cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 16, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016" : 5 Documents clear
PENINGKATAN NILAI CBR TANAH LIAT YANG DISTABILISASI DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH SERBUK BESI ., Sabani; Noor, Nasruddin M.; ., Eddiyanto
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 16, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan memanfaatkan limbah serbuk besi yang ditambahkan pada bahan penstabil tanah (soil stabilizer) yang terdiri atas semen Portland tipe I, serbuk PVC dan serat polipropilena dengan tujuan untuk mengetahui besarnya peningkatan nilai CBR tanah liat. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian sifat fisik tanah liat sebelum tanah distabilisasi dengan menambahkan limbah serbuk besi, yang terdiri dari pengujian batas Atterberg, berat jenis, permeabilitas tanah. Selanjutnya diuji sifat mekanik tanah yaitu dengan pemadatan tanah dan nilai CBR sebelum dan sesudah dicampur dengan menggunakan limbah serbuk besi. Dari hasil pengujian terhadap tanah liat diperoleh data indeks plastisitas (PI) sebesar 15,76% dengan batas plastis 36,57%, ini menunjukkan bahwa tanah ini merupakan tanah liat yang berjenis tanah lempung lanau. Untuk pengujian mekanik terjadi perubahan kadar air dari berat isi kering dengan nilai tertinggi 1,92 gr/c pada campuran limbah serbuk besi sebesar 1%. Untuk nilai CBR juga terjadi perubahan dari tanah liat sebelum distabilisasi dengan menambahkan limbah serbuk besi sebesar 66,35% menjadi 85,31% setelah distabilisasi dengan menambahkan limbah serbuk besi 1%.
ANALISIS UJI BIOLOGIS BISKUIT DAUN KATUK PELANCAR ASI SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN IBU MENYUSUI Mutiara, Erli
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 16, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini: 1) mempelajari aspek keamanan makanan tambahan pelancar ASI untuk ibu menyusui melalui pengamatan kondisi fisiologis binatang percobaan; 2)Menganalisis pengaruh pemberian biskuit daun katuk pelancar ASI terhadap peningkatan volume ASI binatang percobaan. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari Mei-November 2014. Lokasi penelitian di laboratorium percobaan hewan Fakultas Farmasi USU.Sampel penelitian 12 ekor tikus yang menyusui. Tikus di intervensi dengan biskuit daun katuk pelancar ASI selama 28 hari. Tikusdibagi 2 kelompok. K1 : diberi biskuit daun katuk pelancar ASI sebanyak 4 gr/hari. K2 : diberi ransum standar. Pengukuran volume ASI melalui pengamatan frekuensi lama menyusu dalam 24 jam dengan asumsi volume ASI: lama menyusu <15 menit volume ASI 20 ml, dan lama menyusu ≥15 volume ASI 60 ml. Penimbangan volume ASI 2 kali sebelum dan setelah pemberian biskuit. Penimbangan berat badan bayi tikus sebelum intervensi dan sesudah intervensi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan uji t untuk melihat perbedaan volume ASI tikus yang diberi biskuit daun katuk pelancar ASI dan tikus yangdiberi ransum standar (sebagai kontrol). Hasil penelitian menunjukkan konsidi fisiologis tikus diberi biskuit daun katuk pelancar ASI tidak menunjukkan kelainan selama pengamatan, seluruh tikus mengalami pertumbuhan normal dan tidak ada yang mati, keadaan feses, kerontokan bulu, keadaan bulu dan flek-flek dalam keadaan normal baik induk tikus maupun bayi tikus.Berdasarkan hasil ujit terdapat perbedaan signifikan antara volume ASI tikus yang diberi biskuit pelancar ASI dengan volume ASI tikus yang tidak diberi biskuit pelancar ASI baik pada penimbangan I, II dan ke III.Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian biskuit daun katukpelancar ASI dapat meningkatkan volume ASI tikus yang menyusui.
PEMANFAATAN MEMBRAN SELULOSA ASETAT TERMODIFIKASI MIKRO ZEOLIT ALAM UNTUK FILTRASI AIR SUNGAI Raja, Pada Mulia
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 16, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatkan membran selulosa asetat termodifikasi zeolit alam untuk filtrasi air sungai. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu Pembuatan membran selulosa asetat dengan penambahan zeolit dan analisis parameter air sungai meliputi TDS, TSS, Kekeruhan, pH dan Logam Fe. Komposisi membran selulosa asetat yang digunakan yaitu 15% w/v selulosa asetat, Aseton, mikrozeolit 0%; 5%; 10%; 15%; 20%; 25% dan 30% (w/v). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Air sungai sebelum penyaringan dengan membran selulosa asetat memiliki TDS 60 mg/L, TSS 35 mg/L, Kekeruhan 10 NTU, pH 6.56, dan logam Fe 0.86 mg/L. Setalah penyaringan dengan membran selulosa asetat dan membran selulosa asetat dengan penambahan zeolit penurunan optimum memiliki TDS 12 mg/L, TSS 15 mg/L, Kekeruhan 2 NTU, pH 6.5 dan Logam Fe 0.55 mg/L dan interaksi zeolit dengan padatan terlarut (tersuspensi) dan logam Fe adalah interaksi adsorpsi fisik.
THE ASSOCIATION OF EATING BEHAVIORS ON OBESITY ADOLESCENT WITH THE ADEQUACY OF CARBOHYDRATE NUTRIENT IN PERGURUAN ISLAM AL ULUM TERPADU Gultom, Ade CH.; Istian, Ria
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 16, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to (1) To identify the characteristics of the family (father and mother age, family size, father and mother education, father and mother occupation, family income), (2) To determine the obesity adolescent eating behavior, (3) To determine the adequacy carbohydrate nutrient on obesity adolescents, and (4) To determine the association eating behavior obesity with carbohydrate nutrient adequacy. The research was conducted in December 2014. The research location in SMA Islam AlUlum Terpadu. The sampling technique using purposive sampling method with criteria for students who has weight that categorized as obesity. The technique of collecting data is primary data which collected such as the family characteristics data including father and mother age, family size, father and mother education, fathers and mothers occupation, father and mother income. Eating behavior on obesity adoloescent data were collected through semi-frequency food method (food frequency). The adequacy of carbohydrate nutrients data was collected by using food recall 2 x 24 hours method. The analyzing data technique of family characteristics was descriptively. Eating behavior data was analyzed into good and less category. Adequacy of carbohydrate nutrient data was analyzed into good, moderate, less, and deficit. To see the association of eating behavior on obesity adolescent with adequate of carbohydrate nutrient was analyzed by using Spearman Correlation test.The research result showed that family characteristics seen from the father’s age average which is 48,48 years old, while the mother's age is about 44,45 years. The number of family members is about 6,09 people with middle family category. The average education level of father is 14,94 years (academic/university). Father's occupation are self-employed, entrepreneur, civil servants, military, police, employee, lecture and lawyer, while the mother’s occupation are housewife, self-employment, civil servant, entrepreneur, teacher, employee, insurance Agents and policewomen. The average of family income is Rp 10,524,424 for month. Whole of eating behavior on obesity adolescents includes to good category, that is 75.76 percent. Adequacy of carbohidrate nutrients mostly includes to good category, that is 87.88 percent. Spearman correlation test results showed that there is a significant relationship between eating behavior on obesity adolescents ( = 0.000, r = 0.815) with the adequacy of carbohydrate nutrient. This thing shows that if eating behavior getting better, so that the adequacy of carbohydrate nutrient too.
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG BEKICOT (Acathina fulica) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KITOSAN ., Ridwanto; Utama, Fazrul Amin; Syahputra, Ricky Andi
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 16, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bekicot (Achatina fulica) termasuk keong darat yang memakan berbagai tanaman termasuk tanaman budidaya, oleh karena itu bekicot termasuk salah satu hama bagi tanaman. Banyaknya tanaman yang mati menyebabkan petani menggunakan pestisida untuk membasmi hewan ini, sehingga hewan ini mati dan meninggalkan cangkangnya. Cangkang yang ditinggalkan akan membusuk sehingga akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Salah satu altenatif pemanfaatan limbah cangkang bekicot (Achatina fulica) yang memilki nilai ekonomis tinggi yaitu pengolahan menjadi kitosan. Tujuan penelitian ini adalah pemanfaatan limbah cangkang bekicot menjadi kitosan, menganalisa gugus fungsi menggunakan spektrofotometer FTIR dan uji kadar air, kadar abu dan rendemen.Berdasarkan spektra FTIR yang dihasilkan telah terkonversi kitin menjadi kitosan dengan nilai derajat deasetilasi 65%. Hasil karakteristik kitosan yang diperoleh kadar air, kadar abu dan rendemen secara berurutan sebesar 7,33; 1,99; 15,6%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5