cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 3: Juni 2019" : 16 Documents clear
Metode Ensemble Classifier untuk Mendeteksi Jenis Attention Deficit Hyperactivity Disorder (SDHD) pada Anak Usia Dini ati, indri -; kusyanti, ari
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 3: Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3132.331 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019631313

Abstract

Pada awal masa perkembangan, beberapa anak mengalami hambatan diantaranya sulit untuk diam, sulit untuk berkonsentrasi dan mengontrol perilakunya, apabila anak mengalami gangguan pemusatan perhatian dan sulit mengontrol perilaku yang sesuai, dapat disebut dengan ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder). Ini merupakan masalah yang serius dikarenakan anak penyandang ADHD mengalami masalah perilaku sosial, emosional dan mengalami kesulitan belajar sekolah sehingga akan mempengaruhi perkembangan pada masa dewasa anak penyandang ADHD. Oleh karena itu perlu diketahui gejala ADHD sejak dini, agar dapat dilakukan suatu penanganan dengan cepat dan tepat. Penelitian ini menghasilkan aplikasi yang digunakan untuk mendeteksi jenis ADHD berdasarkan gejala-gejala yang di masukkan oleh pengguna sehingga akan tampil hasil klasifikasi jenis ADHD nya secara otomatis. Aplikasi ini menggunakan metode Ensemble Classifier yaitu metode yang menggabungkan beberapa classifier agar dapat meningkatkan  akurasi yang dihasilkan. Pada tahap klasifikasi setiap data akan dihitung menggunakan  K-Nearest Neighbour (KNN), Fuzzy K-Nearest Neighbour (FKNN) dan Neighbour Weighted K-Nearest Neighbour (NWKNN).  Hasil perhitungan ketiga classifier  tersebut akan diproses kembali dengan metode  Ensemble Classifier dengan menggunakan majority voting untuk penentuan klasnya. Hasil akurasi tertinggi dari metode ensemble classifier yaitu 95% dengan nilai k optimal yaitu k=10. Akan tetapi semakin besar nilai k yaitu diatas k=20 maka nilai akurasi untuk masing-masing algoritme akan semakin turun. Hal ini dikarenakan semua algoritme penentuan klasifikasinya berdasarkan jumlah ketetanggaannya. Maka semakin banyak jumlah tetangga yang diperhitungkan maka kemungkinan salah klasifikasinya semakin besar. AbstractAt the beginning of the development stage, some children experience difficulty to calm, to concentrate and to control their behavior. These symptoms are known as ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder). This research develops an application that is used to defineADHD based on symptoms that that is entered by the user so that it will show its ADHD type automatically. This application uses the Ensemble Classifier method, in which a method that allows some classifier in order to increase the resulting value. At the classification stage each data will be calculated using K-Nearest Neighbor (KNN), Fuzzy K-Nearest Neighbor (FKNN) and Neighbor Weighted K-Nearest Neighbor (NWKNN). The results of the three classifier calculations will return using the Ensemble Classifier method using the majority voting for class determination. Acceptance results from the ensemble classifier method is 95% with the optimal k value k = 10. However, when the k value, i.e k >=20 then the value for each algorithm will decrease. This is due to the calculation of all the classification algorithm based on the number of its neighbors. Therefore,  the more neighbours that are calculated then the possibility of misclassification is greater.
Implementasi Mekanisme End-To-End Security pada IoT Middleware Pramukantoro, Eko Sakti; Bakhtiar, Fariz Andri; Aji, Ahmad Lutfi Bayu; Dewa, Deny Hari Prasetya
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 3: Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2383.931 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019631401

Abstract

Pada penelitian sebelumnya telah dikembangkan sebuah middleware dengan pendekatan event-driven yang mampu mendukung interoperabilitas berbagai macam perangkat sensor pada lingkungan IoT. Namun, skema komunikasi pada middleware tersebut masih terdapat celah keamanan dan menimbulkan ancaman berupa eavasdropping. Solusi dari permasalahan ini adalah menerapakan mekanisme end-to-end security. Dalam penelitian ini dilakukan penerapan algoritme kriptografi AES-CBC 128 pada komunikasi node sensor ke middleware dan mekanisme TLS pada komunikasi middleware dengan aplikasi berbasis IoT. Hasil yang didapat end-to-end security berbasis kriptografi pada pub/sub dapat menjamin kerahasiaan data dengan enkripsi payload akan tetapi topik masih terlihat, sedangkan TLS/SSL menjamin kerahasiaan seluruh data yang dikirim. Penggunaan mekanisme ini tidak berdampak signifikan pada delay pengiriman data, yaitu masih dibawah 1 detik AbstractAn IoT middleware for handling interoperability is proposed in previous works. However, a vulnerability that can lead to the eavesdropping attack exist. there is no security mechanism in the communication system among middleware with other parties like node sensors and subscribers. This research implements the end to end security to the existing IoT middleware.  AES-CBC 128 is used to secure communication between sensor nodes to middleware and used TLS/SLL between middleware and subscriber. The results show both mechanisms can securely communication between middleware and other parties, but AES-CBS can only secure data payload, not entire data. This mechanism has no significant impact on the delay transmission, which is still under 1 second
Kerangka Kerja Sistem Informasi Eksekutif Perguruan Tinggi Fatoni, Fatoni
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 3: Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5125.287 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201963946

Abstract

Perguruan tinggi swasta di Palembang dalam membangun SIE/sistem informasi eksekutif Nya secara sendiri-sendiri dan belum ada pedoman yang digunakan sebagai acuan, walaupun diketahui proses bisnis sistem informasi akademik di Perguruan Tinggi secara umum adalah sama. Berdasarkan pengamatan belum ada kerangka kerja SIE akademik yang tersedia dan bisa dijadikan sebagai pedoman untuk membangun SIE akademik. Tujuan penelitian ini adalah merancang kerangka kerja SIE akademik dengan memperhatikan berbagai faktor dan permasalahan yang ditemukan, seperti dari kerangka kerja SIE akademik, sistem bagaimana yang akan dibuat dan tatacara pembuatannya. Faktor lain, kerangka SIE akademik  yang akan dibuat harus bersifat dinamis yang bisa dimungkinkan untuk dilakukan perubahan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode EAP (Enterprise Architecture Planning) untuk menganalisis dan membuat kerangka kerja SIE akademik. Hasil dari penelitian ini adalah kerangka kerja sistem dalam bentuk arsitektur data dan  arsitektur aplikasi. Kerangka kerja SIE akademik ini diharapkan dapat digunakan sebagai pedoman dalam perencanaan dan pengembangan SIE akademik  di perguruan tinggi swasta di Palembang.AbstractPrivate universities in Palembang are building their own EIS / executive information systems and a guide is not used as a reference, although it is known that the business process of academic information systems in universities is generally the same. Based on the observations, there is no scientific EIS framework and it can be used as a guide to build the academic EIS. The purpose of this research is to design the scientific structure of the EIS, taking into account the various factors and problems encountered. Another factor, the scientific structure of the EIS that will be created, must be dynamic, which can be modified according to the conditions and needs of the university. This study uses the EAP (Enterprise Architecture Planning) methodology to analyze and build an academic EIS framework. The results of this study are system structures in the form of data architecture and application architecture. The scientific framework of the EIS serves as a guide for the planning and development of the academic EIS in the private universities of Palembang.
Kajian Perencanaan Strategis Sistem Informasi pada Bisnis Ritel Berbasis Metodologi Ward & Peppard : Studi Kasus PT. Gramedia Asri Media Rumiarti, Christina Deni; Setiawan, Bagas Ryant; Wiana, I Dewa Made Pranata
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 3: Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4898.247 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201963926

Abstract

Persaingan global menuntut setiap bisnis melakukan inovasi dalam pemanfaatan sistem dan teknologi informasi (SI/TI) untuk meningkatkan nilai tambah. Alur informasi yang tidak berjalan optimal dapat menjadi kendala bagi bisnis. Terkait hal tersebut, permasalahan yang kemudian menjadi isu penting diantaranya adalah potensi kerugian akibat ketidaksesuaian data stok di sistem inventori dengan stok aktual, serta prioritas pengembangan sistem informasi yang belum terencana dengan matang. Permasalahan tersebut mendorong perlu adanya perencanaan yang matang dan terukur untuk mencapai visi-misi perusahaan. Penelitian ini mengambil studi kasus PT. Gramedia Asri Media yang merupakan salah satu bisnis ritel terbesar di Indonesia. Alur metodologi dalam studi ini terdiri dari analisis bisnis internal, analisis lingkungan bisnis eksternal, analisis lingkungan SI/TI internal, dan analisis lingkungan SI/TI eksternal. Metode yang digunakan untuk menganalisis lingkungan bisnis internal adalah internal value chain, dan Critical Success Factor (CSF), sementara itu analisis PESTLE, five forces, dan eksternal value chain diaplikasikan untuk menganalisis lingkungan bisnis eksternal. Metode yang digunakan untuk menganalisis lingkungan internal SI/TI adalah Portofolio McFarlan, sementara itu studi literatur dan observasi digunakan untuk melakukan analisis lingkungan eksternal SI/TI. Dengan menggunakan metodologi Ward dan Peppard ini, dihasilkan roadmap SI/TI yang selaras dengan kebutuhan bisnis serta dapat dibangun dalam jangka waktu 4 tahun.AbstractGlobal competition requires every business innovates their systems and information technology (IS/IT) to increase their value. The better the information runs, the wider the value increases. Related to that, some problems becoming important matter are potential losses due to the discrepancy of stock data in the inventory system with actual stock, and the priority of information systems development that have not been well planned as well. This situation encourages the need of measurable planning to achieve the company's vision and mission. This study took a case study of PT. Gramedia Asri Media, one of the largest retail business in Indonesia. The methodology applied in this study consists of external business analysis, internal business analysis, external IS/IT analysis, and internal IS/IT analysis. The methods assessed to analyze the internal business are the internal value chain, and the Critical Success Factor (CSF), while the PESTLE, five forces, and external value chain analyzes are applied to analyze the external business environment. Furthermore, the method used to analyze the internal environment of IS / TI is the McFarlan Portfolio, while the literature and observation studies are used to conduct analysis of the IT external environment. Assessing the Ward and Peppard methodology, an IS/IT roadmap is aligned with business needs and can be developed within 4 years.
Penerapan Network Attached Storage (NAS) berbasis Raspberry Pi di LP3SDM AZRA Palembang Halim, R.M. Nasrul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 3: Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2859.883 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019631416

Abstract

Kebutuhan penyimpanan data yang semakin besar seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, dibutuhkanlah suatu sistem penyimpanan data yang dapat melayani kebutuhan data secara cepat serta dapat diakses melalui jaringan lokal, salah satunya menggunakan Network Attached Storage (NAS). NAS adalah perangkat penyimpanan yang tersambung ke jaringan yang memungkinkan penyimpanan dan pengambilan data dari lokasi terpusat untuk pengguna jaringan. Sistem NAS fleksibel dan dapat disesuaikan jika memerlukan penyimpanan tambahan. Proses penyimpanan data di LP3SDM AZRA Palembang selama ini masih menggunakan media flashdisk dan e-mail untuk pertukaran data sedangkan penyimpanan data dilakukan di laptop masing-masing pegawai dan disimpan di flashdisk. Penggunaan Raspberry pi dalam penelitian ini berfungsi sebagai NAS Server sebagai pengganti PC ataupun server dedicated, dikarenakan harga Raspberry yang cukup murah dibanding PC dan Raspberry tidak membutuhkan spesifikasi perangkat keras yang tinggi serta tidak membutuhkan lisensi perangkat lunak. Hasil dari penelitian ini berupa sistem penyimpanan data menggunakan Raspberry Pi sebagai file server pengganti PC, yang dapat melayani proses penyimpanan dan pertukaran data di LP3SDM AZRA Palembang sehingga dapat memudahkan pekerjaan karyawannya. Abstract The need for data storage is increasing along with the development of information technology,  it is necessary to a data storage system is needed that can serve data needs quickly that can serve the needs of data quickly and can be accessed through the local network, which one of them using Network Attached Storage (NAS). NAS is a network-connected storage device that allows storage and retrieval of data from a centralized location for network users. The NAS system is flexible and customizable if it requires additional storage. The process of data storage in LP3SDM AZRA Palembang so far still uses flash disk and e-mail for data exchange while data storage is done in each employee laptop and uses flash disk. The use of raspberry pi in this research serves as a NAS Server as a replacement for PC or dedicated server, because the price of raspberry is quite cheap compared to PC and Raspberry does not require high hardware specifications and does not require software licenses. The result of this research is data storage system using Raspberry Pi as a PC replacement file server, that can serve the storage and data exchange process in LP3SDM AZRA Palembang so it can facilitates the work of its employees. 
SEED (Stoke Disease Early Detection Application) - Rancang Bangun Aplikasi Mobile Berbasis Android untuk Mendiagnosis Gejala Dini Penyakit Stroke Menggunakan K-Nearest Neighbor (K-NN) Putra, Dedin Anike; Sanapiah, Muhammad Dimas Setiawan; Hanifah, Azifatul Istna; Afirianto, Tri
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 3: Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2646.311 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201963915

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang tinggi di Indonesia. Stroke menjadi peringkat kedua sebagai penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian didunia. Pada zaman modern, stroke tidak hanya menyerang orang yang sudah lanjut usia namun juga bisa menyerang orang usia muda. Data dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, sepanjang tahun 2016 penderita penyakit stroke 30% nya masih diusia muda, yaitu antara usia 18 – 40 tahun. Salah satu solusi untuk mencegah penyakit stroke adalah dengan mendeteksi gejala-gejala dini yang bisa mengakibatkan penyakit tersebut terjadi. Salah satu metode yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan metode kecerdasan buatan. Metode ini akan lebih mudah diimplementasikan dalam bentuk program atau aplikasi. Aplikasi membuat pengguna dapat lebih mudah membaca dan menerima pelaporan melalui fitur-fitur yang disediakan. SEED (Stroke Disease Early Detection Application) adalah sebuah aplikasi berbasis android untuk mendiagnosis gejala dini penyakit stroke menggunakan  algoritma klasifikasi k-NN. Algoritma k-NN dipilih lantaran pada penelitian sebelumnya menghasilkan tingkat akurasi yang relatif tinggi. SEED dibangun menggunakan metode prototyping. Metode prototyping merupakan salah satu jenis software development lifecycle (SDLC) dalam pengembangan perangkat lunak. Terdapat empat fitur utama pada SEED, yaitu 1) klasifikasi dan rekomendasi, 2) riwayat, 3) informasi kesehatan, serta 4) masuk dan daftar. Proses klasifikasi dibagi kedalam tiga tingkatan, yaitu risiko rendah, sedang, dan tinggi. Fitur-fitur yang digunakan untuk proses klasifikasi diantaranya adalah : 1) tinggi badan, berat badan, indeks masa tubuh, tekanan darah, riwayat fibrilasi atrium, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, tingkat kolesterol, serta diabetes. Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan tingkat validasi kebutuhan sebesar 100%, tingkat akurasi pengklasifikasian sebesar 88%. dan tingkat penerimaan pengguna sebesar 78%.AbstractStroke is one of the highest disease in Indonesia. Stroke become the second most common cause of deadly disease in the world In modern era, young people can get this disease. Data from Syaiful Anwar Hospital (RSSA) Malang City shows that 30% of stroke patient's age is among 18-30 years old. Preventif action needs to be done for reducing the risk level of stroke. One of them is using artificial intelegence technique. These method can be implemented by creating a programme or an application. Application also make a user more convenient to access through its features. SEED (Stroke Disease Early Detection Application) is an android based application that can measure the risk level of stroke disease. This algorith choosen because of its previous accuracy. prototyping model used to develop this application. There are four main features of seed : 1) classification and recommendation, 2) history, 3) health information, and 4) login and register. Risk level of prediction is consists of low, middle, and high risk. Features used in SEED are height, weight, blood pressure, history of atrial fibrillation, history of family, smoking habbit, phisical exercise habbit, cholesterol, and blood sugarit makes. Based on testing phase, The application gain validation test is up to 100%, Its accuracy of classification is up to 88%, and its acceptance test is up to 78%.

Page 2 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue