cover
Contact Name
Muh. Nurjati Hidayat
Contact Email
jurnalpengairan@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anggara.wws@ub.ac.id
Editorial Address
Jurnal Teknik Pengairan Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20861761     EISSN : 24776068     DOI : 10.21776
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Pengairan is a scientific journal published regularly twice per year by Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya. The paper submitted in this journal covers the fields of Water Resources Information System, Water Resources Conservation, Water Resources Utilization and Efficiency, Water Structure Engineering Planning and Water Resources Engineering Basic Knowledge. The submitted paper can be a summary of research reports or scientific literature review. The language used in this journal is either English or Indonesian.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2011)" : 14 Documents clear
Teknik Menabung Air Melalui Resapan Aliran Permukaan (Studi Kasus di Daerah Tangkapan Air Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur) Sutirto, Sutirto
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.835 KB)

Abstract

Perusahaan Daerah Air Minum Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur untukmensuply air minum guna kebutuhan jasa pelanggan air minum dari tahun ke tahun selalu mengalami kekurangan karena debit mata air yang diharapkan oleh PDAM masih belum mencukupi. Debit mata air yang diharapkan PDAM supaya bisa mencukupi pelanggan jasa air minum Kota Kupang sebesar 18 liter/detik supaya dalam keadaan normal muka air Reservoar PDAM prosentase volume reservoir mencapai 50%, sementara debit mata air dalam keadaan normal baru mencapai 7,2 liter/detik dan prosentasi tampungan direservoir 20%. Upaya untuk menaikkan debit mata air dan menaikkan prosentase tampungan reservoir perlu adanya perlakuan di daerah tangkapan air Kota Kupangmelalui pembuatan parit jebakan air (PJA).Adanya pembuatan parit jebakan air dengan mengarahkan aliran permukaan (runoff) mempunyai dua fungsi ganda yaitu menabung air dengan menambah kandungan air tanah dan memperkecil luapan air di daerah hilir pada musim penghujan.Kata Kunci : air minum, menaikkan debit mata air, menabung air.
Pola Penyediaan Air D.I. Tibunangka dengan Sumur Renteng pada Sistem Suplesi Renggung Kunaifi, Azwar Annas; Limantara, Lily Montarcih; Priyantoro, Dwi
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.465 KB)

Abstract

D.I. Tibunangka mempunyai luas layanan 2.284 ha yang terletak di Kabupatenlombok tengah Propinsi NTB. Pengaturan eksisting pemberian air yang ada di D.I.Tibunangka adalah pemberian air selama 5 hari pada setiap 20 hari. Akan tetapi karenapengaturan pemberian air yang ada tidak dilaksanakan dengan baik dan infrastrukturjaringan irigasi banyak mengalami kerusakan, intensitas tanam rerata yang terealisasihanya 175% dari rencana 208%.Perencanaan pola pemberian air yang dilakukan dengan pergiliran pemberian airdengan sistem golongan. D.I. Tibunangka dibagi kedalam 3 golongan yaitu hulu, tengah,dan hilir. Lalu dibagi lagi menjadi sub golongan yaitu hulu menjadi 3 golongan, tengah menjadi 2 golongan, dan hilir menjadi 3 golongan. Dari pengaturan pemberian air sistem golongan mampu meningkatkan intensitas tanam menjadi 219% atau mengalami peningkatan sebesar 44%. Sedangkan perencanaan sumur renteng dibuat dalam 2 skenarioyaitu skenario pertama, sumur langsung mengambil air dari saluran sekunder. Skenario kedua, selain sumur mengambil langsung dari saluran sekunder tetapi ada juga sumur yang dihubungkan dengan pipa secara seri untuk pengisiannya. Skenario pertama didapatkan waktu pengisian sebesar 4,7 hari dan skenario kedua sebesar 4,5 hari. Selanjutnya dipilih skenario yang kedua untuk penentuan penambahan intensitas tanam. Skenario kedua yang dioperasikan untuk mengairi tembakau pada musim kering, didapatkan luas layanan yang mampu disuplai sumur renteng sebesar 100,81ha atau kenaikan intensitas tanamnya menjadi 223,41%.. Selain berguna untuk pengairan pada musim kemarau, diharapkan adanya sumur renteng mampu memberikan nilai lebih untuk konservasi air dan tanah dilokasi studi.Kata kunci: Sistem Golongan, Sumur Renteng, dan Intensitas Tanam.
Alternatif Penggunaan Abrupt Rise pada Peredam Energi Bendungan Kresek-Madiun Jawa Timur (Model Fisik Skala 1:50) Suprijanto, Heri; Priyantoro, Dwi; Fajar, Nurul
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.738 KB)

Abstract

Perilaku hidraulik lebih mudah diidentifikasikan dengan uji model fisik. Oleh karenanya, uji model hidraulika pada peredam energi bendungan Kresek, bertujuan untukmengetahui kinerja hidraulika dan efektifitas peredaman energi. Penelitian dimulai dengan pembuatan model fisik peredam energi dari seri 0, seri 1dan seri 2 dengan skala model tanpa distorsi 1:50. Hasil model menunjukkan didapatkan nilai kedalaman konjugasi untuk seri 0 berturut-turut mulai debit 2, 100 dan 1000 tahun sebesar 8,456 m, 9,087 m dan 9,950 m , seri 1 sebesar 8,033 m, 9,667 m dan 10,150 m ,seri 2 sebesar 8,5 m , 9,5 m dan 10,22 m. Nilai efektifitas energi untuk seri 0 berturut-turut mulai debit 2, 100 dan 1000 tahun sebesar sebesar 45,859 % , 49,155% dan 41,951% , seri1 sebesar 48,708 % , 50,713% dan 43,131% , seri 2 sebesar 45,875% , 46,088% dan43,199%. Dan untuk pengendalian debit PMF, peredam energi seri 2 merupakan peredam energi yang mampu mengendalikan debit PMF, dengan syarat menambahkan tinggi dinding peredam energi menjadi 12,64 m.Kata Kunci : model fisik, peredam energi, kedalaman konjugasi
Penjadwalan Proyek Kontruksi dengan Metode Flash (Fuzzy Logic Application for Scheduling) Hasyim, Mohammad Hamzah; Unas, Saifoe El; Widiarsa, Widiarsa
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.688 KB)

Abstract

Penjadwalan adalah hal yang penting dalam penyelenggaraan suatu proyek konstruksi. Penjadwalan dilakukan untuk memprediksi durasi waktu yang diperlukan dalam penyelesaian proyek. Suatu proyek konstruksi dengan segala sifat dankarakteristiknya yang sangat unik menyebabkan durasi aktivitas mempunyai tingkat ketidakpastian yang tinggi. Ada sebuah alternative metode penjadwalan dengan mengakomodasikan ketidakpastian durasi menggunakan teori fuzzy set yang dinamakan metode Fuzzy Logic Application for Scheduling (FLASH) untuk mengetahui kemungkinan terselesaikannya proyek dalam jangka waktu yang ditentukan.Kata Kunci : Penjadwalan, Durasi, FLASH

Page 2 of 2 | Total Record : 14