Articles
22 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2 (2017)"
:
22 Documents
clear
MEMBEDAH MAKNA TEMAN MURNI DALAM IKLAN BEAR BRAND (Analisis Semiotika Roland Barthes Dalam Iklan Bear Brand Versi âTeman Murniâ)
Yusanto, Freddy
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (432.713 KB)
AbstrakSebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari pengaruh manusia lain. Karena padadasarnya didalam diri manusia ada dorongan untuk berhubungan dengan orang lain.Hal inilah yang membuat nilai sosial pertemanan sangat sering kita jumpai dalam kehidupankita. Pertemananpun seringkali menjadi tema utama dalam sebuah iklan komersil, seperti iklanBear Brand yang menjadikan âTeman Murniâ sebagai tagline nya. Betapa seorang teman murnimenjadi sebuah kekuatan yang mampu membuat seseorang mampu bertahan dalam menghadapicobaan hidup.Analisa ini menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk membedah tandatandayang ditampilkan dalam iklan secara konotasi, denotasi dan mitos. Kemudian penulis jugamenggunakan komunikasi kinesik untuk membedah tanda yang berada pada ranah facial sign,gesture serta body posture.Kesimpulan dari analisa ini, level denotasi yang ditampilkan âmeminjamâ moment yangsedang muncul pada saat itu, yaitu tahun baru Imlek. Sedangkan pada level konotasi, tanda yangditampilkan didukung oleh komunikasi kinesik yang baik sehingga makna teman murni sebagairepresentasi teman sejati tersaji dengan baik dalam iklan ini. Iklan ini mencoba mendekonstruksimakna sebuah kesuksesan. Sukses tidak cukup dengan materi yang berlimpah, sukses yangsebenarnya adalah bagaimana kita menyikapi secara positif pencapaian yang telah kita raih,menikmati dan mensyukurinya. Sukses yang sebenarnya adalah ketika kita dapat membahagiakanorang-orang disekitar kita dan âteman murniâ adalah bagian dari proses untuk mencapai sebuahkesuksesan.Kata Kunci: Iklan, Makna, Teman Murni, Semiotika Roland Barthes.
RESEPSI KEKERASAN SEKSUAL KHALAYAK DALAM SERIAL TV GAME OF THRONES
Adella Vira Andiesta;
Atwar Bajari
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (207.442 KB)
|
DOI: 10.12928/channel.v5i2.7972
Abstrak Penelitian ini berjudul Interpretasi Pemirsa terhadap Kekerasan Seksual dalam serial TV, Game of the Thrones Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) rumusan makna pembuat teks, (2) pembacaan khalayak, dan (3) kerangka pengetahuan pemirsa yang mendasari pembacaan terhadap kekerasan seksual di serual TV, Game of Thrones. Ini adalah penelitian metode kualitatif dengan teknik analisis penerimaan menggunakan model Encoding-Decoding Stuart Hall. Objekpenelitiannya adalah serial TV, Game of Thrones dan informan penelitian adalah penonton serial TV Game of Thrones. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rumusan pembuat teks tentang makna kekerasan seksual dapat disimpulkan hingga tiga poin. Pembacaan penonton menghasilkan ketiga posisi membaca: pembacaan dominan-hegemonik, negosiasi, dan oposisi. Kerangka pendengar pengetahuan yang mendasari bacaan itu terdiri dari aspek kepercayaan, nilai budaya, dan latar belakang pendidikan. Peneliti mengemukakan bahwa (1) produsen teks media meneliti penelitian pendengar dalam menentukan konteks media, dan (2) studi penerimaan dan penelitian dengan menggunakan metode analisis penerimaan untuk lebih ditingkatkan. Kata kunci: Khalayak, Kekerasan seksual, Game of Throne, Analisis Penerimaan, Encoding-decoding
ANALISIS LITERASI MEDIA TELEVISI DALAM KELUARGA (Studi Deskriptif Pendampingan Anak Saat Menonton Televisi Di SD Islam Al Ulum Terpadu Medan)
Rahmanita Ginting;
Sri Pratiwi
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (85.459 KB)
|
DOI: 10.12928/channel.v5i2.7979
AbstrakTelevisi merupakan media massa yang banyak dimanfaatkan oleh orangtua dan anak dalammemperoleh beragam informasi dan hiburan, namun tanpa memahami struktur pengetahuan danketerampilan dalam literasi media maka orangtua akan kesulitan dalam memberikan informasiyang seimbang pada saat mendampingi anak menonton televisi. Penelitian ini bertujuan untukmenjelaskan struktur pengetahuan literasi media yang dipahami oleh orangtua dan menjelaskanketerampilan (skills) literasi media yang sebaiknya dimiliki oleh orangtua pada saat mendampingianak menonton televisi di SD Islam Al Ullum Terpadu Medan. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan pendapat objek yang diteliti berdasarkanfakta yang ada di lapangan mengenai literasi media dalam keluarga sebagai proses pendampinganpada saat menonton televisi pada anak di SD Islam Al Ulum Terpadu Medan. Subjek dalampenelitian ini adalah keluarga. Data dikumpulkan melalui wawancara, dan dokumentasi. Hasilpenelitian menyebutkan bahwa struktur pengetahuan yang dipahami oleh orangtua meliputipengetahuan isi pesan, pengetahuan industri media, dan pengetahuan efek media. Sedangkanketerampilan literasi media yang dimiliki orangtua sebaiknya meliputi analisis, evaluasi,pengelompokan, induksi, deduksi, sintesis, dan abstraksi. Namun pengetahuan dan keterampilanliterasi media yang dimiliki oleh orangtua masih berada pada proses pemahaman saja, sehinggapada saaat mendampingi anak menonton televisi orangtua hanya memberikan informasisekedarnya.Kata Kunci: Literasi Media, Pendampingan menonton televisi, Keluarga
MOTIVASI PEMBELIAN IMPULSIF ONLINE SHOPPING PADA INSTAGRAM (Analisis Deskriptif Motivasi Konsumen dalam Melakukan Pembelian Online Pada Instagram)
Dewa Ayu Cistaning;
Catur Nugroho
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (175.235 KB)
|
DOI: 10.12928/channel.v5i2.7974
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi konsumen dalam melakukan aktivitasonline shopping yang berdampak langsung terhadap tingginya pembelian impulsif pada instagram.Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswi dari beragam universitas di Kota Bandung. Penelitimenggunakan metode deskriptif kualitiatif guna mendeskripsikan secara menyeluruh dan mendalammengenai motivasi pembelian impulsif dalam aktivitas online shopping pada instagram. Penelitianini menggunakan paradigma konstruktivis dan menggunakan tehnik wawancara mendalam sertaobservasi dalam proses pengumpulan hasil penelitan.Hasil penelitian menunjukan adanya motif utilitarian atau motif irrasional yangmendominasi argumentasi para informan yang kerap melakukan pembelian impulsif. Karakteristikpribadi yang mempengaruhi adalah umur dan daur hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidupdan konsep diri. Sedangkan, faktor eksternal yang paling mempengaruhi adalah faktor lingkungan.Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan motivasi pembelian impulsif dalam kegiatan onlineshopping adalah hadirnya hasrat hedonistik, kebutuhan self esteem dan self actualization, persepsikonsumen terhadap pengambilan keputusan dan persepsi konsumen terhadap keputusan. Selain itu,peneliti menemukan keberalihan cara pandang setiap konsumen terhadap suatu produk. Parakonsumen tidak hanya melihat dari fungsinya saja sebagai suatu kebutuhan, namun, melihatnyasebagai alat pemenuhan kepuasaan dan pengaktualisasian diri.Kata kunci: motivasi belanja, online shopping, pembelian impulsif, instagram
MAKNA DESTINASI WISATA DI DUA ‘DUNIA’: Studi atas Gambaran Dunia Maya dan Fakta Empirik Destinasi Wisata
Muhamad Sulhan
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (373.584 KB)
|
DOI: 10.12928/channel.v5i2.7980
AbstrakTulisan ini berupaya mendeskripsikan dan mengelaborasi perbedaan makna yang munculatas gambaran destinasi wisata dalam dua bentuk. Di satu sisi adalah gambaran dunia maya di duasitus destinasi wisata, di sisi lain adalah gambaran fakta sesungguhnya setelah seseorang datangke sebuah tempat destinasi. Penelitian sebagai dasar tulisan ini menggabungkan analisis atas duahal. Pertama, mengambil dan menganalisis isi dua situs resmi dari dua destinasi wisata di Indonesiayang populer dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif atas gambar dan kalimat. Kedua,melakukan observasi dan wawancara mendalam terhadap informan yang datang dan menyaksikansebuah tempat destinasi wisata setelah mendapatkan informasi di laman digital. Analisis atasgabungan dua data tadi berupaya memperlihatkan keunikan, kesenjangan, dan perbedaan antaragambaran dunia maya atas destinasi wisata, dengan opini dan persepsi pengunjung wisata yangtelah melihat secara nyata destinasi tersebut. Pemanfaatan media digital telah membuat gambaransebuah destinasi dengan keunikan tersendiri. Terdapat gambaran yang ‘hiperbolik’ atas sebuahtempat destinasi. Gambaran yang ternyata menuai kritik, kekecewaan, dan ketidakpuasan setelahseorang pengunjung wisata datang dan menyaksikan sendiri tempat destinasi yang digambarkandalam dunia maya (blog, situs, fesbuk, twitter, dan lain-lain).Keyword: destinasi wisata, digital communication, hiperrealitas, cyberworld.
MEMBEDAH MAKNA TEMAN MURNI DALAM IKLAN BEAR BRAND (Analisis Semiotika Roland Barthes Dalam Iklan Bear Brand Versi ‘Teman Murni’)
Freddy Yusanto
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (432.713 KB)
|
DOI: 10.12928/channel.v5i2.7975
AbstrakSebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari pengaruh manusia lain. Karena padadasarnya didalam diri manusia ada dorongan untuk berhubungan dengan orang lain.Hal inilah yang membuat nilai sosial pertemanan sangat sering kita jumpai dalam kehidupankita. Pertemananpun seringkali menjadi tema utama dalam sebuah iklan komersil, seperti iklanBear Brand yang menjadikan “Teman Murni†sebagai tagline nya. Betapa seorang teman murnimenjadi sebuah kekuatan yang mampu membuat seseorang mampu bertahan dalam menghadapicobaan hidup.Analisa ini menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk membedah tandatandayang ditampilkan dalam iklan secara konotasi, denotasi dan mitos. Kemudian penulis jugamenggunakan komunikasi kinesik untuk membedah tanda yang berada pada ranah facial sign,gesture serta body posture.Kesimpulan dari analisa ini, level denotasi yang ditampilkan ‘meminjam’ moment yangsedang muncul pada saat itu, yaitu tahun baru Imlek. Sedangkan pada level konotasi, tanda yangditampilkan didukung oleh komunikasi kinesik yang baik sehingga makna teman murni sebagairepresentasi teman sejati tersaji dengan baik dalam iklan ini. Iklan ini mencoba mendekonstruksimakna sebuah kesuksesan. Sukses tidak cukup dengan materi yang berlimpah, sukses yangsebenarnya adalah bagaimana kita menyikapi secara positif pencapaian yang telah kita raih,menikmati dan mensyukurinya. Sukses yang sebenarnya adalah ketika kita dapat membahagiakanorang-orang disekitar kita dan ‘teman murni’ adalah bagian dari proses untuk mencapai sebuahkesuksesan.Kata Kunci: Iklan, Makna, Teman Murni, Semiotika Roland Barthes.
PERAN BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT KEPOLISIAN DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MANAJEMEN KOMUNIKASI PUBLIK
Medi Trilaksono Dwi Abadi
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (226.369 KB)
|
DOI: 10.12928/channel.v5i2.7981
AbstrakKepolisian merupakan organisasi pemerintah yang fungsinya adalah sebagai pelindung,pengayom, dan pelayan masyarakat di Indonesia. Peran polisi sangat berat dalam melaksanakanfungsinya tersebut, mengingat pelanggaran hukum yang ditangani oleh polisi dari waktu ke waktusemakin meningkat. Dalam kondisi tersebut. Profesionalitas polisi harus lebih ditingkatkan demimenjaga nama baik polisi di mata masyarakat. Banyaknya komitmen pemerintah untuk lebihmenstabilkan kondisi bangsa Indonesia berbagai masalah pelanggaran hukum, seperti pembasmianterorisme, ungkap kasus narkoba, penangkapan buronan, dan lain sebagainya, serta peningkatankeamanan dan ketertiban masyarakat yang merupakan bagian penting dari stabilitas politik adalahbentuk tanggungjawab polisi untuk pemerintah yang harus dijalankan dengan baik. Sebagaipendukung yang berfungsi menjadi jembatan penghubung antara kepolisian dengan khalayak luasmaka dibentuk satuan kerja yang khusus menangani hubungan masyarakat yang disebut BidangHubungan Masyarakat (Bidhumas). Kinerja kepolisian dibagi menjadi beberapa wilayah hukumyaitu dari tingkat tertinggi Mabes Polri, Polda, Polres,d an Polsek. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisa proses pengelolaan informasi yang dilakukan Bidhumas Polda DIY yang berkaitandengan manajemen komunikasi publik. Peran Bidhumas Polda DIY dalam proses pengelolaaninformasi dan manajemen komunikasi menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penelitian inimengambil lokasi di wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, maka penelitian ini menunjukPolda DIY melalui satuan kerja Bidhumas sebagai subjek penelitian yang menjadi jembatanpenghubung utama antara Polda DIY dengan masyarakat umum DIY dalam mengelola interaksidan berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Teknikwawancara dan observasi langsung digunakan untuk mendapatkan kesesuaian data antarainforman dan objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bidhumas Polda DIY dalammengelola informasi terkait proses manajemen komunikasi publik dengan cara memanfaatkanmedia. Media yang dimaksud adalah media sebagai alat bantu penyebar informasi dan mediasebagai lembaga yang mengelola informasi yaitu media pemberitaan. Media sebagai alat bantuoleh Bidhumas Polda DIY dibedakan menjadi dua yaitu media konvensional: media cetak dan mediaelektronik, serta yang kedua adalah media baru yaitu media yang berbasis pada teknologi internetyang mengutamakan kecepatan dan jangkauan luas dalam penyebaran informasi.Kata kunci: manajemen komunikasi, peran humas, pemanfaatan media.
ANALISA KEGAGALAN KOMUNIKASI POLITIK DALAM PILKADA SERENTAK 2015 DI KABUPATEN SLEMAN (STUDI KASUS PDI PERJUANGAN)
Choirul Fajri;
Dani Fadillah
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.131 KB)
|
DOI: 10.12928/channel.v5i2.7976
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kegagalan proses komunikasi dalam sebuahdinamika politik dalam konteks Pilkada. Pada pemilihan kepala daerah 2015 lalu di Sleman DIY,PDIP Perjuangan yang merupakan partai besar, dengan basis massa yang banyak, dan merupakanpartai pemenang pemilu ternyata mengalami kekalahan.Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tipe daripenelitian ini adalah melakukan penelaahan secara mendalam terhadap strategi politik yangdilakukan oleh PDI Perjuangan serta strategi yang dilakukan oleh rival politiknya, sehinggamenyebabkan kegagalan kemenangan pasangan calon yang disusng oleh PDI Perjuangan.Beberapa aktivitas dilaksanakan seperti melakukan wawancara, mengumpulkan data dan mengkajipemberitaan-pemberitaan yang ada.Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya kegagalan komunikasi politik PDIP dalamPilkada Serentak di Sleman 2015, hal tersebut karena PDIP kurang mengintegrasikan ranahkomunikasi internalnya, tidak memainkan isu-isu untuk menciptakan opini publik, dan mengelolamedia komunikasi dengan baik.Kata Kunci: Komunikasi Politik, Pilkada, dan PDI Perjuangan.
KOMUNIKASI KELUARGA PESANTREN DALAM PEMBELAJARAN POLITIK (Studi Etnografi terhadap Keluarga Pembina Pondok Pesantren Assyakirriy di Kabupaten Jember – Jawa Timur)
Ihwan Huda Al Mujib;
Anang Sudjoko
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (982.363 KB)
|
DOI: 10.12928/channel.v5i2.7982
AbstrakKomunikasi keluarga terkait pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalamkeluarga pesantren. Kyai memberikan pembelajaran politik kepada anggota keluarga untukmempertahankan pengaruhnya yang sangat besar di masyarakat. Terlebih keluarga pesantrenmemiliki keunikan yaitu tidak akan memilih orang lain untuk meneruskan perjuangan kyai. Namunbeberapa ahli menyatakan bahwa peran komunikasi keluarga terkait politik masih sangat kurang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk komunikasi keluarga pesantren dalampembelajaran politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi etnografi untukmengungkapkan realitas komunikasi keluarga pesantren terkait pembelajaran politik. Hasilpenelitian menunjukkan pembelajaran politik dalam keluarga pesantren dilakukan denganbeberapa cara yaitu Jagongan politik, menyampaikan pesan pembelajaran politik melalui Umy,menyampaikan pembelajaran politik melalui telephone selular, dan mendampingi komunikasipolitik kyai dengan actor politik dan pejabat negara. Mampu memahami materi pembelajaranpolitik dan melaksanakannya dalam kegiatan politik merupakan wujud tercapainya koordinasipembelajaran politik di keluarga pesantren.Kata Kunci : Komunikasi Keluarga, Keluarga Pesantren, Pembelajaran Politik.
MEMPERTAHANKAN PASAR MEDIA CETAK MELALUI KONTEN AUGMENTED REALITY/AR (Studi pada Koran Tribun Jogja)
Fitri Yuliantri Permana
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (166.529 KB)
|
DOI: 10.12928/channel.v5i2.7977
AbstrakPenggunaan teknologi adalah hal yang harus dilakukan oleh pelaku bisnis media agar dapatmempertahankan eksistensinya. Tribun Jogja, koran cetak lokal di wilayah D.I. Yogyakarta danJawa Tengah bagian selatan, menambahkan konten Augmented Reality (AR) sebagai upayamemadukan teknologi dengan media konvensional.Penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus untuk menganalisis penggunaanteknologi AR pada koran cetak Tribun Jogja. Dilihat dari sisi strategis, penggunaan teknologi ARdilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan dan sebagai branding sebagai korancetak lokal yang selalu terdepan dalam inovasi. Penggunaan teknologi AR juga berdampak padaperubahan manajemen pemberitaan.Kata kunci: Tribun Jogja, Augmented Reality, koran cetak lokal.