cover
Contact Name
Herlina
Contact Email
herlina.untad@gmail.com
Phone
+6282213291970
Journal Mail Official
herlina.untad@gmail.com
Editorial Address
PGSD, FKIP, Universitas Tadulako. Jl. Soekarno Hatta KM 9 Tondo, Mantikulore, Palu Timur Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Dikdas
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23023945     EISSN : 26215217     DOI : -
Basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods, and instructional media
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2015): JURNAL DIKDAS" : 15 Documents clear
PENGARUH KEDISIPLINAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 2 PALU Huber Yaspin Tandi; Zul Nuraini
Jurnal Dikdas Vol 3, No 3 (2015): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah  untuk melihat Pengaruh Kedisiplinan terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 2 Palu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh  kedisiplinan terhadap perolehan  hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Palu. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 40 orang siswa, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, angket, wawancara  dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan teknik presentase, sedangkan untuk menguji hipotesis menggunakan t-score. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 40 siswa kelas IV SDN 2 Palu ada 35 orang siswa atau 87,5 %  memiliki kedisiplinan yang tinggi dan 5 orang siswa atau 12,5 % memiliki kedisiplinan yang rendah. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan t-score diperoleh nilai   ini dikonsultasikan ke  dengan jumlah sampel penelitian 40 dan taraf kepercayaan 95% (α = 0,05), maka diperoleh nilai  yaitu 1,684. Sehingga < atau 0,106907007<1,684.  berdasarkan kelaziman data penelitian kuantitatif, jika <  maka Ho diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa Ha yang diajukan dalam penelitian ini ditolak, dan Ho diterima atau dapat dikatakan bahwa tidak ada pengaruh kedisiplinan terhadap hasil belajar siswa kelas IV  SDN 2 Palu.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA TEKS PENDEK BAHASA KAILI MELALUI TEKNIK PERMODELAN SISWA KELAS III SDN INPRES 2 TATURA Mihra M Yunus; Efendi Dg. Palawa; Idris Patekkai
Jurnal Dikdas Vol 3, No 3 (2015): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mihra M. Yunus, 2015. Peningkatan Kemampuan Membaca Teks Pendek Bahasa Kaili Melalui Teknik Permodelan Siswa Kelas III SDN Inpres 2 Tatura. Skipsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing (1) Idris Patekkai (2) Efendi Dg. Palawa. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah melalui teknik pemodelan, kemampuan membaca teks pendek siswa kelas III SDN Inpres 2 Tatura dapat ditingkatkan?. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan membaca teks pendek siswa kelas III SDN Inpres 2 Tatura melalui teknik pemodelan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Inpres 2 Tatura dengan jumlah siswa 25 orang, yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Rancangan penelitian mengikuti tahap penelitian yang mengacu pada model yang dikembangkan Kurt Lewin, yaitu tahap Perencanaan, tahap Pelaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi guru dan siswa serta tes kemampuan membaca teks pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan ketuntasan belajar klasikal dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 76%, sedangkan hasil belajar pada siklus II mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan belajar klasikal mencapai 88%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: penggunaan teknik permodelan dapat meningkatkan kemampuan membaca teks pendek bahasa Kaili siswa Kelas III SDN Inpres 2 Tatura.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG PEMBUATAN KOLASE DALAM MATERI SENI RUPA PADA PEMBELAJARAN SBK KELAS III DENGAN METODE LATIHAN TERBIMBING DI SDN NO. 1 LOLI TASIBURI Meifianti Fianti; Huber Yaspin Tandi; Andi Imrah Dewi
Jurnal Dikdas Vol 3, No 3 (2015): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meifianti (2015), Meningkatkan Hasil Belajar Siswa tentang Pembuatan Kolase dalam Materi Seni Rupa Pada Pembelajaran SBK Kelas III dengan Metode Latihan Terbimbing di SDN No.1 Loli Tasiburi. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing (1), Huber Yaspin Tandi Pembimbing (II) Andi Imrah Dewi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dalam membuat kolase pada siswa kelas III di SDN No.1 Loli Tasiburi melalui penerapan metode latihan terbimbing pada mata pelajaran SBK khususnya materi tentang seni rupa. Rumusan masalah yang diajukan yaitu apakah dengan menggunakan metode Latihan terbimbing  dapat meningkatkan hasil belajar dalam materi kolase pada pembelajaran Seni rupa di SDN No. 1 Loli Tasiburi? Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melputi hasil observasi aktivitas guru dan siswa diambil dari lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi aktivitas siswa serta data hasil belajar yang diambil dari tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I, pengamat melihat aktivitas siswa masuk dalam kategori penilaian cukup dan aktivitas guru masuk dalam kategori penilaian baik. Pada tindakan siklus II pengamat melihat rata-rata aktivitas siswa dan aktivitas guru sudah masuk dalam kategori penilaian sangat baik. Sedangkan untuk hasil belajar siswa pada tindakan siklus I daya serap klasikal mencapai  48,71%, sedangkan pada tindakan siklus II daya serap klasikal mencapai  84,93%. Berdasarkan data yang diperoleh pada pelaksanaan tindakan, terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode latihan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran SBK khususnya materi seni rupa di kelas III SDN No.1 Loli Tasiburi mendapatkan hasil yang baik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI METODE EKSPERIMEN DI KELAS IV SD NURUL ISLAM NUPABOMBA Anjas Anjas; Yusuf Kendek; Yusdin Bin Gagaramusu
Jurnal Dikdas Vol 3, No 3 (2015): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anjas (2014). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa kelas IV Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Metode Eksperimen di Kelas IV SD Nurul Islam Nupabomba . Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing (I) Yusuf Kendek Pembimbing (II) Yusdin B.M. Gagaramusu Penelitian penerapan Metode Eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPA di Kelas IV SD Nurul Islam Nupabomba ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA melalui metode Eksperimen di Kelas IV SD Nurul Islam Nupabomba Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil belajar siswa, hasil observasi aktivitas guru dan siswa diambil dari lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh 11 orang siswa tuntas dari 19 jumlah siswa dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 57,89% dan daya serap klasikal adalah 64,21%. Hasil tersebut bila dibandingkan dengan nilai rata-rata sebelum tindakan yaitu sebesar 56,97%, terdapat peningkatan setelah menerapkan pembelajaran dengan metode eksperimen, karena ketuntasan klasikal belum mencapai 80% sehingga peneliti perlu melanjutkan ke siklus II. Sementara hasil yang diperoleh pada siklus II jauh lebih baik daripada hasil yang diperoleh pada siklus I. Dari analisis hasil belajar siklus II, diketahui bahwa semua siswa tuntas dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 100% dan daya serap klasikal mencapai 88,42%. maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan Metode Eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV Nurul Islam Nupabomba
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK PADA PENDEKATAN PAIKEM DI KELAS 1 SD NEGERI BOBO Nimsing Nimsing; Huber Yaspin Tandi; Sutji Rochaminah
Jurnal Dikdas Vol 3, No 3 (2015): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan berdasarkan pada hasil observasi yang dilakukan pada siswa kelas I SDN Bobo terhadap hasil pembelajaran Tematik, dimana hasil observasi menunjukkan masih adanya kekurangan-kekurangan dalam proses pembelajaran sehingga menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa. Kesulitan yang dirasakan siswa dalam mengikuti pembelajaran Tematik, karena siswa terlalu banyak dituntut untuk menghafal dan proses pembelajaran yang dilakukan jarang melibatkan siswa secara aktif, sehingga membuat siswa merasa pembelajaran yang dilakukan kurang menarik minat siswa untuk belajar. Berdasarkan hal ini, maka peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan Model Pembelajaran Pendekatan Paikem pada pembelajaran Tematik. Pada pelaksanaan siklus satu, hasil belajar siswa kurang memuaskan terlihat dari 23 orang siswa yang mengikuti pembelajaran ada 11 orang siswa yang belum tuntas. Ini membuat peneliti melakukan refleksi terhadap penelitian yang dilaksanakan sehingga peneliti menemukan beberapa hal yang akan diperbaiki pada pelaksanaan siklus dua. Pelaksanaan siklus dua memberikan hasil yang baik, dimana aktifitas guru dan siswa yang diamati menggunakan lembar observasi memperlihatkan bahwa peran guru dan siswa dalam proses pembelajaran amat baik, sehingga hasil belajar yang diperoleh siswa cukup baik. Dari 23 orang siswa yang mengikuti proses pembelajaran ada 21 orang siswa tuntas dan hanya 2 orang siswa yang belum tuntas dengan persentase KBK 91,30 %. Ini menunjukan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Pendekatan Paikem dapat meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Tematik di kelas I SDN Bobo.

Page 2 of 2 | Total Record : 15