cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2: April 2013" : 20 Documents clear
ESTIMASI NILAI CTDI DAN DOSIS EFEKTIF PASIEN BAGIAN HEAD, THORAX DAN ABDOMEN HASIL PEMERIKSAAN CT-SCAN MEREK PHILIPS BRILIANCE 6 Helga Silvia; Dian Milvita; Heru Prasetio; Helfi Yuliati
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.483 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai estimasi CTDI dan dosis efektif pasien bagian head, thorax dan abdomen pada hasil pemeriksaan CT-Scan. Penelitian dimulai dengan mengukur diameter efektif pasien dari citra CT-Scan. Kemudian diameter efektif (D) disubtitusi pada persamaan CTDIw untuk estimasi nilai CTDI pada pasien. Sedangkan dosis efektif dihitung dengan software ImPACT CT Patient Dosimetry Calculator dengan data 10 orang pasien masing-masing bagian pemeriksaan menggunakan CT-Scan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: CTDI pasien pada pemeriksaan bagian head berkisar antara  21,09 mGy hingga 26,98 mGy, CTDI 11,26 mGy hingga 32,55 mGy bagian thorax, dan antara 7,72 mGy hingga 19,38 mGy bagian abdomen. Dosis efektif pasien berkisar antara 1 mSv hingga 2,8 mSv pada bagian head, 8,14 mSv hingga 15 mSv pada bagian thorax dan 9,14 mSv hingga 14 mSv pada bagian abdomen. Sedangkan organ yang paling besar mendapatkan dosis efektif pada bagian head adalah otak dan kelenjar saliva, pada bagian thorax  adalah paru-paru dan pada bagian abdomen adalah lambung. Semua fungsi yang dihasilkan pada penelitian ini digunakan untuk mengestimasi lebih lanjut nilai CTDI dan dosis efektif yang diameter efektif dan scan length-nya tidak sama dengan nilai yang digunakan pada penelitian ini. Potensi risiko kanker pada pasien pemeriksaan menggunakan CT-Scan relatif kecil yaitu 0,01% pada bagian head, 0,07% pada bagian thorax dan 0,08% pada bagian abdomen.
SINTESIS LAPISAN TiO2 MENGGUNAKAN PREKURSOR TiCl4 UNTUK APLKASI KACA SELF CLEANING DAN ANTI FOGGING Anggi Pravita R; Dahyunir Dahlan
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.38 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Lapisan TiO2 telah disintesis pada substrat kaca menggunakan prekursor TiCl4, disintesis dengan metode dip coating, dengan variasi pencelupan sebanyak 1, 2 dan 3 kali serta pemanasan sampel pada suhu 100oC, 120oC, 150oC dan 200oC. Pola XRD menunjukkan bahwa lapisan TiO2 yang terbentuk berfasa amorf dengan bidang hkl (101). Hasil SEM menunjukkan pencelupan substrat sebanyak satu kali menghasilkan morfologi lapisan TiO2 yang lebih merata dibandingkan dengan tiga kali pencelupan pada pemanasan 200oC. Secara umum semua sampel menyerap sebagian cahaya UV pada kisaran panjang gelombang 300 nm-336 nm. Pengukuran sudut kontak menunjukkan bahwa sampel bersifat hidrofobik dengan sudut kontak di atas 90o. Sudut kontak cenderung bertambah besar seiring dengan peningkatan suhu pemanasan dan jumlah pencelupan, diperoleh sudut kontak maksimum sebesar 112o pada sampel dengan tiga kali pencelupan dan suhu pemanasan 200oC.
SIFAT LISTRIK DAN OPTIK NANOKOMPOSIT EPOXY RESIN- TiO2 Hawariyi Ola Yuzria; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.504 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Penelitian tentang sintesis nanokomposit epoxy resin-TiO2 yang bertujuan untuk mengetahui sifat listrik dan optik epoxy resin murni dan epoxy resin dengan variasi penambahan TiO2 telah dilakukan. Karakterisasi sifat listrik dengan menggunakan LCR meter menunjukkan bahwa epoxy resin murni dan epoxy resin dengan variasi penambahan TiO2 0,1 %, 0,2%, 0,3%, 0,4% dan 0,5% memiliki nilai konduktivitas cukup kecil yaitu 23,30 x 10-9 S/cm, 30,01 x 10-9 S/cm, 28,47 x 10-9 S/cm, 27,11 x 10-9 S/cm, 26,00 x 10-9 S/cm dan 24,50 x 10-9 S/cm. Karakterisasi sifat optik dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan bahwa penambahan 0,5% TiO2 ke dalam epoxy resin dapat meningkatkan absorbsi terhadap panjang gelombang pendek dengan absorbsi maksimum pada panjang gelombang 325,95 nm sebesar 4,471 dan bersifat transparan pada panjang gelombang cahaya tampak dengan persentase transmitansi maksimum 0,0076%.  Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka nanokomposit ini dapat diaplikasikan sebagai pelapis anti korosi.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI SIFAT MEKANIK BAHAN NANOKOMPOSIT EPOXY-Titanium Dioksida Firmansyah -; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.668 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis dan karakterisasi sifat mekanik bahan nanokomposit epoxy-TiO2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan nanopartikel TiO2 terhadap sifat mekanik epoxy resin. Nanopartikel TiO2 berperan sebagai filler pada matriks polimer epoxy resin. Karakterisasi kuat tekan dan kuat tarik material terhadap penambahan nanopartikel dilakukan dengan alat uji tekan merk Wekob 2153 Neu Wulmstorf dan alat uji tarik mini COM–TEN Testing Machine 95T Series. Secara umum sifat mekanik epoxy-TiO2 meningkat berdasarkan penambahan TiO2. Nilai kuat tekan dan kuat tarik optimum diperoleh pada perbandingan epoxy resin dan hardener adalah 100:50 dengan penambahan nanopartikel TiO2 mulai dari 2wt%TiO2 sampai 4wt%TiO2. Nilai kuat tekan maksimum diperoleh sebesar 8905,852 N/cm2 dan nilai kuat tarik maksimum sebesar 3363,7223 N/cm2.
ANALISIS SIFAT LISTRIK KOMPOSIT POLIANILIN (PANI) TERHADAP PENAMBAHAN BOTTOM ASH SEBAGAI ELEKTRODA SUPERKAPASITOR Ria Susmita; Afdal Muttaqin
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.797 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan pembuatan dan analisis sifat listrik elektroda superkapasitor berbahan dasar polimer PANi dengan penambahan bottom ash. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sifat listrik polimer konduktif polianilin terhadap penambahan bottom ash dibawah pengaruh temperatur antara 308 K hingga 373 K. Sampel komposit PANi-bottom ash dibuat dalam bentuk tablet dengan ukuran tebal 0,324 cm, luas permukaan 1,3143 cm2 dan massa jenis ± 1,3624 g/cm3, dengan komposisi penambahan bottom ash  0 hingga 50% dari berat total sampel. Karakterisasi sifat listrik sampel dilakukan menggunakan rangkaian sederhana dengan media minyak sayur untuk memperoleh temperatur yang sesuai. Karakterisasi FTIR digunakan untuk memperoleh informasi dari gugus fungsi yang terbentuk akibat kombinasi PANi-bottom ash. Terlihat bahwa tidak ada gugus fungsi baru yang terbentuk dari komposit PANi-bottom ash. PANi yang didoping dengan bottom ash menjadi lebih konduktif. Konduktivitas tertinggi dimiliki oleh sampel PANi-B (70% PANi dan 30% bottom ash) dengan nilai konduktivitas 21,14 x 10-4 S/cm hingga 98,89 x 10-4 S/cm. Komposit PANi-bottom ash tidak mengalami perubahan wujud ketika dipanaskan hingga suhu 373 K, ini menunjukkan bahwa  PANi-bottom ash lebih stabil terhadap perubahan temperatur.
PENGARUH DIAMETER PHANTOM DAN TEBAL SLICE TERHADAP NILAI CTDI PADA PEMERIKSAAN MENGGUNAKAN CT-SCAN Dinda Dyesti Aprilyanti; Dian Milvita; Heru Prasetio; Helfi Yuliati
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.922 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh diameter phantom dan tebal slice terhadap nilai CTDI pada pemeriksaan menggunakan CT-Scan. CTDI merupakan metode yang digunakan untuk menghitung jumlah dosis radiasi yang diterima oleh pasien akibat pemeriksaan menggunakan CT-Scan. Penelitian dilakukan dengan pengambilan data CTDI pada phantom menggunakan detektor Unfors Xi Set dan pengambilan data CTDI pada pasien yang terdiri dari 15 orang pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) semakin besar diameter phantom dan tebal slice yang digunakan maka semakin kecil nilai CTDI yang dihasilkan, begitu juga sebaliknya. (2) Nilai CTDI yang diterima phantom pada posisi detektor arah jam 12, 9 dan 3 lebih besar dari nilai CTDI pada posisi detektor arah jam 6 dan posisi pusat. (3) Nilai CTDI pada phantom lebih kecil dari nilai CTDI berdasarkan SK-BAPETEN No. 01-P/Ka-BAPETEN/I-03. (4) Nilai CTDI pada phantom lebih besar dari nilai CTDI pada pasien, tetapi keduanya masih berada di bawah nilai batas dosis yang direkomendasikan oleh BAPETEN.
PERBANDINGAN DOSIS RADIASI DI UDARA TERHADAP DOSIS RADIASI DI PERMUKAAN PHANTOM PADA PESAWAT CT-SCAN Suwarni -; Dian Milvita; Heru Prasetio; Helfi Yuliati
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.051 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai perbandingan dosis radiasi di udara terhadap dosis radiasi di permukaan phantom pada pesawat CT-Scan.  Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui estimasi CTDI dari pengukuran dosis radiasi yang dipancarkan oleh pesawat CT-Scan di udara dan di permukaan phantom. Penelitian ini menggunakan detektor pencil ion chamber untuk pengukuran dosis radiasi di udara dan TLD-100 untuk pengukuran dosis radiasi di permukaan phantom. Dari hasil pengukuran diperoleh dosis radiasi di udara lebih besar dibandingkan dengan dosis radiasi di permukaan phantom. Dari perbandingan dosis radiasi di udara terhadap dosis radiasi di permukaan phantom hasil yang diperoleh masih berada dalam nilai batas dosis yang dikeluarkan oleh BAPETEN (SK.BAPETEN No. 08-P/ka-BAPETEN/1-2011).
INVESTIGASI BIDANG GELINCIR PADA LERENG MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS DUA DIMENSI Muhammad Iqbal Sy; Arif Budiman
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.159 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Penelitian untuk menginvestigasi bidang gelincir telah dilakukan pada dua lintasan sejajar.  Masing-masing lintasan memiliki panjang 100 m dan jarak kedua lintasan adalah 10 m.  Kedua lintasan tersebut terletak pada sebuah bukit dengan kemiringan 35°.  Metoda yang digunakan adalah geolistrik tahanan jenis dua dimensi dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger.  Pengolahan data menggunakan software Res2Dinv versi 3.59. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa litologi lapisan bawah permukaan pada kedua lintasan diduga terdiri dari pasir lempungan, lempung, batupasir, dan batugamping. Bidang gelincir berupa lapisan batugamping dengan nilai tahanan jenis 756.566,50 Ωm – 6.593.275,00 Ωm dengan kedalaman 6,72 m sampai 10,0 m, untuk lintasan I. Kemudian untuk lintasan II bidang gelincir berupa batugamping dengan nilai tahanan jenis  117.803,00 Ωm – 3.296.588,00 Ωm dengan kedalaman 6,72 m sampai 10,8 m.  Pada kedua lintasan ditemukan bahwa kemiringan bidang gelincir adalah sekitar 35º. Tipe gerakan tanah atau gelinciran adalah translasi.
UJI KESESUAIAN PESAWAT CT-SCAN MEREK PHILIPS BRILIANCE 6 DENGAN PERATURAN KEPALA BAPETEN NOMOR 9 TAHUN 2011 Ivone Chirsnia; Dian Milvita; Heru Prasetio; Helfi Yuliati
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.747 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan uji kesesuaian pada pesawat CT-Scan merek Philips Briliance 6 yitu uji kesesuaian akurasi tegangan, akurasi keluaran radiasi, linearitas keluaran radiasi, kualitas berkas sinar-X, posisi meja pemeriksaan, laser penanda dan kesesuaian dosis radiasi pasien.  Pengujian dosis radiasi pasien digunakan fantom sebagai pengganti pasien. Hasil uji dibandingkan dengan nilai lolos uji Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2011. Hasil yang diperoleh yaitu pesawat CT-Scan merek Philips Briliance 6 dalam kondisi andal dengan perbaikan.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT PINANG (Areca catechu L. Fiber) TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN SIFAT FISIS BAHAN CAMPURAN SEMEN GIPSUM Suci Olanda; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.09 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sifat mekanik dan sifat fisis papan semen gipsum dengan penambahan serat pinang.  Metode penyusunan serat pinang yang digunakan yaitu 1 lapis secara teratur yang diletakkan diantara matriks, dengan variasi persentase serat yang digunakan adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%,08% dan 1,2% terhadap massa adonan serat, semen, gipsum dan air.  Dari hasil pengujian didapatkan nilai optimum kuat tekan diperoleh pada papan dengan persentase serat 0,6% yaitu sebesar 108,08 kg/cm2, sedangkan nilai kuat lentur optimum diperoleh pada papan dengan persentase serat 0,6% yaitu sebesar 30,33 kg/cm2.  Daya serap air optimum diperoleh persentase serat 1,2% yakni sebesar 16,52%, sedangkan densitas optimum diperoleh pada persentase serat 0,8% yaitu sebesar 1,139 g/cm3.  Nilai kuat tekan dan densitas memenuhi standar JIS A 5908-2003 dan SNI 03-6384-2000, sedangkan nilai kuat lentur telah memenuhi standar bison gypsum fiber board  dan daya serap air memenuhi standar FAO.

Page 1 of 2 | Total Record : 20