cover
Contact Name
Iqbal Bafadal
Contact Email
iqbalbafadal@uinmataram.ac.id
Phone
+62818362124
Journal Mail Official
jurnal.qawwam@uinmataram.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming
ISSN : 19789378     EISSN : 25809644     DOI : https://doi.org/10.20414/qawwam.v13i2.1729
Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming has been enlisted with p-ISSN: 1978-9378 and e-ISSN: 2580-9644 and published per semester on January-June and July-December by Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) of Universitas Islam Negeri Mataram (Mataram State Islamic University). This Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming focuses on gender mainstreaming, women empowerment, child and familily, and other actual issues relevant to the focus and scope of journal.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 1 (2022): Gender Mainstreaming" : 5 Documents clear
Analisis Gender Peran Ganda Perempuan Pekerja (Studi Kasus di Keluahan Pancor, Lombok Timur, NTB) Lalu Azmi
QAWWAM Vol. 16 No. 1 (2022): Gender Mainstreaming
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/qawwam.v16i1.5256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami fakta empirik para isteri yang berperan ganda di Kelurahan Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Secara singkat, hasil penelitian menunjukan bahwa para isteri memilih ikut berperan di ranah publik karena faktor ekonomi dan masyarakat sekitar sudah mulai terbuka akan hal itu, tidak terlalu mengekang perempuan tidak boleh bekerja di luar, walaupun ranah domestiknya harus tetap diemban sehingga membuatnya memiliki beban berlipat. wilayah Pancor yang terhitung sebagai pusat administrasi dan perkantoran berbagai instansi membuat warga sekitar mulai menerima perempuan berhak mengaktualisasikan diri di ranah publik. Fenomena ini diteliti dengan dengan pandangan Feminimsme Modern dan pemikiran Dr. Zaitunah Subhan yang berkesimpulan bahwa tidak seharusnya isteri mengemban beban berlibat karena ranah domestik bukan fitrah atau kodrat gender tertentu.
Eksistensi Janda dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Perspektif Gender (Studi di Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa) Nur Haini
QAWWAM Vol. 16 No. 1 (2022): Gender Mainstreaming
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/qawwam.v16i1.5258

Abstract

Eksistensi Janda Dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Perspektif Gender di Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. Artikel ini untuk mengetahui kondisi kehidupan para janda dalam meningkatkan ekonomi keluarga dan pengolahan kehidupan janda dalam keluarganya, serta tantangan dan kendalanya. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif.Subyek penelitian adalah janda di Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kehidupan para janda dalam meningkatkan ekonomi keluarga dilandasi atas tiga kondisi yaitu, kondisi yang ditinggal mati oleh suami dengan berusaha dan bekerja secara mandiri demi menyambung hidup dan masa depan anak-anaknya, kondisi yang di tinggal cerai oleh suami dengan bekerja memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa campur tangan suami, janda ditinggal suami tanpa alasan yang kondisinya memprihatinkan terlebih memiliki anak. Pengolahan janda dalam kehidupannya dengan mendirikan usaha dan tambahan dari anak yang sudah bekerja. Tantangan dari janda adalah pembagian waktu untuk keluarga dan persaingan usaha. Kendala yang dihadapin adalah adanya resiko yang didapat oleh janda setiap bentuk atau tindakan yang dipilih.
Gender dan Polemik Institusi Keluarga Sebuah Telaah Kritis Worldview Islam Fauzan Azizan -
QAWWAM Vol. 16 No. 1 (2022): Gender Mainstreaming
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/qawwam.v16i1.5282

Abstract

Postmodernism dengan gerakan pluralism dan relativism melahirkan berbagai wacana paradigmatis dan rekonstruktif terhadap nilai-nilai kemapanan agama. Genderism melawan paham patriarki yang bersifat diskriminatif. Gagasan yang menuntut radikal oleh feminisme sosialis terhadap institusi keluarga, dan menganggap wanita selalu berada pada peran dan posisi yang terikat dan terbelenggu oleh otoritas suami. Para feminism menjadikan institusi keluarga sebagai musuh pertama yang harus ditiadakan atau perannya dikecilkan. Keluarga menjadi sumbu yang memicu ketimpangan sosial yang ada, memandang antara istri dan suami memiliki ketimpangan hak asasi. Institusi keluarga memposisikan wanita sebagai makhluk sekunder yang lemah. Artikel ini mengulas bagaimana institusi keluarga berdasarkan persfektif gender para feminis mengkritik komparatif dengan pendekatan worldview Islam, sebagai pembanding dan jawaban atas polemik institusi keluarga yang dipermasalahkan oleh para feminism. Adapun alat bantu analitis tulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriftif berdasarkan studi pustaka. Sehingga menghasilkan sebuah pandangan objektif dan ilmiah.
Media Sosial sebagai sebab Perceraian Masyarakat Upper Class di Kecamatan Woja Kabupaten Dompu Ahmad Syauqy Alfan Syauqy
QAWWAM Vol. 16 No. 1 (2022): Gender Mainstreaming
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/qawwam.v16i1.5289

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah terkait dengan penyebab perceraian akibat adanya perselisihan secara terus-menerus yang dilakukan antara pasangan suami istri. Penyebab terjadinya pertengkaran akan ditelusuri lebih mendalam dalam sidang perceraian di Pengadilan Agama sehingga dapat membuktikan bahwa perceraian yang terjadi  akibat  adanya  perselingkuhan  yang  dapat  terekam  di  media  sosial.  Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik penggumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi  untuk mengumpulkan data-data yang relevan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa, media sosial banyak memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam berkomunikasi, berinteraksi, dan membantu dalam meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di desa Ganting khususnya ibu-ibu rumah tangga dan memberikan dampak positif terhadap penggunaan media, tidak hanya sebagai sarana komunikasi tetapi media dapat dimanfaatkan sebagai media untuk berbisnis
Bias Gender Pada Perkawinan Perempuan Bangsawan Sasak Lalu Riki Wijaya
QAWWAM Vol. 16 No. 1 (2022): Gender Mainstreaming
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/qawwam.v16i1.7028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tradisi perkawinan bangsawan sasak perspektif gender, dengan fokus yaitu: (1) tradisi perkawinan bangsawan (2) keadilan gender dalam tradisi perkawinan bangsawan. Salah satu rangkaian dalam proses perkawinan masyarakat Sasak adalah merarik, yaitu persetujuan antara laki-laki dan perempuan untuk menikah. Dalam tradisi perkawinan bangsawan seorang gadis dibawa lari terlebih dahulu dari kekuasaan orang tuanya sebelum prosesi pernikahan secara adat dan agama dilangsungkan. Melarikan dimaksud sebagai permulaan dari tindakan pelaksanaan perkawinan. Dengan demikian, perkawinan pada masyarakat Sasak lebih populer dengan istilah Sasak disebut “merarik”. Dalam budaya merarik, merarik memberikan peluang bagi pria dan wanita untuk menentukan pasangannya

Page 1 of 1 | Total Record : 5