cover
Contact Name
Nelfiyanti
Contact Email
nelfiyanti@ftumj.ac.id
Phone
+6281363155951
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Cempaka Putih Tengah 27 Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ)
ISSN : 23552085     EISSN : 2550083X     DOI : 10.24853/jisi
Core Subject : Engineering,
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Jurusan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri bersifat terbuka. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS). JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala JISI UMJ: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit setiap bulan Februari dan Agustus.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2014): JISI UMJ" : 8 Documents clear
PENYUSUNAN ULANG AREA KERJA PRODUKSI MESIN THRESSER UNTUK PERCEPATAN PROSES Noviyarsi Noviyarsi; Lestari Setiawati
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 1 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.1.%p

Abstract

Permasalahan yang umum dihadapi oleh industri kecil menengah adalah kemampuan untuk menghasilkan produk dengan kualitas baik dengan harga yang bersaing di pasaran. Hal ini dikarenakan proses produksi yang belum terstandarisasi dan area kerja yang tidak tertata sehingga berdampak pada banyaknya pemborosan pada area kerja. Tujuan penelitian ini adalah menyusun ulang area kerja mesin thresser untuk percepatan proses. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah lean six sigma dan 5S. Penggunaan kedua metode ini akan dapat meminimasi aktivitas, material, komponen dan spare part yang berada pada area produksi sehingga waktu proses menjadi lebih cepat, area kerja dimanfaatkan dengan optimal dan lingkungan kerja menjadi lebih rapi dan teratur. Hasil analisis dengan lean six sigma memperlihatkan bahwa efisiensi siklus proses 0.84%, dengan peningkatan kecepatan proses 7.9%. Hasil analisis terhadap area kerja terdapat 5 area kerja yang memerlukan perbaikan susunan area yaitu area storage, mesin potong plat, mesin potong besi, mesin rolling dan mesin compressor.
ANALISIS PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PANEL ENGINE HOOD OUTER BERKAITAN DENGAN MODIFIKASI DIES PADA MESIN 5A-LINE DI PT. ADM Meri Prasetyawati; Dimas Yuda Kurniawan
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 1 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.1.%p

Abstract

Dalam era globalisasi dewasa ini, produktivitas merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan oleh beberapa perusahaan besar yang sedang berkembang. PT. Astra Daihatsu Motor merupakan perusahaan automotif yang mengalami kemajuan pesat dalam negara ini. Salah satu permasalahan yang muncul adalah rendahnya produktivitas Panel Engine Hood Outer yang di proses di mesin 5A-Line sebesar 72% dimana target dari perusahaan adalah 95%. Penelitian dilakukan pada area press line dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah OMAX (objective matrix). Setelah produktivitas awal diketahui, penanggulangan dilakukan dengan menggunakan pendekatan Seven Tool dan Eight Steep sampai dengan terpecahkannya masalah utama penyebab rendahnya produktivitas Panel Engine Hood di mesin 5A-Line. Hasil dari perbaikan modifikasi dies didapatkan peningkatan produktivitas Panel Engine Hood Outer sebesar 25%, yaitu dari 72% menjadi 97%. Dari hasil analisa yang dilakukan, problem terbesar disebabkan karena rendahnya cycle time pada Operasi Proses 10 sampai dengan Operasi Proses 30. Perbaikan yang dilakukan guna meningkatkan produktivitas tersebut diperoleh dari analisa diagram Fishbone dan Eight Steps sampai dengan dilakukannya kembali perhitungan produktivitas menggunakan metode Omax. Berkaitan dengan kenaikan tersebut maka didapatkan peningkatan Gross Stroke Per Hour dari 369 menjadi 504 pada mesin 5A-Line.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siswa-Siswa SMU/SMK Terhadap Keputusan Pemilihan Perguruan Tinggi Swasta Wiwik Sudarwati; Desta Erlando Tikwalau
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 1 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.1.%p

Abstract

Perguruan tinggi swasta merupakan salah satu alternatif pilihan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi selain perguruan tinggi negeri. Jumlah PTS sangat banyak dan menyebar diseluruh wilayah, sehingga siswa bebas dalam melakukan pemilihan PTS mana yang akan dituju. Untuk mengetahui faktor – faktor apa yang mempengaruhi keputusan siswa dalam memilih PTS maka dilakukan penelitian ini.Penelitian dilakukan diwilayah kabupaten bekasi. Penelitian ini menggambil 4 sampel SMAN di Kabupaten Bekasi yaitu SMAN 2 Tambun Selatan, SMAN 1 Tambun Utara, SMAN 1 Cikarang Pusat dan SMAN 1 Babelan. Responden dalam penelitian ini adalah siswa dengan jumlah total 1.260 siswa. Metode pengolahan data dilakukan dengan menggunakan statistik multivariat yaitu analisis faktor dengan bantuan software SPSS.Hasil analisis menunjukan kuesioner dengan 20 variabel digunakan untuk mencari faktor yang mempengaruhi siswa dalam memilih Perguruan Tinggi Swasta. Faktor yang mencakup pada variabel tersebut adalah faktor ekonomi, faktor Perguruan Tinggi, faktor lingkungan dan faktor promosi. Terdapat 2 komponen sesuai hasil bobot faktor yaitu alasan utama dan daya tarik. Dari kedua faktor alasan tersebut maka diperoleh bahwa faktor utamanya adalah media dalam mencari perguruan tinggi dengan nilai faktor 0,953 dan faktor daya tariknya adalah transportasi menuju kampus dengan nilai faktor 0,904.
Perbaikan Tata Letak Fasilitas Cell Produksi Dengan Menggunakan Work Cell in Proses Layout Untuk Meningkatkan Effisiensi Cell 8 di PT. Shyang Yao Fung Nelfiyanti Nelfiyanti; Ribut Sulasmini
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 1 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.1.%p

Abstract

Masalah yang dihadapi perusahaan saat ini adalah ketidakteraturan dalam aliran proses kerja sehingga aliran proses material menjadi tidak teratur dan jarak tempuh material pun menjadi lebih panjang. Salah satu yang dapat dilakukan perusahaan adalah mongoptimalkan kinerja dilapangan dengan melakukan pengaturan tata letak fasilitas dan aliran bahan (Material handling) sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat lebih efisien dan dapat menghemat waktu pengerjaan sehingga akan meningkatkan efisiensi line, dan mengoptimalkan jarak perpindahan material. Salah satu usaha untuk meningkatkan efisiensi adalah dengan melakukan analisa terhadap tata letak fasilitas pada area produksi. Dengan pengolahan data yang dilakukan dalam penelitian ini, didapatkan tata letak fasilitas Cell In Process dapat memperpendek lintasan yang sebelumnya 218.75meter menjadi 73.45meter. Penurunan panjang lintasan sebesar 145.3 meter ataupun sebesar 66.4%. Dikarenakan jarak lintasan yang semakin pendek didapat pula penurunan waktu kerja dari sebelumnya 1558 detik menjadi 1502.2 detik.Serta perubahan tata letak fasilitas memberikan efek terhadap effisiensi line (LLER), yang mana terjadi peningkatan sebesar 20.95% dari sebelumnya 60% menjadi 80.95%
ETOS KERJA ISLAMI Didi Sunardi
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 1 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.1.%p

Abstract

Suatu negara bisa menjadi negara maju, bahkan mampu menguasai teknologi tinggi pada dasarnya dimulai dengan suatu etos kerja yang sangat kuat untuk berhasil. Demikian juga dalam sebuah perusahaan atau institusi yang ingin maju, maka harus memiliki etos kerja yang tinggi. Perusahaan besar dan terkenal telah membuktikan bahwa etos kerja yang militan menjadi salah satu penyebab keberhasilan perusahaannya. Etos kerja seseorang erat kaitannya dengan kepribadian, perilaku, dan karakternya. Salah satu hal yang mampu membentuk kepribadian dan karakter seseorang adalah ajaran agama.Islam sebagai ajaran yang memiliki visi rahmatan lil’alamin terdapat ajaran yang mempu membentuk kepribadian seseorang yang memiliki etos kerja yang tinggi. Kewajiban menuntut ilmu, bekerja, memegang teguh dan menyampaikan amanah, pertanggung jawaban amal perbuatan dihadapan Tuhan, dll adalah sebagian kecil ajaran islam yang memungkinkan seorang muslim memiliki etos kerja tinggi.
PENDEKATAN PROGRAM LINIER DALAM PERENCANAAN TENAGA KERJA PADA DEPT. HEAD ANALIZE DI PT. INDONESIA EPSON INDUSTRI Renty Anugerah; Mellisa Devi
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 1 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.1.%p

Abstract

Pada PT. Indonesia Epson Industry memiliki hampir ± 10000 orang karyawan di dalam nya. Untuk itu tenaga kerja dengan proses produksi yang ada perlu adanyan kestabilan agar perusahaan tidak mencapai kerugian. Perencanaan dan pengendalian produksi merupakan salah satu fungsi terpenting dalam mencapai tujuan dari industri manufaktur yaitu memproduksi secara sukses, ekonomis, tepat waktu sesuai dengan janji yang diberikan, dan memperoleh keuntungan.Salah satu metode yang bisa dipakai dalam perencanaan dan pengendalian produksi adalah dengan Program linier. Pemrograman Linear merupakan Perencanaan kegiatan-kegiatan untuk mencapai suatu hasil yang optimal, yaitu suatu hasil yang mencerminkan tercapainya sasaran tertentu yang paling baik (menurut model matematis) diantara alternatif-alternatif yang mungkin dengan menggunakan fungsi Linear. Dari hasil penelitian ini diperoleh biaya untuk analisa produk defect untuk 1 tahun kedepan adalah US$ 7253,72 dan untuk jumalh pekerja perbulannya adalah : April = 13 orang, Mei = 10 orang, Juni = 11 orang, Juli = 9 orang, Agustus = 18 orang, September = 14 orang, Oktober = 12 orang, November = 11 orang, Desember 10 orang, Januari = 9 orang, Febuari = 8 orang dan maret = 8 orang.
Analisis Kebutuhan Man Power dan Line Balancing Jalur Supply Body 3 D01N PT. Astra Daihatsu Motor Karawang Assembly Plant (KAP) Umi Marfuah; Cholis Nur Alfiat
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 1 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.1.%p

Abstract

Dalam proses produksi terutama perusahaan yang baru membuka cabang PT. ADM Karawang Assembly Plant (KAP) yaitu Departemen Body (Welding) pada tack time 5,3 menit terjadi masalah yaitu banyaknya waktu menganggur masing-masing team member yaitu sebesar 381 menit, dan balance delay sebesar 27,13%. Dan dengan adanya planning capacity up yang apabila dengan kondisi man power yang sama maka akan terjadi beban kerja yang berlebihan yaitu sebesar 29% dan banyaknya waktu over time yaitu yang bisa mencapai 242 menit. Maka dari itu peneliti berupaya untuk mencari tahu penyebab dari permasalahan tersebut. Dalam pengiriman part ke jalur, pos supply merupakan bagian dari departement body yang sangat berpengaruh terhadap potensi timbulnya masalah tersebut.Adapun metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut digunakan metode Rank Position Weight, Region Approach dan Largest Candidate Rule karena metode tersebut dianggap paling sesuai untuk membandingkan kondisi awal dengan kondisi setelah perencanaan metode line balancing pos Supply Body 3 ADM KAPDari analisis dari ketiga metode didapatkan hasil perhitungan balance delay awal 26.66% berkurang menjadi 1.59% dengan metode Ranked Position Weight, 3.84% dengan metode Largest Candidate Rule dan 4.94% dengan metode Region Approach. Efisiensi lintasan dari kondisi awal sebesar 73.34 % meningkat menjadi 98.41% dengan metode Ranked Position Weight, 96.16% dengan metode Largest Candidate Rule dan 95.06% dengan metode Region Approach. Sehingga perencanaan line balancing dengan metode Rank Positional Weight dapat digunakan dalam pemecahan masalah pada pos supply Body 3 PT.ADM KAP.
PERILAKU MORAL ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK M. Kosasih; Fithry Rahmaniah
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 1 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.1.%p

Abstract

Survey ini bertujuan untuk mendapatkan data empiris tentang perilaku moral anak usia 4-5 tahun. Sampel dalam penelitian adalah anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak yang berada di Kelurahan Pengasinan sebanyak 88 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik survey. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket lembar pengamatan perilaku moral dengan Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur perhatian (caring) dalam perilaku moral anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak memiliki skor lebih tinggi dibanding dua unsur lainnya. Hasil ini menunjukkan bahwa dalam berinteraksi dengan anak usia dini sangatlah penting untuk mendapatkan perhatiannya. Oleh sebab itu, guru perlu menggali daya kreativitas pada dirinya sehingga selalu dapat meraih perhatian anak yang akan berdampak pada proses penerimaan informasi anak usia 4-5 tahun.

Page 1 of 1 | Total Record : 8