cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JUPE
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPE adalah Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Lampung yang mewadahi karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel telaah yang berkaitan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2015): JUPE" : 23 Documents clear
PENINGKATAN BUDAYA HIDUP SEHAT MELALUI ALAT BANTU Grace Yunita Lestari; Rahmat Hermawan; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve learning outcomes of healthy living culture in grade 1 SDN 1 Negara Saka Kec.Negrikaton Kab. Pesawaran 2014-2015 academic year by using tools such as videos and textbooks that support learning so that the material presented is more easily accepted by the students. The results showed that there is an increase and the effectiveness of student learning outcomes described through three cycles. The first cycle produces a mean value of 54.4 and 36% effectiveness of the second cycle resulted in a mean value of 71.6 and 56% effectiveness. The third cycle produces a mean value of 92.4 and 96% effectiveness. The conclusion of this study is learning by using video images and books can improve learning outcomes of Healthy Living Culture On StudentsPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar budaya hidup sehat pada siswa kelas 1SDN 1 Negara Saka Kec.Negrikaton Kab. Pesawaran Tahun Pelajaran 2014-2015 denganmenggunakan alat bantu berupa video maupun buku ajar yang menunjang pembelajaransehingga materi yang disampaikan lebih mudah diterima oleh siswa. Dari hasil penelitianmenunjukkan bahwa adanya peningkatan dan efektivitas hasil belajar siswa dideskripsikanmelalui tiga siklus. Siklus pertama menghasilkan nilai rerata sebesar 54,4 dan efektivitas 36% Siklus kedua menghasilkan nilai rerata sebesar 71,6 dan efektivitas 56 %. Siklus ketigamenghasilkan nilai rerata 92,4 dan efektivitas 96 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalahpembelajaran dengan mengunakan video gambar dan buku pembelajan dapat meningkatkanHasil Belajar Budaya Hidup Sehat Pada SiswaKata kunci : alat bantu, hidup sehat, penelitian tindakan kelas, video
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK LEMPAR LEMBING DENGAN MODIFIKASI ALAT Erik Widiyanto; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to provide an appropriate method or approach so that students can improve their javelin basic motor skills.This research used the method of classroom action research. The subjects were students of class VIII B SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung which amount to 34 students consists of 16 boys and 18 girls. Data was collected by observation scale of javelin motion assessment. Data analysis techniques used descriptive percentage.The result showed that the first cycle assessment with the use of basic motion learning method of javelin modification of baseball were given tail percentage of success and completeness learning gained 35.24%, while 35.42% effectiveness rate means the action has not been effective. In the second cycle with the use of motion learning method of javelin modification of bamboo percentage of success and completeness learning gained 88.24%, while 64.58% effectiveness rate means the effective action.Penelitian ini bertujuan untuk Memberikan metode atau pendekatan yang tepat sehingga siswa dapat meningkatkan ketrampilan gerak dasar lempar lembing.Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung yang berjumlah 34 siswa yang terdiri dari 16 siswa putra dan 18 siswa putri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan skala observasi penilaian gerak lempar lembing. Teknik analisis data menggunakan deskriptif presentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian siklus pertama dengan penggunaan metode pembelajaran gerak dasar lempar lembing modifikasi dari bola kasti yang diberi ekor diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 35,24%, sedangkan tingkat efektivitas 35,42% itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus kedua dengan metode pembelajaran gerak lempar modifikasi lembing yang terbuat dari bambu diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 88,24%, sedangkan tingkat efektivitas 64,58% itu berarti tindakan efektif.Kata kunci : lempar lembing, modifikasi alat, penelitian tindakan kelas.
HUBUNGAN KEKUATAN LENGAN, TUNGKAI, KELENTUKAN TOGOK, TINGGI, BERAT BADAN DENGAN KETERAMPILAN ROLLKIP Muntoha, Muntoha; Tarigan, Herman; Jubaedi, Ade
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the relationship of arm strength, leg strength, body flexibility, height and weight to roll kip skills. The methodology of the study is the product moment correlation. The sample used is the student of class VIII of SMP Yadika Natar, and a population of 200 students and collecting the data was taken as random sampling technique, so it was collected as many as 50 students which consists of 25 sons and 25 daughters. The research results showed that there is a significant relationship arm strength and skills roll kip  0,484  (23,39 %); for leg strength 0,503 (25,29 %); for body flexibility 0,764 (58,34 %); for height 0,241 (5,79 %) and weight 0,302 (9,09 %). The conclusion of this study is the relationship of body flexibility have a strong relationship with the rollkip skills.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan  kekuatan lengan, tungkai, kelentukan togok, tinggi, dan berat badan terhadap keterampilan rollkip. Metodologi penelitian yang digunakan adalah korelasi product moment. Sampel yang digunakan adalah kelas VIII di SMP Yadika Natar populasinya berjumlah 200 siswa.  Pengambilan  data diambil teknik random sampling dari populasi sehingga terkumpul sebanyak 50 siswa yang terdiri dari 25 putra dan 25 putri. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, kekuatan lengan dengan keterampilan rollkip terdapat koefisien korelasi sebesar 0,484 dengan kontribusi 23,39%. Kedua, koefisien korelasi kekuatan tungkai sebesar 0,503 dengan kontribusi s25,29%. Ketiga, koefisien korelasi kelentukan togok sebesar 0,764 dengan kontribusi 58,34%. Keempat, koefisien korelasi tinggi badan sebesar 0,241 dengan kontribusi 5,79%. Kelima, koefisien korelasi berat badan sebesar 0,302 dengan kontribusi 9,09%. Kesimpulan penelitian ini bahwa kelentukan togok memiliki hubungan kuat dengan keterampilan rollkip.Kata kunci : berat badan, kekuatan lengan, kelentukan togok, rollkip, tinggi, tungkai.
PENGARUH LATIHAN MENGOPER BOLA KE TEMBOK DAN BERPASANGAN TERHADAP KETERAMPILAN CHEST PASS Rohima, Rohima; Sitepu, Akor; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of  pass the ball to the wall exercise and pairwise to chest pass  skills. The method used in this study is the experimental method. The population in this study were students of SMP Negeri 1 Natar. The sampling is using random sampling techniques. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that group of pass the ball to the wall exercise have a basic movement skills enhancement value of 23. In the group of couple pass the ball exercise has a increase value of 20 basic motor skills while in the control group had an increase in the value of the basic motor skills of 18. But the difference of the effect shows that the exercise to the wall is effective in improving the skills of chest pass in basketball than pairwise approach and control groups.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan mengoper bola ke tembok dan berpasangan terhadap keterampilan chest pass. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Natar. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis varians (anava). Hasil penelitian menunjukkan Kelompok latihan mengoper bola ke tembok memiliki nilai peningkatan keterampilan gerak dasar sebesar 23. Pada kelompok latihan mengoper bola berpasangan memiliki nilai peningkatan keterampilan gerak dasar sebesar 20. Sedangkan pada kelompok kontrol memiliki nilai peningkatan keterampilan gerak dasar hanya sebesar 18. Namun perbedaan pengaruh menunjukan bahwa latihan ke tembok lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan chest pass  dalam bola basket dibandingkan dengan pendekatan berpasangan dan kelompok kontrol.Kata kunci : berpasangan, bola basket, chest pass, tembok.
KONTRIBUSI PANJANG TUNGKAI POWER TUNGKAI DAN LINGKAR PAHA TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA Partama, Roy Septa; Hermawan, Rahmat; Wiyono, Wiyono
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the contribution of leg length, muscle power leg, and thigh circumference of the ability to dribble.The method used is a survey with a one-shot approach models. Samples of this research were 30 students. Sampling using a sample population. Data were collected through a long test with anthrophometer limbs, limb muscle power with a standing board jump, thigh circumference with anthrophometer, as well as data analysis techniques using simple linear regression. The results showed that the length of the leg has a correlation coefficient of 0.447 with a contribution of 19.9%, limb muscle power has a correlation coefficient of 0.621 with a contribution of 38.5%, thigh circumference has a correlation coefficient of 0.331 with a contribution of 10.9%. It can be concluded that the leg muscle power to make greater contributions to the ability to escort the ball in the game of football. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi panjang tungkai, power otot tungkai, dan lingkar paha terhadap kemampuan menggiring bola. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan one shot model. Sampel dari penelitian ini berjumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik populasi sampel.  Data dikumpulkan melalui tes panjang tungkai dengan anthrophometer, power otot tungkai dengan standing board jump, lingkar paha dengan anthrophometer, serta teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang tungkai memiliki koefisien korelasi 0,447 dengan kontribusi sebesar 19,9%, power otot tungkai memiliki koefisien korelasi 0,621 dengan kontribusi sebesar 38,5%, lingkar paha memiliki koefisien korelasi 0,331 dengan kontribusi sebesar 10,9%. Dapat disimpulkan bahwa power otot tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemampuan mengiring bola dalam permainan sepak bola.                                       Kata kunci :   kontribusi, lingkar paha, menggiring bola, panjang tungkai, power otot tungkai.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN STOPPING BOLA LAMBUNG DENGAN ALAT YANG DI MODIFIKASI Prabowo, Dimas; Tarigan, Herman; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to improve the effectiveness of learning and improve bounce up stopping ball basic motor skills with a modified plastic ball kids, ball made of plastic that is filled with gravel and plastic balls wrapped with the inner tube of the car. The research method is a Classroom Action Research with research subjects are students it derived VIII A, amounting to 24 students. The results showed: the first cycle, with the use of plastic ball mastery learning success percentage 29.17%, while 26.5% effectiveness rate means the action has not been effective. In the second cycle with the use of tools in the plastic bag into a ball shape, learning completeness percentage of success obtained 54.17%, while the level of effectiveness is which means the action has not been effective. In the third cycle psychomotor with the use of modified plastic ball with inner tube of the car, the success mastery learning 91.67%, with 82.18% effectiveness rate calculation.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan memperbaiki keterampilan stopping bola lambung dengan penggunaan modifikasi alat bola plastik anak-anak, bola yang terbuat dari plastik yang diisi dengan kerikil dan bola plastik yang dibalut dengan ban dalam mobil. Metodelogi Penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian siklus pertama alat bantu bola plastik diperoleh keberhasilan ketuntasan belajar 29,17%, tingkat efektivitas 26,5% itu berarti tindakan belum efektif. Siklus kedua dengan alat bantu kantong plastik yang di bentuk menjadi bola diperoleh keberhasilan ketuntasan belajar 54,17%, tingkat efektivitas 42,72% itu berarti tindakan belum efektif. Siklus ketiga psikomotor dengan penggunaan alat yang dimodifikasi bola plastik yang dibalut dengan ban dalam mobil keberhasilan ketuntasan belajar 91,67%, tingkat efektivitas 82,18%.Kata kunci: bola modifikasi, bola plastik, bola yang terbuat dari plastik,  stopping  bola
HUBUNGAN MINAT BELAJAR DAN AKTIFITAS PAGI HARI TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI Wicaksono, Sofyan; Nurseto, Frans; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship whether there is any interest in learning and mornings activity with physical fitness in the eighth grade students of SMP Negeri 1 Sukoharjo Pringsewu Academic Year 2014/2015. The research methodology used in this study is descriptive correlational method. The sample used is a sample population that is in the eighth grade students of SMP Negeri 1 Sukoharjo, amounting to 49 students. Collecting data using a questionnaire (questionnaire), observation, documentation, and physical fitness tests. Results of the study showed a correlation double value / r count of 0.715 and 0.288 for r tabel and sig of 0.00. because r count is greater than r tabel and sig value of less than 0.05, it can be concluded that there is a significant relationship between learning and the morning activity on the level of physical fitness of students.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan minat belajar dan aktifitas pagi hari dengan kebugaran jasmani siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Sukoharjo Pringsewu Tahun Ajaran 2014/2015. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah populasi sample yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Sukoharjo yang berjumlah 49 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner), observasi, dokumentasi, dan tes kebugaran jasmani. Hasil penelitian didapatkan hasil nilai korelasi ganda/rhitung sebesar 0,715 dan rtabel sebesar 0,288 dan nilai sig sebesar 0,00. karena rhitung lebih besar dari rtabel dan nilai sig kurang dari 0,05 maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar dan aktifitas pagi hari terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa.Kata kunci : aktifitas, hubungan, kebugaran jasmani,  minat.
HUBUNGAN KOHESIVITAS TERHADAP PRESTASI TIM SEPAKBOLA PADA PERTANDINGAN ANTAR KELAS Mustofa, Imam; Nurseto, Frans; Jubaedi, Ade
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to look at the contribution of the relationship between cohesion with the football teams achievements in inter-class match in SMP Negeri 11 Kotabumi North Lampung. The method used is survey data using correlational analysis. Data collection is using the questionnaire. This research is a population study with all classes in Junior High School 11 Kotabumi North Lampung, amounting to 12 class (team). The analysis showed that the cohesion factor has a significant relationship with achievement outcomes of 0,597 football team. This means that cohesion has a strong relationship with the football teams record in games between classes in Junior High School 11 Kotabumi North Lampung. Conclusion of this study shows that the cohesion team has a very strong relationship with the football teams record in games between classes in Junior High School 11 Kotabumi North Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk melihat sumbangan atas hubungan antara kohesivitas dengan hasil prestasi tim sepakbola pada pertandingan antar kelas di SMP Negeri 11 Kotabumi Lampung Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis data menggunakan korelasional. Pengumpulan data menggunakan angket. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yaitu seluruh kelas yang ada di SMP Negeri 11 Kotabumi Lampung Utara yang berjumlah 12 kelas (tim). Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor kohesivitas memiliki hubungan yang cukup signifikan dengan hasil prestasi tim sepakbola sebesar 0,597. Artinya kohesivitas memiliki hubungan yang ‘kuat’ dengan prestasi tim sepakbola pada pertandingan antar kelas di SMP Negeri 11 Kotabumi Lampung Utara. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa kohesivitas tim memiliki hubungan yang sangat kuat dengan prestasi tim sepakbola pada pertandingan antar kelas di SMP Negeri 11 Kotabumi Lampung Utara.Kata kunci : koefisien korelasi, kohesivitas, prestasi sepakbola, tim.
HUBUNGAN KELINCAHAN, KESEIMBANGAN DAN POWERTUNGKAI TERHADAP KETERAMPILAN TENDANGAN BERPUTAR PENCAK SILAT Rantauan, Hengki; Suranto, Suranto; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the magnitude of the related in agility, balance, and leg power students’s of SMA Muhammadiyah 3 Bandar Lampung of pencak silat’s kick spinning. This study is using survey method with test and measurement techniques. To determine whether a significant correlation coefficient calculation results or not it is necessary to compare the product moment r table, the error level of 5% and 95%. In conclusion, it is demonstrated that there is a significant related of agility, balance, and leg power  to spinning kick’s pencak silat. It is found that a real related of agility to kick is 0.54, the real related of  balance to kick is 0.62, and a real related of the leg power to kick is 0.66.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya hubungan kelincahan, keseimbangan, dan power tungkai siswa-siswi Muhammadiyah 3 bandarlampung terhadap keterampilan gerak tendangan berputar dalam pencak silat pada siswa SMA Muhammadiyah 3 Bandar lampung. Dalam penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran. Untuk mengetahui apakah koefisien korelasi hasil perhitungan signifikan atau tidak maka perlu dibandingkan dengan r tabel product moment, dengan taraf kesalahan 5% dan kepercayaan 95%. Simpulan, telah dibuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelincahan, keseimbangan, dan power tungkai terhadap gerak tendangan berputar pencak silat. Ditemukan hubungan nyata antara kelincahan terhadap tendangan sebesar 0,54, hubungan nyata antara keseimbangan terhadap tendangan sebesar 0,62, dan hubungan nyata antara power tungkai dengan tendangan sebesar 0,66.Kata kunci: hubungan, kelincahan, keseimbangan, power tungkai, tendangan berputar.
HUBUNGAN TINGGI, BERAT BADAN, VO2 MAX, DAN KEKUATAN TUNGKAI TERHADAP LARI SPRINT Prasetiyo, Andri; Suranto, Suranto; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to look at how much the relationship between height, weight, VO2max, and leg muscle strength to sprint 200 meters. The method used is survey method data using correlational analysis. The collection of data in the form of height and weight using the Health Scale, VO2max using the bleep test, leg muscle strength using Dynamometer Leg 200-meter run while using test and measurement. The sample used 30 students from a population of 256 people. The analysis showed that the height factor of 0.375, 0.429 weight, VO2 max 0.501, 0.625 leg muscle strength significant  with the results of the 200-meter run. The conclusion of this study shows that the height , weight , VO2max and leg muscle strength has a very strong relationship with the results of the 200 -meter sprint.Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar hubungan antara tinggi badan, berat badan, VO2max, dan kekuatan otot tungkai terhadap lari jarak pendek 200 meter. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan analisis data menggunakan korelasional. Pengumpulan data yang berupa tinggi badan dan berat badan menggunakan Health Scale, VO2max menggunakan bleep test, kekuatan otot tungkai menggunakan Leg Dynamometer sedangkan lari 200 meter menggunakan tes dan pengukuran. Sampel yang digunakan 30 siswa dari populasi yang berjumlah 256 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor tinggi badan sebesar 0,375, berat badan 0,429, VO2 max 0,501, kekuatan otot tunggkai 0,625 siknifikan dengan hasil lari 200 meter.  Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa tinggi badan, berat badan, VO2max dan kekuatan otot tungkai memiliki hubungan yang sangat kuat dengan hasil lari jarak pendek 200 meter.Kata kunci : kekuatan , sprint, ukuran tubuh, VO2 max.

Page 2 of 3 | Total Record : 23