cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Habitat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 08535167     EISSN : 23382007     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 29 No. 3 (2018): December" : 6 Documents clear
Dampak Regrouping Lahan Terhadap Produksi Tebu Petani Berdasarkan Penggunaan Input di Pabrik Gula Gempolkrep Jawa Timur Amallia Ferhat; Jangkung Handoyo Mulyo; Irham Irham
HABITAT Vol. 29 No. 3 (2018): December
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.006 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2018.029.3.14

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak regrouping berdasarkan penggunaan input serta output yang dihasilkan, khususnya pada output produksi tebu petani regrouping. Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling yang berada di lima wilayah binaan pabrik gula. Untuk menjawab tujuan penelitian ini, maka uji beda dua rerata (uji t) digunakan untuk membandingkan capaian produksi tebu antara kelompok petani regrouping dan petani non-regrouping. Sementara untuk memperkuat hasil pengujian, penelitian ini juga menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis uji beda dua rerata menunjukkan tidak adanya beda nyata pada penggunaan lahan antara kedua kelompok. Sementara pada variabel  benih, tenaga kerja, pupuk phonska, pupuk Za, sidamin dan amegrass terjadi beda nyata, atau terdapat perbedaan yang signifikan pada setiap variabel antar kedua kelompok. Pada hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan hasil serupa, dimana secara keseluruhan pelaksanaan regrouping tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap produksi tebu. Hasil ini justru membantah bahwa pelaksanaan regrouping akan meningkatkan produksi tebu itu sendiri. Hal tesebut terbukti dari variabel luas lahan, benih, tenaga kerja saja yang dianggap signifikan dengan nilai dibawah 0,005 (sig < 0,005) dan variabel lainnya tidak berpengaruh.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat Pembelian Sayur Organik (Kasus Ibu Rumah Tangga di Kota Malang) Rika Ismania Susanti; Abdul Wahib Muhaimin; Hery Toiba
HABITAT Vol. 29 No. 3 (2018): December
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.234 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2018.029.3.15

Abstract

Makanan organik diseluruh dunia semakin populer dan konsumen makanan organik sedang meningkat. Namun, informasi tentang perilaku konsumen terhadap pembelian makanan organik khususnya sayur organik di negara berkembang seperti di Indonesia, masih sangat kurang. Sehingga, tujuan penelitian ini yaitu meneliti faktor-faktor apasaja yang mempengaruhi niat pembelian sayur organik khususnya ibu rumahtangga. Lokasi penelitian dilakukan di Kelurahan Sawojajar yang dipilih secara purposive. Sampel penelitian merupakan ibu rumah tangga sampel berjumlah 120 orang yang dipilih secara purposive. Metode analisis data menggunakan Stuctural Equation Modeling (SEM) dengan program AMOS. Hasilnya menunjukkan, pengetahuan dan informasi pada label sayur organik berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, kemudian ketiga variabel theory planned behavior yaitu sikap, norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian ibu rumahtangga pada sayur organik.
Penerapan Jaringan Syaraf Tiruan Untuk Peramalan Penjualan Dalam Mendukung Pengembangan Agroindustri Coklat di Kabupaten Blitar Hendri Cahya Aprilianto; Sri Kumalaningsih; Imam Santoso
HABITAT Vol. 29 No. 3 (2018): December
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.017 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2018.029.3.16

Abstract

Tidak stabilnya penjualan dalam pemenuhan kebutuhan produk coklat dipasaran oleh unit pengolahan coklat di Kabupaten Blitar menyebabkan terkendalanya perkembangan agroindustri coklat di daerah tersebut. Sehingga berdampak pada peningkatan biaya produksi dan biaya inventori jika terdapat produk yang tidak habis terjual. Sebaliknya, apabila pemenuhan kebutuhan produk coklat di Kabupaten Blitar terlalu kecil, maka akan terjadi peningkatan biaya stock out bahkan dapat kehilangan pelanggan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu prediksi yang akurat untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar dengan jumlah produksi yang tepat nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan sistem komputasi JST dengan error output terkecil sebagai alat peramalan penjualan coklat di Kabupaten Blitar dan menganalisis tingkat akurasi metode peramalan dengan data testing dibandingkan peramalan versi times series. Metode yang digunakan dalam melakukan peramalan pada penelitian ini ialah metode jaringan syaraf tiruan. Berdasarkan perhitungan peramalan permintaan dengan menggunakan metode jaringan syaraf tiruan diperoleh hasil bahwa prakiraan penjualan produk coklat pada awal periode bulan Juli 2017 sampai bulan Agustus 2017 akan mengalami penurunan. Jumlah penjualan terendah yaitu pada bulan Agustus 2017 yaitu sebesar 2306,22. Sedangkan jumlah permintaan tertinggi yaitu terjadi pada bulan Januari 2018 sebesar 2546,93. Sehingga pada bulan yang mengalami penurunan penjualan dalam peramalan, Perbandingan hasil peramalan penjualan menggunakan metode jaringan syaraf tiruan lebih baik dibandingkan dengan metode times series.
Production Risk Management of Organic Rice in Special Region of Yogyakarta Efi Nikmatu Sholihah; Irham Irham; Masyhuri Masyhuri
HABITAT Vol. 29 No. 3 (2018): December
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.866 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2018.029.3.11

Abstract

Risk management is an important thing in organic farming to obtain optimal yields. The objective of the study are: (1) To know the factors affecting the production of organic rice in Special Region of Yogyakarta, (2) Estimate the level of production risk and the factors that affect the risks production of organic rice in Special Region of Yogyakarta, and (3) Determine the risk management of organic rice production. Data were collected from 30 respondents with proportional random sampling method. The factors affecting production and production risk of organic rice were analyzed using multiple linear regression with ordinary least square model, while the level of risk was analyzed by using coefficient of variation. The results showed by adding variables of land area and organic fertilizers can increase the production of organic rice in Special Region of Yogyakarta. Liquid fertilizer has significant effect to reduce risk of organic rice production. While the variables of land area and organic fertilizers have the potential to increase production risks. Based on the results of risk analysis it is known that the risk of organic rice production is relatively low because the value of coefficient of variation is low as well.
Community Response to Amorphophallus sp. Agroindustrial Empowerment Using Partial Least Square Ahmad Syihab Fahmi Qowim Romadhon Mubarok; Imam Santoso
HABITAT Vol. 29 No. 3 (2018): December
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.243 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2018.029.3.12

Abstract

Amorphophallus sp is one of the most important crops developed in Indonesia, both as food crops as well as industrial raw materials. This plant is widely developed in through various community empowerment programs such as farmer empowerment conducted by PERUM PERHUTANI Unit II of East Java in cultivated area of 1.605,3 Ha. This study focused to analyze the public response to Amorphophallus sp cultivation in empowering communities. The method used was quantitative approach and inferential statistics using Partial Least Square (PLS). The community, in the study area, already have the knowledge of Amorphophallus sp cultivation. The communities have experienced to implement postharvest practices such as chip. The community response on the implementation Amorphophallus sp cultivation has been good, and feel the benefits of cultivating mainly from the economic aspect. Due to economic factors, some people still sell the bulbs Amorphophallus sp without process into a more value-added products. PLS analysis showed that the variable of community attitude and participation significantly affected the benefits of cultivation in the community. The higher the participation, the better the achievement of community empowerment. However, the variable of cultivation information, the variable of the information of post-harvest handling, and the variable of supporting facilities did not significantly influence the community response. Furthermore, the variable of cultivation information, the variable of information of post-harvest handling, the variable of supporting facilities, the variable of society attitude did not significantly influence on the community participation.
Analisis Dampak Pengembangan Wisata Pulau Bokori Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Bajo (Studi Kasus di Desa Mekar Kecamatan Soropia) Samsul Alam Fyka; Lukman Yunus; Muhammad Aswar Limi; Awaluddin Hamzah; Darwan Darwan
HABITAT Vol. 29 No. 3 (2018): December
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.244 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2018.029.3.13

Abstract

Pulau Bokori merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang menjadi tempat tujuan pariwisata di Sulawesi Tenggara. Pengembangan Pulau Bokori yang dilakukan pemerintah daerah secara langsung akan memberikan pengaruh bagi masyarakat sekitar. Masyarakat Bajo di Desa Mekar adalah masyarakat yang mendiami daerah sekitar pulau bokori dengan mata pencaharian sebagai nelayan dengan tingkat kemiskinan yang sangat tinggi yakni seluruh masyarakatnya tergolong masyarakat miskin. Keberadaan wisata pulau bokori ini akan memberikan perubahan pada kondisi sosial seperti perubahan gaya hidup dan ekonomi seperti perubahan mata pencaharian, peningkatan pendapatan, perubahan pemilikan asset dan kondisi rumah masyarakat Bajo. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dampak pengembangan wisata pulau Bokori terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Bajo di Desa Mekar. Analisis data yang digunakan di penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh sosial berupa gaya hidup melalui cara berpakaian masyarakat Bajo akibat adanya wisata Pulau Bokori sangat kecil, yaitu sebesar 10,34 % saja. Sedangkan gaya hidup melalui cara berkomunikasi dengan menggunakan handphone, terjadi perubahan yaitu sebesar 65,52%. Dampak ekonomi terhadap penambahan mata pencaharian akibat adanya wisata pulau bokori bagi masyarakat Bajo terlibat dalam usaha di sektor wisata, seperti jasa penyeberangan, pedagang kaki lima, penyewaan tikar, penjual makanan sate pokea dan tenaga kerja banana boat. Sehingga terjadi perubahan pendapatan masyarakat dari sector wisata.

Page 1 of 1 | Total Record : 6