cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
BAHASANTODEA
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 10 Documents clear
DEVELOPING STUDENTS’ SKILL IN WRITING NARRATIVE TEXT AT SMA NEGERI 1 TORUE THROUGH COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION Tamanampo, Heni Oktavianti
BAHASANTODEA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.977 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada SMA Negeri 1 Torue. Subyek penelilitian ini adalah 38 siswa kelas XC tahun pelajaran 2012/2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keterampilan siswa dalam menulis teks naratif dapat dikembangkan melalui CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition). Data dikumpulkan dari observasi, catatan di lapangan, kuesioner, dan tes. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Ada dua kriteria keberhasilan dalam penelitian ini; pertama, siswa harus mendapatkan nilai sama atau lebih dari 70 sebagai nilai individu dan harus dicapai oleh 75% dari  keseluruhan  jumlah siswa, dan kriteria kedua adalah keterlibatan aktif siswa  sama atau lebih dari 75% dari keseluruhan jumlah siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa hasil siklus 1, pencapaian belajar siswa adalah 58% ( 22 dari 38 siswa) mendapatkan nilai diatas 70, dan keterlibatan aktif siswa adalah 72,8%. Setelah menerapkan perencanan yang direvisi dalam siklus 2, pencapaian belajar siswa adalah 79% (30 dari 38 siswa) mendapatkan nilai diatas 70, dan keterlibatan aktif siswa adalah 86,7%. Hal ini menunjukan bahwa hasil siklus 1 tidak memenuhi ke dua kriteria keberhasilan. Pengembangan dan pencapaian kriteria keberhasilan terjadi dalam siklus 2. Hal ini mengindikasikan bahwa CIRC efektif dalam mengembangkan keterampilan siswa dalam menulis teks naratif. Oleh karena itu, CIRC sangat potensial untuk diterapkan dalam pelajaran menulis. Kata-Kata Kunci: CIRC, mengembangkan, keterampilan menulis, teks naratif.
TEACHING READING SKILL TO GRADE VIII STUDENTS AT SMP NEGERI 1 SINDUE TOMBUSABORA THROUGH COOPERATIVE LEARNING Minarni, Minarni
BAHASANTODEA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.658 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Keterampilan membaca untuk Siswa Kelas VIII SMPN 1 Sindue Tombusabora melalui Pembelajaran Kooperatif. Subyek penelitian adalah kelas VIII terdiri dari 30 siswa SMPN 1 Sindue Tombusabora. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data penelitian ini diperoleh dari hasil tes dan lembar observasi, catatan lapangan, selama pelaksanaan tindakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Kooperatif efektif dalam mengembangkan keterampilan membaca siswa. Efektivitas Pembelajaran Kooperatif ditunjukkan oleh peningkatan skor siswa. Temuan menunjukkan bahwa pada siklus 1 terdapat 19 siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimum. Ini berarti bahwa pencapaian klasikal adalah 63,3%. Dalam siklus 2, ditemukan bahwa terdapat dua 24 siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimum. Ini berarti bahwa prestasi yang diperoleh adalah 80%. Prestasi didapat didasarkan pada jumlah siswa yang mendapat skor minimal kriteria keberhasilan (65). Kedua prestasi individu yang diperoleh telah memenuhi kriteria keberhasilan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran Kooperatif efektif untuk mengembangkan keterampilan membaca siswa. Kata kunci: mengajar, membaca, dan pembelajaran kooperatif.
DEVELOPING WRITING SKILL OF GRADE X STUDENTS AT SMA ALKHAIRAAT KALUKUBULA THROUGH PROCESS-ORIENTED APPROACH Akil, St. Aqifah
BAHASANTODEA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.943 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan menulis siswa kelas X pada SMA Alkhairaat Kalukubula melalui pendekatan berorientasi proses. Ada tiga komponen penulisan yang dievaluasi dalam penulisan sebuah deskriptif teks yaitu pengaturan gagasan, penggunaan tata bahasa dan mekanisme penulisan. Penelitian ini menerapkan sebuah rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Kedua siklus tersebut terdiri dari tiga pertemuan yang mana di dalamnya pendekatan proses diterapkan. Dalam setiap pertemuan ada tiga tahapan proses belajar dan mengajar: kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Ada 25 siswa sebagai subjek studi ini. Untuk mengukur apakah keterampilan menulis siswa sudah meningkat, tes individu dilaksanakan setelah tiga pertemuan di setiap siklus. Hasil tes individu pada siklus 1 menunjukkan bahwa hanya 11 siswa (44%) yang mencapai kriteria kesuksesan. Itu berarti bahwa hasil siklus 1 belum berhasil; siklus 2 lebih meningkat daripada siklus 1. Hanya 4 siswa (16%) yang  menunjukkan bahwa tulisan mereka rendah. Itu berarti bahwa 21 siswa (84%) telah memenuhi kriteria ketuntasan. Itu menunjukkan bahwa siswa dapat menghasilkan sebuah teks deskriptif dengan menggunakan pendekatan proses. Mereka bisa menyusun gagasan-gagasan mereka ke dalam paragrap identifikasi dan paragrap deskripsi. Mereka juga bisa menulis kalimat-kalimat dengan mengikuti pola simple present tense dan copula Be present. Mereka pun mampu mengurangi kesalahan mereka dalam mekanisme penulisan. Ini membuktikan bahwa pendekatan ini efektif dalam pengajaran keterampilan penulisan. Kata kunci: Mengembangkan, Keterampilan Menulis, Pendekatan Berorientasi Proses
DEVELOPING SPEAKING SKILL OF GRADE XI IPA 3 STUDENTS AT SMAN 1 PALU THROUGH STORY TELLING Podung, Deisy Verena
BAHASANTODEA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.442 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berbicara pada siswa kelas XI di SMAN 1 Palu Melalui cerita. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 3, sebanyak 27 orang siswa, yang terdiri 9 orang laki-laki dan 18 orang perempuan, pada tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan . Data penelitian ini diperoleh dari hasil tes dan lembar observasi, catatan lapangan, selama pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik bercerita efektif untuk mengembangkan keterampilan berbicara siswa.. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan pencapaian siswa pada setiap siklus. Pada siklus 1 ada enam belas siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimum. Ini berarti bahwa pencapaian klasikal siswa adalah 59,26% dan pada siklus 2, ada dua puluh dua siswa yang mencapai criteria ketuntasan minimum  atau 81.5%.  Ini berarti  prestasi yang diperoleh siswa mengalami peningkaant 22.6% pada siklus 2. Pencapaian  siswa memenuhi kriteria ketuntasan minimum dan individu. Jadi dapat disimpulkan bahwa cerita effektif digunakan untuk mengembangkan kemampuan siswa berbicara. Kata kunci: pengembangan, berbicara, cerita.
DEVELOPING ENGLISH VOCABULARY OF GRADE TEN STUDENTS AT SMA NEGERI 1 BULAGI THROUGH 3C’S(CONVEYING MEANING, CHECKING UNDERSTANDING, AND CONSOLIDATION) TECHNIQUE Hariri, Muhamad
BAHASANTODEA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.932 KB)

Abstract

Permasalahan Kosakata yang dialami oleh siswadi SMA Negeri 1 Bulagi harus diatasi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara mengembangkan kosakata siswa dalam berbagai macam teks bacaan (yaitu: teks deskriptif, teks berita, dan teks narasi). Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Teknik 3C dipilih sebagai teknik alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian tersebut melibatkan 29 orang siswa kelas XA di sekolah itu. Penelitian ini berlangsung selama 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan perenungan. Data-data dianalisa secara angka dan uraian dari checklist observasi, catatan lapangan, dan tes. Hasil pengolahan data-data tersebut menunjukkan bahwa, terdapat kemajuan yang berarti dalam hal perkembangan kosakata bahasa Inggris siswa. Hasil tes di siklus 1 adalah 12 orang siswa (41,4%) yang berhasil mencapai angka 65, dan di siklus 2 meningkat menjadi 23 orang siswa (79,3%). Dengan kata lain, kemajuan yang dicapai adalah 37,9%. Secara klasikal, mereka berhasil mendapatkan nilai 62 di siklus 1 dan 67 di siklus 2, atau 0,5 kemajuan. Minat dan keaktipan siswa mencapai 100% namun respon mereka hanya 89,3%. Itu artinya bahwa pelaksanaan teknik 3C untuk mengembangkan Kosakata bahasa Inggris siswa adalah efektif. Istilah kunci: Penyampaian Arti, Pencekan Pemahaman, Penguatan, Kosakata dalam Kontek, dan Membaca.
TEACHING WRITING RECOUNT TEXT TO GRADE X STUDENTS AT SMA NEGERI 2 PALU THROUGH PICTURES Setiawati, Ratih
BAHASANTODEA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.855 KB)

Abstract

Penelitian ini dirancang sebagai penelitian tindakan kolaboratif. Peneliti dan kolaborator bekerja sama menyiapkan perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi selama penelitian. Siswa yang menjadi subyek penelitian ini adalah kelas XA di SMA Negeri 2 Palu tahun ajaran 2012/2013. Peneliti adalah guru yang mengajar di kelas X, sehingga ia memutuskan untuk menjadikan siswa kelas XA sebagai subyek penelitiannya. Sebagian besar siswa di kelas XA ini mengalami kesulitan dalam menulis teks recount. Hal ini disebabkan karena penggunaan kekeliruan tata bahasa dan ketidak tepatan penggunaan  kata. Siswa juga tidak dapat menyusun kalimat-kalimat berbentuk lampau secara terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ketrampilan siswa dalam menulis sebuah teks recount melalui gambar. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus, di mana setiap siklus terdiri atas tiga pertemuan. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dari hasil observasi, catatan lapangan, wawancara, dan tes. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah siswa harus mendapatkan nilai sama atau lebih dari 7.5 sebagai nilai individu dan harus dicapai oleh 75% dari keseluruhan jumlah siswa. Temuan-temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gambar efektif untuk secara bertahap membantu siswa mengatasi kesulitan dalam menyusun sebuah teks recount. Efektifitas dari penggunaan gambar dibuktikan oleh adanya perubahan signifikan dari rerata nilai klasikal siswa, 22 dari 33 siswa atau (66,7%) mendapat nilai di atas atau setara dengan 7.5 di siklus 1. Di siklus 2, jumlah tersebut menjadi 28 dari 33 siswa atau (84,8%) mendapat nilai di atas atau setara dengan 7.5. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan gambar efektif untuk mengembangkan ketrampilan menulis siswa. Kata kunci: mengembangkan,  ketrampilan menulis, teks recount, gambar.
INCREASING VOCABULARY FOR THE FOURTH GRADE PUPILS OF SDN 10 PALU THROUGH FLASH CARD Dewi, Nur
BAHASANTODEA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.893 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kosakata melalui kartu flash pada siswa kelas IV SDN 10 Palu. Penelitian ini didesain sebagai penelitian tindakan kelas secara kolaboratif yang mana peneliti dan kolaboratornya mendesain rencana pembelajaran, mengimplementasikan, mengadakan observasi dan merefleksikan hasil tindakan. Penelitian ini menggunakan 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Kartu Flash digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kosakata siswa dalam belajar bahasa Inggris. Subyek penelitian adalah 40 siswa kelas empat di SDN 10 Palu. Untuk mengukur perkembangan kosakata siswa, tes dilakukan. Hasil yang diperoleh pada siklus 1 menunjukkan bahwa 21 siswa atau 52% dinyatakan lulus dan 19 siswa atau 48% dinyatakan gagal. Kemudian, rencana diperbaiki. Kelulusan meningkat menjadi 40 siswa atau 100% di siklus 2. Hal ini mengindikasikan bahwa implementasi tindakan melalui kartu flash mampu memberikan solusi terhadap permasalahan kosakata bahasa Inggris siswa. Kata kunci: Meningkatkan, Kosakata, Kartu Flash, Murid.
DEVELOPING SPEAKING FLUENCY OF GRADEVII STUDENTS THROUGH GUESSING GAMES AT SMP AL-AZHAR PALU Yusri, Yusri
BAHASANTODEA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.522 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan kelancaran berbicara siswa kelas VII SMP Al-Azhar Palu dengan menggunakan teknik permainan menerka. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMP Al-Azhar Palu yang berjumlah 32 orang. Peneliti menerapkan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Siklus 1 dilaksanakan dengan 4 (empat) pertemuan dan siklus 2 dilaksanakan dengan 2 (dua) pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian siswa dalam berbicara meningkat perlahan-lahan dari nilai rata-rata: 72.82 di siklus 1 dan 78.85 di siklus 2. Nilai tersebut mengalami peningkatan sebanyak 6.03 poin. Jumlah siswa yang mencapai kriteria ketuntasan berjumlah 12 orang dari 32 siswa (37.50%) pada siklus 1 menjadi 27 orang (84.38%) di siklus 2. Hasil ini menunjukkan bahwa keberhasilan klasikal mencapai 80% (delapan puluh persen) dari 32 siswa di kelas tersebut yang mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal sebesar 80 (delapan puluh) sesuai dengan indikator kriteria pencapaian dalam penelitian tindakan kelas ini. Hasil ini menunjukkan bahwa tindakan yang diterapkan dalam dua siklus melalui permainan menerka telah berhasil dalam memecahkan permasalahan berbicara siswa dan secara efektif mampu mengembangkan kelancaran mereka. Katakunci: Mengembangkan, Berbicara, Kelancaran, Permainan, dan Menebak.
IMPROVING STUDENTS’ LISTENING COMPREHENSION OF SMA NEGERI 2 LUWUK THROUGH ADAPTING DICTOGLOSS Anwar, Anwar
BAHASANTODEA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.83 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengkaji tingkat pemahaman siswa dalam menyimak melalui adaptasi Dictogloss dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berlangsung selama 2 siklus dengan melibatkan 31 orang siswa SMA sebagai subjek penelitian. Di setiap pertemuan, proses pembelajaran terdiri dari 4 tahap yaitu: preparation, dictation, discussion, dan analysis and correction. Data kualitatif diperoleh dari lembar observasi, catatan lapangan dan kuesioner, dan data kuanitatif diperoleh dari evaluasi 1 dan evaluasi 2. Setelah implementasi teknik Dictogloss, diperoleh data dari siklus 1, skor rata-rata 78,06, mencapai KKM, namun persentase keberhasilan siswa tidak mencukupi, 58,06%. Setelah melakukan refleksi kegiatan, peneliti merevisi perencanaan pembelajaran berdasarkan pada tiga aspek yaitu persiapan, alokasi waktu, dan tindakan. Pada siklus 2 diperoleh skor rata-rata 89,68, dan persentasi keberhasilan siswa 96,77%. Kedua perolehan tersebut telah memenuhi prasyarat kesuksesan dari penelitian ini. Berdasarkan penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa teknik Dictogloss efektif dalam meningkatkan tingkat pemahaman menyimak siswa, kosakata, pengucapan, dan juga minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Kata kunci: Meningkatkan, Kemampuan Menyimak, Teknik Dictogloss
DEVELOPING WRITING SKILL OF GRADE VIII STUDENTS AT MTS ALKHAIRAAT PUSAT PALU THROUGH COLLABORATIVE LEARNING Gunaria, Gunaria
BAHASANTODEA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.954 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan menulis siswa kelas VIII pada MTs AlKhairaat Pusat Palu melalui pembelajaran kolaboratif. Ada tiga aspek-aspek  penilaian yaitu kosa kata, kesatuan makna dan koherensi paragraph. Aspek-aspek tersebut dievaluasi dalam menulis teks. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Kedua siklus tersebut terdiri atas tiga pertemuan yang di dalamnya pembelajaran kolaboratif diterapkan. Dalam setiap pertemuan, ada tiga tahapan proses belajar dan mengajar: kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Ada 27 siswa sebagai subyek studi ini. Peneliti dan teman kolaborasinya merancang instrument-instrument penelitian, yakni lembar observasi, lembar catatan dan kuesioner. Data menunjukkan bahwa siswa sangat bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar. Para siswa sangat serius dalam mengerjakan semua tugas. Untuk mengukur apakah keterampilan menulis siswa sudah meningkat, tes individu dilaksanakan setelah setiap siklus. Hasil tes individu pada siklus 1 menunjukkan bahwa hanya 9 siswa (33.3%) yang mencapai kriteria ketuntasan. Itu berarti bahwa 18 siswa (66.7%) tidak mencapai kriteria sukses. Itu menunjukkan bahwa hasil siklus 1 belum berhasil. Hasil tes individu pada siklus 2 lebih meningkat daripada siklus 1. Hanya 2 siswa (7.4%) yang memiliki nilai rendah dalam menulis teks narratif. Itu berarti bahwa 25 siswa (92.6%) telah memenuhi kriteria ketuntasan. Itu menunjukkan bahwa siswa dapat menghasilkan sebuah teks narratif dengan menggunakan teknik pembelajaran kolaboratif. Mereka dapat memperkaya kosa kata. Mereka juga dapat menyusun ide ke dalam bentuk paragraph naratif. Mereka dapat menulis dan menyambungkan kalimat-kalimat dengan menggunakan kata-kata transisi. Ini membuktikan bahwa pendekatan ini efektif dalam pengajaran keterampilan penulisan. Istilah Kunci: Mengembangkan, Keterampilan Menulis, dan pembelajaran kolaboratif

Page 1 of 1 | Total Record : 10