cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rekayasa Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2007)" : 6 Documents clear
Studi Pengaruh Sedimentasi Kali Brantas Terhadap Kapasitas dan Usia Rencana Waduk Sutami Malang Suroso Suroso; M. Ruslin Anwar; Mochammad Candra Rahmanto
Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.796 KB)

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi dalam pengelolaan waduk adalah masalah sedimentasi. Sedimentasi yang terjadi pada waduk dapat disebabkan akibat erosi yang terjadi pada lahan-lahan kritis yang terdapat pada daerah tangkapan waduk. Jika material sedimen yang terbentuk akibat erosi lahan tersebut masuk ke dalam aliran sungai dalam jumlah yang besar maka akan menyebabkan laju sedimen yang masuk ke dalam waduk menjadi besar bahkan akan melampaui laju sedimen rencana. Akibat sedimen yang mengendap di dasar waduk, kapasitas tampungan dan kapasitas tampungan efektif waduk akan mengalami penyusutan. Demikian juga dengan usia rencana waduk, usia rencana waduk akan mengalami percepatan pengurangan.Metode yang digunakan dalam analisa erosi lahan adalah metode USLE (Universal Soil Loss Equation). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap erosi lahan adalah faktor erosivitas hujan, faktor erodibilitas tanah, faktor panjang dan kemiringan lereng serta faktor pengelolaan dan pengawetan tanah. Dari analisa metode USLE didapatkan nilai erosi lahan yang terjadi sebesar 42.102.900 ton/tahun. Dengan laju sedimen sebesar 2.836.737,15 ton/tahun maka dapat diketahui besar sedimen yang terakumulasi di dasar waduk dengan menggunakan Sediment Delivery Ratio. Sediment Delivery Ratio (SDR) didapat dengan membandingkan antara laju sedimen yang masuk ke waduk dengan erosi lahan yang terjadi. Nilai SDR yang terjadi pada waduk adalah sebesar 6,73 %. Nilai SDR tersebut memberikan indikasi bahwa erosi lahan yang terjadi memberikan pengaruh terhadap akumulasi sedimen yang terjadi di dasar waduk.Setelah mengetahui adanya pengaruh erosi lahan terhadap akumulasi sedimen yang terjadi di dasar waduk diharapkan dapat ditingkatkan lagi perbaikan tata guna lahan di daerah tangkapan waduk. Perbaikan tata guna lahan dapat menggunakan acuan tata guna lahan pada periode tahun-tahun sebelumnya dimana pada periode tahun tersebut laju sedimen yang terjadi lebih kecil atau hampir mendekati laju sedimen rencana. 
Optimalisasi Penggunaan Komposisi Campuran Mortar Terhadap Kuat Tekan Dinding Pasangan Bata Merah Wisnumurti, Wisnumurti; Soehardjono, Agoes; Palupi, Kiki Andriana
Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.922 KB)

Abstract

Kuat tekan dinding pasangan bata merah lebih banyak dipengaruhi oleh kekuatan mortarnya, dan dibatasi oleh kekuatan bata merah. Sehingga ada kalanya penambahan kekuatan mortar tidak lagi memberikan perubahan yang signifikan terhadap kekuatan tekan dinding pasangan bata merah.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi campuran yang manakah yang paling optimal untuk digunakan pada dinding pasangan bata merah, sehingga diharapkan tidak ada biaya yang terbuang sia – sia hanya untuk usaha meningkatkan kuat tekan dinding pasangan bata merah dengan cara meningkatkan kuat tekan mortarnya. Selain itu juga ingin diketahui bagaimanakah bentuk grafik yang menggambarkan hubungan antara kekuatan tekan mortar terhadap kekuatan tekan dinding pasangan bata merah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi optimal untuk dinding pasangan bata merah adalah pada komposisi campuran 1 semen : 6 pasir, hal ini dibuktikan dengan hasil uji Beda Nyata Terkecil yang menyatakan bahwa komposisi campuran 1 : 6 tidak lagi berbeda nyata dengan campuran 1 : 5, 1 : 4, dan 1 : 3. Sedangkan grafik hubungan antara kuat tekan mortar dan kuat tekan dinding pasangan bata merah menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kuat tekan dinding seiring dengan peningkatan kuat tekan mortar yang digunakan. 
Analisa Efektifitas Fasilitas Zebra Cross Pada Jl. MT Haryono dan Jl. Gajayana M. Zainul Arifin; Gagoek Soenar Prawito; Dwi Ramadhani
Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.062 KB)

Abstract

Kemajuan Kota Malang yang semakin pesat kurang diimbangi dengan fasilitas jalan yang memadai terutama untuk pejalan kaki. Berdasarkan data kepolisian, rata-rata kecelakaan di JL. MT. Haryono dan Jl. Gajayana Malang melibatkan pengendara kendaraan bermotor dengan penyeberang jalan. Penyeberang jalan kurang memanfaatkan fasilitas zebra cross untuk menyeberang. Begitu pula dengan pengendara kendaraan bermotor, mereka cenderung kurang mengutamakan penyeberang jalan ketika akan menyeberang, kecepatan mereka relatif konstan. Maka dari itu diadakan penelitian untuk mengetahui efektifitas dari zebra cross apakah keberadaannnya sudah benar-benar tepat, sehingga dapat diambil sebagai dasar pengambilan tindakan dalam mengatasi masalah kecelakaan lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas fasilitas zebra cross dengan parameter penurunan kecepatan kendaraan pada saat akan melewati zebra cross.Dari hasil perhitungan statistik, pada periode waktu pertama didapatkan kecepatan kendaraan pada jarak 30 m adalah 38,63150 km/jam dan pada jarak 50 m adalah 37,00380 km/jam. Sedangkan kecepatan kendaraan pada periode waktu kedua pada jarak 30 m adalah 37,3452 km/jam dan pada jarak 50 m adalah 35,5920 km/jam. Hal ini menunjukkan bahwa pada periode waktu pertama dan kedua, kecepatan kendaraan pada jarak 30 m lebih besar dibandingkan dengan kecepatan pada jarak 50 m. Jadi kesimpulannya zebra cross di Jl. MT Haryono dan Jl. Gajayana tidak efektif, berdasarkan tidak adanya penurunan kecepatan kendaraan pada saat akan melewati zebra cross. Kecepatan kendaraan cenderung naik pada saat akan melewati zebra cross. 
Alternatif Perkuatan Tanah Pasir Menggunakan Lapis Anyaman Bambu dengan Variasi Luas dan Jumlah Lapis Harimurti, Harimurti; Munawir, As'ad; Widodo, Dody
Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.931 KB)

Abstract

Pengaruh penggunaan lapis anyaman bambu sebagai alternatif material perkuatan  tanah, terhadap nilai daya dukung batas pondasi dangkal pada tanah pasir dengan variasi  luas dan jumlah lapis ingin diketahui sehingga penggunaan lapis anyaman bambu dalam  luasan dan jumlah lapis yang tepat akan memberikan kontribusi perkuatan yang nyata pada  tanah.Dari hasil analisis didapat bahwa penggunaan lapis anyaman bambu memberikan  pengaruh terhadap nilai daya dukung tanah pasir. Variasi luas dan jumlah lapis anyaman  bambu memberikan peningkatan pada kemampuan daya dukung batas tanah terhadap  beban dan juga peningkatan terhadap rasio daya dukung tanah, dimana konfigurasi yang  memberikan nilai tertinggi adalah 3 lapis luasan (80x80) cm2 dengan nilai rasio daya  dukung sebesar 3,83. Setelah mengetahui adanya peningkatan nilai daya dukung batas  maupun rasio daya dukung pada tanah dengan adanya material perkuatan anyaman bambu  dengan variasi luas dan jumlah lapis, perlu adanya penambahan variasi dan penelitian yang  lebih khusus mengenai anyaman bambu untuk mendapatkan hasil yang optimal.  Kata 
Analisis dan Desain Kolom Biaxial Berdasarkan SNI 03-2847-2002 dengan Menggunakan Software Borland Delphi Saifoe El Unas; Ari Wibowo; Ratna Kartikasari
Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.451 KB)

Abstract

Kompleksnya perhitungan kapasitas kolom biaksial dikarenakan adanya letak sumbu netral penampang yang miring dan membentuk sudut θ akibat adanya interaksi antara momen lentur dua arah dan gaya aksial, menyebabkan perencanaan kolom menjadi lebih rumit dan lama jika dilakukan secara manual, sehingga harus digunakan prosedur coba-coba dan penyesuaian untuk mendapatkan hasil yang paling efisien. Perencanaan kolom biaksial memerlukan suatu alternatif perhitungan yang tepat, cepat, akurat dan efisien, sehingga proses disain pada kolom biaksial menjadi lebih mudah. Salah satu cara untuk mempemudah proses desain kolom biaksial adalah dengan menggunakan program komputer.Perhitungan kekuatan kolom dalam menahan kombinasi lentur dan beban aksial didasarkan pada metode kekuatan batas sebagaimana tercantum dalam SNI 03-2847-2002, langkah awal pembuatan program adalah pembuatan algoritma dan diagram alir yang perhitungannya didasarkan persamaan-persamaan matematis yang diturunkan secara eksak, sedangkan bahasa pemrograman yang digunakan adalah Borland Delphi 7. Supaya keakuratannya terjamin akan dilakukan kontrol validitas program dengan rumus-rumus pendekatan yang sudah ada.Hasil perhitungan program tidak banyak memiliki perbedaan jika dibandingkan dengan metode-metode yang ada. Namun perhitungan program cenderung lebih efisien, dari segi pemilihan jumlah tulangan paling mendekati luasan yang dibutuhkan oleh penampang. Program komputer ini menghasilkan pemilihan jumlah tulangan yang paling optimum berdasarkan rata-rata beban luar yang bekerja. Untuk mengetahui kecukupan dari hasil desain ini adalah dengan cara memasukkan data-data yang ada pada submenu analisis untuk kolom biaksial sehingga kapasitas kolom dalam menahan beban luar yang bekerja dapat diketahui dari laporan yang ada, dimana laporan ini didasarkan pada nilai r yang dicari dan terpenuhi atau tidaknya jarak spasi antar tulangan sesuai dengan yang disyaratkan dalam SNI 03-2847-2002. 
Pengaruh Penggunaan Akselerator Megaset Merah di Bawah Dosis Optimal Terhadap Kuat Tekan Beton dengan Berbagai Variasi Umur Beton Wisnumurti, Wisnumurti; Syamsuddin, Ristinah; Puteri, Yeanette Andita
Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.622 KB)

Abstract

Akselerator adalah suatu jenis aditif tipe C yang bekerja dengan mempercepat waktu  pengikatan dan pengerasan beton, sehingga dapat memberikan kuat tekan yang tinggi pada  umur awal beton. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi  penggunaan bahan tambahan akselerator Megaset Merah di bawah dosis optimum dan  variasi umur beton terhadap kuat tekan beton. Sering lemahnya kontrol terhadap  penambahan dosis akselerator, yang dapat disebabkan karena pengadukan molen yang  tidak rata ataupun karena keperluan untuk menekan biaya konstruksi, menyebabkan  penambahan dosis akselerator tersebut tidak sesuai dengan dosis optimal yang ditetapkan  oleh pembuat bahan aditif ini. Sehingga apabila akselerator tersebut digunakan di bawah  dosis optimal, akan menyebabkan tidak tercapainya kekuatan tekan beton pada umur 7 hari  yang diharapkan akan sama kekuatannya dengan umur 28 hari. Akibat tersebut akan dapat  menyebabkan keruntuhan pada bagian – bagian struktur yang ada.Dari hasil analisis varian 2 arah dapat dibuktikan adanya interaksi antara  penambahan akselerator terhadap silinder beton kurang dari dosis yang optimum dan umur  pengujian beton yang berpengaruh terhadap kuat tekan beton.Dari hasil pembahasan penelitian terdapat pengaruh penambahan Akselerator  Megaset Merah di bawah dosis optimum dan umur pengujian beton terhadap penurunan  kuat tekan beton; pada umur pengujian 7 hari, penambahan akselerator 0,5% akan  menyebabkan penurunan kuat tekan beton sebesar 25% dari kuat tekan beton normal. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2007 2007


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 3 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 3 Vol. 19 No. 2 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 2 Vol. 19 No. 1 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 1 Vol. 18 No. 3 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 3 Vol. 18 No. 2 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 2 Vol. 18 No. 1 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 1 Vol. 17 No. 3 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 3 Vol. 17 No. 2 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 2 Vol. 17 No. 1 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 1 Vol. 16 No. 3 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.3 Vol. 16 No. 2 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.2 Vol. 16 No. 1 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.1 Vol 15, No 3 (2021) Vol. 15 No. 2 (2021) Vol 15, No 1 (2021) Vol 14, No 3 (2020) Vol 14, No 2 (2020) Vol 14, No 1 (2020) Vol 13, No 3 (2019) Vol 13, No 2 (2019) Vol 13, No 1 (2019) Vol 12, No 2 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 11, No 3 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 10, No 3 (2016) Vol 10, No 2 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 2 (2015) Vol 9, No 1 (2015) Vol. 8 No. 3 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 1 (2014) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 2 (2013) Vol 7, No 1 (2013) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 1 (2012) Vol 5, No 3 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 4, No 3 (2010) Vol 4, No 2 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 3, No 3 (2009) Vol 3, No 2 (2009) Vol 3, No 1 (2009) Vol 2, No 3 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 1 (2008) Vol 1, No 1 (2007) More Issue