cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jsal@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran, Malang, 65145, INDONESIA
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23563389     EISSN : 26559676     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jsal
JSAL is a journal under the management of the Environmental Engineering Study Program, Agricultural Technology Faculty, Brawijaya University Indonesia which has been established since 2014. The journal periodically publishes three issues in April, August, and December. JSAL accepts article in Bahasa Indonesia or English by covering topics on natural and environmental resource engineering and other related topics. JSAL has been indexed by Google Scholar, GARUDA (Garba Rujukan Digital) and Crossref (DOI/Digital Object Identifier) and Science and Technology Index (SINTA). Also JSAL already has an International Standard Serial Number (ISSN) in both the online (E-ISSN 2655-9676) and print version (P-ISSN 2356-3389). We are looking forward to accepting articles from potential authors, please kindly search our homepage for information and instruction or contact us.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2014)" : 12 Documents clear
Efisiensi Rotating Biological Contactor Disc Datar dan Baling-Baling Dengan Variasi Kecepatan Putaran Pada Pengolahan Limbah Cair Tahu Laili, Fauzia Rohmatul; Susanawati, Liliya Dewi; Suharto, Bambang
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.786 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi antara disc berbentuk baling-baling dan disc piringan datar pada pengolahan limbah tahu dengan metode Rotating Biological Contactor. Penelitian ini  memvariasikan tipe disc dan kecepatan putar disc untuk  menurunkan kandungan BOD, COD, dan TSS  pada limbah cair tahu. Terjadi penigkatan DO dan penurunan TSS yang tinggi pada pengolahan limbah tahu dengan disc baling-baling dibandingkan dengan disc datar.  Namun, penurunan BOD dan COD lebih tingga pada disc datar dibanding disc baling-baling karena gerakan turbulen pada air limbah di dalam reaktor dapat melepaskan biofilm yang merupakan mikroorganisme untuk mendegradasi BOD, COD dan TSS. Kecepatan 30 rpm lebih baik dibandingkan dengan 80 rpm.  Putaran yang cepat akan mengurangi efisiensi kerja biofilm. Pengolahan limbah tahu menggunakan metode Rotating Biological Contactor dengan media disc dan kecepatan 30 rpm selama 6 jam akan menghasilkan efisiensi sebesar 38,318 %.Kata Kunci: Rotating Biological Contactor, Pengolahan Limbah Tahu, Bentuk disc RBCAbstractReasearch aims to determine the efficiency of the propeller disc and flat disc  on waste water treatment  with Rotating Biological Contactor method. This study varying the type of disc and disc rotational speed to reduce the content of BOD, COD, and TSS in tofu wastewater. Propeller disc may increase dissolved oxygen in the water compared to a flat disc and more reduce TSS in wastewater. However, reduction in BOD and COD is higher than the flat disc on the disc proprller because the turbulent motion  from propeller in the reactor waste can release  biofilm which is a microorganisms to degrade BOD, COD and TSS. Speed of 30 rpm is better than 80 rpm. Rapid rotation would reduce the biofilm efficiency. Waste treatment using Rotating Biological Contactor methods with flat disc and speed of 30 rpm for 6 hours result in an efficiency of 38.318%.Keywords: Rotating Biological Contactor, Tofu Waste water treatment, Disc RBC
Perbedaan Laju Infiltrasi Pada Lahan Hutan Tanaman Industri Pinus, Jati Dan Mahoni Budianto, Pranciska Trisnawati Handayani; Wirosoedarmo, Ruslan; Suharto, Bambang
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.379 KB)

Abstract

Salah satu faktor yang dapat meningkatkan laju infiltrasi adalahadanya vegetasi pada lahan. Salah satu contoh lahan yang penggunaannya didominasi oleh vegetasi tertentu adalah Hutan Tanaman Industri (HTI). Tujuan penelitian:(1) mengetahui tekstur, berat isi, permeabilitas dan kadar bahan organik tanah pada lahan, dan (2) mengetahui vegetasi lahan HTI yang memiliki nilai laju infiltrasi tertinggi. Penelitian ini dilakukan padalahan HTI dengan vegetasi pinus (Pinus merkusii), jati (Tectona grandis) dan mahoni (Swietenia macrophylla). Analisa ragam menggunakan Tipe RAK. Uji infiltrasi setiap lahan diambil 3 titik lokasi dan data diolah dengan metode infiltrasi Horton.Berdasarkan hasil perhitungan infiltrasi Horton diperoleh lahan HTI pinus memiliki laju infiltrasi tertinggi sebesar 24.96 cmh-1, kemudian lahan HTI mahoni sebesar 8.69 cmh-1 dan lahan HTI jati sebesar 4.06 cmh-1. Lahan HTI pinus menunjukkan korelasi positif antara sifat fisik tanah (tekstur tanah dan permeabilitas) dengan laju infiltrasi aktual, sedangkan lahan HTI jati dan lahan HTI mahoni tidak menunjukkan korelasi positif,lahan HTI pinus memiliki laju infiltrasi tertinggi karena termasuk kelas tekstur lempung berdebu yang tergolong standar laju infiltrasi sedang dan nilai permeabilitas tertinggi sebesar 28.33 cmh-1yangtergolong laju infiltrasi sedang. Berdasarkan hasil uji korelasi dan uji regresi antara laju infiltrasi aktual dan laju infiltrasi Horton diperoleh hubungan yang sangat nyata, sehingga metode infiltrasi Horton dapat digunakan untuk memperkirakan laju infiltrasi pada ketiga lahan HTI. Kata kunci: Double ring infiltrometer, Hutan tanaman industri, Infiltrasi Horton, Laju infiltrasi  
Pengaruh Karakteristik Fisika-Kimia Tanah Terhadap Nilai Indeks Erodibilitas Tanah Dan Upaya Konservasi Lahan Sulistyaningrum, Dina; Susanawati, Liliya Dewi; Suharto, Bambang
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.65 KB)

Abstract

Wilayah Sukoanyar terletak di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Mata pencaharian penduduk bertumpu kepada sektor pertanian. Untuk meningkatkan pendapatan penduduk maka dilakukan usaha perluasan lahan pertanian (ekstensifikasi) yang dapat membawa dampak erosi. Oleh karena itu, perlu diketahui mengenai pengaruh karakteristik fisika-kimia tanah terhadap nilai IE dan upaya konservasi lahan. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui pengaruh karakteristik fisika-kimia tanah terhadap nilai IE, 2) mengetahui upaya konservasi lahan. Berdasarkan hasil penelitian, tekstur tanah dan kandungan bahan organik tanah sangat berpengaruh terhadap nilai IE, sedangkan nilai IE tidak dapat ditunjukkan hanya dengan permeabilitas tanah. Dimana, semakin besar persentase tekstur tanah debu (silt) maka semakin besar pula nilai IE dan semakin kecil persentase tekstur tanah liat (clay) maka semakin besar nilai IE, sedangkan untuk persentase tekstur tanah pasir (sand) tergantung dari komposisi tekstur tanah debu (silt) dan tekstur tanah liat (clay). Selain itu, semakin besar persentase kandungan bahan organik tanah maka semakin kecil nilai IE. Berdasarkan pada kecepatan permeabilitasnya, lokasi 1 dan lokasi 2 masih tergolong agak cepat sehingga perlu dilakukan upaya konservasi lahan, sedangkan lokasi 3 sudah tergolong cepat. Untuk tekstur tanah baik pada lokasi 1, lokasi 2, maupun lokasi 3 tidak perlu dilakukan upaya konservasi lahan karena jenis tekstur tanahnya sudah cocok dengan vegetasi tanamannya. Selanjutnya, untuk kandungan bahan organik tanah baik pada lokasi 1, lokasi 2, maupun lokasi 3 masih tergolong rendah sehingga perlu dilakukan upaya konservasi lahan. Kata kunci: fisika-kimia tanah, nilai IE, konservasi
Identifikasi Pemanfaatan Lahan Sempadan Sungai Sumbergunung Di Kota Batu Sulva Widya Sari; Ruslan Wirosoedarmo; J. Bambang Rahadi W.
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.718 KB)

Abstract

Perubahan fungsi sebagian atau seluruh kawasan lahan dari fungsinya semula merupakan permasalahan yang berkembang saat ini, salah satunya alih fungsi lahan di sempadan sungai. Sempadan sungai adalah garis maya di kiri dan kanan palung sungai yang ditetapkan sebagai batas perlindungan sungai. Perubahan pemanfaatan lahan di sempadan Sungai Sumbergunung Kota Batu didominasi oleh peningkatan kawasan pemukiman yang memerlukan penanganan khusus dan merupakan kawasan yang mempunyai nilai strategis serta penataan ruangnya harus diprioritaskan. Untuk merealisasikan hal tersebut perlu dilakukan identifikasi pemanfaatan lahan di sempadan sungai. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui pemanfaatan lahan pada kawasan sempadan sungai Sumbergunung (2) mengetahui persentase pemanfaatan lahan yang tidak sesuai di sempadan sungai Sumbergunung. Hasil dari identifikasi pemanfaatan lahan di sempadan sungai Sumbergunung didapatkan lahan pemanfaatan yaitu sebagai lahan pertanian, lahan pemukiman, dan lahan hutan produksi. Persentase yang diperoleh dari hasil observasi 51.574% lahan sempadan sungai tidak sesuai dengan Perda Kota Batu sedangkan 48.426% lainnya telah sesuai.Kata Kunci : Identifikasi, Pemanfaatan lahan, Sempadan sungai 
Identifikasi Potensi Sumber Air Permukaan Dengan Menggunakan Dem (Digital Elevation Model) Di Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur Eka Wahyu Setiawan; A. Tunggul Sutan Haji; Bambang Suharto
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1888.577 KB)

Abstract

Kabupaten Lembata adalah daerah yang kering dengan curah hujan yng rendah. Untuk itu perlu adanya pemenuhan kebutuhan air yaitu melakukan Identifikasi Potensi Sumber Air Permukaan agar pemenuhan kebetuhan air bisa tercukupi. Tujuan dari penelitan ini adalah unutk mengidentifikasi letak sumber air permukaan di Kabupaten Lembata, sehingga dapat diketahui baik itu letak catchment area maupun besarnya debit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan simulasi menggunakan SIMODAS. Dengan mengatahui catchment area, nilai sebaran hujan dan nilai koefisien runoff maka dapat diketahi debit rerata pertahun yang merupakan potensi sumber air permukaan. Simulasi menggunakan SIMODAS didapatkan hasil sebanyak 12 catchment area yang berpotensi, 12 catchment area tersebut didapatkan nilai debit  4,039 ; 1,534 ; 4,919; 3,158; 2,310; 6,768; 1,783; 3,251; 1,892; 3,785; 3,262 dan 1,920. Hubungan debit dan luas catchment area adalah berbanding lurus. Nilai kesalahan simulasi menggunakan SIMODAS setelah dilakukan kalibrasi yaitu sebesar 0,00000021% hal menunjukkan hasil simulasi dengan pengukuran aktual mendekati kebenaran. Kata Kunci : Catchment area, Potensi, Simulasi
Pengaruh Kerapatan Tanaman Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) Terhadap Penurunan Logam Chromium Pada Limbah Cair Penyamakan Kulit Putri Indah Hartanti; Alexander Tunggul Sutan Haji; Ruslan Wirosoedarmo
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.901 KB)

Abstract

Industri penyamakan kulit merupakan salah satu industri yang menghasilkan limbah berbahaya berupa padatan maupun cairan yang mengandung logam chromium. Metode yang digunakan untuk meremediasi logam chromium tersebut adalah fitoremediasi. Tanaman yang berpotensi menjadi fitoremediator logam berat adalah eceng gondok (Eichornia Crassipes). Pengamatan dilakukan pada hari ke-7, hari ke-14, hari ke-21 dan hari ke-28. Parameter yang diamati adalah konsentasi chromium, nilai oksigen terlarut (DO), nilai derajat keasaman (pH) dan nilai suhu. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan tanaman eceng gondok (Eichornia Crassipes) dalam proses fitoremediasi pada limbah cair penyamakan kulit dapat  turun pada hari ke 28 sehingga konsentasi chromium pada kerapatan tanaman 6 individu sebesar 2.23 mg L-1, pada kerapatan tanaman 4 individu sebesar 2.20 mg L-1, dan kerapatan tanaman 2 individu sebesar 2.14 mg L-1. Selain itu dapat menurunkan nilai derajat keasaman pada hari ke-28 sebesar  5.42 mg L-1 dengan kerapatan tanaman 6 individu. Sedangkan nilai oksigen terlarut dapat naik pada hari ke-28 sebesar 5.99 mg L-1 dengan kerapatan tanaman 6 individu. Nilai suhu naik menjadi 26.30 0C pada kerapatan tanaman 6 individu. Kata Kunci :  eceng gondok, limbah cair penyamakan kulit, fitoremediasi, chromium
Analisis Finansial Sampah Kertas Di Universitas Brawijaya Briandie Sanchez; Ruslan Wirosoedarmo; Bambang Suharto
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.985 KB)

Abstract

Sampah kertas khususnya di Universitas Brawijaya belum di olah, karena hanya sampah organik saja yang dapat di olah menjadi pupuk kompos sedangkan sampah kertas belum dapat terolah dikarenakan tidak adanya lahan, sumber daya manusia dan program yang dapat mengolah sampah tersebut. Maka dari itu perlunya diadakan penelitian mengenai “Analisis Finansial Sampah Kertas Di Universitas Brawijaya”. Sampah kertas merupakan masalah yang sudah dianggap serius bagi pencemaran lingkungan karena merupakan suatu buangan yang dihasilkan dari setiap aktivitas manusia maka dibutuhkan penanganan pendaur-ulangan sampah kertas sehingga dapat mengatasai masalah yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume sampah kertas di Universitas Brawijaya dan mengetahui analisis finansial sampah kertas di Universitas Brawijaya Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan manfaat yaitu membantu menangani masalah yang ditimbulkan oleh sampah kertas di Universitas Brawijaya dan mengetahui potensi ekonomi sampah kertas di Universitas Brawijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan cara mengambil sample sampah pagi, siang dan sore, analisis financial dihitung dan dilihat layak jika NPV bernilai positif, hasil dari perhitungan IRR lebih besar dari suku bunga yang berlaku dan hasil dari B/C ratio lebih dari 1. Hasil NPV yang didapatkan sebesar Rp153.291.000,- IRR yang didapatkan adalah 13,34% . Suku bunga yang berlaku pada saat ini adalah 13%. Perhitungan menunjukkan dalam penelitian ini hasil perhitungan B/C ratio yang didapatkan adalah 3,74. Titik pulang pokok penelitian ini yaitu pada 8 tahun. Bahwa di 7,5 tahun merupakan modal awal dapat kembali. Kata Kunci : Analisis finansial, Sampah kertas
Analisis Spasial Untuk Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Apel Di Kota Batu - Jawa Timur Wendy Aditiyas; Alexander Tunggul Sutan Haji; Johanes Bambang Rahadi
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.884 KB)

Abstract

Analisa  spasial merupakan  suatu  proses  dari modeling,  pengujian  dan  penafsiran  dari  hasil model, mungkin berupa penggalian atau pembentukan  informasi baru dari  sebuah kumpulan unsur-unsur geografi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi kesesuaian penggunaan lahan Pada analisis kesesuaian lahan untuk tanaman apel di kota Batu didapatkan dua kelas yaitu S1 (sangat sesuai)  sebesar 89,92%   dan S2  (cukup sesuai)  sebesar 10,08 %. Hasil  identifikasi kelas kesesuaian  lahan  di  Kota  Batu,  kelas  S1  terdapat  di  desa  Sumber  Brantas,  Sumbergondo, Tulungrejo,  Punten,  Bulukerto,  Gunungsari,  Sidomulyo,  Bumiaji,  Sumberejo,  Pandanrejo, Giripurno, Ngaglik, Songgokerto, Pendem, Mojorejo, Tlekung, dan Oro-oro ombo. Sedangkan kelas S2 terdapat di desa Dadaprejo, Junrejo, Beji, Temas, Sisir, dan Torongrejo. Kata Kunci : Apel, Kota Batu, Kesesuaian lahan, Analisa spasial
Studi Pengaruh Zeolit Alam Termodifikasi Hdtma Terhadap Penurunan Salinitas Air Payau Ade Kurniawan; Bambang Rahadi; Liliya Dewi Susanawati
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.157 KB)

Abstract

Air bersih dibutuhkan dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Daerah pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia umumnya memiliki sumberdaya air yang payau karena telah terintrusi air laut. Air payau dapat digunakan sebagai salah satu sumber air bersih setelah melalui proses pengolahan, salah satu yang banyak dilakukan yaitu menggunakan zeolit. Zeolit alam mempunyai gugus aktif penukar kation berupa kation alkali sebagai penyeimbang muatannya. Zeolit alam dapat dimodifikasi untuk meningkatkan sifat tukar anion menggunakan surfaktan hexadecyltrimethylammonium (HDTMA). Percobaan dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian variasi dosis modifikasi HDTMA terhadap penurunan kadar klorida dan Total Dissolved Solid (TDS) pada air payau. Zeolit alam dimodifikasi dengan penambahan HDTMA-Br dan dilakukan pencucian ion bromida menggunakan Na2CO3 dan NaOH. Zeolit alam yang digunakan dalam penelitian terdiri dari lima konsentrasi modifikasi HDTMA-Br yang berbeda, yaitu 0 mM (Z0), 25 mM (Z1), 50 mM (Z2), 75 mM (Z3), dan 100 mM (Z4). Hasil terbaik pada zeolit modifikasi HDTMA-Br 100 mmol L-1 dengan penurunan klorida sebesar 0.85 g L-1 dan TDS sebesar 2.14 g L-1 pada waktu kontak pengocokan selama 3 jam. Konsentrasi modifikasi HDTMA-Br berpengaruh nyata pada penurunan klorida dengan R2 sebesar 0.897 dan berpengaruh nyata pada penurunan TDS dengan R2 0.962. Kata kunci : Zeolit, Hexadecyltrimethylammonium bromide, Salinitas, Klorida, TDS 
Pengolahan Limbah Cair Domestik Menggunakan Tanaman Kayu Apu (Pistia Stratiotes L.) Dengan Teknik Tanam Hidroponik Sistem DFT (Deep flow technique) Wiweka Arif Wirawan; Ruslan Wirosoedarmo; Liliya Dewi Susanawati
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.01 KB)

Abstract

Di Indonesia, sumber penghasil limbah cair terbesar berasal dari aktivitas rumah tangga. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode penanganan yang tepat untuk mengolah limbah cair domestik. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah fitoremediasi. Dalam penelitian ini digunakan tanaman kayu apu (Pistia stratiotes L.) yang ditanam dengan teknik hidroponik DFT (Deep Flow Technique) untuk mengolah limbah cair domestik dari MCK Terpadu Tlogomas Malang. Kayu apu (Pistia stratiotes L.) sebagai tumbuhan air memiliki potensi dalam menurunkan kadar pencemar air limbah yang memiliki kadar organik tinggi. Kemampuan mencengkeram lumpur dengan berkas-berkas akarnya dapat dimanfaatkan sebagai pembersih air sungai yang sangat kotor. Tanaman kayu apu (Pistia stratiotes L.) mempunyai keunggulan seperti daya berkecambah yang tinggi, pertumbuhan cepat, tingkat absorbsi atau penyerapan unsur hara dan air yang besar, mudah ditemukan, dan daya adaptasi yang tinggi terhadap iklim. Penelitian ini menggunakan sistem recirculating batch. Penelitian ini menggunakan 2 faktor perlakuan, yaitu lama waktu retensi 3hari (A3) dan 6 hari (A6) serta pemberian aerasi B1 (tanpa penambahan aerasi) dan B2 (dengan penambahan aerasi) dimana pada setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama waktu retensi 6 hari dengan penambahan aerasi (A6B2) paling efisien dalam pengolahan limbah cair domestik. Efisiensi penurunan maksimal terhadap nilai COD 65,06%, TSS 19,99%, serta minyak dan lemak sebesar 37,10%. Sedangkan untuk nilai BOD terjadi peningkatan sampai 45,35% dikarenakan adanya tanaman yang mati dan akar tanaman yang rontok sehingga menambah kandungan bahan organik dalam air limbah.Kata kunci: DFT, Hidroponik, Kayu apu, Limbah Domestik

Page 1 of 2 | Total Record : 12