cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 23551615     EISSN : 24772992     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 1 (2016): March 2016" : 2 Documents clear
Evaluasi program pelatihan pemuda dalam meningkatkan SDM di HMI koordinator komisariat UNM Hasdiansyah, Andi; Suryono, Yoyon
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 1 (2016): March 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.707 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i1.8062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) dampak program basic training pemuda di HMI cabang Makassar, (2) tujuan program basic training pemuda, (3) keluaran dari program basic training pemuda, (4) aktivitas program basic training pemuda, (5) masukan basic training pemuda, (6) hambatan program basic training pemuda, dan (7) merekomendasikan pengem-bangan model program pelatihan dasar pemuda di HMI cabang Makassar. Penelitian evaluasi ini merujuk pada konsep Logical Framework Models dan dianalisis secara kualitatif. Subjek penelitian 9 alumni pelatihan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi tidak langsung, dan analisis dokumen.. Hasil penelitian ini menunjukkan 7 temuan. Pertama, pelatihan berdampak positif karena tercipta perubahan yang diinginkan meskipun belum sepenuhnya. Kedua, tujuan pelatihan tercapai meskipun belum sepenuhnya. Ketiga, kompetensi keluaran pelatihan meningkat tetapi belum mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama. Keempat, aktivitas pelatihan sudah memenuhi kriteria pembelajaran; akan tetapi, keberhasilan tersebut hanya berakhir di dalam forum pengkaderan. Kelima, masukan pelatihan dikategorikan baik tetapi belum sepenuhnya mengikuti pedoman pengkaderan. Keenam, hambatan pelatihan adalah biaya dan kurangnya kedisiplinan pemateri dengan peserta pelatihan. Ketujuh, memantapkan kajian keislaman, meminimalisir kelemahan administrasi, dan memperketat proses perekrutan.Kata Kunci: evaluasi, pelatihan pemuda, basic training, HMI, logical framework models The Evaluation of Youth Training Program to Improve HR in HMI coordinator commisariat UNMAbstractThis study aims to determine: (1) impact of youth basic training program in HMI Makassar branch, (2) purpose of youth basic training program, (3) output of youth basic training program, (4) activity of youth basic training program, (5) input of youth basic training program, (6) barriers of youth basic training program, and (7) recommending the development model of the youth basic training program in HMI Makassar branch. The evaluation study refers to the concept of logical framework models and analyzed qualitatively. Subjects of study were nine people who are alumni of training. Data research were collected through interviews, observation indirectly, and documents analysis. The result of study showed seven findings. First, training has a positive impact since created the desired changes though not yet fully. Second, training objective was achieved, although not completely. Third, competence of output training increased, but have not been able to survive in the long term. Fourth, activity training meets the criteria of learning; however, success of forum just ended in the cadre. Fifth, inputs training are considered as good, but not fully follow the cadre guidelines. Sixth, the barriers training are cost and lack on discipline presenters and participants. Seventh, establishing Islamic studies, minimizing administrative weaknesses, and tightening recruitment process.Keywords: evaluation, youth training, basic program, HMI, logical framework models
Kepedulian orang tua terhadap pendidikan anak untuk menyelesaikan program wajar 9 tahun Malik, Halim K; Sumarno, Sumarno
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 1 (2016): March 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.05 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i1.8061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: (1) perhatian orang tua terhadap pentingnya pendidikan dalam hidup bermasyarakat. (2) tanggung jawab orang tua dalam menyediakan fasilitas pendidikan bagi anak. (3) orientasi nilai yang dijadikan dasar oleh orang tua dalam pendidikan anak. (4) faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kepedulian orang tua dalam pendidikan anak untuk menyelesaikan wajib belajar 9 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis perbandingan tetap yaitu analisis domain, analisis taksonomi dan analisis tema, pengambilan kesimpulan dan verifikasi, sedangkan untuk mencapai kredibilitas data menggunakan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian adalah: (1) perhatian orang tua terhadap pendidikan anak sangat rendah, karena dipengaruhi oleh persepsi bahwa sekolah hanya untuk sekadar mengajarkan membaca, menulis dan berhitung. (2) orang tua tidak menyediakan fasilitas pendidikan di rumah sebagai penunjang proses belajar yang didapat di sekolah. (3) tingginya angka anak putus sekolah diakibatkan oleh nilai yang dianut oleh orang tua yang menganggap sekolah bukan jaminan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. (4) faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kepedulian Orang tua adalah tidak merespon secara positif program wajib belajar 9 tahun, dan minat dan motivasi belajar anak yang justru bersumber dari lingkungan keluarga itu sendiri.Kata Kunci: kepedulian orang tua, pendidikan wajib belajar 9 tahun Parents' Attention to Children Education in Completeing 9 Year Compulsory EducationAbstractThis research is. The purpose of to describe about: (1) parental attention to the importance of education in social life. (2) the responsibility of parents to provide educational facilities for children. (3) the orientation value basis by parents in children's education. (4) factors that influence the awareness of parents in the education of children to complete nine years of compulsory education. This study employed descriptive qualitative approach. The technique of collecting data through interviews, observation and documentation. The data obtained were analyzed using comparative analysis remains the domain analysis, taxonomic analysis and theme analysis, deduction and verification, in order to achieve credibility observational data using persistence and triangulation. The results are: (1) parental supervision of children's education is very low, because it is influenced by the perception that the school is just for teaching reading, writing and arithmetic. (2) parents do not provide educational facilities at home to support learning acquired in school. (3) high rates of school dropouts due to the values embraced by parents who think school is not a guarantee to get a decent job. (4) the factors that influence parents concerns are not responding positively to 9-year compulsory education program, and the interest and motivation of children would come from the family itself.Keywords: parental care, basic education

Page 1 of 1 | Total Record : 2