cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Dampak
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25975129     EISSN : 18296084     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Dampak merupakan publikasi bidang lingkungan hidup yang bersifat ilmiah, dapat berupa hasil penelitian, aplikasi teknologi tepat guna atau ide penyelesaian terhadap permasalahan lingkungan hidup yang ada. Naskah belum pernah dipublikasikan dalam media lain, atau naskah sedang dalam proses review dan/atau menunggu untuk diterbitkan di media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 21 No. 1 (2024)" : 3 Documents clear
Studi Kerentanan dan Kapasitas Adaptasi Dampak Perubahan Iklim pada Masyarakat Pesisir Kecamatan Soropia Yudasti, Yuyun Gisna; Ahmad, Siti Nurjanah; Mahapati, Wa Ode Sitti Warsita
Dampak Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.21.1.1-6.2024

Abstract

Kabupaten Konawe terdiri dari 27 kecamatan, beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Soropia yang memiliki wilayah pesisir. Masyarakat kecamatan Soropia rentan terhadap dampak perubahan iklim karena tinggal di pesisir pantai yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi tingkat kerentanan terhadap dampak perubahan iklim pada masyarakat pesisir Kecamatan Soropia.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Bagian kuantitatif dari penelitian ini adalah untuk menentukan wilayah implementasi perubahan iklim dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif, ditinjau dari permasalahan dan tujuan penelitian.Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat kerentanan di 3 desa yang berada di kawasan pesisir Kecamatan Soropia adalah 2 atau lebih rentan. Hal ini didasarkan pada penilaian indikator keterpaparan, sensitivitas dan kapasitas adaptif.
Kajian Pengelolaan Effluent Treatment Plant (ETP) PT. Wilmar Nabati Indonesia Padang dan Potensi Pemanfaatan Lumpur IPAL Nur, Ansiha; Jingga, Rara Purnama; Dzakiyyah, Nadiyah
Dampak Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.21.1.7-14.2024

Abstract

The Effluent Treatment Plant (ETP) at PT. Wilmar Nabati Indonesia (PT. WINA) processes wastewater from crude oil (CPO) production activities, as well as serving as a domestic office, workshop, security, quality control, and Niagara equipment washing facility. ETP PT. WINA has a processing capacity of 382 m3 per day. The processing unit at ETP PT. Wilmar Nabati Indonesia is made up of a carrier channel, fat trap, Niagara, ceramic reservoir, equalization tank, chemical reactor alum, cavitation air floatation (CAF) machine, accident tank, filter press, sequencing batch reactor (SBR), reservoir tank, sand filter, oil removal, and carbon filter. The objectives of this research are to evaluate the operation and maintenance of ETP PT. WINA in accordance with the Minister of Environment of the Republic of Indonesia's regulation No. 5 of 2014, as well as to investigate the potential use of sludge from ETP PT. WINA processing that is safe to use and does not have a negative impact on the environment or human health. Operations and maintenance at PT. WINA are addressed by SOP-WINA-ETP-13-001 to SOP-WINA-ETP-010. The quality of wastewater treatment at PT. WINA's ETP has met the quality standards established by the Minister of Environment's Regulation No. 5 of 2014 Attachment XXI concerning Wastewater Quality Standards for the Cooking Oil Industry, and the effluent of PT. WINA's ETP is suitable for discharge into water bodies, namely the sea. Although the ETP effluent has met the quality standards and is suitable for discharge into water bodies, the sludge produced from PT. WINA's wastewater treatment installation has not been optimally utilized and has caused environmental problems. One alternative recommendation that can be implemented is to utilize the sludge as a raw material for paving blocks that meet the SNI-03-0691-1996 standard. Keywords: wastewater, efluen standards, Effluent Treatment Plant (ETP), paving blocks, PT. Wilmar Nabati Indonesia (PT WINA) ABSTRAKEffluent Treatment Plant (ETP) PT. Wilmar Nabati Indonesia (PT. WINA) berfungsi sebagai tempat untuk pengolahan air limbah yang bersumber dari kegiatan proses produksi pengolahan minyak mentah (CPO), domestic office, workshop, security, quality control dan pencucian alat niagara. ETP PT. WINA memiliki kapasitas pengolahan 382 m3/hari. Unit pengolahan di ETP PT. Wilmar Nabati Indonesia terdiri dari saluran pembawa, fat trap, niagara, ceramic reservoir, ekualisasi tank, chemical reactor alum, cavitation air floatation (CAF) machine, accident tank, filter press, sequencing batch reactor (SBR), reservoir tank, sand filter dan oil removal, dan carbon filter. Tujuan penelitian ini berupa melakukan kajian terhadap evaluasi operasional dan perawatan ETP PT. WINA berdasarkan regulasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia No. 5 Tahun 2014 dan melakukan kajian potensi pemanfaatan lumpur hasil pengolahan ETP PT. WINA yang aman digunakan sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Operasional dan pemeliharaan pada PT. WINA mengacu kepada SOP-WINA-ETP-13-001 sampai SOP-WINA-ETP-010. Kualitas air hasil pengolahan air limbah di ETP PT. WINA sudah memenuhi standar baku mutu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014 Lampiran XXI tentang Baku Mutu Air Limbah untuk Industri Minyak Goreng, dan efluen ETP PT. WINA layak dibuang ke badan air yaitu laut. Meskipun efluen ETP sudah memenuhi baku mutu dan layak dibuang ke badan air, akan tetapi lumpur yang dihasilkan dari instalasi pengolahan air limbah PT. WINA belum dimanfaatkan secara optimal dan menimbulkan masalah lingkungan. Salah satu rekomendasi alternatif yang bisa diterapkan adalah memanfaatkan lumpur tersebut sebagai bahan baku untuk paving block yang sesuai standar SNI-03- 0691-1996. Kata kunci: air limbah, baku mutu, Effluent Treatment Plant (ETP), paving block, PT. Wilmar Nabati Indonesia (PT WINA)
Application of Batch Electrocoagulation for Pollutant Removal in Tapioca Wastewater: An Environmental Engineering Approach for Sustainable Water Treatment Solutions Fajar, Mutiara; Putra, Afrinaldi; Munandar, Andika; Lutfi Setia Putri, Shabrina; Utami, Resarizki
Dampak Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.21.1.15-22.2024

Abstract

Tapioca wastewater is rich in organic compounds, leading to high levels of COD (Chemical Oxygen Demand) and TSS (Total Suspended Solids). When these concentrations exceed regulatory standards, they can cause significant water pollution, which may indirectly affect human health. Therefore, it is essential to treat tapioca wastewater before discharging it into water bodies. Electrocoagulation is a promising treatment method for this purpose, as it can effectively remove contaminants through coagulation, separation, and sedimentation of fine particles using electrical energy. This study evaluated the efficiency of COD and TSS removal from tapioca wastewater using an aluminium electrode with voltage variations of 10, 20, and 30 volts. Initial concentrations of COD and TSS in the untreated wastewater were measured at 641 mg/L and 382 mg/L, respectively. Optimal removal rates were achieved at 20 volts, with reduction efficiencies of 79.5% for COD and 82.7% for TSS. Statistical analysis using ANOVA indicated a significant impact of voltage variations on COD and TSS removal efficiency, with a p-value < 0.05 and an F-value greater than the critical F-value. These findings demonstrate that electrocoagulation, particularly at an optimal voltage of 20 volts, effectively reduces the COD and TSS levels in tapioca wastewater, suggesting its potential application as an environmentally friendly solution for industrial wastewater treatment.

Page 1 of 1 | Total Record : 3