan spesifikasi teknis produk, perencanaan konsep produk, perancangan produk, hingga dokumen untuk pembuatan produk. Proses selanjutnya yaitu menganalisis kebutuhan, memperhatikan pertimbangan perencanaan, dan memperhatikan pula tuntutan perencanaan. Hasil mesin stirling yang telah dibuat manufakturnya sudah sesuai yang diharapkan. Akan tetapi ada beberapa kendala yang menyebabkan kurang maksimalnya kinerja mesin tersebut diantaranya yaitu piston terlalu sesak sehingga mengakibatkan fly wheel susah berputar. Hal ini dikarenakan diameter piston dengan diameter silinder toleransinya terlalu kecil. Selain itu pemilihan bahan untuk silinder yang kurang sesuai dapat mengakibatkan piston sesak. Kendala yang kedua yaitu plat yang dipakai untuk stang piston terlalu tipis sehingga pada saat kompresi berlangsung stang piston kocak dan mengakibatkan pergerakan piston dari TMA ke TMB ataupun dari TMB ke TMA tidak stabil.Kata kunci: Mesin stirling, generator, energi listrik