cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue " Vol 17, No 1 (2016): Maret 2016" : 2 Documents clear
FILTRASI JERUK NIPIS YANG DITAMBAHKAN NaCl + Na-EDTA SEBAGAI ELEKTROLIT BATERAI DENGAN CHARGER SOLAR CELL Mungkin, Moranain; Ikhsan, Tulus
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 17, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang studi filtrasi air jeruk nipis yang ditambahkan NaCl + Na-EDTA sebagai elektrolit baterai. Selama ini elektrolit baterai dipakai H2SO4. Karena H2SO4 mengakibatkan gatal-gatal dan luka, bahkan bersifat racun bagi tubuh bila terhirup, maka saya mencari elektrolit alternatif yang ramah lingkungan dari nabati yaitu menggunakan filtrasi air jeruk nipis (FJN) sehingga didapat tegangan sampai 7,40 Volt sedangkan elektrolit  H2SO4 sampai dengan 12 Volt. Untuk kedepan akan dilanjutkan bagaimana dapat meningkatkan karakteristik elektrolit FJN sehingga sampai sama dengan elektrolit H2SO4.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI LARUTAN PENGENDAP TERHADAP SIFAT OPTIK NANOPARTIKEL Cu2O YANG DISINTESIS DENGAN METODE KOPRESIPITASI Simamora, Juan R.; Barus, Diana A.; Sembiring, Anwar D.; Simamora, Pintor
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 17, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanopartikel Cu2O (Cuprous Oxide) telah berhasil disintesis menggunakan metode kopresipitasi berdasarkan variasi konsentrasi larutan pengendap ammonium hydroxide (NH4OH) dengan variasi konsentrasi 0,2 M (I), 0,6 M (II), dan 1 M (III). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan nanopartikel dengan menggunakan metode kopresipitasi berdasarkan variasi konsentrasi pengendap NH4OH dan mengetahui pengaruh masing-masing konsentrasi pengendap terhadap sifat optik nanopartikel Cu2O. Nanopartikel Cu2O diperoleh melalui reaksi material CuSO4.5H2O, isopropanol, dan Polivinyl Alkohol sebagai larutan reagen dan kemudian mencampurkan NH4OH sebagai larutan pengendap. Analisis XRD menunjukkan bahwa fasa yang terbentuk merupakan nanopartikel Cu2O dengan ukuran kristalin 78 nm (I),  80 nm (II) , and 83 nm (III). Analisis FTIR menunjukkan ketiga cuplikan nanopartikel Cu2O masih diikuti oleh gugus O-H yang berasal dari serapan air pada permukaan Cu2O dan menunjukkan adanya vibrasi Cu-O. Analisis SEM-EDX menunjukkan bahwa morfologi nanopartikel Cu2O berbentuk nanocube dan komposisi Cu dan O lebih dominan. Analisis sifat optik menggunakan UV-Vis menunjukkan bahwa nilai absorbansi maksimum terjadi pada panjang gelombang 455 nm dan kalkulasi menggunakan metode Tauc plot menunjukkan bahwa nilai band gap yang diperoleh berturut-turut adalah 2,51 eV (I),  2,45 eV (II), dan  2,23 eV (III). Dengan demikian hasil yang diperoleh memiliki karakteristik yang memenuhi jika digunakan sebagai komponen sel surya (photovoltaic) dan fotokatalis.

Page 1 of 1 | Total Record : 2