cover
Contact Name
Putu Prima Wulandari
Contact Email
jurnaltema@ub.ac.id
Phone
+6281296280353
Journal Mail Official
jurnaltema@ub.ac.id
Editorial Address
Jurnal TEMA, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, Indonesia. Jl. MT. Haryono 165 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 14118149     EISSN : 2808215X     DOI : -
Core Subject : Economy,
TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi) publishes all forms of quantitative and qualitative research articles and other scientific studies related to the field of Accounting and a wide range of applications such as: Finance accounting Sharia Accounting Capital Market Based Accounting Forensic Accounting Behavioral Accounting Environmental Accounting Management Accounting Tax accounting Social Responsibility Accounting Public sector accounting Accounting education Auditing Accounting information system Business Ethics & Corporate Governance
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2005)" : 6 Documents clear
Gelombang Ketiga Perekonomian Asia: Pembangunan Ekonomi Berbasis Etnis Yustika, Ahmad Erani
TEMA Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v6i1.132

Abstract

Dari perspektif sejarah, setidaknya gelombang kebangkitan ekonomi Asia bisa dipilah dalam dua periode. Pertama, pada dekade 1970-an Jepang menerobos perekonomian intemasional dengan kekuatan yang sangat mengesankan. Secara spesifik, Jepang -sebagai pioner negara Asia- produk manufakturnya membanjiri pasar dunia. Bisa dikatakan, fenomena Jepang ini sebagai ‘Gelombang Pertama’ perekonomian Asia. Kedua, pada dekade 1990-an, negara-negara Asia lain, seperti Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, dan Singapura (yang lebih dikenal sebagai 'Macan Asia ’) turut pula menyerbu pasar intemasional. Fakta ini dalam literatur ekonomi dikenal sebagai formasi 'flying geese’, di mana Jepang sebagai pemimpinnya. Kebangkitan Macan Asia ini sekaligus bisa disimpulkan sebagai ‘Gelombang Kedua perekonomian Asia’. Pada awal Abad 21 inilah Indonesia dan Malaysia bisa merumuskan 'Gelombang Ketiga’ perekonomian Asia sebagai kelanjutan dari dua gelombang ekonomi sebelumnya. Gelombang ketiga perekonomian ini bukan saja bermakna menguasai pasar dunia dengan produk Indonesia dan Malaysia, tetapi juga memberi pijakan baru tentang model pembangunan ekonomi. Pendeknya, berbeda dengan negara pengusung gelombang pertama dan kedua perekonomian Asia yang memiliki karakteristik homogenitas etnis, Indonesia dan Malaysia dapat memacu pembangunan ekonomi berbasis multietnis sebagai terobosan baru.Kata kunci: pembangunan ekonomi, gelombang ketiga, etnis, Asia, Indonesia, Malaysia
Analisa Kritis terhadap Praktik Akuntansi Kreatif dalam Konteks Budaya Organisasi dan Pandangan Islam (Khususnya Ajaran Amanah) Widarto, Widarto; Sudarma, Made; Baridwan, Zaki
TEMA Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v6i1.133

Abstract

Tuntutan pasar pada perusahaan untuk membuat keuntungan sering menyebabkan praktik akuntansi kreatif, sehingga terjadi penurunan kualitas laporan keuangan yang dihasilkan. Kebijakan yang diambil oleh manajemen selalu menguntungkan pihak mayority shareholder sebagai controlling. Budaya kerja telah mempengaruhi praktek akuntansi kreatif perusahaan, hal ini disebabkan adanya tuntutan dan campur tangannya direksi dalam akuntansi. Tujuan praktek ini bertujuan untuk mengeliminasi tindakan direksi agar transaksi yang mereka jalankan sesuai dengan kaidah akuntansi yang benar. Dengan demikian bagian akuntansi harus berusaha menyiapkan adanya data-data pendukung transaksi tersebut. Akuntansi kreatif yang dijalankan seputar manajemen laba dan Special Purpose Entity (SPE). Praktek manajemen laba maupun SPE lebih mengarah pada praktek yang mementingkan pihak manajemen yang di dalamnya ada direksi sebagai controlling. Perilaku ini tidak terlepas dari keberadaan para manajer yang diangkat dan direkrut oleh direksi, sehingga dalam pemahaman amanah, manajer merasa harus loyal pada direksi. Namun jika dilihat dari hakikat amanah yang datangnya dari Allah, maka perilaku manajer maupun direksi di atas telah menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan hakekat amanah yang sesungguhnya. Pengkhianatan amanah merupakan tindakan yang dilarang agama, dan larangan ini hukumnya adalah haram jika dikerjakan.Kata kunci: agency theory, budaya, praktik akuntansi kreatif, dan perilaku amanah.
Model Pengembangan Agroindustri Unggulan untuk Memperkuat Daya Saing Daerah Ismail, Munawar; Syafitri, Wildan
TEMA Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v6i1.134

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan persoalan dalam kerangka peningkatan daya saing produk agroindustri serta strategi peningkatan dan model pengembangan daya saing produk agroindustri nasional sebagai pertimbangan bagi daerah untuk menentukan strategi pengembangan agroindustri. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan ekspor pertanian Indonesia pasca krisis 1997, mengalami penurunan yang signifikan hampir di seluruh komoditas pertanian. Perkembangan nilai tukar rupiah yang mengalami depresiasi selama krisis tidak memberikanpengaruh yang positif terhadap peningkatan daya saing suatu komoditas. Penurunan perkembangan ekspor tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah musim kemarau panjang yang datangnya bersamaan dengan krisis, kapasitas produksi yang terbatas sehingga petani-petani tidak dapat memenuhi permintaan dunia diatas jumlah tertentu, keterbatasan informasi di tingkat petani mengenai potensi pasaryang muncul akibat depresiasi rupiah, dan kualitas yang rendah dari komoditi yang dihasilkan. Selain itu tentu masalah yang sangat krusial untuk berbicara tentang daya saing adalah faktor teknologi dan inovasi.Kata-kata Kunci: agroindustri, daya saing, depresiasi rupiah
Internalisasi Perspektif Balanced Scorecard dalam Pengukuran Kinerja Perguruan Tinggi Adam, Helmy
TEMA Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v6i1.135

Abstract

Pengukuran kinerja perguruan tinggi di Indonesia dirasa masih sangat terbatas dalam hal memandang konsepperguruan tinggi sebagai suatu entitas integral dalam pendidikan dan proses aktivitas operasinya. Penggunaan 4 (empat) prespektif Balanced Scorecard (keuangan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan, dan pelanggan) dalam menyusun alat ukur kinerja disamping kaitannya dengan misi strategis secara teoritis bisa dikembangkan di Perguruan Tinggi- Empat prespektif tersebut diturunkan dalam beberapa pengukuran teknis yang akan dijabarkan dalam tulisan ini meskipun beberapa hal belum teruji integral secara empiris.Kata Kunci: balanced scorecard, perguruan tinggi, kinerja
Implementasi Strategi Fungsional Bagi Keberhasilan Penerapan Corporate Strategy pada PT. BPR Syariah di Jawa Timur Rofiaty, Rofiaty
TEMA Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v6i1.136

Abstract

The study applies the resources-based strategy of firm, which focuses on the effect offunctional strategy for the effectiveness of corporate strategy application. The two main purpose of this study were : (1) to discover the simultaneous and partial relationship of variables the functional strategy (operational, financial, marketing and human resources) for the effectiveness of corporate strategy application., and (2) to determine variable which has the biggest influence on the effectiveness of corporate strategy application. The result of this research shows that (1) positive significant influence is the evidence of functional starategy (4 variable) for the effectiveness of corporate strategy application. (2) marketing variable has the biggest influence on effectiveness of corporate strategy applications.Keyword: implementation strategy, corporate strategy, functional strategy
Konsekuensi Ekonomi dari SFAS No. 106 Terhadap Perusahaan Primasari, Ervin
TEMA Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v6i1.137

Abstract

Tulisan ini mencoba menelaah dampakpemberlakuan salah satu standaryang diterapkan di Amerika yaitu Statement of Financial Accounting Standard (SFAS) No. 106 yang berjudul “Employer’s Accounting for Postretirement Benefits Other Than Pensions” (Akuntansi Pemberi Kerja untuk Tunjangan Pascapensiun Non Pensiun). Standar ini mengharuskan adanya perubahan daripraktik yang dominan yang mempertanggungjawabkan tunjangan pascapensiun atas dasar kas ke dasar akrual. Konsekuensi ekonomi dari pemberlakuan standar ini adalah adanya kenaikan beban yang sangat besar pada laporan keuangan perusahaan yang pada akhimya menyebabkan adanya penurunan tunjangan pascapensiun kesehatan. FASB mewajibkan SFAS No. 106 dengan alasan kewajiban untuk memberikan tunjangan pascapensiun memenuhi definisi dari kewajiban, jujur dalam penyajiannya, relevan bagipemakai laporan keuangan, dan dapat diukur dengan reliabilitas yang memadai pada biaya wajar. Namun, pada kenyataannya banyak pihak yang tidak setuju dengan pemberlakuan standar ini.Kata kunci: konsekuensi ekonomi, SFAS No. 106, tunjangan pascapensiun

Page 1 of 1 | Total Record : 6