cover
Contact Name
Wresti Listu Anggayasti
Contact Email
wl.anggayasti@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
igtj@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono No.169, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Green Technology Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23554010     EISSN : 23381787     DOI : https://igtj.ub.ac.id/index.php/igtj/
The Indonesian Green Technology Journal (IGTJ) is an international journal that publishes recent developments and emerging issues in both conceptual and experimental aspects of green and renewable technology. The Indonesian Green Technology Journal (IGTJ) publishes research results in the theoretical and experimental aspects of green science, engineering, technology, and medicine. Studies published in this journal include; Biomaterials, Green water management, Green energy development and management, Sustainable waste management, Green biotechnology, Green building and architecture, Clean production technology, Global warming technology, and Green building and architecture. This journal also emphasises the significance of green technology development, implementation, challenge, opportunity, and acceptance from an Indonesian perspective. IGTJ is publicly open for publication of review papers, short communication, and research papers. Since 2024, this journal has become an international journal and uses English for every paper that will be published.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2013)" : 4 Documents clear
Pengeringan Sampah Organik Rumah Tangga Eko Naryono; Soemarno Soemarno
The Indonesian Green Technology Journal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.674 KB)

Abstract

Pengeringan sampah padat merupakan tahapan proses yang penting sebelum dibakar pada insinerator. Tujuan pengeringan untuk mengurangi volume, menstabilkan dan, meningkatkan nilai panas sampah. Berdasarkan referensi yang ada tiga jenis metode yang biasa digunakan pada pengeringan sampah yaitu konveksi, konduksi dan kombinasi keduanya. Pada makalah ini dipaparkan tinjauan teoritis  mekanisme pengeringan ketiga metode di atas. Selain itu juga dijelaskan berbagai dampak gas buang yang ditimbulkan ketiga jenis pengeringan berdasarkan hasil penelitian terdahulu yang dimuat pada beberapa jurnal. Paparan ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar untuk merencanakan sistem pengeringan pada sampah organik rumah tangga. Kata kunci : Pengeringan, Bio-drying, Termal drying, Fry-drying, Emisi
Pengolahan Limbah Domestik Dengan Teknologi Taman Tanaman Air (Constructed Wetlands) Anna Catharina Sri Purna Suswati; Gunawan Wibisono
The Indonesian Green Technology Journal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.257 KB)

Abstract

Perkembangan penduduk dan keterbatasan sarana sanitasi dan instalasi pengolah air limbah menyebabkan tingginya pencemaran air permukaan, terutama air sungai. Instalasi Pengolah air Limbah rumah tangga dipandang mahal dan sulit diterapkan di negara berkembang. Namun, constructed wetland (CW) menawarkan teknologi mudah dan murah dalam perencanaan maupun pengoperasian sistem pengolahan air limbah rumah tangga.       Dalam tulisan ini dibahas mengenai tipe CW, jenis tanaman yang digunakan dalam CW, media tumbuh dalam CW , bentuk CW, kinerja CW, dan biaya ekonomisnya. Constructed Wetland  tipe Free Surface Flow, cocok di pinggiran kota, sebagai pengolah air limbah secara terpusat dan sekaligus menjadi tempat rekreasi. Constructed Wetland tipe Horizontal Subsurface Flow (SSF) cocok untuk daerah perkotaan yang tidak terjangkau fasilitas pengolahan air limbah yang terpusat, sehingga dapat dibangun secara individual. CW tipe SSF lebih fleksibel dalam penempatannya, dan tidak memerlukan lahan yang luas. Pemilihan jenis tanaman dalam CW-SSF disesuaikan dengan lokasi tempat CW dibangun, teduh atau terpapar panas. Kinerja CW lebih baik menggunakan kombinasi berbagai jenis tanaman, dibandingkan dengan menggunakan tanaman tunggal. Kata kunci: Constructed Wetlands, air limbah Domestik.
Aplikasi Vermikompos Dalam Usahatani Sawi Organik Di Kediri, Indonesia Suparno Suparno; Budi Prasetya; Abu Talkah; Soemarno Soemarno
The Indonesian Green Technology Journal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.9 KB)

Abstract

Aplikasi vermikompos yang dibuat dari sampah organik diharapkan dapat memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (Brassica juncea L.),  menurunkan kandungan tanaman dan residu dalam tanah unsur-unsur As, Pb, Hg dan Cd. Percobaan lapangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RBD); perlakuan dosis vermikompos adalah 10 ton/ha , 20 ton/ha , 30 ton/ha, tanpa pupuk vermikompos; setiap perlakuan diulang tiga kali. Pengamatan  meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat tanaman per rumpun dan berat tanaman per plot; kandungan As, Pb, dan Cd dan Hg dalam tanaman dan residunya dalam tanah.  Aplikasi vermikompos berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi. Tanaman sawi yang diberi vermikompos tidak mengandung As, Pb, Cd, dan Hg. Tanah bekas tanaman sawi tidak mengandung As dan Hg, ada residu Pb dan Cd dalam tanah dengan konsentrasi snagat rendah. Kata kunci : sampah, vermikompos, sawi, logam berat.
Pemilihan Moda Transportasi ke Kampus oleh Mahasiswa Universitas Brawijaya Dyaning Wahyu Primasari; Jenny Ernawati; Agus Dwi Wicaksono
The Indonesian Green Technology Journal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.191 KB)

Abstract

Studi Pemilihan Moda Transportasi ke Kampus oleh Mahasiswa Brawijaya bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pemilihan moda transportasi serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam pemilihan moda transportasi menuju kampus. Studi ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif terhadap karakteristik pemilihan moda transportasi oleh mahasiswa dan metode evaluatif berupa analisa korelasi variabel yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi serta analisa pemodelan pemilihan moda transportasi oleh mahasiswa Universitas Brawijaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa responden yang berjalan kaki (17,7%), kemudian yang menggunakan sepeda (0,5%), sepeda motor (53,1%), mobil (5,7%) serta angkutan umum (22,9%). Analisis model pemilihan diketahui bahwa terdapat 4 (empat) dalam model pemilihan transportasi menuju kampus yakni waktu tempuh (0,039), biaya tempuh (-0,0002), jarak tempuh (-0,0398) dan intensitas pergantian moda (-0,253). Kesimpulan dari penelitian ini menjelaskan bahwa variabel waktu tempuh, biaya tempuh, jarak tempuh dan intensitas pergantian moda tranportasi merupakan variabel yang mempengaruhi mahasiswa dalam melakukan pemilihan moda transportasi menuju kampus Universitas Brawijaya. Kata kunci: mahasiswa, pemilihan moda, Universitas Brawijaya, stated preference analysis

Page 1 of 1 | Total Record : 4