cover
Contact Name
Aditya Dedy Purwito
Contact Email
purwito@ub.ac.id
Phone
+6281233789990
Journal Mail Official
j-pal@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono 169, Malang, Jawa Timur, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20873522     EISSN : 23381671     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jpal
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development is an interdisciplinary journal with scope aspects of environmental impacts (biophysical and socio-economic) a result of development. The journal also examines the phenomenon of a complex interaction between development and the environment, with the aim of looking for alternative solutions in realizing sustainability of all aspects of human activity development related, i.e: 1. Synergistic interactions among communities, development and the environment and their implications for the sustainability of development 2. Technical, economic, ethical, and philosophical aspects of sustainable development 3. Obstacles and ways to overcome them in realizing sustainable development 4. Local and national development sustainability initiatives, their practical implementation 5. Development and implementation of environmental sustainability indicators 6. Development, verification, implementation and monitoring of sustainable development policies 7. Aspects of sustainability in the management of land resources, water, energy, and hayari, towards sustainable development 8. Impacts of agricultural and forestry activities on the conservation of soil and aquatic ecosystems as well as the preservation of soil and aquatic ecosystems and the preservation of biodiversity 9. The impact of global energy use and climate change on sustainable development 10. The impact of population growth and human activities on the resilience of food and natural resources for sustainable development 11. The role of national and international agencies, as well as international arrangements in realizing sustainable development 12. The social and cultural context of sustainable development 13. The role of education and public awareness in realizing sustainable development 14. The role of political and economic Instruments in sustainable development 15. Alternative realize sustainable development efforts 16. Other topics that are still relevant to the development and environmental sustainability
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2014)" : 8 Documents clear
Water Environmental Carrying Capacity for Activities of Intensive Shrimp Farm in Banyuputih Sub-District, Situbondo Regency Abdul Muqsith; Nurdin Harahab; Mohammad Mahmudi
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.684 KB)

Abstract

This research was aimed to determine the width area of an intensive shrimp farm which can be supported by water environment of Banyuputih Sub-District, Situbondo Regency according to the water assimilation capacity towards the farm’s organic waste. We used survey method and secondary data collection from other researches or result report of relevant institution. This study was using two approaches of environmental carrying capacities, i.e. (1) quantitative method on available water volume in coast (coastal water) and (2) quantitative method on available Dissolved Oxygen (DO) in waste receiving water body of coastal water. The result showed that the utilization of coastal area for intensive shrimp farm activities in this study area is not exceeding its carrying capacity of water yet. Based on the analysis, the water environmental carrying capacity for the farm’s organic waste is 375.637 kg TSS. Organic waste (TSS) disposed from an intensive shrimp cultivation at the study area is 6.506 kg TSS.ha-1.MT-1. The width of intensive area which can be supported by Banyuputih Situbondo water environment is 58 ha. The width of available intensive pond area at study site is 113 ha, but only 39 ha is active/productive, the remaining 74 ha is inactive/unproductive area. If unproductive area will be re-operated/reactivated again, then we would recommend only 19 ha according to the water environment carrying capacity for the farm’s organic waste (58 ha). Estimation result of water environment carrying capacity for this organic waste of shrimp farm can be used as reference to determine the development or management threshold of sustainable pond area at this study site.   Keywords: environment carrying capacity, organic waste, shrimp farm
Perencanaan Pengembangan Wilayah Kawasan Minapolitan Budidaya di Gandusari Kabupaten Blitar Wirastika Adhihapsari; Bambang Semedi; Mohammad Mahmudi
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.453 KB)

Abstract

Abstrak Kecamatan Gandusari merupakan salah satu kawasan yang diarahkan untuk dikembangkan sebagai kawasan minapolitan budidaya di Kabupaten Blitar. Program minapolitan di kecamatan ini akan memberikan manfaat kepada masyarakat dan pemerintah jika dikelola dengan baik dan terencana. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi rencana strategis pengembangan wilayah kawasan minapolitan di wilayah tersebut. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif yang dibantu dengan metode analisis Sistem Informasi dan kombinasi metode analisis Strength, Weakness, Opportunities, Threats (SWOT) dan Analytical Hierarchy Prcess (AHP) atau A’WOT untuk menentukan rencana strategi pengembangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urutan pertama rencana strategi pengembangan kawasan minapolitan di wilayah ini adalah meningkatkan perhatian dan komitmen pemerintah, mendayagunakan pemuda desa dan masyarakat dalam kegiatan pengembangan usaha bidang perikanan.   Kata kunci:minapolitan, perencanaan, rencana strategis
Pengaruh Faktor Komunikasi, Sumberdaya, Sikap Pelaksana, Dan Struktur Birokrasi Terhadap Output Implementasi Program Pengembangan Kawasan Agropolitan Di Kabupaten Probolinggo Dini Ariyani; Abdul Hakim; Irwan Noor
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.429 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan sejauh mana faktor komunikasi, sumberdaya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi terhadap output implementasi program pengembangan kawasan agropolitan di Kabupaten Probolinggo, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pendekatan survey, dengan maksud penjelasan (explanatory research). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komunikasi, sumberdaya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap output implementasi program pengembangan kawasan agropolitan Kabupaten Probolinggo dengan tingkat pengaruh kuat, dan kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 51,4%. Demikian juga secara parsial ditemukan bahwa variabel-variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap output implementasi program pengembangan kawasan agropolitan Kabupaten Probolinggo. Hasil dari penelitian ini sejalan dengan teori yang dinyatakan oleh Edward C III bahwa dalam implementasi kebijakan dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu komunikasi, sumberdaya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi.   Kata kunci :  pengaruh, komunikasi, sumberdaya, sikap, struktur, birokrasi, implementasi
Analisis Resiko Bencana Sebelum dan Setelah Letusan Gunung Kelud Tahun 2014 (Studi kasus di Kecamatan Ngantang, Malang) Sitti Febriyani Syiko; Turniningtyas Ayu Rachmawati; Arief Rachmansyah
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1361.441 KB)

Abstract

Abstrak Sebagian besar wilayah Indonesia berada pada zona the ring of fire (cincin api) sebagai akibat dari pertemuan lempeng tektonik. Di Jawa Timur terdapat 19 gunungapi, salah satunya adalah Gunung Kelud.Gunung Kelud terletak di perbatasan antara Kabupaten Malang, Kediri dan Blitar. Letusan Gunung Kelud pada Februari 2014 menyebabkan Kecamatan Ngantang terkena dampak paling parah.Material vulkanik Gunung Kelud juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur seperti jaringan jalan, jaringan air bersih dan lahan pertanian.Dampak dari letusan tersebut tidak seperti letusan sebelumnya dikarenakan aliran lahar maupun material vulkanik yang dikeluarkan mengarah pada Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang yang sebelumnya tidak diperkirakan.Penilaian resiko bencana Gunung Kelud bertujuan untuk mengetahui sebaran resiko pada kawasan terdampak sebelum dan setelah letusan pada tahun 2014 di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.Metode analisis yang digunakan yaitu skoring pada aspek kerentanan dan overlay peta untuk menghasilkan peta resiko bencana. Teknik overlay dilakukan pada peta bahaya dan peta kerentanan dengan aplikasi GIS. Hasil analisis resiko bencana Gunung Kelud sebelum letusan 2014 menyimpulkan bahwa Kecamatan Ngantang memiliki resiko rendah hingga sedang.Namun, hasil analisis resiko bencana Gunung Kelud setelah letusan menunjukkan Kecamatan Ngantang yang sebelumnya beresiko rendah menjadi resiko tinggi.Kawasan yang mempunyai resiko tinggi setelah letusan yaitu Desa Pandansari, Desa Ngantru dan Desa Pagersari.   Kata kunci:letusan gunung api, kerentanan, resiko bencana
Policy Implementation of Marine Protected Areas Program in Indonesia: a Case Study of The Marine Recreational Park of Gili Meno, Gili Ayer, and Gili Trawangan, West Nusa Tenggara, Indonesia A. Boby Yefry Adi Rianto; Bambang Supriyono; M.R. Khairul Muluk
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.141 KB)

Abstract

Abstract This paper examines TWP Gili Matra as a case study to illustrate the current situation of MPAs in Indonesia. It will use qualitative approach to discuss the extant government policies through key informant interviews and reviews of documents with the consideration of different factors that impede such program which was then analyzed using the policy implementation analysis framework developed by Najam (1995). The result of the study shows that implementation of MPAs policy in TWP Gili Matra has not well implemented yet because of some constraining factors explained by the Najam’s framework. Thus, it need several clear action to be considered in suppressing such constraining factors and improving supporting factor of the management and development of TWP Gili Matra.   Keywords: policy implementation, TWP Gili Matra, 5C Protocol, Marine Protected Area
Analisis Kontribusi Teknologi Dan Produktivitas Di PT. Surya Jaya Tulungagung Veronika Yulia Kusumawati; Imam Santoso; Sudarminto S.Y
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.743 KB)

Abstract

Abstrak   Teknologi memiliki peranan penting dalam perkembangan berbagai industri.Pentingnya pengetahuan mengenai produktivitas merupakan sarana untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan. Metode penelitian ini menggunakan Technology Contribution Coefficient (TCC) untuk mengukur kandungan teknologi, pembobotan kriteria dengan Analytical Hierarchy Process (AHP), pengukuran produktivitas dengan American Productivity Center (APC), dan diagram Ishikawa untuk menganalisis permasalahan di PT. Surya Jaya, Tulungagung. Hasil penelitian menyajikan : 1) Skor TCC sebesar 0.49 dengan komponen yang memberikan kontribusi penting secara berturut-turut adalah Humanware>Orgaware>Inforware>Technoware.2) Indeks produktivitas total mengalami kenaikan dari tahun 2011 sampai 2012 dengan nilai sebesar 102,38 dan 104, 3) Indeks profitabilitas total mengalami kenaikan dari tahun 2011 sampai 2012 sebesar 102,57 dan 104,47, 4) Indeks perubahan harga tidak mengalami kenaikan maupun penurunan dari tahun 2011 sampai 2012 dengan nilai 1,00, 5 ) Strategi yang harus diperbaiki berdasarkan diagram Ishikawa meliputi semua input yaitu bahan baku, tenaga kerja, energi dan modal.   Kata Kunci :Produktivitas, TCC, AHP, APC  
Kajian Kapasitas, Pelayanan Dan Strategi Pengembangan Bandar Udara El Tari Kupang John Hendrik Frans; Harnen Sulistio; Achmad Wicaksono
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.106 KB)

Abstract

Abstrak Pengembangan Bandar Udara sebagai bagian dari sistem transportasi harus dilakukan melalui spektrum yang luas, menyeluruh, terkoordinasi dan konsisten. Pengembangan Bandar Udara El Tari Kupang tentunya membutuhkan kapasitas kebutuhan ruang, pelayanan serta strategi yang tepat dalam pengembangannya, penelitian ini untuk membuat model kebutuhan kapasitas ruang dan kapasitas pelayanan penumpang serta merumuskan strategi pengembangan Bandar Udara El Tari  ke depan untuk merespon pertumbuhan pergerakan penumpang dan pesawat. Berdasarkan Hasil Analisa sesuai Standard Nasional Indonesia SNI-03-7046-2004 tentang kapasitas terminal sampai tahun 2025 masih memberikan kapasitas pelayanan yang cukup memadai sedangkan berdasarkan IATA metode (International Air Transport Association), Airport Development Manual 1995 kapasitas pelayanan ruang yang ada terlewati pada tahun 2023 dan berdasarkan metode IATA (International Air Transport Association), Airport Development Manual 2004 kapasitas pelayanan ruang yang ada terlewati pada tahun 2018  serta  berdasarkan analisa kapasitas sisi udara dengan menggunakan Metode FAA (Federal Aviation Administration) yang termuat dalam Advisory Circular (AC) 150/5060-5 diperoleh kapasitas pelayanan pada sisi udara masih memadai hanya panjang runway yang ada perlu diperpanjang sesuai dengan pesawat rencana B-737-900ER, maka berdasarkan hasil analisa  kapasitas pada sisi darat dan udara dengan analisa regresi  metode  stepwise software SPSS 17 diperoleh model kebutuhan kapasitas terminal pada sisi darat (terminal) dan model kapasitas sisi udara sedangkan untuk analisa pelayanan pada Bandar Udara El Tari Kupang menurut persepsi pengguna jasa transportasi udara dengan perhitungan customer statifaction index diperoleh nilai sebesar 65,31% dengan tingkat kesesuaian sebesar 80,03% atau pelayanan yang ada masih baik karena pengguna merasa cukup puas dan untuk rekomendasi strategi pengembangan Bandar Udara El Tari Kupang dengan analisa matriks SWOTdari faktor Kekuatan (Strengths), Kelemahan (Weakness), Peluang (Oppurtunity),  Ancaman (Threats) diperoleh beberapa strategi yang dapat  digunakan dalam rencana pengembangan dan peningkatan pelayanan pada Bandar Udara El Tari Kupang   Kata Kunci: Terminal penumpang,FAA (Federal Aviation Administration), IPA (Importance Peformance Analisys), SWOT
Selection of Wild Plant Species from Organic Rice Field in Sumberngepoh Village in Malang as Attractant of Trichogramma spp. (Hymenoptera, Trichogrammatidae) Wahyu Kusumayanti Putri; Bagyo Yanuwiadi
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.603 KB)

Abstract

One of the actions in biological control is the use of parasitoid. Some wild plant species can attract those parasitoid. By the fact, the objective of this research are to select some of wild plant species attracting Trichogramma spp. These wild plant were belong to Asteraceae (Eupatorium odoratum, Bidens pilosa, Crassocephalum crepidioides) and Mimosaceae (Parkia speciosa, Leucaena glauca, Mimosa pudica). Mass rearing of trichogramma spp. was prepared for those purpose. The selection were conducted by using four armed olfactometer. The percentage of the tested Trichogramma spp. attracted to the wild plant species was noted as well as their orientation duration to select the plant species. The difference of the mean of their orientation duration was analyzed statistically by T-Test. Both of plant familia can attract the parasitoid. This were the plant species that attracted Trichogramma spp. From the most attractive to the lowest one : B. pilosa 22 %, E. odoratum 18.6 %, M. pudica 18.2 %, C. crepidioides 13.8 %, P. speciosa 13.6 %, and L. glauca 13.6 %. For the orientation duration, this are the plant species that can attract the parasitoid from the fastest one to the slowest one : P. speciosa 45.5 seconds, C. crepidioides 46.2 seconds, L. glauca 49 seconds, E. odoratum 50.6 seconds , B. pilosa 53.4 seconds, and M. pudica 55.2 seconds.Keywords : Asteraceae, Mimosaceae, Trichogramma spp.

Page 1 of 1 | Total Record : 8