cover
Contact Name
Dr. Saiful, M.Ag
Contact Email
saiful.saiful@ar-raniry.ac.id
Phone
085361728880
Journal Mail Official
jurnal.mudarrisuna@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam
ISSN : 20895127     EISSN : 24600733     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal MUDARRISUNA (JM) publishes scholarly articles on education science and Islamic education in particular, based on researches and project reports, book reviews. Jurnal MUDARRISUNA (JM) accepts submission in the field of education science and Islamic education science in scope Aqeedah, Morals, Jurisprudence, Islamic Law, Qoran, Hadith, History and Islamic Civilization to help spread new insights and concept, as well as highlights best-practices by and for many Islamic educational practitioners, teachers, lectures, and various education policy makers in the field. Published by Center for Research and Publication Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh in cooperation with Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. This journal is published biannually in January-Juny and July-December. Registered with Print ISSN 2089-5127 and Online ISSN 2460-0733.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2015)" : 10 Documents clear
Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Al-Qur’ān Salman Salman
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v5i1.302

Abstract

Internalization of the values of the Qur'an in the reality of life is the most essential thing in our interactions to the word of God. Read, memorize, understand and practice the Qur'an. Tahfiz pesantren or Islamic boarding school in terms Tahfiz in Aceh, learning to focus more on the aspects of the interaction of the Qur'an which includes read, memorize, understand and practice the Qur'an. This research was conducted in dayah Tahfiz Al-Qur'an Al-Athiyah Aceh Besar. An agency Tahfiz Quran, which is one of the educational institutions to fill the space of alternative education in the province who want Islamic education, the education is based on and inspired by the values of Islam and turn the Qur'anic values. The values of the Qur'an include reading (recitations), memorize (Tahfiz), understanding (tafhim) and practice (taṭbiq). So internalization recitations, Tahfiz, Tahfiz and taṭbiq in the learning process in an educational institution becomes urgent and very urgent. This research study focuses on the strategy of the internalization of values Qur'an on dayah Tahfiz Al-Qur'an Al-Athiyah Aceh Besar. Results of the study found that, learning strategies Qur'an on dayah Tahfiz Al-Qur'an Al-'Athiyah been running well. Where strategies are applied in the Islamic boarding school has been able to help his students to internalize the values of the Qur'an, including aspects of recitations, Tahfiz, tafhim and taṭbiq. ABSTRAK Internalisasi nilai-nilai al-Qur’an dalam realita kehidupan merupakan sesuatu yang paling esensial dalam interaksi kita terhadap kalam Allah. Membaca, menghafal, memahami dan mengamalkan al-Qur’an. Pesantren tahfiẓ atau dayah tahfiẓ dalam istilah di Aceh, pembelajarannya lebih fokus pada aspek-aspek interaksi terhadap al-Qur’ān yang meliputi membaca, menghafal, memahami dan mengamalkan al-Qur’ān. Penelitian ini dilakukan di Dayah Tahfiẓ Al-Qur’ān Al-Athiyah Aceh Besar. Sebuah lembaga tahfiẓ Qur’ān, yang merupakan salah satu lembaga pendidikan alternatif untuk mengisi ruang pendidikan Aceh yang menginginkan pendidikan Islami, yakni pendidikan yang berdasarkan dan dijiwai oleh nilai-nilai Islam serta menghidupkan nilai-nilai Qur'āni. Nilai-nilai al-Qur’ān tersebut meliputi membaca (tilāwah), menghafal (tahfiẓ), memahami (tafhim) dan mengamalkan (taṭbiq). Maka internalisasi tilāwah, tahfiẓ, tahfiẓ dan taṭbiq dalam proses pembelajaran dalam sebuah lembaga pendidikan menjadi mendesak dan sangat urgen. Fokus kajian penelitian ini terkait strategi internalisasi nilai-nilai al-Qur’ān pada Dayah Tahfiẓ Al-Qur’ān Al-Athiyah Aceh Besar. Hasil penelitian mendapatkan bahwa, strategi pembelajaran al-Qur’ān pada Dayah Tahfiẓ Al-Qur’ān Al-‘Athiyah sudah berjalan baik. Di mana strategi yang diberlakukan di dayah tersebut sudah dapat membantu santrinya dalam menginternalisasikan nilai-nilai al-Qur’ān, di antaranya aspek tilāwah, tahfiẓ, tafhim dan taṭbiq. Kata Kunci: Strategi, Internalisasi, Nilai-Nilai al-Qur’ān.
Urgensi Pendidikan Islam Dalam Pemberdayaan Sosial Muhsinah Ibrahim
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v5i1.298

Abstract

Many sharp criticism leveled various parties on output Islamic education has not shown success in the midst of society. Therefore, Islamic Education is not only the responsibility of educational institutions, but also the responsibility of the Muslim community, it becomes a necessity of society must take part in the promotion of Islamic Education itself. One of them with the empowering potential of appropriate community. Because learners it comes and comes down to the people, then the direction of curriculum policy must be people-oriented In the first place all educational activities must be clearly and unequivocally to the educational purposes. Because in essence it was not for school learning (non scholae) but learning is for life (sed vitae discimus), so education will become more meaningful. Abstrak Banyak kritikan cukup tajam yang dilontarkan berbagai pihak tentang out put Pendidikan Islam yang belum menunjukkan keberhasilannya di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena Pendidikan Islam bukan hanya tanggungjawab institusi pendidikan saja, akan tetapi tanggungjawab komunitas muslim, maka menjadi suatu keharusan masyarakat harus ikut andil dalam usaha memajukan Pendidikan Islam itu sendiri. Salah satunya dengan memberdayakan potensi masyarakat tepat guna. Karena peserta didik itu datang dan bermuara pada masyarakat, maka arah kebijakan kurikulumpun harus berorientasi pada masyarakat Pada tempat pertama semua kegiatan pendidikan harus diarahkan dengan jelas dan tegas kepada tujuan pendidikan. Sebab pada hakekatnya belajar itu bukan untuk sekolah (non scholae) tetapi belajar adalah untuk hidup (sed vitae discimus), dengan demikian pendidikan akan menjadi lebih bermakna Kata kunci: Pemberdayaan, masyarakat, pendidikan Islam, dan orientasi.
Muhammad Abduh Dan Ijtihadnya Dalam Bidang Pendidikan Suhaimi Suhaimi
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v5i1.303

Abstract

Since the arrival of Napoleon Bonaparte to Egypt in the late 19th century AD, the Islamic world can be said to have been aware of the lag in many areas including in the field of education. Therefore, among the scholars at the same time Muslim intellectuals in the Islamic world when it started thinking to bounce back and catch up with the Islamic world experienced such a variety of ways that may be carried out according to the conditions at that time. Among them was Sheikh Muhammad Abduh. In the course of his life, Abduh has done ijtihad and renewal through the various ideas put forward ideas or even gets serious challenges from various parties, including the scholars of al-Azhar itself. But all of that does not make him despair and retreat, so that his ideas had a great influence for the next generation. Abduh brilliant ideas include the fields of education, legal, social, administrative, political and others. This article only focuses his discussion on his thoughts about education which would still be relevant to observe in order to be an afterthought for students of education in this country. Abduh's ideas include the following educational objectives, curriculum, methods and the importance of education for women. ABSTRAK Sejak kedatangan Napoleon Bonaparte ke Mesir pada akhir abad ke 19 Masehi, dunia Islam dapat dikatakan telah menyadari akan ketertinggalan di berbagai bidang termasuk di bidang pendidikan. Karena itu, di antara ulama sekaligus intelektual muslim di dunia Islam saat itu mulai berfikir untuk bangkit kembali serta mengejar ketertinggalan yang dialami dunia Islam tersebut dengan berbagai cara yang mungkin dilakukan sesuai kondisi saat itu. Di antara mereka adalah Syeikh Muhammad Abduh. Dalam perjalanan hidupnya, Abduh telah melakukan ijtihad dan pem-baharuannya melalui berbagai ide atau gagasan yang dikemukakannya sekalipun mendapat tantangan yang berat dari berbagai pihak termasuk pihak ulama al-Azhar sendiri. Akan tetapi semua itu tidak membuatnya berputus asa dan mundur, sehingga ide-idenya mempunyai pengaruh yang besar bagi generasi berikutnya. Ide-ide cemerlang Abduh meliputi bidang-bidang pendidikan, hukum, sosial, administrasi, politik dan lain-lain. Tulisan ini hanya memfokuskan bahasannya di seputar pemikirannya di bidang pendidikan yang kiranya masih relevan untuk dicermati guna menjadi renungan bagi para pemerhati pendidikan di negeri ini. Ide-ide pendidikan Abduh antara lain meliputi tujuan, kurikulum, metode dan pentingnya pendidikan bagi kaum wanita. Kata Kunci: Abduh, Ide-ide pendidikan
Kontribusi Guru PAI Dalam Pembinaan Etika Berpakaian Islami Siswa SMAN Kota Sabang Mujiburrahman, Mujiburrahman
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Prodi PAI FITK UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This thesis titled contribution PAI teacherin coaching students of Islamic dress code. This research was conductedat SMAN Sabang, which is considered representative for thestudy, because students and teachers are very homogeneous, tribes, nation sand religions. Coaching Islamic dressis one of the tasks that must be implemented PAI teachers, both in school and out of school. Contribution PAI teachers are expected to have relevance to therole of educators in Islam, so that the teachers role info stering ethical PAI Islamic dress can give a good change to students. There are indication some male/female students of Senior High School in Sabang have not beenable to show the Islamic dress code, for example; there are stillhigh school students who do not coverthe genitals asprescribed. Female students appeared their armina public place when mingling with other males, some stillless appropriate towear aveil, even some who wear tights, leotards, transparent, do notwear aveilwhen they are in out of the school environment. It is interesting and needed to further investigation to determine the contribution of PAI teacher in coaching students’ Islamic dress code. The problems of this research are: (1) How the dress code set by the school; (2) What is the contribution of PAI teachers in coaching Islamic dress code for students in Sabang; (3) what are the factors supporting and inhibiting PAI teachers in the coaching of the Islamic dress code. This research is amixing method with method of collecting data through interviews, observation and document study. While the procedure of data processing is by checking, editing, and reducing data then it was classified. The data analysis was descriptive analysis to analyze the data in a way to describe or depictthe data that has been collected as it is. After doing some research, the researcher found that; 1) Ethicsdress that is set the school has met the criteria of Islamic dress code; but students’ practicing islamic dress both in school and out of school is less than perfect. 2) the contribution of PAI teachers in coaching dress codeis good. 3) In coaching, PAI teachers have enabling and inhibiting factors, so that there are students who still dressout of school environment do not meet the criteria of Islamic dress. Tulisan ini berjudul kontribusi guru PAI dalam pembinaan etika berpakaian islami siswa. Penelitian ini dilakukan di SMAN kota Sabang, yang dianggap representatif untuk diteliti, karena siswa dan guru sangat homogen, baik suku, bangsa dan agama. Pembinaan berpakaian islami merupakan salah satu tugas guru PAI yang harus dilaksanakan, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Kontribusi guru PAI di sekolah diharapkan mempunyai relevansi dengan peran pendidik dalam Islam, sehingga peran guru PAI dalam pembinaan etika berpakaian islami dapat memberi perubahan yang baik kepada siswa. Ada indikasi sebahagian siswa/i SMAN di kota Sabang belum mampu menunjukkan etika berpakaian islami,misalnya; masih ada siswa SMAN yang tidak menutup aurat sebagai-mana yang disyariatkan.Siswi menampakkan lengan di tempat umum ketika berbaur dengan laki-laki ajnabi, masih kurang tepat dalam memakai jilbab, bahkan ada juga yang memakai celana ketat, baju ketat, transparan, tidak memakai jilbab ketika berada di tempat-tempat selain lingkungan sekolah.Hal ini menarik dan perlu diteliti lebih lanjut untuk mengetahui kontribusi guru PAI dalam pembinaan etika berpakaian islami siswa. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana etika berpakaian yang diatur oleh sekolah; (2) Apa kontribusi guru PAI dalam pembinaan etika berpakaian islami siswa kota Sabang; (3) Faktor-faktor apa saja pendukung dan penghambat yang dihadapi oleh guru PAI dalam pembinaan etika berpakaian islami. Penelitian ini adalah mixing method, di mana data yang didapatkan penulis di lapangan adalah melalui observasi, wawancara, angket dan studi dokumentasi. Sedangkan prosedur pengolahan data dilakukan dengan checking data, editing data, danreduksi data kemudian diklasifikasikan. Adapun analisis data dilakukan dengan deskriptif analisis untuk menganalisis data dengan cara men-deskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Setelah melakukan penelitian, penulis mendapatkan bahwa; 1) Etika berpakaian yang diatur sekolah sudah memenuhi kriteria pakaian islami, hanya saja praktek berpakaian islami siswa di sekolah dan luar sekolah masih kurang sempurna. 2) kontribusi guru PAI dalam pembinaan etika berpakaian sudah baik. 3) Dalam pembinaan, guru PAI mempunyai faktor pendukung dan penghambat, sehingga masih ada siswa yang berpakaian di luar lingkungan sekolah yang tidak memenuhi kriteria pakaian islami. Kata Kunci: Kontribusi, Guru PAI, Pakaian Islami
Administrasi Perpustakaan Di Perguruan Tinggi Usman Usman
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v5i1.304

Abstract

Library serves as a center of learning activities, information center, a research center in order to obtain a reading science, and recreation areas need to be developed and be expanded so that consumers can take advantage of the library as a source of effective learning. But reality shows that the role and function of the library is often overlooked by everyone. Writing this leads to aspects of management and governance activities in the college library. The benefits derived from this paper is expected to add to the information, insights, ideas, and knowledge in the administrative review of the library, a reference in developing libraries in educational institutions and government agencies, improve library management system in a professional manner so as to provide access to the information required in accordance with the requirements academics and community needs. Abstrak Perpustakaan berfungsi sebagai pusat kegiatan belajar mengajar, pusat informasi, tempat penelitian, pusat membaca guna memperoleh ilmu, dan tempat rekreasi perlu dibina dan dikembangan sehingga konsumen dapat memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar yang efektif. Namun realitas menunjukkan bahwa peran dan fungsi perpustakaan sering terabaikan oleh setiap orang. Penulisan ini mengarah pada aspek manajemen dan tata kelola aktivitas di perpustakaan di perguruan tinggi. Manfaat yang diperoleh dari penulisan ini diharapkan dapat menambah informasi, wawasan, pemikiran, dan pengetahuan dalam tinjauan administrasi perpustakaan, menjadi acuan dalam mengembangkan perpustakaan di instansi pendidikan dan instansi pemerintah, meningkatkan sistem pengelolaan perpustakaan secara profesional sehingga mampu memberikan akses informasi yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan civitas akademika dan kebutuhan masyarakat. Kata Kunci: Administrasi, Perpustakaan
Uji Validitas Tes Buatan Dosen Mata Kuliah Fiqh Realita Realita
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v5i1.300

Abstract

The effort to design an accurate and exact instrument is urgent for lecturers to get objective information of students’ achievement. The accuracy of information or data gained related to students’ result of learning influences severely on policy that will be decided. Unfortunately, the accuracy of information expected can not be get easily. This is caused by the less qualified instrument of test used. Related to this case, not all of instrument of test given by lecturer to students are in line with learning indicators constructed. Therefore, it is important to do a research to explore the issue. The research was aimed to know the validity of test items of Fiqh subject–and also the related subject. The result of research was got based on the document analysis–sillaby and Lesson plan/SAP, and final examination sheets of Fiqh I, Fiqh II, Fiqh III, Fiqh Muqarran, Masail Fiqhiyah, Ushul Fiqh II, Ushul Fiqh III as well. They were in academic year 2012–2013 of PAI major. The documents were analysed by using descriptive analysis qualitative technique. The data analysis was done by lecturer who is expert in the field of Kurikulum Pendidikan Agama Islam and assessment. The findings shows that the test items of the subjects were valid based on the aspect of learning material scope, construction, and language/culture. Upaya untuk merancang sebuah instrumen yang akurat dan tepat sangat mendesak bagi dosen untuk mendapatkan informasi yang obyektif seputar prestasi siswa. Keakuratan informasi atau data yang diperoleh terkait dengan hasil belajar sangat berpengaruh pada kebijakan yang akan diputuskan. Sayangnya, keakuratan informasi diharapkan tidak didapat dengan mudah. Hal ini disebabkan oleh penggunaan instrumen yang kurang memenuhi syarat ketika dilakukan tes. Terkait hal ini, tidak semua instrumen tes yang diberikan oleh dosen kepada mahasiswa yang sejalan dengan indikator pembelajaran dibangun. Oleh karena itu, penting untuk dilakukan penelitian untuk mengeksplorasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas item tes Fiqh subjek-dan juga subjek yang terkait. Hasil penelitian ini berdasarkan dokumen analisis-sillaby dan Rencana Pembelajaran / SAP, dan lembar ujian akhir Fiqh I, Fiqh II, III Fiqh, Fiqh Muqarran, Masail fiqhiyah, Ushul Fiqh II, Ushul Fiqh III juga. Dokumen dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan dosen yang ahli di bidang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan penilaian. Temuan menunjukkan bahwa item tes mata pelajaran yang berlaku berdasarkan pada aspek pembelajaran lingkup materi, konstruksi, dan bahasa / budaya. Kata Kunci: Validitas, Item Test, Materi Pembelajaran Fiqh
Peran Keyakinan Religius Dalam Mewujudkan Nilai-Nilai Akhlak Di Kalangan Masyarakat Aceh Chairan M. Nur
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v5i1.296

Abstract

Religious belief is a religious belief that is impacting on the excitement and happiness in everyday life. Someone who has a religious belief will be responsible for the backwardness of her and would never blame his country and his government over the underdevelopment. But he would believe that if something is wrong, then it is because of him and the community for not carrying out their duties properly. The hearts of people who have religious beliefs would not feel malice at all, he will be busy to plan improve their quality of life. She enjoys this world by being sincere and honest. Conversely, if someone does not have a religious belief in his life, then what happens is he always blame others for everything that went wrong in his life, he will never enjoy the world, he considers the world is a very scary prison. Therefore, this is where the need for religious belief, because belief is religious who make a living spiritual field, and the rescue of the pressure of the spiritual factors. Abstrak Keyakinan religius adalah suatu kepercayaan yang bersifat agamis yang berdampak pada kegembiraan dan kebahagiaan dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang memiliki keyakinan religius akan bertanggung jawab atas keterbelakangan dirinya dan tidak akan pernah menyalahkan negaranya dan pemerintahnya atas keterbelakangannya tersebut. Tetapi dia akan percaya bahwa jika ada yang salah, maka itu karena dirinya dan masyarakat karena tidak melaksanakan tugasnya masing-masing dengan baik. Hati orang yang mempunyai keyakinan religius tidak akan merasa benci dan dendam sedikitpun, dia akan sibuk untuk merencanakan meningkatkan kualitas hidupnya. Dia menikmati dunia ini dengan bersikap tulus dan jujur. Sebaliknya, jika seseorang tidak mempunyai keyakinan religius dalam hidupnya, maka yang terjadi adalah dia selalu menyalahkan orang lain atas segala yang tidak beres dalam hidupnya, dia tidak akan pernah menikmati dunia, dia menganggap dunia adalah penjara yang sangat menakutkan. Maka dari itu, disinilah perlu adanya keyakinan religius, karena keyakinan religiuslah yang membuat hidup lapang secara spiritual, dan yang menyelamatkan dari tekanan faktor-faktor spiritual. Kata Kunci: Religius, akhlak
Program Bengkel Mengaji (Upaya Peningkatan Kemampuan Tahsin Al-Qur’an Mahasiswa PAI) Safrina Ariani; Realita Realita
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v5i1.301

Abstract

In 2012/2013, Prodi PAI implement the Qur'an reading test for students PAI FITK IAIN Ar-Raniry to know the basic capabilities of students in the field of reading the Qur'an. This is done as an effort to anticipate the Ar-Raniry policies that negate the tests in the recruitment of student academic year 2012/2013. From the test results it is known that more than half (52.43%) students of 2012/2013 have not been able to read the Qur'an properly. As a follow up, implemented programs for students recite the workshop. Implementation Workshop Program assesses first batch had expired at the end of July 2013. In order to evaluate the success of this program required an in-depth research that can be developed on the forces in the next year. Based on the above problems, we propose a research question is how the implementation of the Koran workshop prongram PAI Prodi laboratory in improving literacy Qur'an study program students PAI force in 2012? How does an increase in the ability to read the Qur'an study program students PAI forces workshop program 2012/2013 through the Koran? and any constraints faced by instructors and students in the implementation of the workshop program Koran? This research is a field, and in the elaboration using qualitative descriptive analysis. The data and information obtained from the field described qualitatively. Data collection techniques using triangulation technique that combines the results of (1) an interview with the Chairman of PAI Prodi Laboratory, instructors and students of the Koran Workshop (2) the observation of the activity of the instructor in the learning process and (3) study the documentation. Sampling using purposive sampling technique, namely sampling aims. Qualitative data analysis using a model of Miles and Huberman. The results obtained, namely (1). Implemen-tation of the Koran in the Laboratory workshop program Prodi PAI has been going well, so as to improve the ability to read the Qur'an study program students PAI force 2012/2013. (2). Koran workshop program can improve the ability to read the Qur'an students Prodi PAI force 2012/2013. All workshop student progress / improvement in reading the Qur'an. The ability varies according to the state of basic capabilities and motivation of students in reading the Qur'an. (3). Implementation workshop program Koran does not escape from the constraints. Constraints faced by the instructor is in terms of time, student indiscipline, lack of motivation, and feelings of shame with friends because it is less able to read the Qur'an. As of the students, the obstacles encountered is the lack of basic reading Qur'an, reading frequency and the lack of support from parents or the surrounding environment. Pada tahun 2012/2013, Prodi PAI melaksanakan tes baca Al-Qur'an bagi mahasiswa PAI FITK IAIN Ar-Raniry untuk mengetahui kemampuan dasar mahasiswa dalam bidang baca Al-Qur'an. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap kebijakan stakeholder IAIN Ar-Raniry yang meniadakan tes dalam rekruitmen mahasiswa tahun akademik 2012/2013. Dari hasil tes diketahui bahwa lebih setengah (52.43%) mahasiswa angkatan 2012/2013 belum mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Sebagai tindak lanjut, dilaksanakan Program Bengkel Mengaji bagi mahasiswa tersebut. Pelaksanaan Program Bengkel Mengaji angkatan I telah berakhir pada akhir Juli 2013. Untuk mengevaluasi keberhasilan pelaksanaan program ini diperlukan suatu penelitian yang mendalam sehingga dapat dikembangkan pada angkatan-angkatan di tahun selanjutnya. Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti merumuskan pertanyaan penelitian yaitu bagaimana pelaksanaan prongram bengkel mengaji laboratorium Prodi PAI dalam meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an mahasiswa prodi PAI angkatan 2012? Bagaimanakah peningkatan kemampuan baca Al-Qur’an mahasiswa prodi PAI angkatan 2012/2013 melalui program bengkel mengaji? dan kendala apa saja yang dihadapi instruktur dan mahasiswa dalam pelaksanaan program bengkel mengaji? Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, dan dalam penjabarannya menggunakan Analisis Deskriptif Kualitatif. Data dan informasi yang diperoleh dari lapangan dideskripsikan secara kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi yaitu memadukan hasil (1) wawancara dengan Ketua Laboratorium Prodi PAI, instruktur dan mahasiswa Program Bengkel Mengaji (2) hasil observasi aktivitas instruktur dalam proses pembelajaran dan (3) studi dokumentasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pengambilan sampel bertujuan. Analisis data kualitatif menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu (1). Pelaksanaan program bengkel mengaji di Laboratorium Prodi PAI telah berjalan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kemampuan baca Al-Qur'an mahasiswa prodi PAI angkatan 2012/2013. (2). Program bengkel mengaji dapat meningkatkan kemampuan baca Al-Qur'an mahasiswa Prodi PAI angkatan 2012/2013. Semua mahasiswa bengkel mengalami kemajuan/ pe-ningkatan dalam membaca al-Qur'an. Kemampuan tersebut bervariasi sesuai dengan keadaan kemampuan dasar mahasiswa dan motivasinya dalam membaca al-Qur'an. (3). Pelaksanaan program bengkel mengaji tidak luput dari kendala-kendala. Kendala yang dihadapi instruktur adalah dari segi waktu, ketidakdisiplinan mahasiswa, motivasi yang kurang, serta perasaan malu dengan teman-teman karena kurang bisa membaca Al-Qur’an. Adapun dari sisi maha-siswa, kendala yang dihadapi adalah kurangnya dasar mem-baca Al-Qur'an, kurangnya frekuensi bacaan dan dukungan dari orang tua ataupun lingkungan sekitar. Kata kunci: Program bengkel mengaji, tahsin al-Qur'an
Motivasi Berprestasi Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Dosen PAI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh Misnawati Misnawati
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v5i1.297

Abstract

Motivasi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kinerja dosen. Keinginan yang timbul dalam diri dosen untuk selalu berprestasi disebut juga dengan motivasi berprestasi, yang akan mendorong dosen untuk selalu memberikan yang terbaik bagi peningkatan mutu Lembaga Perguruan Tinggi. Kinerja dosen merupakan penggerak utama (prime mover) bagi keberhasilan tujuan yang hendak dicapai oleh Lembaga Perguruan Tinggi. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah Adakah pengaruh motivasi berprestasi terhadap kinerja dosen prodi PAI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh motivasi berprestasi terhadap kinerja dosen prodi PAI FTK UIN Ar- Raniry Banda Aceh. Adapun hipotesisnya adalah Ada pengaruh yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kinerja dosen prodi PAI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Analisis data menggunakan bantuan program SPSS versi 16,untuk menentukan ada tidaknya pengaruh motivasi berprestasi terhadap kinerja dosen prodi PAI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh digunakan regresi linier dan rumus korelasi product moment. Sampel berjumlah 21 orang dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuestioner untuk mengukur motivasi berprestasi dan kinerja dosen. Hasil penelitian diperoleh ada pengaruh motivasi berprestasi sebesar 71,8 % terhadap kinerja dosen. Persamaan regresi linearnya adalah Y = 63,15 + 0,24 X . Tanda positif menunjukkan bahwa motivasi berprestasi menunjukkan arah searah, artinya jika motivasi berprestasi naik maka motivasi kinerja dosen juga naik.Dengan demikian hipotesis yang diajukan dapat diterima kebenarannya.
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU (Studi Pada Program Dual Mode System Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Ar Raniry Banda Aceh Tahun 2013) Musa Al-Fadhil
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v5i1.1432

Abstract

Increased professional competence of teachers is an activity that must be done regularly and continuously. Dual Mode System as one of the programs at the Faculty of Science Tarbiyah and Teachers are expected to be reliable and professional. Research method using qualitative approach, research subject is team of program organizer Dual Mode System, Lecturer, and student. Data collection with observation techniques and questionnaires. The results show that the Dual Mode System Program has been working to maximally improve the professional competence of teachers. The learning system is applied by combining self-learning and face-to-face learning. Teacher as a student has been able to play an active role in the learning activities undertaken. This can be seen from the enthusiasm of the students following the lectures. However, attempts to improve the professional competence of teachers through the Dual Mode System program encountered several obstacles and obstacles, such as not routine lectures, lack of literature sources and lack of function of academic advisors lecturers.

Page 1 of 1 | Total Record : 10