cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EL-HIKMAH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 6, No 2 (2012): Desember" : 6 Documents clear
DAMPAK POLIGAMI TERHADAP KEBERLANGSUNGAN PENDIDIKAN ANAK DI DESA MONTONG TEREP KECAMATAN PRAYA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Astriana, Baiq Ety
EL-HIKMAH Vol 6, No 2 (2012): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengembangkan potensi anak, peranan orang tua sangatlah penting, karena berhasil atau tidaknya pendidikan anak tergantung dari bagaimana perhatian orang tua terhadap anaknya dan pendidikan dalam keluarga merupakan tanggungjawab orang tua, karena itu orang tua hendaknya selalu menanamkan nilai-nilai yang baik sejak dini terhadap anak-anaknya sehingga anak-anak itu nantinya akan menjadi anak yang berguna bagi masyarakat, nusa dan bangsa serta agama sesuai dengan tujuan perkawinan dan pendidikan. Kenyataan yang masih terlihat dalam dunia poligami adalah ketika sang ayah melakukan poligami, sang ayah cenderung tidak menghiraukan pendapat anak, maka bisa saja akan berdampak negatif pada proses tumbuh kembangnya dan akan mengganggu emosi anak. Poligami tidak hanya berdampak pada psikologis anak akan tetapi bisa juga berpengaruh pada fisik dan minat belajarnya. Persoalan tersebut di atas juga terjadi di Desa Montong Terep Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah. Berangkat dari masalah-masalah yang banyak terjadi di tengah-tengah masyarakat dan menyangkut pendidikan dan masa depan anak-anak, baik dari segi perkembangan jasmani maupun rohani, pada khususnya yang menyangkut pendidikan, maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul, “Dampak Poligami Terhadap Pendidikan Anak dalam Keluarga di Desa Montong Terep Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah”.
UPAYA GURU UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA MELALUI METODE DISKUSI PADA BIDANG STUDI AQIDAH AKHLAK DI KELAS VII A MTs. AN-NAJAH SESELA GUNUNGSARI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Munawir, Munawir
EL-HIKMAH Vol 6, No 2 (2012): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu wadah untuk melahirkan generasi yang berkualitas dan mandiri. Oleh karena itu, pendidikan juga dituntut memiliki kualitas yang baik. Perbaikan mutu pendidikan dan pengajaran senantiasa harus tetap diupayakan dan dilaksanakan dengan jalan meningkatkan kualitas pembelajaran. Pengalaman membuktikan bahwa kegagalan pengajaran salah satunya disebabkan oleh pemilihan metode yang kurang tepat. Kelas yang kurang kondusif dan kondisi siswa yang kurang kreatif dikarenakan penentuan metode yang kurang sesuai dengan sifat bahan dan tidak sesuai dengan tujuan pengajaran. Model pembelajaran aktif merupakan jawaban atas permasalahan tentang rendahnya mutu atau kualitas pembelajaran di beberapa sekolah salah satunya MTs. An-Najah Sesela. Kendala apa saja yang dihadapi oleh guru?; dan bagaimana pula upaya guru untuk meningkatkan kreativitas siswa pada bidang studi Aqidah Akhlak di Kelas VII A MTs An-Najah Sesela Kecamatan Gunungsari Tahun Pelajaran 2011/2012?
PERANAN PENDIDIKAN SEKS DALAM MENANAMKAN NILAI MORAL KEAGAMAAN REMAJA (SISWA KELAS IX SMP NEGERI 19 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2012/2013) Imamah, Nur
EL-HIKMAH Vol 6, No 2 (2012): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk meminimalkan atau mencegah berbagai macam masalah seksual remaja yaitu dengan memberikan pendidikan seks yang baik. Penyebutan kata “seks” seringkali, tapi tidak selalu, mainstrem seseorang mengarah kepada “kata kerjanya” atau persepsi mereka menyebut kata “seks” kesannya sesuatu yang sifatnya vulgar, porno dan seronok, serta sangat menjurus kepada hubungan intim antar dua lawan jenis yang berbeda. Namun, pendidikan seks (sex education) bukanlah mengajarkan siswa bagaimana cara melakukan atau teknik-teknik hubungan kelamin (seks), serta bukanlah yang lebih menekankan pada sisi aman dan sehat dalam berhubungan seks bebas. Fokus tulisan ini adalah bagaimanakah pendidikan seks yang diterapkan di Kelas IX SMP Negeri 19 Mataram?, bagaimanakah penanaman nilai moral keagamaan melalui pendidikan seks bagi remaja?, apa kendala yang dihadapi dalam menanamkan nilai moral keagamaan melalui pendidikan seks untuk remaja di Kelas IX SMP Negeri 19 Mataram?
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBINA AKHLAK SISWA DI SMP NEGERI 2 GUNUNGSARI Cahyadi, Imam
EL-HIKMAH Vol 6, No 2 (2012): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadi muslim sejati, beriman teguh, beramal sholeh, berakhlak mulia serta berguna bagi masyarakat, agama dan Negara (insan al-kamil) adalah tujuan yang dikehendaki dalam sebuah proses pendidikan. Tugas guru, selain mengajar dan membekali murid dengan pengetahuan harus menyiapkan mereka agar mandiri, mendisiplinkan moral, membimbing hasrat dan menanamkan kebajikan dalam jiwa mereka. Oleh sebab itu, guru agama bertanggungjawab dalam pembinaan sikap, mental, dan kepribadian anak didiknya. Guru agama harus mampu menanamkan nilai-nilai agama kepada setiap siswa dengan berbagai cara. Namun, tetapi tujuan itu tidak akan tercapai apabila tidak ada kerjasama dengan semua pihak terutama dengan sesama guru dan antara guru dengan orang tua siswa. Sebab pendidikan agama dapat terbina apabila adanya kesinambungan atau keterpaduan antara pembinaan orang tua di dalam keluarga, masyarakat dan guru di sekolah.
Telaah Nilai Pendidikan Karakter dalam Konsep Pendidikan Akhlak (Kajian Pendidikan Akhlak di Madrasah) Marlina, Dina
EL-HIKMAH Vol 6, No 2 (2012): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pendidikan Islam secara tersurat sudah memberikan kesan bahwa dalam pendidikan Islam, selain tercapainya keterampilan-keterampilan tertentu, juga yang menjadi fokus dari sebuah proses pendidikan itu sendiri adalah pembentukan karakter yang tercermin dalam perbuatan atau tingkah laku yang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari tujuan akhir pendidikan Islam yang disebutkan yakni terwujudnya kepribadian muslim, yaitu kepribadian yang seluruh aspek-aspeknya merealisasikan atau mencerminkan ajaran Islam, yakni dalam sikap, keterampilan, dan perbuatan seseorang. Hal tersebut senada dengan apa yang diharapkan dari pencanangan pendidikan karakter oleh pemerintah. Inti dari pembangunan karakter adalah terwujudnya sikap hidup yang baik dari adanya seperangkat nilai yang diyakini, dan pendidikan Islam pun menghendaki hal serupa dengan tujuan pendidikan karakter tersebut. Berdasarkan pemaparan di atas, maka penulis tertarik untuk mengangkat tema tersebut dengan judul Bagaimana dasar normatif-filosofis pendidikan karakter perspektif Islam? Bagaimana implementasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam pendidikan akhlak? Bagaimana implikasi pendidikan karakter terhadap pendidikan akhlak di madrasah?
PRAKTIK DAN RISET GLOBAL TENTANG DIMENSI RELIGIUS, MORAL, DAN SPIRITUAL DALAM PENDIDIKAN LINTAS AGAMA DAN BENUA Fattah, Abdul
EL-HIKMAH Vol 6, No 2 (2012): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para penulisnya menampilkan riset-riset dan praktik-praktik professional para ilmuwan yang terlibat setiap hari dalam mempertimbangkan aspek pendidikan dan pengajaran. Hasilnya adalah berupa terwujudnya sekumpulan essei yang memiliki cakupan yang luas, analitis, dan ilmiah yang merefleksikan pemikiran-pemikiran kontemporer seputar dimensi-dimensi tersebut dalam pendidikan dalam cakupan yang luas yang bersifat internasional sebagaiamana apa adanya pada masa kini. Begitu juga, ia menawarkan refleksi-refleksi dan pemahaman-pemahaman baru yang memiliki jangkauan futuris (masa depan) yang akan mempermaklumkan dan memperkenalkan dimensi-dimensi pendidikan tersebut dengan menerapkan strategi-strategi inovatif, menarik, sekaligus menantang.

Page 1 of 1 | Total Record : 6